Kata Kerja Modal Bahasa Jerman: dürfen, können, mögen, müssen, sollen, wollen (Dengan Contoh Nyata)
Jawaban cepat
Kata kerja modal bahasa Jerman adalah enam kata kerja bantu yang menyatakan kemampuan, izin, kewajiban, saran, keinginan, dan preferensi: dürfen, können, mögen, müssen, sollen, wollen. Biasanya diikuti kata kerja kedua dalam bentuk infinitif di akhir klausa, dan punya bentuk Präsens khas yang sebaiknya kamu hafalkan sejak awal.
Kata kerja modal bahasa Jerman adalah enam kata kerja bantu inti, dürfen, können, mögen, müssen, sollen, wollen, yang memungkinkan Anda mengatakan apa yang bisa, boleh, harus, sebaiknya, atau ingin Anda lakukan, dan biasanya mendorong kata kerja utama ke bentuk infinitif di akhir kalimat. Jika Anda mempelajari bentuk present tense dan pola urutan katanya sekali saja, Anda bisa langsung membangun ratusan kalimat bahasa Jerman sehari-hari.
Mengapa kata kerja modal penting dalam bahasa Jerman nyata (dan mengapa pelajar cepat menyadarinya)
Kata kerja modal adalah cara tercepat untuk terdengar fungsional dalam bahasa Jerman karena langsung terhubung ke kebutuhan harian: izin, kemampuan, kewajiban, saran, dan niat. Kata kerja ini juga muncul terus-menerus dalam bahasa Jerman lisan, terutama dalam percakapan singkat seperti membuat rencana, memesan, dan menegosiasikan aturan.
Bahasa Jerman dituturkan oleh puluhan juta orang di seluruh Eropa, dan menjadi bahasa resmi di beberapa negara. Ethnologue (ed. ke-27, 2024) mencantumkan bahasa Jerman sebagai salah satu bahasa dengan penutur asli terbanyak di dunia, dan digunakan di Jerman, Austria, Swiss, Liechtenstein, Luksemburg, Belgia, dan Italia (Tyrol Selatan) sebagai bahasa resmi atau ko-resmi.
Poin praktis: kata kerja modal juga menjadi bagian saat urutan kata bahasa Jerman mulai terasa berbeda dari bahasa Inggris. Perbedaan itu bukan "tata bahasa tingkat lanjut", ini tata bahasa bertahan hidup sejak hari pertama.
"Tata bahasa bukanlah sekumpulan larangan, melainkan sekumpulan sumber daya untuk membentuk makna secara tepat sesuai konteks."
David Crystal, linguist (Cambridge Encyclopedia of the English Language)
Crystal membahas bahasa secara umum, tetapi ini sangat pas di sini: kata kerja modal bahasa Jerman adalah sebuah sumber daya. Saat Anda menguasainya, Anda bisa tepat membedakan mana yang wajib vs disarankan, atau mana yang diizinkan vs mungkin.
💡 Jalan pintas mendengar dari film dan TV
Saat Anda menonton klip bahasa Jerman, dengarkan pola "modal di posisi 2, aksi di akhir". Otak Anda mulai menebak kata kerja terakhir, dan ini meningkatkan pemahaman. Jika Anda belajar lewat adegan, pasangkan ini dengan klip sapaan seperti cara mengatakan halo dalam bahasa Jerman supaya Anda melatih kata kerja modal dalam basa-basi yang realistis.
Pola kalimat inti: 'kurung kata kerja'
Dalam klausa utama yang sederhana, bahasa Jerman menempatkan kata kerja finit (kata kerja yang dikonjugasikan) di posisi 2. Dengan kata kerja modal, modal menjadi kata kerja finit, dan aksi utama tetap sebagai infinitif di akhir.
Rumus (klausa utama):
Subjek + modal (terkonjugasi) + bagian tengah + kata kerja utama (infinitif)
Contoh:
- Ich kann heute nicht kommen. (ikh kahn HOY-tuh nikht KOH-men)
"Bagian tengah" bisa berisi keterangan waktu, objek, negasi, dan adverbia. Ini membuat kalimat modal bisa panjang, tetapi tetap mudah diprediksi.
Urutan kata pada pertanyaan
Pertanyaan ya-tidak:
- Kann ich kurz rein? (kahn ikh koorts rine)
Pertanyaan W:
- Warum musst du so früh gehen? (vah-ROOM moost doo zoh froo GEH-en)
Urutan kata dengan kata kerja pisah (separable)
Jika kata kerja utama bersifat separable, bentuk infinitifnya tetap utuh di akhir:
- Ich muss morgen früh aufstehen. (ikh mooss MOR-gen froo OUF-shtay-en)
Urutan kata dalam anak kalimat
Dalam anak kalimat, bahasa Jerman sering memindahkan kata kerja finit ke akhir. Dengan modal, Anda bisa melihat "klaster kata kerja" di bagian akhir.
- ..., weil ich heute nicht kommen kann. (vile ikh HOY-tuh nikht KOH-men kahn)
Jangan terlalu memikirkan labelnya. Perhatikan aturan praktisnya: dalam anak kalimat, modal sering muncul paling akhir, setelah infinitif.
⚠️ Kesalahan umum pelajar
Jangan menaruh infinitif tepat setelah modal seperti bahasa Inggris. "Ich kann kommen heute" tidak terdengar alami. Simpan kata kerja aksi di akhir: "Ich kann heute kommen."
Pola konjugasi yang benar-benar Anda butuhkan (mulai dari present tense)
Sebagian besar kata kerja modal memiliki bentuk present tense yang tidak beraturan, terutama pada ich dan du serta er/sie/es. Kabar baiknya, wir dan sie/Sie biasanya sama dengan bentuk infinitif.
Berikut bentuk present tense yang sebaiknya Anda hafalkan sejak awal:
| Modal | ich | du | er/sie/es | wir | ihr | sie/Sie |
|---|---|---|---|---|---|---|
| dürfen | darf | darfst | darf | dürfen | dürft | dürfen |
| können | kann | kannst | kann | können | könnt | können |
| mögen | mag | magst | mag | mögen | mögt | mögen |
| müssen | muss | musst | muss | müssen | müsst | müssen |
| sollen | soll | sollst | soll | sollen | sollt | sollen |
| wollen | will | willst | will | wollen | wollt | wollen |
Pengingat pelafalan (perkiraan ala bahasa Inggris):
- dürfen: DEWR-fen (ü seperti "ew" dengan bibir membulat)
- können: KER-nen (ö seperti "uh" tetapi membulat)
- mögen: MER-gen
- müssen: MEW-sen
- sollen: ZOLL-en
- wollen: VOLL-en
Jika Anda ingin dasar yang lebih luas tentang seperti apa bentuk "regular", pasangkan ini dengan sistem yang lebih besar di panduan konjugasi kata kerja bahasa Jerman.
dürfen
dürfen (DEWR-fen) berkaitan dengan izin dan "diizinkan untuk". Dalam kehidupan nyata, ini umum di toko, kantor, dan situasi apa pun yang punya aturan.
Izin: boleh
- Darf ich hier sitzen? (darf ikh heer ZIT-sen)
- Du darfst das nicht machen. (doo darfst das nikht MAH-khen)
Detail budaya: di negara berbahasa Jerman, meminta izin secara langsung itu normal dan sering dihargai, terutama di ruang bersama (kursi kosong di kereta, membuka jendela, membawa anjing masuk). Darf ich... ? adalah pembuka yang sopan dan tidak merepotkan.
Izin negatif: tidak boleh
Negasi biasanya memakai nicht:
- Du darfst hier nicht rauchen. (doo darfst heer nikht ROW-khen)
Jika Anda mempelajari strategi "melembutkan", Anda akan mendengar dürfen dipasangkan dengan penanda kesopanan kecil:
- Darf ich kurz...? (sebentar)
- Darf ich mal...? (kasual, seperti "sebentar aja")
können
können (KER-nen) mencakup kemampuan, kemungkinan, dan sering juga ketersediaan praktis.
Kemampuan: bisa, tahu cara
- Ich kann gut kochen. (ikh kahn goot KOH-khen)
- Kannst du schwimmen? (kahnst doo SHVIM-men)
Kemungkinan: bisa, memungkinkan
- Das kann stimmen. (das kahn SHTIM-men)
Ini sering berarti "itu bisa saja benar".
Permintaan: bisa kah kamu (cukup sopan di banyak konteks)
- Kannst du mir helfen? (kahnst doo meer HEL-fen)
Dalam layanan pelanggan, orang Jerman sering lebih suka permintaan yang sedikit lebih tidak langsung dengan könnten (konjungtif):
- Könnten Sie mir bitte helfen? (KERNT-en zee meer BIT-uh HEL-fen)
Satu perubahan itu, dari kannst ke könnten, adalah peningkatan kesopanan yang besar.
mögen
mögen (MER-gen) agak rumit karena pelajar bertemu kata ini sejak awal, tetapi pemakaian penutur asli terbagi menjadi dua jalur yang umum.
Suka: menyukai
- Ich mag Kaffee. (ikh mahk KAH-fay)
- Magst du Sushi? (mahkst doo SOO-shee)
Ini jelas dan umum.
Preferensi sopan: möchten
Untuk "ingin" dalam arti "would like", bahasa Jerman biasanya memakai möchten (MERKH-ten). Ini bentuk konjungtif dari mögen, dan menjadi standar untuk memesan dan menyatakan keinginan secara sopan.
- Ich möchte einen Kaffee. (ikh MERKH-tuh EYE-nen KAH-fay)
- Möchten Sie noch etwas? (MERKH-ten zee nokh ET-vas)
Jika Anda hanya menghafal satu kalimat restoran, pilih Ich möchte.... Ini sopan tanpa terdengar kaku.
🌍 Perbedaan kesopanan yang kecil tapi nyata
Dalam banyak konteks berbahasa Jerman, "Ich will..." bisa terdengar ketus saat memesan, seperti tuntutan. "Ich möchte..." adalah pilihan sopan yang default. Anda akan sering mendengarnya di kafe, toko roti, dan apotek.
müssen
müssen (MEW-sen) menyatakan keharusan. Ini lebih kuat daripada "sebaiknya" dan sering lebih dekat ke "harus".
Keharusan kuat: harus, perlu
- Ich muss arbeiten. (ikh mooss AR-bye-ten)
- Wir müssen jetzt los. (veer MEW-sen yetst lohs)
Kesimpulan logis: pasti
Bahasa Jerman juga memakai müssen untuk inferensi:
- Er muss krank sein. (air mooss krahngk zine)
Artinya: "Dia pasti sakit" (kesimpulan pembicara).
Ini umum dalam dialog gaya detektif, komentar berita, dan tebakan sehari-hari.
💡 Kontras cepat: müssen vs dürfen
müssen tentang keharusan, dürfen tentang izin. "Ich muss gehen" adalah kewajiban. "Ich darf gehen" adalah izin. Dalam bahasa Inggris keduanya bisa diterjemahkan menjadi "can" atau "have to" tergantung konteks, jadi biasakan bertanya: aturan atau kemampuan, izin atau keharusan?
sollen
sollen (ZOLL-en) adalah salah satu modal paling berguna karena mencakup nasihat, ekspektasi, dan informasi yang dilaporkan.
Nasihat dan ekspektasi: sebaiknya, seharusnya
- Du sollst mehr schlafen. (doo zollst mare SHLAH-fen)
- Ich soll morgen anrufen. (ikh zoll MOR-gen AHN-roo-fen)
Sering menyiratkan "ada orang yang mengharapkan saya".
Kabar burung: katanya
Bahasa Jerman memakai sollen untuk memberi jarak dari klaim:
- Er soll sehr reich sein. (air zoll zair rike zine)
Artinya: "Katanya dia sangat kaya."
Anda akan melihat ini dalam jurnalisme dan gosip, dan ini penanda kredibilitas yang halus. Jika Anda ingin terdengar alami saat mengulang informasi, sollen adalah alat yang rapi.
Jika Anda suka cara bahasa Jerman mengemas makna sosial, Anda mungkin juga suka kontras antara nada langsung dan tidak langsung di panduan slang bahasa Jerman.
wollen
wollen (VOLL-en) berkaitan dengan niat dan keinginan.
Keinginan: ingin
- Ich will nach Hause. (ikh vil nahkh HOW-zuh)
- Willst du mitkommen? (vilst doo MIT-koh-men)
Rencana dan niat
- Wir wollen am Wochenende wandern gehen. (veer VOLL-en ahm VEH-khen-en-duh VAHN-dern GEH-en)
Catatan budaya: bahasa Jerman bisa terdengar "langsung" bagi penutur bahasa Inggris karena wollen sering dipakai apa adanya di antara teman dan keluarga. Namun dalam situasi layanan, möchte biasanya pilihan yang lebih halus.
Untuk bahasa emosional, Anda juga akan mendengar wollen dalam obrolan hubungan, sering dekat dengan frasa seperti di cara mengatakan aku cinta kamu dalam bahasa Jerman, saat niat sama pentingnya dengan kosakata.
Negasi, partikel, dan hal yang membuat kalimat modal terdengar seperti penutur asli
Kata kerja modal mudah dibentuk, tetapi terdengar alami datang dari kata-kata kecil di bagian tengah.
nicht vs kein
- Ich kann nicht kommen. (tidak datang, negasi kata kerja)
- Ich kann kein Auto fahren. (tidak punya mobil, negasi nomina)
Partikel umum dengan modal
Ini menambah nuansa lebih daripada makna:
- mal: melembutkan, kasual
Kannst du mal schauen? (kahnst doo mahl SHOW-en) - doch: sanggahan halus atau pengingat
Du kannst doch mitkommen. (doo kahnst dokh MIT-koh-men) - schon: menenangkan atau "nanti juga"
Das wird schon gehen. (das veert shohn GEH-en)
Anda akan mendengarnya terus-menerus dalam percakapan sehari-hari dan dialog TV karena membuat kalimat terasa manusiawi, bukan seperti buku teks.
Bentuk lampau dan perfekt (yang Anda butuhkan untuk percakapan nyata)
Dalam bahasa Jerman lisan, bentuk lampau kata kerja modal muncul dalam dua cara umum: Präteritum (lampau sederhana) untuk modalnya sendiri, dan Perfekt di beberapa wilayah dan konteks.
Lampau sederhana sangat umum untuk modal
- Ich musste gestern arbeiten. (ikh MOOS-tuh GES-tern AR-bye-ten)
- Ich konnte nicht schlafen. (ikh KON-tuh nikht SHLAH-fen)
Ini salah satu alasan pelajar bahasa Jerman bertemu Präteritum sejak awal, meski mereka lebih sering memakai Perfekt untuk kata kerja lain.
Infinitif ganda dalam Perfekt
Dengan modal, Perfekt sering memakai "infinitif ganda":
- Ich habe arbeiten müssen. (ikh HAH-buh AR-bye-ten MEW-sen)
- Er hat nicht kommen können. (air haht nikht KOH-men KER-nen)
Ini terlihat tingkat lanjut, tetapi sangat umum. Anggap saja sebagai satu blok: haben + infinitif + infinitif modal.
⚠️ Jangan memaksakan Perfekt di semua tempat
Banyak pelajar mencoba mengatakan "Ich habe gemusst" atau "Ich habe gekonnt" sebagai default. Bentuk itu ada, tetapi dalam bahasa Jerman sehari-hari pola infinitif ganda sering menjadi pilihan alami saat ada kata kerja lain: "Ich habe gehen müssen."
Latihan mini: bangun 12 kalimat berguna dengan cepat
Gunakan ini sebagai templat. Ganti infinitif di akhir dan pertahankan bentuk modalnya.
- Darf ich kurz reinkommen? (darf ikh koorts RINE-koh-men)
- Ich darf heute nicht länger bleiben. (ikh darf HOY-tuh nikht LENG-er BLYE-ben)
- Kannst du mir das erklären? (kahnst doo meer das air-KLEH-ren)
- Ich kann leider nicht. (ikh kahn LYE-der nikht)
- Ich mag das Lied. (ikh mahk das leed)
- Ich möchte bitte zahlen. (ikh MERKH-tuh BIT-uh TSAH-len)
- Ich muss jetzt los. (ikh mooss yetst lohs)
- Wir müssen noch einkaufen. (veer MEW-sen nokh EINE-kow-fen)
- Du sollst dich ausruhen. (doo zollst dikh OWS-roo-en)
- Er soll sehr nett sein. (air zoll zair net zine)
- Ich will das versuchen. (ikh vil das fair-ZOO-khen)
- Wollen wir später telefonieren? (VOLL-en veer SHPAY-ter tay-leh-foh-NEE-ren)
Jika Anda ingin mendengar ini dengan tempo yang realistis, pelajari lewat adegan pendek. Pembelajaran klip ala Wordy cocok di sini karena modal sangat sering muncul, dan urutan katanya terdengar jelas begitu Anda tahu apa yang harus didengarkan.
Bagaimana kata kerja modal muncul dalam etiket bahasa Jerman di kehidupan nyata
Kata kerja modal bukan sekadar tata bahasa, tetapi juga mengodekan ekspektasi sosial.
Dalam budaya berbahasa Jerman, aturan sering dinyatakan secara lugas di ruang publik (papan tanda, pengumuman, kebijakan tempat kerja). Ini membuat dürfen dan müssen sangat terlihat, dan juga membuat kontras "izin vs keharusan" lebih penting daripada di beberapa konteks bahasa Inggris.
Pada saat yang sama, bahasa Jerman punya banyak pelembut bawaan, terutama möchte, könnten, dan partikel seperti mal dan bitte. Hasilnya adalah gaya yang bisa lugas soal fakta, tetapi tetap sopan saat berinteraksi.
Anda bisa melihat kontras kelugasan vs kehangatan yang sama pada pembuka dan penutup sehari-hari. Bandingkan permintaan Anda yang memakai modal dengan nada di cara mengatakan selamat tinggal dalam bahasa Jerman, saat formalitas dan jarak berperan dengan cara yang berbeda.
Peta jalan singkat untuk materi berikutnya
- Hafalkan bentuk present tense untuk ich, du, er/sie/es.
- Otomatiskan pola: modal di posisi 2, infinitif di akhir.
- Tambahkan satu peningkatan kesopanan: könnten dan möchte.
- Lalu pelajari blok lampau: musste, konnte, dan Perfekt dengan infinitif ganda.
Untuk meningkatkan kemampuan mendengar dan menambah kosakata, gunakan input autentik. Jika Anda sedang membangun rutinitas harian, mulai dari halaman belajar bahasa Jerman, dan siapkan referensi tata bahasa yang ringan saat Anda menonton.
Sebagai catatan tambahan, setelah Anda memahami modal, Anda juga akan paham mengapa beberapa dialog "bahasa keras" di film terasa mengena, karena kewajiban dan izin sering menjadi bagian dari efeknya. Jika Anda penasaran, lihat panduan kata makian bahasa Jerman untuk konteks dan ragam bahasa, bukan untuk pemakaian sehari-hari.
Pertanyaan yang sering diajukan
Apa saja 6 kata kerja modal dalam bahasa Jerman?
Kenapa infinitif diletakkan di akhir saat memakai kata kerja modal?
Apa bedanya müssen dan sollen?
Bagaimana cara mengatakan 'can' dalam bahasa Jerman: kann atau können?
Apakah mögen sama dengan möchten?
Sumber & Referensi
- Duden, Die Grammatik (Band 4), Edisi ke-9
- Institut für Deutsche Sprache (IDS), Sumber daya tata bahasa dan penggunaan bahasa, 2024
- Goethe-Institut, Belajar bahasa Jerman: Tata bahasa, kata kerja modal, 2024
- Ethnologue, Languages of the World (edisi ke-27), 2024
Mulai belajar dengan Wordy
Tonton klip film asli dan tambah kosakata sambil jalan. Gratis untuk diunduh.

