Panduan Konjugasi Kata Kerja Bahasa Jepang: Bentuk, Aturan, dan Contoh Nyata
Jawaban cepat
Konjugasi kata kerja Jepang cukup mudah diprediksi setelah kamu tahu kelompok katanya (kata kerja る, kata kerja う, dan tidak beraturan) serta beberapa bentuk dasar. Panduan ini menunjukkan cara membentuk bentuk yang paling sering dipakai (sopan, negatif, lampau, bentuk て), lalu mengembangkannya ke potensial, pasif, kausatif, dan kausatif-pasif, lengkap dengan bantuan pelafalan dan contoh nyata sehari-hari.
Konjugasi kata kerja Bahasa Jepang adalah sistem berbasis aturan: identifikasi apakah sebuah kata kerja termasuk kata kerja る (一段, EE-dahn), kata kerja う (五段, GO-dahn), atau tidak beraturan, lalu terapkan beberapa transformasi sederhana untuk mendapatkan bentuk yang kamu butuhkan (sopan, negatif, lampau, dan bentuk て terlebih dulu). Setelah itu terasa otomatis, kamu bisa membangun bentuk lanjutan seperti potensial, pasif, dan kausatif tanpa menghafal ratusan akhiran terpisah.
Jika kamu juga sedang membangun dasar percakapan, pasangkan ini dengan cara mengucapkan halo dalam Bahasa Jepang supaya kamu bisa langsung memakai gaya sopan vs santai dalam interaksi nyata.
Mengapa konjugasi kata kerja Bahasa Jepang lebih logis daripada kelihatannya
Kata kerja Bahasa Jepang tidak berubah berdasarkan orang atau jumlah. "Saya makan", "kamu makan", dan "mereka makan" semuanya bisa menjadi 食べる (tah-BEH-roo) dalam gaya santai, konteks yang menjelaskan.
Artinya, kerumitannya bukan soal siapa yang melakukan aksi, tetapi soal apa yang kamu lakukan secara sosial (kesopanan) dan secara tata bahasa (waktu, negasi, aspek, diatesis).
Bahasa Jepang juga bahasa dunia besar dengan komunitas belajar yang sangat besar. Ethnologue mencatat Bahasa Jepang memiliki sekitar 123 juta penutur L1 (Ethnologue, 2024), dan Japan Foundation melaporkan 3.79 juta pelajar Bahasa Jepang di seluruh dunia dalam survei 2021.
"Morfologi kata kerja Bahasa Jepang sangat teratur setelah pelajar menginternalisasi pergantian bentuk dasar, dan hambatan terbesar bukan ketidakteraturan, tetapi memilih bentuk yang sesuai konteks."
Profesor Shigeru Miyagawa, ahli linguistik, MIT (dikutip dalam wawancara dan kuliah tentang tata bahasa dan pedagogi Bahasa Jepang)
Langkah 1: Identifikasi kelompok kata kerja (kata kerja る, kata kerja う, tidak beraturan)
Kamu tidak bisa mengonjugasi dengan yakin sebelum mengklasifikasikan kata kerjanya. Di kelas Bahasa Jepang, ini biasanya diajarkan sebagai tiga kelompok.
Kata kerja る (一段, EE-dahn)
Ini biasanya berakhir dengan る, dan bunyi sebelum る sering i atau e.
Contoh:
- 食べる (tah-BEH-roo), makan
- 見る (MEE-roo), melihat
- 起きる (OH-kee-roo), bangun
Aturan praktis: buang る, lalu tambahkan akhiran.
Kata kerja う (五段, GO-dahn)
Ini berakhir dengan kana dari baris う: う, く, ぐ, す, つ, ぬ, ぶ, む, る.
Contoh:
- 書く (KAH-koo), menulis
- 泳ぐ (OH-yoh-goo), berenang
- 話す (HAH-nah-soo), berbicara
- 待つ (MAH-tsoo), menunggu
- 死ぬ (SHEE-noo), mati
- 遊ぶ (ah-soo-boo), nongkrong
- 読む (YOH-moo), membaca
- 帰る (kah-EH-roo), pulang (pengecualian umum yang berakhir る)
Aturan praktis: ubah kana terakhir ke baris vokal lain (a, i, e, o) sesuai bentuknya.
Kata kerja tidak beraturan
Ada dua kata kerja inti yang tidak beraturan:
- する (SOO-roo), melakukan
- 来る (KOO-roo), datang
Dan kata kerja gabungan yang dibentuk dari keduanya:
- 勉強する (ben-KYOH-soo-roo), belajar
- 持ってくる (MOHT-teh KOO-roo), membawa (harfiah: "memegang dan datang")
💡 Kebiasaan klasifikasi cepat
Saat kamu belajar kata kerja baru, pelajari juga satu bentuk konjugasinya, biasanya bentuk sopan. Misalnya, hafalkan 帰る (kah-EH-roo) bersama 帰ります (kah-EH-ree-mahs). Itu langsung memberi tahu bahwa kata kerja ini berperilaku seperti kata kerja う.
Langkah 2: Kuasai empat bentuk inti dulu
Empat bentuk ini membuka sebagian besar Bahasa Jepang sehari-hari yang kamu dengar di film, anime, dan drama TV: bentuk sekarang, negatif, lampau, dan bentuk て.
Bentuk kamus (bentuk sekarang biasa)
Ini bentuk yang kamu lihat di kamus dan subtitle.
| Jenis kata kerja | Contoh | Arti |
|---|---|---|
| kata kerja る | 食べる (tah-BEH-roo) | makan (santai) |
| kata kerja う | 書く (KAH-koo) | menulis (santai) |
| tidak beraturan | する (SOO-roo) | melakukan (santai) |
Dalam percakapan, bentuk kamus sering terdengar langsung. Ini umum dipakai dengan teman, keluarga, dan monolog batin.
Bentuk ます (bentuk sekarang sopan)
Untuk membuat bentuk sekarang sopan, kamu membuat batang ます (juga disebut 連用形, ren'yōkei, ren-YOH-kay), lalu menambahkan ます (MAHS).
kata kerja る: buang る + ます
食べる → 食べます (tah-BEH-mahs)
kata kerja う: ubah kana terakhir ke baris i + ます
書く → 書きます (kah-KEE-mahs)
読む → 読みます (yoh-MEE-mahs)
tidak beraturan:
する → します (SHEE-mahs)
来る → 来ます (KEE-mahs)
🌍 Mengapa です/ます penting di Jepang
Di tempat kerja Jepang dan situasi layanan, です/ます bukan 'terlalu sopan', ini standar profesional default. Beralih ke gaya santai terlalu cepat bisa terasa terlalu akrab. Di banyak kelompok teman, peralihan dari です/ます ke gaya santai adalah tonggak sosial kecil.
Negatif (bentuk ない)
Negatif dibentuk dengan ない (NAI). Anggap ini sebagai "tidak melakukan".
kata kerja る: buang る + ない
食べる → 食べない (tah-BEH-nai)
kata kerja う: ubah kana terakhir ke baris a + ない
書く → 書かない (kah-KAH-nai)
読む → 読まない (yoh-MAH-nai)
Kasus khusus: kata kerja yang berakhir う sering menjadi わない
買う (KAH-oo) → 買わない (kah-WAH-nai)
tidak beraturan:
する → しない (shee-NAI)
来る → 来ない (KOH-nai)
Lampau (bentuk た)
Bentuk lampau santai berakhir dengan た (TAH) atau だ (DAH), tergantung perubahan bunyi.
kata kerja る: buang る + た
食べる → 食べた (tah-BEH-tah)
kata kerja う: gunakan pola ini:
| Akhiran | Bentuk た | Contoh | Pelafalan |
|---|---|---|---|
| う, つ, る | った | 会う → 会った | ah-AT-tah |
| む, ぶ, ぬ | んだ | 読む → 読んだ | YOHN-dah |
| く | いた | 書く → 書いた | kah-EE-tah |
| ぐ | いだ | 泳ぐ → 泳いだ | oh-YOH-ee-dah |
| す | した | 話す → 話した | hah-NAH-shee-tah |
Tidak beraturan:
- する → した (SHEE-tah)
- 来る → 来た (KEE-tah)
⚠️ Satu pengecualian く yang akan kamu dengar terus
行く (EE-koo), 'pergi', menjadi 行った (EET-tah) dalam bentuk lampau dan 行って (EET-teh) dalam bentuk て. Ini tidak mengikuti 書く → 書いて.
Bentuk て
Bentuk て adalah bentuk serbaguna. Ini menghubungkan klausa, membuat permintaan, dan membangun progresif serta banyak pola tetap.
Aturan perubahan bunyinya mencerminkan aturan bentuk た:
| Akhiran | Bentuk て | Contoh | Pelafalan |
|---|---|---|---|
| う, つ, る | って | 会う → 会って | ah-AT-teh |
| む, ぶ, ぬ | んで | 読む → 読んで | YOHN-deh |
| く | いて | 書く → 書いて | kah-EE-teh |
| ぐ | いで | 泳ぐ → 泳いで | oh-YOH-ee-deh |
| す | して | 話す → 話して | hah-NAH-shee-teh |
kata kerja る: buang る + て
食べる → 食べて (tah-BEH-teh)
Tidak beraturan:
- する → して (SHEE-teh)
- 来る → 来て (KEE-teh)
- 行く → 行って (EET-teh)
Langkah 3: Bangun bentuk lampau sopan dan negatif sopan (kebutuhan harian)
Setelah kamu punya ます, kamu bisa menumpuk waktu dan negasi dalam gaya sopan.
Lampau sopan (ました)
食べます → 食べました (tah-BEH-mah-shee-tah)
書きます → 書きました (kah-KEE-mah-shee-tah)
Negatif sopan (ません)
食べます → 食べません (tah-BEH-mah-sen)
書きます → 書きません (kah-KEE-mah-sen)
Lampau negatif sopan (ませんでした)
食べませんでした (tah-BEH-mah-sen-deh-shee-tah)
書きませんでした (kah-KEE-mah-sen-deh-shee-tah)
💡 Trik mendengar yang praktis
Dalam ucapan cepat, ません bisa terdengar seperti 'mah-sen' dengan bagian tengah yang melembut, dan ました bisa terdengar seperti 'mah-shta'. Latih telinga dengan klip pendek lebih membantu daripada audio buku teks yang lambat. Latihan klip gaya Wordy ideal karena kamu mendengar pengurangan bunyi dalam dialog nyata.
Langkah 4: Perluasan bentuk て yang akan kamu pakai terus
Ini pola yang membuat Bahasa Jepang terdengar seperti Bahasa Jepang.
ている (progresif dan keadaan)
読んでいる (YOHN-deh EE-roo) bisa berarti "sedang membaca" atau "sudah membaca dan masih dalam keadaan itu", tergantung kata kerjanya.
Contoh:
- 今、食べている (EE-mah, tah-BEH-teh EE-roo), saya sedang makan sekarang.
- 結婚している (keh-KKOHN shee-TEH EE-roo), (seseorang) sudah menikah.
てください (permintaan sopan)
見てください (MEE-teh koo-dah-SAI), tolong lihat.
ちょっと待ってください (CHOHT-toh MAHT-teh koo-dah-SAI), tolong tunggu sebentar.
てもいい (izin) dan てはいけない (larangan)
入ってもいい (HAIT-teh moh EE), kamu boleh masuk.
入ってはいけない (HAIT-teh wah ee-KEH-nai), kamu tidak boleh masuk.
Jika kamu ingin lebih banyak frasa bertahan hidup yang cocok dengan bentuk-bentuk ini, lihat cara mengucapkan selamat tinggal dalam Bahasa Jepang untuk pola pamit sopan yang akan kamu dengar di akhir adegan.
Langkah 5: Bentuk potensial (bisa melakukan)
Bentuk potensial sangat umum dalam Bahasa Jepang modern karena ini cara yang rapi untuk menyatakan kemampuan tanpa terdengar menyombongkan diri.
Kata kerja る: buang る + られる (umum) atau れる (kolokial)
食べる → 食べられる (tah-BEH-rah-reh-roo), bisa makan
Dalam ucapan santai, banyak penutur mengatakan 食べれる (tah-BEH-reh-roo), walau sering dianggap tidak baku dalam konteks formal.
Kata kerja う: ubah kana terakhir ke baris e + る
書く → 書ける (kah-KEH-roo), bisa menulis
読む → 読める (yoh-MEH-roo), bisa membaca
Tidak beraturan
する → できる (deh-KEE-roo), bisa melakukan
来る → 来られる (KOH-rah-reh-roo), bisa datang
🌍 Mengapa kemampuan sering terdengar seperti izin
Dalam interaksi Bahasa Jepang, menyatakan kemampuan bisa menjadi cara negosiasi yang halus. 今日は行ける (kyoh-WAH EE-keh-roo), 'Aku bisa pergi hari ini', sering menyiratkan kemauan dan ketersediaan, bukan hanya kemampuan fisik. Konteks dan intonasi membawa makna interpersonalnya.
Langkah 6: Pasif dan kausatif (apa yang terjadi padamu, apa yang kamu buat terjadi)
Bentuk-bentuk ini sering muncul di berita, tulisan formal, dan juga percakapan sehari-hari saat menjelaskan ketidaknyamanan.
Pasif (受身, oo-KEH-mee)
kata kerja る: buang る + られる
食べる → 食べられる (tah-BEH-rah-reh-roo), dimakan
kata kerja う: ubah kana terakhir ke baris a + れる
書く → 書かれる (kah-KAH-reh-roo), ditulis
読む → 読まれる (yoh-MAH-reh-roo), dibaca
tidak beraturan:
する → される (sah-REH-roo)
来る → 来られる (KOH-rah-reh-roo)
Perhatikan tumpang tindihnya: 食べられる bisa berarti "bisa makan" (potensial) atau "dimakan" (pasif). Konteks yang membedakan.
Kausatif (使役, shee-EH-kee)
kata kerja る: buang る + させる
食べる → 食べさせる (tah-BEH-sah-seh-roo), menyuruh/membiarkan makan
kata kerja う: ubah kana terakhir ke baris a + せる
書く → 書かせる (kah-KAH-seh-roo), menyuruh/membiarkan menulis
tidak beraturan:
する → させる (sah-SEH-roo)
来る → 来させる (KOH-sah-seh-roo)
Kausatif-pasif (dipaksa melakukan)
Ini bentuk "Aku dipaksa" yang umum dalam keluhan dan narasi.
kata kerja る: buang る + させられる
食べる → 食べさせられる (tah-BEH-sah-seh-rah-reh-roo)
kata kerja う: ubah ke baris a + せられる (sering dipendekkan)
書く → 書かせられる (kah-KAH-seh-rah-reh-roo)
Dalam ucapan, 書かされる (kah-KAH-sah-reh-roo) itu umum.
⚠️ Jangan terlalu sering memakai ini dalam obrolan santai
Bentuk pasif dan kausatif-pasif bisa terdengar berat jika kamu terlalu sering memakainya. Penutur asli memakainya saat situasinya menuntut, seperti tanggung jawab, aturan, atau ketidaknyamanan. Dalam obrolan akrab, orang sering memilih frasa yang lebih sederhana kecuali mereka ingin menekankan perasaan.
Langkah 7: Kondisional dan volisional (jika, ketika, ayo)
Kamu bisa melangkah jauh hanya dengan dua pola kondisional.
たら (ketika/jika, berdasarkan penyelesaian)
食べたら (tah-BEH-tah-rah), jika/ketika kamu makan
行ったら (EET-tah-rah), jika/ketika kamu pergi
Ini sangat umum dalam Bahasa Jepang lisan karena fleksibel dan alami.
ば (jika, lebih logis atau abstrak)
書けば (kah-KEH-bah), jika (kamu) menulis
読めば (yoh-MEH-bah), jika (kamu) membaca
Volisional (ayo, saya akan)
kata kerja る: buang る + よう
食べよう (tah-BEH-yoh), ayo makan / saya akan makan
kata kerja う: ubah kana terakhir ke baris o + う
書こう (kah-KOH), ayo menulis / saya akan menulis
行こう (ee-KOH), ayo pergi / saya akan pergi
Volisional sopan:
- 食べましょう (tah-BEH-mah-shoh)
- 行きましょう (ee-KEE-mah-shoh)
Jika kamu ingin mendengar bentuk volisional dalam konteks romantis, ini juga muncul di adegan pengakuan. Pasangkan tata bahasa ini dengan cara mengatakan I love you dalam Bahasa Jepang untuk menangkap nuansa ajakan halus vs pernyataan tegas.
Kesalahan umum (dan cara memperbaikinya dengan cepat)
Kesalahan 1: Mencampur akhiran sopan dan santai
Kalimat pelajar yang umum adalah: 食べますけど、行かない. Ini tidak selalu salah, tetapi sering terdengar tidak konsisten.
Perbaikan: jaga ragam bahasa yang konsisten sesuai situasi.
- Sopan: 食べますけど、行きません。
- Santai: 食べるけど、行かない。
Kesalahan 2: Salah dengar んで vs て
読んで (YOHN-deh) bukan 読んて. Bunyi sengau ん itu bunyi nyata, dan itu penting.
Perbaikan: tirukan baris pendek dari klip drama dan lebihkan bunyi sengau sekali, lalu rilekskan.
Kesalahan 3: Bingung antara potensial dan pasif dengan られる
食べられる itu ambigu.
Perbaikan: tambahkan kata konteks.
- もう食べられる (moh tah-BEH-rah-reh-roo), saya bisa makan sekarang.
- ケーキが食べられた (KAY-kee gah tah-BEH-rah-reh-tah), kuenya dimakan.
Kesalahan 4: Terlalu sering memakai bentuk yang terlalu 'buku teks' dalam ucapan santai
Bentuk seperti 食べられます itu benar, tetapi ucapan santai sering memilih bentuk yang lebih pendek dan mulus saat sesuai.
Perbaikan: pelajari satu varian 'buku teks' dan satu varian 'sehari-hari', lalu pahami kapan masing-masing dipakai.
Untuk slang dan kontras ragam bahasa, kamu juga terbantu jika melihat apa yang dianggap benar-benar informal atau tabu dalam Bahasa Jepang. Jika kamu penasaran, baca panduan kami tentang kata-kata makian Bahasa Jepang, bukan untuk ditiru, tetapi untuk mengenali perubahan nada di media.
Peta konjugasi ringkas yang bisa kamu hafalkan
Gunakan ini sebagai model mental, bukan daftar untuk dihafal mati.
| Tujuan | Pola kata kerja る | Pola kata kerja う | Contoh (書く) |
|---|---|---|---|
| Sopan | buang る + ます | baris i + ます | 書きます |
| Negatif | buang る + ない | baris a + ない | 書かない |
| Lampau | buang る + た | perubahan bunyi | 書いた |
| Bentuk te | buang る + て | perubahan bunyi | 書いて |
| Potensial | buang る + られる | baris e + る | 書ける |
| Pasif | buang る + られる | baris a + れる | 書かれる |
| Kausatif | buang る + させる | baris a + せる | 書かせる |
Cara berlatih konjugasi seperti yang benar-benar dipakai dalam ucapan penutur asli
Konjugasi bukan latihan matematika, ini kebiasaan mendengar dan memproduksi. Kemajuan tercepat datang dari memasangkan satu bentuk dengan satu situasi nyata.
Coba rutinitas tiga langkah ini:
- Pilih 5 kata kerja yang sangat sering dipakai (する, 行く, 見る, 食べる, 言う).
- Buat satu mini-adegan per kata kerja: permintaan, kejadian lampau, rencana negatif, aksi yang sedang berlangsung.
- Ulangi dengan klip nyata dan subtitle sampai bentuknya terasa otomatis.
Jika kamu ingin opsi belajar yang lebih terstruktur selain belajar mandiri, bandingkan alat di rangkuman aplikasi belajar bahasa terbaik, terutama jika kamu paling cocok belajar lewat audio pendek yang bisa diulang.
Wawasan budaya singkat: konjugasi juga 'mengelola hubungan'
Bentuk kata kerja Bahasa Jepang bukan hanya tata bahasa, tetapi juga posisi sosial. Karakter yang beralih dari です/ます ke gaya santai bisa menandakan keakraban, marah, atau manuver kekuasaan.
Dalam drama kantor, kamu juga akan mendengar bentuk sopan dipakai secara agresif. Kalimat yang sangat sopan tetap bisa menjadi penolakan jika isinya tegas. Ini alasan belajar konjugasi lewat adegan sangat efektif, kamu belajar bentuknya sekaligus niatnya.
Untuk jalur belajar Bahasa Jepang dan sumber lain, lihat Wordy blog atau mulai berlatih langsung di /learn/japanese.
Pertanyaan yang sering diajukan
Bagaimana cara tahu kata kerja termasuk る-verb atau う-verb?
Bentuk て dipakai untuk apa dalam bahasa Jepang?
Apakah konjugasi kata kerja Jepang lebih sulit daripada bahasa Eropa?
Apa bedanya bentuk sopan dengan bahasa kehormatan (keigo)?
Apa kesalahan konjugasi kata kerja Jepang yang paling sering terjadi?
Sumber & Referensi
- National Institute for Japanese Language and Linguistics (NINJAL), studi berbasis korpus tentang bahasa Jepang, 2010-2020
- The Japan Foundation, pendidikan bahasa Jepang: fakta dan angka, 2021
- Agency for Cultural Affairs (文化庁), materi pendidikan dan kebijakan bahasa Jepang, 2020
- Ethnologue, profil bahasa Jepang (jpn), Edisi ke-27, 2024
- Makino, S. & Tsutsui, M., A Dictionary of Basic Japanese Grammar, 1986/Edisi terbaru
Mulai belajar dengan Wordy
Tonton klip film asli dan tambah kosakata sambil jalan. Gratis untuk diunduh.

