← Kembali ke Blog
🇯🇵Jepang

Kutipan dan Peribahasa Jepang: 25 Ungkapan beserta Makna, Pelafalan, dan Kapan Memakainya

Oleh SandorDiperbarui: 6 April 202612 mnt baca

Jawaban cepat

Kutipan dan peribahasa Jepang adalah ungkapan singkat yang mudah diingat, dipakai untuk memberi nasihat, menyemangati, atau merangkum situasi. Yang paling praktis adalah yojijukugo (idiom empat kanji) sehari-hari dan kotowaza (peribahasa) klasik seperti 七転び八起き dan 猿も木から落ちる, yang sering muncul di obrolan, TV, dan buku saat kamu ingin terdengar bijak tanpa menjelaskan panjang lebar.

Kutipan dan peribahasa Jepang paling mudah dipelajari sebagai kalimat siap pakai untuk momen nyata: memberi semangat, memberi peringatan, dan merangkum situasi dengan cepat. Dalam praktiknya, kamu akan terdengar paling natural jika fokus pada sedikit kotowaza terkenal (koh-toh-WAH-zah, peribahasa) dan yojijukugo (yoh-jee-joo-koo-goh, idiom empat karakter) yang langsung dikenali penutur Jepang.

Mengapa peribahasa Jepang terasa kuat (dan kapan bisa jadi bumerang)

Bahasa Jepang dituturkan oleh sekitar 123 juta orang di seluruh dunia, dan Jepang adalah negara utama tempat bahasa ini menjadi bahasa nasional resmi, jadi rujukan budaya bersama cepat menyebar lewat sekolah, TV, dan kehidupan kerja (Ethnologue, 2024). Itulah sebabnya peribahasa singkat bisa melakukan banyak “kerja sosial”: ia memadatkan nasihat menjadi sesuatu yang familier, dan memberi sinyal bahwa kamu paham “akal sehat” di balik situasi itu.

Pada saat yang sama, peribahasa bisa terdengar menggurui jika kamu memakainya seperti vonis. Pola paling aman adalah: jelaskan situasinya dulu, lalu tambahkan peribahasa sebagai rangkuman yang lembut.

"Kesopanan bukan hanya soal menjadi 'baik', ini adalah sistem untuk mengatur jarak sosial dan menghindari membebani orang lain."
Professor Anna Wierzbicka, Cross-Cultural Pragmatics (2003)

Gagasan “menghindari membebani” itu persis alasan banyak ungkapan Jepang paling pas sebagai penyemangat halus, bukan sebagai ceramah.

💡 Pola penyampaian yang terdengar natural

Sampaikan maksudmu dulu dalam bahasa Jepang yang sederhana, lalu tambahkan: まさに (mah-sah-nee, 'tepat sekali') + peribahasa.
Contoh: 大変だったね。まさに雨降って地固まるだね。
Jaga nada suara tetap ringan, seperti berempati, bukan menghakimi.

Kotowaza vs yojijukugo vs “kutipan”

Dalam bahasa Inggris, “quotes” bisa berarti apa saja, dari dialog film sampai kalimat filsuf. Dalam bahasa Jepang, kamu akan melihat beberapa kategori yang berbeda.

ことわざ

Kotowaza (koh-toh-WAH-zah) adalah peribahasa, sering berbentuk seperti kalimat dan mudah diselipkan dalam percakapan. Banyak yang diajarkan di sekolah dan dipakai di acara varietas TV, jadi banyak orang mengenalnya.

Catatan pelafalan: ことわざ biasanya diucapkan mengalir, koh-toh-WAH-zah, dengan “wah” yang jelas.

四字熟語

Yojijukugo (yoh-jee-joo-koo-goh) adalah idiom ringkas dengan empat kanji. Ini umum dalam tulisan, motto, pidato, dan judul berita, dan sering terasa “bijak” atau formal.

Jika kamu suka belajar lewat media, kamu akan melihatnya di judul episode anime, slogan olahraga, dan pernyataan misi perusahaan. Untuk pembuka dan penutup yang lebih sehari-hari di sekitar ungkapan ini, pasangkan dengan salam dari panduan kami tentang cara mengatakan halo dalam bahasa Jepang dan cara mengatakan selamat tinggal dalam bahasa Jepang.

名言

Meigen (may-gehn) adalah kutipan terkenal, sering dikaitkan dengan tokoh sejarah, penulis, atau selebritas. Ini lebih “khas kutipan” daripada peribahasa, dan dipakai dalam pidato, esai, dan caption media sosial.

25 ungkapan Jepang yang benar-benar bisa kamu pakai (dengan pelafalan)

Di bawah ini ada ungkapan praktis yang tingkat pengenalannya tinggi. Untuk tiap ungkapan, kamu dapat perkiraan pelafalan dengan huruf Latin, plus “nuansa sosial” agar kamu tahu kapan cocok dipakai.

七転び八起き

Reading: ななころびやおき (nah-nah-koh-roh-bee yah-oh-kee)
Meaning: Ketangguhan, terus bangkit lagi.

When to use: Setelah kemunduran, gagal ujian, ditolak kerja, cedera, atau masa yang berat. Ini umum di olahraga dan penyemangat di sekolah.

Natural add-on lines:

  • 七転び八起きだよ。 (…dah yoh, menenangkan, kasual)
  • 七転び八起きの精神でいきましょう。 (…seh-ee-sheen deh ee-kee-mah-shoh, sopan, “ayo kita lakukan”)

猿も木から落ちる

Reading: さるもきからおちる (sah-roo moh kee kah-rah oh-cheh-roo)
Meaning: Bahkan ahli pun bisa salah.

When to use: Saat orang yang kompeten melakukan kesalahan dan merasa malu. Ini bisa menghibur, tapi jangan pakai untuk menggoda orang yang benar-benar sedih.

Cultural nuance: “Monyet” di sini bukan hinaan, ini gambaran yang akrab.

雨降って地固まる

Reading: あめふってじかたまる (ah-meh foot-teh jee kah-tah-mah-roo)
Meaning: Setelah masalah, keadaan jadi lebih kuat.

When to use: Setelah pertengkaran yang berujung saling paham, atau setelah krisis yang memperbaiki kerja tim.

Where you hear it: Refleksi di kantor, obrolan hubungan, dan narasi TV.

急がば回れ

Reading: いそがばまわれ (ee-soh-gah-bah mah-wah-reh)
Meaning: Buru-buru malah merusak, ambil jalan yang lebih aman.

When to use: Perencanaan, belajar, ngoding, menyetir, situasi apa pun saat terburu-buru membuat kesalahan.

Learner tip: Ini mudah terdengar natural dengan: 急がば回れだね。 (…dah neh)

石の上にも三年

Reading: いしのうえにもさんねん (ee-shee noh oo-eh moh sahn-nehn)
Meaning: Tekunlah, bahkan batu dingin pun hangat setelah tiga tahun.

When to use: Belajar jangka panjang, magang, belajar bahasa Jepang sendiri. Ini bisa terasa kuno, tapi masih dipahami luas.

Cultural note: “Tiga tahun” mencerminkan etos kesabaran tradisional dalam lingkungan pelatihan.

継続は力なり

Reading: けいぞくはちからなり (kay-zoh-koo wah chee-kah-rah nah-ree)
Meaning: Konsistensi menjadi kekuatan.

When to use: Kebugaran, belajar bahasa, kebiasaan harian. Ini motto yang sering ada di dinding sekolah dan klub olahraga.

Jika kamu mau versi modern yang kasual, penutur Jepang sering bilang: コツコツが大事 (koh-tsoo-koh-tsoo gah dah-ee-jee, “usaha pelan-pelan itu penting”).

井の中の蛙大海を知らず

Reading: いのなかのかわずたいかいをしらず (ee-noh nah-kah noh kah-wah-zoo tie-kai oh shee-rah-zoo)
Meaning: Katak di sumur tidak tahu lautan, sudut pandang terbatas.

When to use: Hati-hati. Ini bisa terdengar seperti kamu menyebut orang sempit pikirannya. Lebih aman untuk refleksi diri: 自分も井の中の蛙かも。 (…kah moh, “mungkin aku juga katak itu.”)

出る杭は打たれる

Reading: でるくいはうたれる (deh-roo koo-ee wah oo-tah-reh-roo)
Meaning: Paku yang menonjol akan dipukul turun.

When to use: Membahas tekanan untuk konform di sekolah atau kantor. Ini bersifat deskriptif, tidak selalu menyetujui.

Unique cultural insight: Ungkapan ini sering dikutip oleh orang yang merasakan tarik-menarik antara menonjol (prestasi individu) dan harmoni kelompok (wa, わ). Ini berguna untuk membahas budaya kerja tanpa menyalahkan orang tertentu.

花より団子

Reading: はなよりだんご (hah-nah yoh-ree dahn-goh)
Meaning: Dango lebih penting daripada bunga, yang praktis lebih penting daripada yang estetis.

When to use: Memilih isi daripada gaya, terutama saat acara seperti melihat bunga sakura. Ini bernada main-main dan ramah.

二兎を追う者は一兎をも得ず

Reading: にとをおうものはいっとをもえず (nee-toh oh oh-oh moh-noh wah eet-toh oh moh eh-zoo)
Meaning: Mengejar dua kelinci, tidak dapat satu pun.

When to use: Prioritas, fokus, tidak kebanyakan komitmen.

口は災いの元

Reading: くちはわざわいのもと (koo-chee hah wah-zah-wah-ee noh moh-toh)
Meaning: Mulut adalah sumber masalah, kata-kata bisa membawa bencana.

When to use: Setelah keceplosan, gosip, atau kebanyakan cerita. Ini kalimat “pelajaran” yang bagus.

覆水盆に返らず

Reading: ふくすいぼんにかえらず (foo-koo-swee bohn nee kah-eh-rah-zoo)
Meaning: Air tumpah tidak kembali ke nampan, yang terjadi ya sudah terjadi.

When to use: Tulisan formal, pidato, atau momen reflektif. Ini lebih sastra daripada obrolan harian.

一期一会

Reading: いちごいちえ (ee-chee-goh ee-chee-eh)
Meaning: Sekali bertemu, sekali seumur hidup, hargai tiap pertemuan.

When to use: Perjalanan, bertemu orang penting, pernikahan, konteks upacara teh. Ini yojijukugo klasik yang terasa elegan.

Cultural context: Ini sangat terkait dengan 茶道 (sah-doh, upacara teh) dan gagasan bahwa tiap pertemuan tidak terulang.

温故知新

Reading: おんこちしん (ohn-koh chee-sheen)
Meaning: Belajar hal baru dengan meninjau yang lama.

When to use: Belajar, sejarah, tradisi keterampilan, bahkan menonton ulang film lama untuk menangkap detail baru.

Ini cocok dipasangkan dengan belajar lewat klip. Jika kamu membangun kemampuan menyimak, kamu sering “belajar hal baru” dari adegan yang sudah kamu pahami.

有言実行

Reading: ゆうげんじっこう (yoo-gehn jeek-koh)
Meaning: Katakan lalu lakukan, tepati.

When to use: Menetapkan target, komitmen tim, olahraga. Ini memotivasi dan umum di slogan.

十人十色

Reading: じゅうにんといろ (joo-neen toh ee-roh)
Meaning: Sepuluh orang, sepuluh warna, tiap orang berbeda.

When to use: Saat selera berbeda, saat debat tidak punya satu jawaban benar. Ini ramah dan tidak konfrontatif.

因果応報

Reading: いんがおうほう (een-gah oh-hoh)
Meaning: Sebab dan akibat, konsekuensi mirip karma.

When to use: Hati-hati. Ini bisa terdengar menghakimi. Ini umum di drama dan komentar saat seseorang “mendapat balasannya.”

Jika kamu mau versi yang lebih lembut, bilang: そういうこともあるよね (soh-yoo koh-toh moh ah-roo yoh neh, “ya kadang begitu”).

自業自得

Reading: じごうじとく (jee-goh jee-toh-koo)
Meaning: Salah sendiri, akibat perbuatan sendiri.

When to use: Biasanya sebagai kritik diri, bukan ditujukan ke orang lain. Jika kamu bilang ke orang lain, ini bisa terasa keras.

Bahasa Jepang punya banyak kata kasar, tapi pisahkan itu dari penggunaan peribahasa. Jika kamu penasaran apa yang sebaiknya tidak diucapkan, lihat panduan kata makian bahasa Jepang.

以心伝心

Reading: いしんでんしん (ee-sheen dehn-sheen)
Meaning: Saling paham dari hati ke hati tanpa kata-kata.

When to use: Hubungan dekat, kerja tim, “kita saling ngerti.” Ini umum dalam konteks romantis dan pertemanan.

Jika kamu mencari kalimat sayang yang cocok dengan nuansa ini, panduan kami tentang cara mengatakan I love you dalam bahasa Jepang membahas mana yang terdengar natural vs mana yang terasa seperti terjemahan.

千里の道も一歩から

Reading: せんりのみちもいっぽから (sehn-ree noh mee-chee moh eep-poh kah-rah)
Meaning: Perjalanan seribu mil dimulai dari satu langkah.

When to use: Memulai proyek panjang, menyemangati pemula. Ini peribahasa lintas budaya, tapi versi Jepang ini umum dan mudah dikenali.

失敗は成功のもと

Reading: しっぱいはせいこうのもと (sheep-pie hah say-koh noh moh-toh)
Meaning: Kegagalan adalah dasar kesuksesan.

When to use: Mentoring, coaching, konteks belajar. Ini suportif dan aman.

早起きは三文の徳

Reading: はやおきはさんもんのとく (hah-yah-oh-kee hah sahn-mohn noh toh-koo)
Meaning: Bangun pagi membawa manfaat kecil.

When to use: Candaan ringan tentang rutinitas pagi, produktivitas, atau hari perjalanan.

Unique cultural insight: 三文 (sahn-mohn) merujuk pada koin lama bernilai rendah, jadi peribahasa ini berarti manfaat “kecil tapi nyata”, bukan sukses instan.

旅は道連れ世は情け

Reading: たびはみちづれよはなさけ (tah-bee hah mee-chee-zoo-reh yoh hah nah-sah-keh)
Meaning: Dalam perjalanan kamu butuh teman, dalam hidup kamu butuh kebaikan.

When to use: Berterima kasih atas bantuan, bonding saat bepergian, refleksi tentang dukungan komunitas. Nuansanya hangat dan agak kuno.

笑う門には福来たる

Reading: わらうかどにはふくきたる (wah-rah-oo kah-doh nee-wah foo-koo kee-tah-roo)
Meaning: Keberuntungan datang ke rumah yang tersenyum.

When to use: Menyemangati saat stres, konteks keluarga, ucapan musiman.

なんとかなる

Reading: なんとかなる (nahn-toh-kah nah-roo)
Meaning: Nanti juga beres kok.

When to use: Menenangkan secara kasual. Ini bukan peribahasa klasik, tapi fungsinya seperti “kutipan” yang benar-benar orang ucapkan.

Tone control: Ini bisa terdengar meremehkan jika orang butuh bantuan konkret. Pasangkan dengan aksi: なんとかなるよ。一緒に考えよう。 (…ee-shoh nee kahn-gah-eh-yoh, “ayo kita pikirkan bareng.”)

Cara memilih ungkapan yang tepat: formalitas, usia, dan situasi

Bahasa Jepang punya ekspektasi kuat soal tingkat tutur, terutama di tempat kerja dan saat berbicara dengan senior. Agency for Cultural Affairs (文化庁) rutin menekankan penggunaan bahasa yang tepat dan norma komunikasi dalam kebijakan bahasa Jepang dan materi pendidikan, ini menunjukkan betapa pentingnya tingkat tutur secara sosial di Jepang.

Gunakan panduan keputusan cepat ini:

SituasiPilihan terbaikHindari
Teman sedang down七転び八起き, なんとかなる自業自得 (terlalu keras)
Rekan kerja membuat kesalahan猿も木から落ちる (lembut), 急がば回れ井の中の蛙 (menghakimi)
Konflik tim selesai雨降って地固まる因果応報 (menggurui)
Pidato, esai, motto一期一会, 温故知新, 有言実行Kalimat sangat kasual seperti なんとかなる
Perjalanan dan bertemu orang一期一会, 旅は道連れ世は情け出る杭は打たれる (nuansanya tidak pas)

⚠️ Kesalahan umum pelajar

Jangan melempar peribahasa sebagai kritik langsung, terutama ke atas (ke bos, guru, atau orang yang lebih tua). Bahkan ungkapan yang “benar” bisa terasa seperti kamu mengoreksi mereka. Jika kamu ingin menyebut pelajaran, bingkai sebagai kesimpulanmu sendiri: 勉強になりました。急がば回れですね。

Di mana kamu akan mendengar ini di film dan TV (dan mengapa itu penting)

Peribahasa muncul di media Jepang karena efektif untuk membangun karakter. Pelatih yang tegas memakai 継続は力なり, nenek berkata 笑う門には福来たる, dan narator menyelipkan 雨降って地固まる untuk menutup alur cerita.

Itulah alasan belajar lewat klip sangat membantu: kamu belajar “adegan” yang cocok dengan ungkapannya. Saat kamu memakainya lagi, kamu tidak menerjemahkan dari bahasa Inggris, kamu mengingat konteksnya.

Jika kamu ingin membangun dasar bahasa Jepang sehari-hari yang lebih luas, mulai dari salam pembuka dan penutup, lalu tambahkan peribahasa sebagai “bumbu.” Ringkasan bahasa Jepang kami adalah peta jalan yang bagus tentang apa yang dipelajari dulu dan alasannya.

Latihan mini: buat terdengar natural dalam bahasa Jepang

Coba template ini dan ganti peribahasanya.

  1. Empati dulu, peribahasa kemudian
    大変だったね。まさに「雨降って地固まる」だね。
    (tie-hehn daht-tah neh. mah-sah-nee “ah-meh foot-teh…” dah neh.)

  2. Refleksi diri
    今回の失敗は自業自得だな。次は急がば回れでいく。
    (kohn-kai noh shee-pie wah jee-goh jee-toh-koo dah nah. tsoh-gee wah…)

  3. Menyemangati dengan rencana
    七転び八起きだよ。今日は一歩だけやろう。
    (…kyoh wah eep-poh dah-keh yah-roh.)

🌍 Mengapa peribahasa sering jadi 'penutup singkat' dalam bahasa Jepang

Dalam percakapan bahasa Jepang, orang sering menyiratkan, bukan menjelaskan semuanya. Peribahasa berfungsi seperti “penutup” yang diterima secara sosial, jadi kamu bisa berhenti tanpa terdengar mendadak. Ini selaras dengan pola pragmatik yang lebih luas yang dijelaskan dalam riset pragmatik lintas budaya (Wierzbicka, 2003).

Catatan tentang kanji, cara baca, dan kamus

Banyak ungkapan punya beberapa cara baca atau variasi kecil, dan beberapa lebih mudah diucapkan dalam kana daripada kanji. Jika ragu, cek sumber kamus tepercaya seperti Kenkyusha untuk bentuk dan cara baca standar (Kenkyusha, 2003).

Jika kanji jadi hambatanmu, bangun pelan-pelan. Kamu juga bisa belajar mengenali yojijukugo sebagai “potongan” utuh, bukan empat karakter terpisah.

Untuk cara terstruktur mempelajari kanji yang dipakai di media nyata, lihat panduan kanji untuk pemula.

Cara mempelajari ini dengan cepat lewat klip film dan TV

Pilih 5 ungkapan dari artikel ini dan berkomitmen untuk mendengarnya dalam konteks. Di Wordy, kamu bisa menyimpan klip, memutarnya ulang, dan mengerjakan kuis pada kalimat yang sama sampai terasa otomatis.

Rencana mingguan yang praktis:

  • Day 1: Pelajari pelafalan dan makna untuk 1 ungkapan.
  • Days 2-4: Cari atau tonton ulang klip yang nuansanya cocok.
  • Day 5: Ucapkan keras-keras dalam kalimatmu sendiri.
  • Weekend: Tinjau semua 5, lalu tambahkan satu yojijukugo untuk nuansa “formal”.

Jika kamu ingin jalur belajar bahasa Jepang lainnya, jelajahi Wordy blog atau mulai latihan di halaman belajar bahasa Jepang.


Pertanyaan yang sering diajukan

Apa bedanya kotowaza dan yojijukugo?
Kotowaza (koh-toh-WAH-zah) adalah peribahasa, biasanya berupa kalimat lengkap atau frasa tetap seperti 猿も木から落ちる. Yojijukugo (yoh-jee-joo-koo-goh) adalah idiom empat kanji seperti 一期一会. Keduanya terdengar bijak, tetapi yojijukugo lebih sering dipakai dalam tulisan, motto, dan pidato.
Apakah orang Jepang benar-benar memakai peribahasa dalam percakapan sehari-hari?
Ya, tetapi pilih-pilih. Dalam obrolan santai, orang biasanya memakai beberapa yang terkenal (七転び八起き, 猿も木から落ちる) atau versi singkatnya. Dalam situasi formal, yojijukugo dan kalimat mirip peribahasa terdengar lebih natural, terutama di pidato, pesan kerja, dan narasi TV.
Apa peribahasa Jepang yang paling terkenal?
Salah satu yang paling terkenal adalah 七転び八起き (nah-nah-koh-roh-bee yah-oh-kee) tentang ketangguhan: jatuh tujuh kali, bangkit delapan kali. Ungkapan ini dipahami luas di Jepang dan sering muncul di poster, konteks sekolah, serta penyemangat di olahraga atau bisnis.
Bagaimana cara memakai peribahasa Jepang tanpa terdengar canggung?
Pakai sebagai kalimat penutup singkat setelah kamu menjelaskan situasinya, bukan sebagai pembuka yang dramatis. Tambahkan pelunak seperti まさに (mah-sah-nee, 'persis') atau って感じだね (tte kahn-jee dah neh, 'kurang lebih begitu'). Hindari idiom langka yang tidak bisa kamu jelaskan.
Apakah ada peribahasa Jepang yang bisa terdengar kasar atau menggurui?
Ada. Peribahasa yang menilai karakter atau menyalahkan orang bisa terasa menggurui, apalagi jika beda usia atau status. Kalau tidak dekat, pilih ungkapan yang suportif (雨降って地固まる) daripada yang menegur, dan jaga nada tetap lembut serta sesuai konteks.

Sumber & Referensi

  1. Agency for Cultural Affairs (文化庁), Materi pendidikan bahasa Jepang dan kebijakan, 2020-an
  2. Japan Foundation (国際交流基金), Sumber daya dan laporan pendidikan bahasa Jepang, 2020-an
  3. Ethnologue, Ethnologue: Languages of the World (ed. ke-27), 2024
  4. Kenkyusha, Kenkyusha's New Japanese-English Dictionary (ed. ke-5), 2003
  5. Wierzbicka, A., Cross-Cultural Pragmatics (ed. ke-2), 2003

Mulai belajar dengan Wordy

Tonton klip film asli dan tambah kosakata sambil jalan. Gratis untuk diunduh.

Unduh di App StoreDapatkan di Google PlayTersedia di Chrome Web Store

Panduan bahasa lainnya