← Kembali ke Blog
🇩🇪Jerman

Cara Mengucapkan Selamat Tinggal dalam Bahasa Jerman: 16 Ungkapan untuk Setiap Situasi

Oleh Sandor1 Februari 20269 mnt baca

Jawaban cepat

Cara paling umum untuk mengucapkan selamat tinggal dalam bahasa Jerman adalah 'Tschüss' (CHEWS). Ungkapan ini dipakai di seluruh Jerman dalam situasi santai dan netral. Untuk situasi formal, gunakan 'Auf Wiedersehen' (owf VEE-der-zay-en), yang berarti 'sampai kita bertemu lagi.' Salam perpisahan regional sangat beragam: 'Pfüat di' di Bayern, 'Ade' di Jerman barat daya, 'Adie' di Swiss, dan 'Servus' di wilayah selatan serta Austria.

Jawaban Singkat

Cara santai yang paling umum untuk mengucapkan selamat tinggal dalam bahasa Jerman adalah Tschüss (CHEWS), dan salam perpisahan formal yang standar adalah Auf Wiedersehen (owf VEE-der-zay-en). Bersama-sama, dua ungkapan ini mencakup sebagian besar situasi perpisahan sehari-hari di seluruh Jerman. Namun, salam perpisahan dalam bahasa Jerman jauh lebih beragam daripada itu. Bahasa ini punya banyak variasi perpisahan berdasarkan daerah, situasi, dan emosi, yang dipakai penutur asli dengan tepat.

Bahasa Jerman dituturkan oleh lebih dari 130 juta orang di enam negara (Jerman, Austria, Swiss, Liechtenstein, Luksemburg, dan Belgia) dan termasuk dua belas bahasa yang paling banyak dituturkan di dunia menurut data Ethnologue 2024. Sebaran geografis di Eropa Tengah itu membuat cara pamit di Hamburg terdengar sangat berbeda dari cara pamit di München, Wina, atau Zürich.

"Rumus-rumus perpisahan dalam bahasa Jerman adalah peta linguistik identitas daerah. Di mana seorang penutur mengatakan Tschüss, Pfüat di, atau Ade memberi tahu asal-usulnya lebih dari hampir kata tunggal lainnya."

(Ulrich Ammon, Die Stellung der deutschen Sprache in der Welt, De Gruyter, 2015)

Panduan ini membahas 16 ungkapan perpisahan penting dalam bahasa Jerman yang dikelompokkan berdasarkan kategori: universal, santai, formal, regional, dan situasional. Masing-masing mencakup pelafalan, contoh kalimat, dan konteks budaya agar Anda memakainya dengan benar.


Referensi Cepat: Salam Perpisahan Bahasa Jerman Sekilas


Salam Perpisahan Universal

Ungkapan perpisahan ini dipahami di mana pun bahasa Jerman dituturkan. Duden, kamus otoritatif di Jerman, mencantumkannya sebagai bahasa Jerman baku (Hochdeutsch).

Tschüss

Santai

/CHEWS/

Arti harfiah: Dadah (dari bahasa Prancis 'adieu')

Okay, ich muss los. Tschüss!

Oke, aku harus pergi. Dadah!

🌍

Salam perpisahan santai yang paling umum di seluruh Jerman. Awalnya bentuk dari Jerman utara, lalu menjadi standar nasional sejak akhir abad ke-20. Cocok di toko, dengan teman, rekan kerja, dan kenalan.

Tschüss adalah salam perpisahan sehari-hari dalam bahasa Jerman. Ini kata yang paling sering Anda dengar saat orang berpisah: di toko roti, di kantor, di antara teman, bahkan dari orang asing setelah interaksi singkat.

Asalnya cukup mengejutkan: Tschüss berakar dari adieu dalam bahasa Prancis (kepada Tuhan), yang masuk ke dialek Jerman Rendah sebagai adjüs dan perlahan berkembang menjadi bentuk modern. Menurut Duden, Tschüss dulu dianggap khas wilayah utara, tetapi pada 1990-an sudah mapan sebagai salam perpisahan di seluruh Jerman.

💡 Catatan Ejaan

Anda mungkin melihat Tschüss dieja sebagai Tschüs (satu s) dalam teks lama. Kedua ejaan diterima oleh Duden, tetapi versi dengan dua s kini menjadi standar. Bentuk terkait yang lebih intens, Tschüssi, menambah nuansa sayang dan sedikit jenaka.

Auf Wiedersehen

Formal

/owf VEE-der-zay-en/

Arti harfiah: Sampai kita bertemu lagi

Vielen Dank für das Gespräch. Auf Wiedersehen, Herr Doktor.

Terima kasih banyak atas percakapannya. Selamat tinggal, Dokter.

🌍

Salam perpisahan formal yang standar. Dipakai dalam konteks profesional, dengan orang asing yang Anda sapa dengan 'Sie,' di toko dan restoran, serta di akhir rapat. Setara dengan 'selamat tinggal' yang sopan dan rapi dalam bahasa Indonesia.

Auf Wiedersehen adalah pasangan formal dari Tschüss, secara harfiah berarti "sampai bertemu lagi." Ini salam perpisahan yang Anda pakai dalam konteks profesional, dengan orang yang lebih tua, dalam situasi resmi, atau situasi apa pun saat Anda memakai pronomina formal Sie.

Ungkapan ini menyiratkan janji akan bertemu lagi, jadi terasa lebih hangat daripada "selamat tinggal" yang kaku. Dalam percakapan sehari-hari, Anda kadang mendengarnya dipendekkan menjadi Wiedersehen!, tanpa Auf, sehingga sedikit kurang formal tetapi tetap sopan.


Salam Perpisahan Santai

Di antara teman, keluarga, dan orang seusia Anda, salam perpisahan santai ini yang paling sering Anda dengar. Ungkapan ini terdengar alami, hangat, dan cocok untuk situasi informal apa pun.

Bis bald

Santai

/bis BAHLT/

Arti harfiah: Sampai segera

War schön mit euch! Bis bald!

Senang banget bareng kalian! Sampai jumpa segera!

🌍

Salam perpisahan yang hangat dan terbuka saat Anda berharap bertemu lagi, tetapi belum ada tanggal pasti. Cocok untuk teman, keluarga, dan kenalan santai di semua wilayah penutur bahasa Jerman.

Bis bald adalah versi bahasa Jerman untuk "sampai jumpa segera": optimistis dan mengarah ke pertemuan berikutnya tanpa menentukan waktu. Ini salah satu salam perpisahan santai yang paling sering dipakai, terutama di antara teman dan rekan kerja yang sering bertemu.

Bis morgen

Santai

/bis MOR-gen/

Arti harfiah: Sampai besok

Feierabend! Bis morgen, alle zusammen.

Jam kerja selesai! Sampai besok, semuanya.

🌍

Salam perpisahan standar di kantor saat Anda tahu akan bertemu rekan kerja keesokan hari. Juga dipakai di antara teman sekelas dan teman yang punya rencana rutin. Alami dan efisien.

Bis morgen adalah pilihan utama di akhir hari kerja atau hari sekolah. Ungkapan ini lugas, praktis, dan tidak butuh penjelasan tambahan, persis jenis efisiensi yang dihargai orang Jerman. Anda juga akan mendengar Bis Montag (sampai Senin) pada hari Jumat.

Bis später

Santai

/bis SHPAY-ter/

Arti harfiah: Sampai nanti

Ich hole nur schnell Kaffee. Bis später!

Aku cuma ambil kopi sebentar. Sampai nanti!

🌍

Dipakai saat Anda akan bertemu lagi pada hari yang sama. Umum di antara rekan kerja, teman yang sedang membuat rencana, atau siapa pun yang pergi sebentar.

Bis später menyiratkan jeda yang lebih singkat daripada Bis bald, Anda berharap bertemu lagi di hari yang sama. Ungkapan yang sangat dekat, Bis dann (sampai saat itu), berfungsi mirip dan bisa saling menggantikan dalam banyak konteks.

Ciao

Santai

/CHOW/

Arti harfiah: Dadah (dari bahasa Italia)

Ciao, Leute! Wir sehen uns am Samstag.

Dadah, teman-teman! Kita ketemu hari Sabtu.

🌍

Serapan dari bahasa Italia dan dipakai luas di negara-negara berbahasa Jerman, terutama di Jerman selatan, Austria, dan Swiss. Umum di kalangan penutur muda. Bisa berfungsi sebagai salam dan perpisahan, tetapi dalam bahasa Jerman paling sering dipakai untuk pamit.

Ciao masuk ke bahasa Jerman dari bahasa Italia dan kini terasa sangat alami. Ungkapan ini sangat populer di Austria dan Swiss, tempat pengaruh budaya Italia kuat, dan juga di kalangan penutur muda di kota-kota Jerman. Duden mencantumkannya sebagai salam perpisahan standar dalam bahasa Jerman.

Mach's gut

Santai

/mahks GOOT/

Arti harfiah: Jalani dengan baik / Semoga baik-baik saja

Pass auf dich auf. Mach's gut!

Jaga dirimu. Hati-hati!

🌍

Salam perpisahan yang hangat dan penuh perhatian, setara dengan 'hati-hati' dalam bahasa Indonesia. Menyiratkan doa yang tulus. Sering dipakai saat berpisah lebih lama atau saat pertemuan berikutnya belum pasti.

Mach's gut (pemendekan dari Mach es gut) punya bobot emosi lebih besar daripada Tschüss. Anda memakainya saat benar-benar berharap orang lain baik-baik saja: berpisah setelah kunjungan akhir pekan, pamit pada teman yang pindah, atau meninggalkan acara saat Anda tidak akan bertemu semua orang dalam waktu dekat. Respons yang alami adalah Du auch! (Kamu juga!).


Salam Perpisahan Formal dan Situasional

Ungkapan perpisahan ini penting untuk kehidupan profesional, panggilan telepon, dan konteks tertentu yang menuntut bentuk standar.

Auf Wiederhören

Formal

/owf VEE-der-huh-ren/

Arti harfiah: Sampai kita saling mendengar lagi

Vielen Dank für Ihren Anruf. Auf Wiederhören.

Terima kasih atas teleponnya. Selamat tinggal.

🌍

Salam perpisahan formal khusus telepon. Menggantikan 'Auf Wiedersehen' karena Anda mendengar, bukan melihat, lawan bicara. Diharapkan dalam panggilan bisnis, layanan pelanggan, dan percakapan telepon formal.

Auf Wiederhören adalah konstruksi yang sangat logis: karena Anda tidak bisa "melihat" (sehen) seseorang lewat telepon, Anda menggantinya dengan "mendengar" (hören). Salam perpisahan khusus telepon ini standar dalam panggilan layanan pelanggan, percakapan bisnis, dan pertukaran telepon formal apa pun. Jika Anda melewatkannya dalam panggilan profesional, itu terasa mendadak.

🌍 Etika Telepon di Jerman

Orang Jerman punya kebiasaan telepon yang spesifik. Mereka menjawab dengan menyebut nama belakang (Müller atau Schmidt), dan menutup panggilan formal dengan Auf Wiederhören. Dalam panggilan santai antar teman, Tschüss atau Bis dann di akhir sudah sangat wajar. Tingkat formalitas salam perpisahan harus sesuai dengan formalitas panggilan.

Gute Nacht

Sopan

/GOO-teh NAKHT/

Arti harfiah: Selamat malam

Es ist schon spät. Gute Nacht, schlaf gut!

Sudah larut. Selamat malam, tidur yang nyenyak!

🌍

Dipakai khusus sebagai salam perpisahan, bukan sebagai salam pembuka. Diucapkan saat seseorang akan tidur atau saat berpisah larut malam. Sering dipasangkan dengan 'Schlaf gut!' (Tidur yang nyenyak!) agar lebih hangat.

Berbeda dari Guten Abend (selamat malam sebagai salam pembuka), Gute Nacht hanya untuk pamit. Ungkapan ini menandakan hari sudah selesai dan waktunya tidur. Banyak penutur bahasa Indonesia keliru karena "selamat malam" dalam bahasa Indonesia bisa dipakai sebagai salam pembuka dan penutup. Dalam bahasa Jerman, batasnya jelas: Guten Abend untuk menyapa, Gute Nacht untuk pamit.

Schönen Tag noch

Sopan

/SHUH-nen TAHK nokh/

Arti harfiah: Semoga sisa harimu menyenangkan

Hier ist Ihr Wechselgeld. Schönen Tag noch!

Ini kembaliannya. Semoga harimu menyenangkan!

🌍

Salam perpisahan sopan yang standar dari penjaga toko, kasir, dan pekerja layanan. Juga dipakai dalam percakapan sopan sehari-hari. Variasinya termasuk 'Schönes Wochenende' (selamat akhir pekan) dan 'Schönen Abend noch' (semoga malam Anda menyenangkan).

Schönen Tag noch adalah versi perpisahan dari layanan pelanggan yang baik: sopan, hangat, dan profesional. Anda akan mendengarnya di toko roti, kasir supermarket, apotek, dan klinik dokter. Ungkapan ini menyesuaikan waktu: Schönen Abend noch (semoga malam Anda menyenangkan) saat sudah gelap, Schönes Wochenende (selamat akhir pekan) pada hari Jumat. Respons yang alami adalah Danke, gleichfalls! (Terima kasih, sama-sama!).

Leb wohl

Formal

/layb VOHL/

Arti harfiah: Hiduplah dengan baik

Leb wohl, mein Freund. Ich werde dich vermissen.

Selamat tinggal, temanku. Aku akan merindukanmu.

🌍

Salam perpisahan yang bernuansa sastra dan emosional, menyiratkan perpisahan lama atau permanen. Jarang dipakai dalam percakapan sehari-hari, karena memberi kesan berat dan final. Umum dalam sastra, puisi, lirik lagu, dan perpisahan yang sangat emosional.

Leb wohl adalah salam perpisahan bahasa Jerman yang benar-benar berat. Ungkapan ini dipakai untuk momen perpisahan yang sungguh-sungguh: pindah ke negara lain, mengakhiri hubungan, atau pamit saat pertemuan di masa depan tidak pasti atau tidak mungkin. Dalam percakapan harian, memakai Leb wohl untuk pamit dari rekan kerja jam 5 sore akan terdengar sangat dramatis. Namun, pada momen yang tepat, ungkapan ini sangat menyentuh.

Ungkapan ini sering muncul dalam sastra dan musik Jerman, dari Goethe sampai lagu Schlager modern. Goethe-Institut mencatat kehadirannya yang bertahan dalam tradisi sastra Jerman sebagai salam perpisahan yang mengakui sakitnya perpisahan.


Salam Perpisahan Regional

Seperti salam pembuka yang sangat bervariasi di wilayah penutur bahasa Jerman, salam perpisahan juga begitu. Bentuk regional ini bukan bahasa gaul. Ini ungkapan standar dan dihormati di wilayahnya, serta terdokumentasi dalam Variantenwörterbuch des Deutschen.

Pfüat di

Santai

/PFEW-aht dee/

Arti harfiah: Semoga Tuhan melindungimu (Bayern)

Pfüat di, Sepp! Bis zum nächsten Stammtisch!

Dadah, Sepp! Sampai pertemuan rutin berikutnya!

🌍

Salam perpisahan santai yang standar di Bayern dan sebagian besar Austria. Berasal dari 'Behüte dich Gott' (Semoga Tuhan melindungimu). Senatural dan sesering 'Tschüss' di wilayah utara. Versi formalnya adalah 'Pfüat eana' (memakai bentuk Sie).

Pfüat di adalah padanan Bayern dan Austria untuk Tschüss, salam perpisahan sehari-hari yang langsung menunjukkan akar selatan Anda. Etimologinya hangat: berasal dari Behüte dich Gott (Semoga Tuhan melindungimu), meski dalam pemakaian modern tidak membawa nuansa religius.

Di Bayern, Anda akan mendengar Pfüat di di mana-mana: dari tukang daging, di Biergarten, di antara teman, di taksi. Memakai Tschüss di pedesaan Bayern, meski dipahami, bisa membuat Anda terlihat sebagai orang luar. Versi formalnya, Pfüat eana (memakai padanan pronomina sopan), dipakai untuk orang asing dan orang yang lebih tua.

Ade

Santai

/ah-DAY/

Arti harfiah: Kepada Tuhan (dari bahasa Prancis 'adieu')

Ade, mir sehen uns näschte Woch!

Dadah, kita ketemu minggu depan!

🌍

Salam perpisahan tradisional di barat daya Jerman: Baden-Württemberg, Swabia, dan sebagian Rheinland. Berasal langsung dari bahasa Prancis 'adieu.' Masih banyak dipakai berdampingan dengan 'Tschüss' di wilayah ini.

Ade adalah salam perpisahan khas Swabia, Baden, dan barat daya Jerman. Ungkapan ini berakar langsung dari adieu dalam bahasa Prancis, yang mencerminkan pertukaran budaya selama berabad-abad di sepanjang Rhein. Walau Tschüss makin umum di mana-mana, Ade tetap hidup sebagai salam perpisahan harian di Stuttgart, Freiburg, Tübingen, dan sekitarnya.

Variantenwörterbuch des Deutschen mengklasifikasikan Ade sebagai bentuk regional standar, bukan sisa dialek. Di barat daya, Anda akan mendengarnya dari semua usia dan dalam semua ragam bahasa.

Adie

Santai

/ah-DEE-eh/

Arti harfiah: Kepada Tuhan (varian Swiss dari 'adieu')

Adie zäme! Bis am Samschtig!

Dadah semuanya! Sampai Sabtu!

🌍

Salam perpisahan Jerman Swiss, terkait dengan 'Ade' tetapi dengan pelafalan khas Swiss. Standar di bagian Swiss yang berbahasa Jerman, berdampingan dengan 'Ciao.' 'Adie zäme' (dadah bersama) ditujukan untuk kelompok.

Adie (kadang ditulis Adieu dalam konteks Jerman Swiss) adalah padanan Swiss untuk Ade. Pelafalannya, dengan suku kata akhir yang lebih lembut dan panjang, sangat khas Swiss. Dipadukan dengan Ciao, yang juga sangat populer di Swiss, dua salam perpisahan ini mendominasi percakapan santai Jerman Swiss.

Servus

Santai

/ZEHR-voos/

Arti harfiah: Atas layananmu (dari bahasa Latin)

Servus! Wir müssen das bald wieder machen!

Dadah! Kita harus melakukan ini lagi segera!

🌍

Bisa dipakai sebagai salam pembuka DAN salam perpisahan di Bayern, Austria, dan sebagian Swiss. Berasal dari bahasa Latin 'servus humillimus' (hambamu yang paling rendah hati). Masuk bilang Servus, keluar bilang Servus, bisa untuk keduanya.

Servus adalah alat serbaguna dalam komunikasi Jerman selatan, bisa untuk halo dan dadah dengan sama mudah. Akar Latinnya (servus humillimus, hambamu yang paling rendah hati) sudah dipakai selama berabad-abad, dan kini hanya terasa sebagai sapaan hangat dan santai untuk menyapa atau pamit.

🌍 Peta Salam Perpisahan Regional di Jerman

Salam perpisahan bahasa Jerman membentuk peta regional yang jelas. Di utara (Hamburg, Bremen, Kiel), Tschüss mendominasi. Di Bayern dan Austria, Pfüat di dan Servus menjadi standar. Di barat daya (Stuttgart, Freiburg), Ade tetap bertahan. Di Swiss, Adie dan Ciao paling umum. Dan di mana-mana, Auf Wiedersehen menjadi pilihan formal yang netral. Jika Anda tahu salam mana untuk wilayah mana, itu menunjukkan pemahaman budaya yang nyata.


Cara Menanggapi Salam Perpisahan Bahasa Jerman

Mengetahui cara menanggapi saat seseorang pamit sama pentingnya dengan memulai salam perpisahan. Berikut respons yang paling alami.

Respons Perpisahan yang Umum

Mereka BilangAnda BilangCatatan
Tschüss!Tschüss! / Ciao!Ulangi atau pakai padanan santai lain
Auf WiedersehenAuf WiedersehenUlangi salam formalnya
Bis morgen!Bis morgen! / Ja, bis morgen!Ulangi, bisa tambah konfirmasi
Bis bald!Bis bald! / Ja, bis bald!Balas dengan mengulang
Mach's gut!Du auch! / Mach's auch gut!"Kamu juga!"
Schönen Tag noch!Danke, gleichfalls!"Terima kasih, sama-sama!"
Gute Nacht!Gute Nacht! Schlaf gut!Tambahkan "tidur yang nyenyak" agar hangat
Pfüat di!Pfüat di! / Servus!Ulangi atau pakai bentuk regional lain

💡 Aturan Mengulang untuk Salam Perpisahan

Seperti pada salam pembuka, mengulang salam perpisahan selalu aman. Jika seseorang berkata Pfüat di, balas Pfüat di. Jika mereka berkata Ade, balas Ade. Menyamakan bentuk regional menunjukkan rasa hormat dan kepekaan budaya, meski itu bukan dialek asli Anda.


Latihan dengan Konten Jerman Asli

Membaca tentang salam perpisahan memberi Anda pengetahuan, tetapi mendengarnya diucapkan penutur asli dalam percakapan alami yang membangun kelancaran. Film dan serial Jerman sangat cocok: dengarkan Tschüss dalam drama berlatar Berlin, Pfüat di dalam komedi Bayern, dan Servus dalam produksi Austria.

Wordy melangkah lebih jauh dengan memungkinkan Anda menonton film dan acara Jerman dengan subtitle interaktif. Ketuk salam perpisahan apa pun untuk melihat artinya, pelafalan, tingkat formalitas, dan konteks regional secara langsung. Alih-alih menghafal frasa dari daftar, Anda menyerapnya dari percakapan nyata dengan intonasi yang autentik.

Untuk konten bahasa Jerman lainnya, jelajahi blog kami untuk panduan seperti film terbaik untuk belajar bahasa Jerman, tempat Anda bisa menemukan film yang menampilkan setiap variasi regional bahasa Jerman. Kunjungi halaman belajar bahasa Jerman kami untuk mulai berlatih dengan konten penutur asli hari ini.

Pertanyaan yang sering diajukan

Apa cara paling umum untuk bilang selamat tinggal dalam bahasa Jerman?
Ucapan selamat tinggal santai yang paling umum dalam bahasa Jerman adalah 'Tschüss' (CHEWS). Ini dipakai di seluruh Jerman untuk situasi sehari-hari, dengan teman, rekan kerja, penjaga toko, dan kenalan. Untuk situasi formal, 'Auf Wiedersehen' (owf VEE-der-zay-en) adalah salam perpisahan sopan yang standar.
Apa bedanya 'Tschüss' dan 'Auf Wiedersehen'?
'Tschüss' bersifat santai dan ramah, mirip 'bye' dalam bahasa Inggris. 'Auf Wiedersehen' (secara harfiah 'sampai bertemu lagi') lebih formal dan sopan, setara 'goodbye' dalam konteks profesional atau penuh hormat. Gunakan 'Auf Wiedersehen' dengan orang asing, urusan bisnis, atau siapa pun yang Anda sapa dengan 'Sie'.
Bagaimana cara mengucapkan selamat tinggal di telepon dalam bahasa Jerman?
Di telepon, orang Jerman mengatakan 'Auf Wiederhören' (owf VEE-der-huh-ren), artinya 'sampai kita saling mendengar lagi.' Ini menggantikan 'Auf Wiedersehen' (sampai bertemu lagi) karena Anda tidak bisa melihat lawan bicara. Untuk telepon santai, 'Tschüss' atau 'Bis dann' juga cocok.
Apa arti 'Pfüat di'?
'Pfüat di' (PFEW-aht dee) adalah cara orang Bayern dan Austria mengucapkan selamat tinggal. Ungkapan ini berasal dari 'Behüte dich Gott' (Semoga Tuhan melindungimu). Ini adalah salam perpisahan santai yang umum di Bayern dan Austria, setara 'Tschüss' di wilayah utara. Versi formalnya 'Pfüat eana' (untuk orang yang disapa dengan 'Sie').
Apakah 'Ciao' dipakai dalam bahasa Jerman?
Ya. 'Ciao' (CHOW) banyak dipakai sebagai salam perpisahan santai di Jerman, Austria, dan Swiss, dipinjam dari bahasa Italia. Ini terutama umum di kalangan anak muda dan di Jerman selatan, Austria, serta Swiss, tempat pengaruh budaya Italia lebih kuat. 'Ciao' juga bisa dipakai sebagai sapaan, meski lebih jarang daripada dalam bahasa Italia.
Apa bedanya 'Bis bald' dan 'Bis später'?
'Bis bald' (bis BAHLT) berarti 'sampai jumpa segera' dan dipakai saat Anda berharap bertemu lagi tanpa waktu yang spesifik. 'Bis später' (bis SHPAY-ter) berarti 'sampai jumpa nanti' dan biasanya mengisyaratkan akan bertemu lagi di hari yang sama. Variasi lain yang umum: 'Bis morgen' (sampai besok) dan 'Bis dann' (sampai nanti).

Sumber & Referensi

  1. Duden, Deutsches Universalwörterbuch, edisi ke-9 (2023)
  2. Goethe-Institut, sumber belajar bahasa dan budaya Jerman
  3. Ethnologue: Languages of the World, entri bahasa Jerman (2024)
  4. Ammon, Ulrich (2015). 'Die Stellung der deutschen Sprache in der Welt.' De Gruyter.
  5. Variantenwörterbuch des Deutschen (2016), De Gruyter, edisi ke-2

Mulai belajar dengan Wordy

Tonton klip film asli dan tambah kosakata sambil jalan. Gratis untuk diunduh.

Unduh di App StoreDapatkan di Google PlayTersedia di Chrome Web Store

Panduan bahasa lainnya

Cara Mengucapkan Selamat Tinggal dalam Bahasa Jerman (Panduan 2026)