← Kembali ke Blog
🇯🇵Jepang

Cara Mengatakan Permisi dalam Bahasa Jepang: 12 Frasa Alami (Dengan Pelafalan)

Oleh SandorDiperbarui: 19 April 202610 mnt baca

Jawaban cepat

Cara paling umum untuk mengatakan 'permisi' dalam bahasa Jepang adalah すみません (sumimasen, soo-mee-MAH-sen). Ungkapan ini bisa berarti 'permisi', 'maaf', bahkan 'terima kasih' tergantung konteks. Untuk situasi yang lebih formal, gunakan 失礼します (shitsurei shimasu, shee-tsu-RAY shee-MAH-su), terutama saat menyela, masuk, atau pamit.

Jawaban Singkat

Untuk mengatakan "permisi" dalam bahasa Jepang, gunakan すみません (sumimasen, soo-mee-MAH-sen) untuk kebanyakan situasi sehari-hari: menarik perhatian seseorang, lewat di depan orang, menyela ringan, atau minta maaf untuk ketidaknyamanan kecil. Untuk momen yang lebih formal, terutama saat masuk atau keluar ruangan atau menyela rapat, gunakan 失礼します (shitsurei shimasu, shee-tsu-RAY shee-MAH-su).

Bahasa Jepang dituturkan oleh sekitar 123 juta orang di seluruh dunia, menurut Ethnologue (2024). Kebanyakan penuturnya ada di Jepang, tetapi bahasa Jepang juga dipelajari secara global, dan frasa kesopanan seperti "permisi" termasuk yang paling sering kamu dengar di kehidupan nyata dan dialog TV.

Kalau kamu sudah tahu salam dasar, panduan ini cocok dipasangkan dengan artikel kami cara mengatakan halo dalam bahasa Jepang, karena salam dan permintaan maaf dalam bahasa Jepang sering tumpang tindih dari segi nada dan timing.

Kenapa "Permisi" Itu Rumit dalam Bahasa Jepang

Dalam bahasa Indonesia, "permisi" bisa mencakup banyak fungsi: minta maaf, menyela, menarik perhatian, dan kadang terdengar seperti kesal ringan. Dalam bahasa Jepang, fungsi-fungsi itu dibagi ke beberapa frasa, dan pilihan terbaiknya tergantung hubunganmu, situasinya, dan seberapa besar kamu merepotkan.

Bahasa Jepang juga punya preferensi budaya yang kuat untuk menandai kesadaran akan batas. Banyak frasa "permisi" secara harfiah mengakui bahwa kamu sedang mengganggu, walau tindakannya normal.

"Politeness is not simply about being nice, it is a system for managing face and social distance, especially when making requests or interruptions."

Stephen C. Levinson, co-author of Politeness: Some Universals in Language Usage (1987)

Artinya, frasa yang kamu pilih lebih sedikit soal arti kamus, dan lebih banyak soal bagaimana kamu memosisikan diri secara sosial pada saat itu.

Frasa Inti yang Bisa Kamu Pakai Hampir di Mana Saja

すみません

すみません (sumimasen, soo-mee-MAH-sen) adalah frasa serbaguna. Artinya bisa:

  • "Permisi" (untuk menarik perhatian)
  • "Maaf" (untuk kesalahan kecil)
  • "Terima kasih" yang bernuansa minta maaf (untuk usaha orang lain)

Frasa ini sopan tanpa terlalu formal. Itu sebabnya kamu akan sering mendengarnya di toko, stasiun, kantor, dan restoran. Dalam korpus bahasa Jepang modern, ungkapan minta maaf dan menarik perhatian termasuk frasa tetap yang paling sering muncul dalam interaksi harian, dan すみません menonjol di kategori itu (NINJAL BCCWJ).

Sopan

/soo-mee-MAH-sen/

Arti harfiah: Sering dipahami sebagai 'permisi' atau 'maaf,' tergantung konteks

すみません、今いいですか。

Permisi, sekarang waktunya pas?

🌍

Pilihan aman di tempat umum. Diucapkan pelan, sering disertai anggukan kecil. Bisa juga menyiratkan rasa terima kasih saat seseorang membantumu.

💡 Perbaikan kecil pelafalan yang penting

ん di akhir すみません bukan bunyi 'nuh' penuh. Buat singkat, seperti 'n' sengau yang menutup kata: soo-mee-MAH-sen.

"Permisi" Formal: Saat Kamu Melintasi Batas

失礼します

失礼します (shitsurei shimasu, shee-tsu-RAY shee-MAH-su) dipakai saat kamu akan melakukan sesuatu yang bisa dianggap merepotkan: masuk ruangan, menyela rapat, pulang lebih dulu, atau memulai telepon formal.

Gagasan literalnya adalah "Saya akan bersikap tidak sopan," tetapi fungsinya kebalikan: ini penanda kesopanan yang menunjukkan kamu sadar sedang mengganggu.

Formal

/shee-tsu-RAY shee-MAH-su/

Arti harfiah: Secara harfiah 'saya akan tidak sopan' sebagai penanda kesopanan

失礼します。こちらに座ってもよろしいですか。

Permisi. Bolehkah saya duduk di sini?

🌍

Umum di tempat kerja, sekolah, klinik, dan situasi dengan peran yang jelas. Sering disertai membungkuk saat masuk atau keluar.

失礼いたしました

失礼いたしました (shitsurei itashimashita, shee-tsu-RAY ee-tah-shee-MAH-shee-tah) adalah versi lampau yang lebih formal. Pakai setelah kamu sudah mengganggu, misalnya menyenggol seseorang di kantor yang sunyi atau menyela di waktu yang salah.

Frasa ini juga umum sebagai kalimat penutup saat meninggalkan interaksi formal, terutama kalau kamu merasa sudah mengambil waktu orang lain.

⚠️ Jangan terlalu sering memakai 失礼します dengan teman

Dengan teman dekat, 失礼します bisa terdengar teatrikal atau terlalu kaku, seperti sedang role-play adegan kantor. Dalam situasi santai, すみません atau ごめん biasanya lebih pas.

Permintaan Maaf Santai di Antara Teman

ごめん

ごめん (gomen, goh-MEN) adalah "maaf" santai untuk teman, pasangan, saudara, dan orang yang dekat denganmu. Ini bukan frasa untuk memanggil pelayan atau menyapa orang asing.

Frasa ini juga bisa jadi "permisi" cepat saat kamu menyela ringan orang yang kamu kenal baik, misalnya lewat di depan mereka di dapur.

Santai

/goh-MEN/

Arti harfiah: Permintaan maaf santai

ごめん、今ちょっと忙しい。

Maaf, aku agak sibuk sekarang.

🌍

Alami untuk hubungan dekat. Hindari memakainya ke orang yang lebih tinggi dalam hierarki, seperti guru, atasan, atau pelanggan.

ごめんなさい

ごめんなさい (gomen nasai, goh-men-NAH-sai) adalah permintaan maaf yang lebih jelas daripada すみません. Ini tetap bahasa Jepang sehari-hari, tetapi bobot emosinya lebih kuat, seperti kamu benar-benar melakukan kesalahan.

Kamu akan mendengarnya di keluarga dan di drama saat seseorang benar-benar minta maaf, bukan sekadar menyela dengan sopan.

Sopan

/goh-men-NAH-sai/

Arti harfiah: Tolong maafkan saya

遅れてごめんなさい。

Maaf aku terlambat.

🌍

Lebih personal daripada すみません. Sering dipakai saat kamu merasa bertanggung jawab, bukan sekadar bersikap sopan.

Menarik Perhatian Seseorang (Tanpa Terdengar Agresif)

Di Jepang, memanggil orang asing dengan suara keras bisa terasa konfrontatif. Standarnya adalah cara yang lebih lembut untuk menarik perhatian, terutama di kereta, toko, dan kantor.

すみません、ちょっといいですか

すみません、ちょっといいですか (sumimasen, chot-to ii desu ka, soo-mee-MAH-sen, chot-to ee des kah) berarti "Permisi, ada waktu sebentar?" Ini salah satu kalimat lengkap paling berguna untuk kamu hafalkan.

Ini cocok untuk bertanya arah, memulai pertanyaan, atau menyela staf dengan sopan.

Sopan

/soo-mee-MAH-sen, chot-to ee des kah/

Arti harfiah: Permisi, apakah sedikit itu boleh?

すみません、ちょっといいですか。駅はどちらですか。

Permisi, ada waktu sebentar? Ke arah mana stasiunnya?

🌍

Pembuka standar dengan orang asing. ちょっと melembutkan permintaan, jadi terasa tidak menuntut.

ちょっと…

ちょっと… (chot-to...) adalah "permisi" yang lembut dan menggantung. Bisa berarti "eh," "anu," atau "maaf, tapi..." tergantung nada. Kamu akan mendengarnya saat seseorang ragu untuk mengganggumu.

Kalau dipakai dengan hati-hati, ini cara alami untuk menarik perhatian tanpa terdengar seperti memanggil-manggil.

🌍 Kenapa ちょっと terasa sangat Jepang

Dalam banyak konteks, ちょっと adalah pelembut bawaan. Ini mengurangi kekuatan permintaan, dan juga bisa menandakan enggan merepotkan. Ini cocok dengan preferensi yang lebih luas dalam interaksi bahasa Jepang untuk tidak langsung saat meminta waktu, ruang, atau usaha.

Lewat di Depan Orang: Kereta, Lorong Toko, Lift

Kalau kamu menyelip lewat orang, tujuannya adalah mengganggu seminimal mungkin. すみません yang pelan itu ideal, sering disertai membungkuk kecil dan gestur tangan ringan yang menunjukkan arahmu.

Mikro-frasa yang berguna:

  • すみません (sumimasen): default
  • 失礼します (shitsurei shimasu): kalau situasinya formal atau sunyi
  • ちょっと… (chot-to...): kalau kamu ingin ekstra lembut

💡 Bahasa tubuh penting di sini

Di Jepang yang padat, orang sering memiringkan bahu saat lewat dan menaruh tas di depan. Menggabungkan すみません dengan gerakan itu terlihat perhatian, walau bahasa Jepangmu masih terbatas.

Restoran dan Layanan Pelanggan: Yang Benar-Benar Kamu Dengar

Di banyak negara, memanggil pelayan terasa tidak sopan. Di Jepang, itu normal, selama kamu memakai nada yang tepat. すみません itu umum, dan kamu mungkin mendengar versi yang dipanjangkan saat ruangan berisik: すみませーん (soo-mee-MAH-sen, held longer).

Kalau kamu ingin terdengar sangat sopan dalam konteks yang terasa bisnis, kamu mungkin mendengar:

恐れ入ります

恐れ入ります (osore irimasu, oh-SOH-ray ee-REE-mahs) adalah frasa yang sangat sopan dalam layanan pelanggan. Artinya bisa "permisi," "maaf merepotkan," atau "terima kasih atas bantuan Anda," dengan nada merendah.

Pelajar tidak perlu memakainya di hari pertama, tetapi mengenalinya membantu kamu memahami interaksi layanan.

Formal

/oh-SOH-ray ee-REE-mahs/

Arti harfiah: Saya dipenuhi rasa khawatir (kesopanan merendah)

恐れ入りますが、もう一度お願いします。

Permisi, tapi bisa ulangi sekali lagi?

🌍

Umum dalam layanan pelanggan dan permintaan formal. Terdengar profesional dan merendah, bukan emosional.

Untuk situasi perjalanan, kamu bisa menggabungkan yang kamu pelajari di sini dengan ritme frasa tetap yang kamu dengar di acara. Belajar klip ala Wordy sangat efektif untuk ini, karena intonasi adalah setengah dari makna.

Kantor dan Sekolah: Sudut Pandang Keigo (Versi Sederhana)

Bahasa hormat Jepang, 敬語 (keigo, KAY-goh), itu topik besar, tetapi kamu bisa melangkah jauh dengan beberapa pilihan "permisi" yang andal. Pedoman keigo dari Badan Urusan Kebudayaan menekankan penggunaan bentuk sopan untuk menjaga hubungan antarpribadi yang lancar di situasi publik dan profesional (文化庁, 2007).

Di kantor atau kelas:

  • Masuk ruangan: 失礼します
  • Meninggalkan meja seseorang setelah bertanya: 失礼しました atau ありがとうございました
  • Menyela: 失礼します、今よろしいでしょうか
  • Minta maaf ringan karena merepotkan: すみません

Kalau kamu ingin dasar yang lebih luas untuk pembuka dan penutup yang sopan, baca cara mengatakan selamat tinggal dalam bahasa Jepang, karena banyak kalimat pamit tumpang tindih dengan bahasa permintaan maaf.

Saat "Permisi" Menjadi "Maaf" atau Bahkan "Terima Kasih"

Salah satu penggunaan すみません yang terasa sangat Jepang adalah saat frasa ini mengekspresikan rasa terima kasih. Kalau seseorang membawakan barang untukmu, menunggumu, atau berusaha ekstra, すみません bisa berarti seperti: "Maaf sudah merepotkan, dan saya menghargainya."

Kamu juga bisa menumpuknya dengan ucapan terima kasih yang jelas:

  • すみません、ありがとうございます。
  • sumimasen, ah-ree-gah-TOH goh-zah-ee-MAH-su
  • "Maaf (sudah merepotkan), terima kasih."

Ini contoh praktis bagaimana bahasa Jepang sering mengodekan kesadaran sosial langsung ke dalam frasa sehari-hari.

Kesalahan Umum yang Sering Dilakukan Penutur Bahasa Indonesia

Memakai ごめん kepada orang asing

ごめん bisa terdengar terlalu akrab, seperti kamu bicara ke teman. Dengan orang asing, staf, atau siapa pun yang lebih tua atau berstatus lebih tinggi, gunakan すみません sebagai default.

Mengucapkan すみません terlalu keras

Volume mengubah nuansanya. すみません yang keras bisa terdengar kesal, terutama di ruang sempit. Kalau kamu ingin nuansa "permisi," ucapkan pelan.

Menganggap 失礼します hanya berarti "maaf"

失礼します bukan hanya permintaan maaf. Ini juga frasa ritual untuk transisi: masuk, keluar, menyela, mengakhiri telepon. Anggap ini sebagai "Saya akan melintasi batas dengan sopan."

⚠️ Hindari belajar 'permisi' dari adegan marah

Anime dan drama kadang memakai kata-kata permintaan maaf secara sarkastik atau agresif. Kalau kamu ingin paham bedanya bahasa Jepang sopan dan bahasa yang panas, bandingkan dengan panduan kata-kata makian bahasa Jepang, karena konteks dan nada itu segalanya.

Cara Berlatih Supaya Terdengar Alami (Dengan Klip Film dan TV)

Pilih satu frasa per konteks dan latih dengan audio asli:

  1. Menarik perhatian di tempat umum: すみません
  2. Masuk atau menyela secara formal: 失礼します
  3. Minta maaf ke teman dekat: ごめん
  4. Pembuka pertanyaan ke orang asing: すみません、ちょっといいですか

Saat kamu berlatih dengan klip, tiru tempo pembicaranya. Frasa "permisi" dalam bahasa Jepang sering diucapkan cepat dan ringan, bukan seperti pengumuman berat.

Kalau kamu sedang membangun rutinitas harian, artikel kami tips belajar bahasa untuk pemula cocok dipasangkan dengan latihan berbasis frasa seperti ini, karena fokusnya pada pengulangan, pengambilan ulang dari ingatan, dan mendengar yang nyata.

Contekan Mini: Yang Mana Sebaiknya Kamu Pakai?

Pakai aturan keputusan ini:

  • Kalau kamu ragu: すみません
  • Kalau kamu masuk, keluar, atau menyela secara formal: 失礼します
  • Kalau kamu minta maaf ke teman: ごめん atau ごめんなさい
  • Kalau kamu butuh nada bisnis yang sangat sopan: 恐れ入ります
  • Kalau kamu ingin "eh, permisi" yang lembut: ちょっと…

Kalau ini sudah otomatis, kamu akan mulai sadar betapa sering dialog bahasa Jepang memakainya sebagai perekat sosial, bukan sekadar permintaan maaf literal.

Untuk terus membangun bahasa Jepang sehari-hari, lanjutkan dengan cara mengatakan halo dalam bahasa Jepang untuk pembuka, dan kalau kamu penasaran dengan bahasa sayang yang punya jebakan kesopanan sendiri, lihat cara mengatakan I love you dalam bahasa Jepang. Untuk latihan yang lebih fokus mendengar, kunjungi /learn/japanese.

Rekap Kartu Frasa (Paling Berguna untuk Dihafalkan)

Kalau kamu hanya menghafal tiga baris dari artikel ini, pilih yang ini:

  • すみません
  • 失礼します
  • すみません、ちょっといいですか

Ketiganya mencakup sebagian besar situasi nyata yang akan kamu hadapi di Jepang, dan menunjukkan jenis kesadaran sosial yang diharapkan pendengar bahasa Jepang.

Pertanyaan yang sering diajukan

Apakah すみません terdengar kasar dalam bahasa Jepang?
Tidak. すみません (sumimasen) tidak kasar, ini pilihan paling aman untuk 'permisi' dan permintaan maaf ringan sehari-hari. Di antara teman dekat bisa terdengar agak kaku, tapi tetap wajar. Untuk situasi sangat formal, 失礼します lebih pas saat masuk, menyela, atau pamit.
Apa bedanya すみません dan ごめんなさい?
すみません (sumimasen) serbaguna, bisa berarti 'permisi', 'maaf', bahkan 'terima kasih' yang sopan seperti 'maaf sudah merepotkan'. ごめんなさい (goh-men-NAH-sai) adalah permintaan maaf yang lebih langsung, sering untuk kesalahan pribadi. Di antara teman, ごめん umum, sedangkan すみません lebih sopan.
Bagaimana cara bilang permisi saat melewati orang di Jepang?
Saat menyelip melewati orang, ucapkan すみません (sumimasen) dengan suara pelan, biasanya sambil sedikit membungkuk atau menundukkan kepala. Di tempat ramai, Anda juga bisa mendengar ちょっと… (chot-to...) sebagai 'permisi' yang halus. Hindari memanggil keras, tujuannya tidak mengganggu.
Bagaimana cara sopan memanggil pelayan dalam bahasa Jepang?
Di banyak restoran, Anda bisa mengatakan すみません (sumimasen) untuk memanggil staf, atau すみませーん (dipanjangkan) jika ruangan bising. Beberapa tempat memakai tombol di meja. Di izakaya, すみません yang jelas tapi ramah itu normal dan tidak dianggap memaksa.
Apa arti harfiah 失礼します?
失礼します (shitsurei shimasu) secara harfiah berarti 'saya akan bersikap tidak sopan' atau 'saya melakukan ketidaksopanan'. Ungkapan ini dipakai untuk menghaluskan tindakan yang merepotkan orang lain, seperti masuk kantor, menyela rapat, pulang lebih dulu, atau memulai telepon. Ini menandakan Anda paham batas sopan santun.
Apakah すみません bisa berarti terima kasih?
Ya. すみません bisa berfungsi seperti 'terima kasih' saat seseorang bersusah payah membantu Anda, mirip 'maaf sudah merepotkan' plus rasa terima kasih. Misalnya, saat seseorang menahan pintu atau membantu membawa barang, すみません menunjukkan apresiasi dan rendah hati. Anda juga bisa menambahkan ありがとうございます agar lebih jelas.

Sumber & Referensi

  1. 国立国語研究所 (NINJAL), Korpus Seimbang Bahasa Jepang Modern Tertulis (BCCWJ), 2008-2011
  2. 文化庁 (Agency for Cultural Affairs), Pedoman Keigo, 2007
  3. The Japan Foundation, Sumber daya pendidikan bahasa Jepang (Keigo dan komunikasi), 2020
  4. Ethnologue: Languages of the World, entri bahasa Jepang, edisi ke-27 (2024)
  5. Brown, P. and Levinson, S. C., Politeness: Some Universals in Language Usage, 1987

Mulai belajar dengan Wordy

Tonton klip film asli dan tambah kosakata sambil jalan. Gratis untuk diunduh.

Unduh di App StoreDapatkan di Google PlayTersedia di Chrome Web Store

Panduan bahasa lainnya