Jawaban cepat
Konjugasi kata kerja Jerman sebagian besar sistematis: pelajari akhiran kala kini, cara kata kerja berimbuhan pisah terbelah, dan bagaimana kala lampau biasanya dibentuk dengan haben/sein plus partisip lampau. Setelah menguasai urutan kata verba di posisi kedua dan bentuk tidak beraturan yang paling umum, kamu bisa membuat kalimat yang benar dalam bahasa Jerman sehari-hari dengan cepat.
Konjugasi kata kerja bahasa Jerman bisa dipelajari karena sebagian besar kata kerja mengikuti sedikit pola akhiran dan aturan urutan kata yang dapat diprediksi. Kuasai akhiran Präsens, posisi kata kerja kedua, prefiks yang bisa dipisah, dan bentuk lampau Perfekt, lalu kamu bisa membuat kalimat Jerman yang benar dalam percakapan nyata dengan cepat.
| Bahasa Indonesia | Bahasa Jerman | Pelafalan | Tingkat Kesopanan |
|---|---|---|---|
| I am | Ich bin | IKH bin | casual |
| I have | Ich habe | IKH HAH-buh | casual |
| I go | Ich gehe | IKH GAY-uh | casual |
| I can | Ich kann | IKH kahn | casual |
| I want | Ich will | IKH vil | casual |
| I have done | Ich habe gemacht | IKH HAH-buh guh-MAKHT | casual |
| I have gone | Ich bin gegangen | IKH bin guh-GAHNG-en | casual |
| I will do | Ich werde machen | IKH VAIR-duh MAKH-en | casual |
Mengapa konjugasi kata kerja bahasa Jerman penting (dan seberapa besar bahasa Jerman sebenarnya)
Bahasa Jerman adalah salah satu bahasa utama di Eropa, dengan sekitar 90 juta penutur asli (Ethnologue 2024). Bahasa ini juga menjadi bahasa kedua yang penting di Uni Eropa. Karena itu, tata bahasa Jerman sering muncul di sekolah, tempat kerja, dan perjalanan di seluruh kawasan.
Bahasa Jerman menjadi bahasa resmi di beberapa negara, termasuk Jerman, Austria, Swiss, Belgia, Luksemburg, dan Liechtenstein. Sebaran geografis ini membuat aksennya beragam. Namun aturan konjugasinya tetap stabil, dan ini kabar baik untuk pelajar.
Jika kamu sedang membangun kemampuan percakapan sehari-hari, pasangkan tata bahasa ini dengan dialog nyata. Mulai dari salam di cara mengucapkan halo dalam bahasa Jerman, lalu kembali ke sini dan masukkan bentuk kata kerja yang kamu butuhkan.
Aturan inti yang mengendalikan semuanya: kata kerja di posisi kedua (V2)
Konjugasi bahasa Jerman bukan hanya soal akhiran. Ini juga soal di mana kata kerja yang sudah dikonjugasikan ditempatkan.
Di sebagian besar klausa utama, bahasa Jerman adalah bahasa dengan aturan kata kerja di posisi kedua: kata kerja yang dikonjugasikan menempati posisi kedua, apa pun yang berada di posisi pertama (Duden Grammar 2022). Aturan ini yang membuat bahasa Jerman terasa "terbalik" bagi penutur bahasa Inggris.
Klausa utama: kata kerja ada di posisi 2
Semua ini benar, dan artinya sama:
| Apa yang berada di awal | Contoh | Pelafalan | Catatan |
|---|---|---|---|
| Subjek dulu | Ich gehe heute ins Kino. | IKH GAY-uh HOY-tuh ins KEE-noh | Netral |
| Waktu dulu | Heute gehe ich ins Kino. | HOY-tuh GAY-uh ikh ins KEE-noh | Penekanan pada "hari ini" |
| Tempat dulu | Ins Kino gehe ich heute. | ins KEE-noh GAY-uh ikh HOY-tuh | Penekanan pada tujuan |
Hanya satu slot yang boleh berada sebelum kata kerja. Jika kamu menaruh "Heute" di awal, kamu tidak bisa juga menaruh "Ich" sebelum kata kerja.
💡 Cek cepat untuk V2
Jika kamu bisa menunjuk kata kerja yang dikonjugasikan dan menghitung "satu, dua", kata kerja itu harus jatuh di "dua" dalam pernyataan normal. Bagian lain bisa berpindah di sekitarnya.
Klausa subordinat: kata kerja pindah ke akhir
Dalam klausa yang diawali kata seperti "weil" (VILE, karena) atau "dass" (dahs, bahwa), kata kerja yang dikonjugasikan biasanya berada di akhir (Duden Grammar 2022).
| Jenis | Contoh | Pelafalan |
|---|---|---|
| Klausa utama | Ich bleibe zu Hause. | IKH BLY-buh tsoo HOW-zuh |
| Klausa subordinat | ...weil ich zu Hause bleibe. | ...VILE ikh tsoo HOW-zuh BLY-buh |
Ini penting untuk konjugasi karena bentuk konjugasinya tetap sama. Namun kamu harus menempatkan kata kerja yang dikonjugasikan dengan benar agar terdengar alami.
Präsens: akhiran yang kamu pakai sepanjang hari
Kala kini (Präsens) mencakup "I go", "I am going", dan sering juga makna masa depan dekat dalam bahasa Jerman. Ini adalah kala dengan hasil paling besar untuk pemula.
Akhiran kata kerja beraturan (kata kerja lemah)
Ambil kata kerja beraturan seperti "machen" (MAKH-en, melakukan/membuat). Hapus "-en" untuk mendapatkan batang kata "mach-".
| Orang | Kata ganti | Akhiran | Contoh | Pelafalan |
|---|---|---|---|---|
| orang pertama tunggal | ich | -e | ich mache | IKH MAKH-uh |
| orang kedua tunggal | du | -st | du machst | doo makhst |
| orang ketiga tunggal | er/sie/es | -t | er macht | air makht |
| orang pertama jamak | wir | -en | wir machen | veer MAKH-en |
| orang kedua jamak | ihr | -t | ihr macht | eer makht |
| orang ketiga jamak / sopan | sie/Sie | -en | sie machen / Sie machen | zee MAKH-en / zee MAKH-en |
Perhatikan bahwa "wir" dan "sie/Sie" terlihat seperti bentuk infinitif. Ini memang penyederhanaan dibanding banyak bahasa lain.
Aturan ejaan dan bunyi yang akan langsung kamu temui
Ejaan bahasa Jerman berusaha menjaga pelafalan tetap konsisten. Namun batang kata kadang berubah agar lebih mudah diucapkan (Goethe-Institut, sumber tata bahasa).
Pola umum:
- Batang kata yang berakhir dengan -t atau -d sering menambah "e" sebelum -t/-st: "arbeiten" (AR-bye-ten, bekerja) menjadi "du arbeitest" (doo AR-bye-tesst).
- Beberapa kata kerja mengubah vokal pada orang kedua dan ketiga tunggal: "fahren" (FAH-ren, mengemudi) menjadi "du fährst" (dü fairsht), "er fährt" (air fairt).
⚠️ Kesalahan umum pelajar
Jangan menambahkan akhiran pada bentuk "ich" jika batang katanya sudah berakhir dengan -e. Kamu mengatakan "ich gehe" (IKH GAY-uh), bukan "ich gehen".
Tiga kata kerja yang wajib kamu hafal sejak awal: sein, haben, werden
Ini adalah kata kerja paling penting dalam bahasa Jerman. Bentuknya tidak beraturan, sangat sering dipakai, dan membangun kala lain.
sein
"sein" (ZINE, menjadi/ada) tidak beraturan dan dipakai terus-menerus.
| Orang | Bentuk | Pelafalan |
|---|---|---|
| ich | bin | bin |
| du | bist | bist |
| er/sie/es | ist | ist |
| wir | sind | zint |
| ihr | seid | zite |
| sie/Sie | sind | zint |
haben
"haben" (HAH-ben, memiliki) juga tidak beraturan pada bentuk tunggal.
| Orang | Bentuk | Pelafalan |
|---|---|---|
| ich | habe | HAH-buh |
| du | hast | hahst |
| er/sie/es | hat | haht |
| wir | haben | HAH-ben |
| ihr | habt | hahpt |
| sie/Sie | haben | HAH-ben |
werden
"werden" (VAIR-den, menjadi) dipakai untuk masa depan dan bentuk pasif.
| Orang | Bentuk | Pelafalan |
|---|---|---|
| ich | werde | VAIR-duh |
| du | wirst | veerst |
| er/sie/es | wird | veert |
| wir | werden | VAIR-den |
| ihr | werdet | VAIR-det |
| sie/Sie | werden | VAIR-den |
Secara budaya, "werden" sering muncul sebagai cara menghaluskan ucapan, terutama dalam konteks layanan: "Das wird dann 12 Euro" (Itu nanti jadi 12 euro). Ini terdengar kurang blak-blakan dibanding "Das ist 12 Euro."
Kata kerja modal: jalan pintas ke kalimat yang lancar
Kata kerja modal membantu kamu menyatakan kemampuan, keharusan, izin, dan keinginan. Kata-kata ini sering muncul dalam bahasa Jerman lisan, dan mengubah struktur kalimat.
Kata kerja modal termasuk "können" (KURN-en, bisa), "müssen" (MIUSS-en, harus), "dürfen" (DURF-en, boleh), "sollen" (ZOLL-en, sebaiknya), "wollen" (VOLL-en, ingin), "mögen" (MUR-gen, suka).
Aturan kunci: kata kerja modal yang dikonjugasikan, dan kata kerja lainnya pindah ke akhir dalam bentuk infinitif.
| Makna | Contoh | Pelafalan |
|---|---|---|
| Saya bisa pergi | Ich kann gehen. | IKH kahn GAY-en |
| Kita harus membayar | Wir müssen zahlen. | veer MIUSS-en TSAH-len |
| Dia ingin menelepon | Sie will anrufen. | zee vil AHN-roo-fen |
Struktur ini adalah salah satu alasan pelajar bahasa Jerman bisa berbicara lebih cepat dari yang mereka kira. Kamu bisa mempertahankan kata kerja kedua dalam bentuk kamus dan tetap benar.
Kata kerja yang bisa dipisah: mengapa prefiksnya terbang ke akhir
Kata kerja yang bisa dipisah adalah ciri khas bahasa Jerman, dan sangat sering muncul dalam percakapan sehari-hari, terutama dalam obrolan santai dan dialog TV.
Contoh: "anrufen" (AHN-roo-fen, menelepon), "aufstehen" (OWF-shtay-en, bangun), "mitkommen" (MIT-kom-en, ikut datang), "einkaufen" (INE-kow-fen, berbelanja).
Klausa utama: pisahkan prefiksnya
| Infinitif | Präsens | Kalimat contoh | Pelafalan |
|---|---|---|---|
| anrufen | ruft ... an | Ich rufe dich an. | IKH ROO-fuh dikh ahn |
| aufstehen | steht ... auf | Er steht um sieben auf. | air shtayt oom ZEE-ben owf |
| einkaufen | kauft ... ein | Wir kaufen heute ein. | veer KOW-fen HOY-tuh ine |
Dengan modal atau dalam Perfekt: tetap digabung
- Modal: "Ich will dich anrufen." (IKH vil dikh AHN-roo-fen)
- Perfekt: "Ich habe dich angerufen." (IKH HAH-buh dikh AHN-guh-roo-fen)
Prefiks tetap penting untuk makna. "rufen" berarti "berteriak/memanggil", tetapi "anrufen" berarti khusus "menelepon".
🌍 Tips mendengar dari TV Jerman di kehidupan nyata
Dalam ucapan cepat, prefiks yang terpisah bisa terdengar pelan dan singkat. Dalam sebuah adegan, kamu mungkin menangkap "Ich ruf dich..." dan melewatkan "an" di akhir. Latih diri untuk mendengar bagian akhir klausa, karena bahasa Jerman sering menyembunyikan makna penting di sana.
Kala lampau dalam bahasa Jerman nyata: Perfekt dulu, lalu Präteritum
Bahasa Jerman punya dua bentuk lampau utama yang akan kamu temui sejak awal: Perfekt dan Präteritum. Keduanya benar, tetapi pola pemakaiannya berbeda (Duden Grammar 2022; Goethe-Institut).
"Dalam bahasa Jerman, pilihan kala bukan hanya soal tata bahasa, tetapi juga ragam bahasa: narasi lisan cenderung memakai perfect, sedangkan narasi tertulis lebih memilih preterite."
Peter Eisenberg, Grundriss der deutschen Grammatik (2013)
Perfekt: kata kerja bantu + partisip lampau
Perfekt adalah pilihan default untuk membicarakan peristiwa lampau yang sudah selesai dalam percakapan.
Struktur:
- "haben" atau "sein" yang dikonjugasikan di posisi 2
- partisip lampau di akhir
| Makna | Contoh | Pelafalan |
|---|---|---|
| Saya makan | Ich habe gegessen. | IKH HAH-buh guh-GESS-en |
| Dia pergi | Sie ist gegangen. | zee ist guh-GAHNG-en |
| Kami menonton | Wir haben gesehen. | veer HAH-ben guh-ZAY-en |
Cara membentuk partisip lampau (Partizip II)
Untuk banyak kata kerja beraturan: "ge-" + batang kata + "(e)t"
- "machen" -> "gemacht" (guh-MAKHT)
- "spielen" -> "gespielt" (guh-SHPEELT)
Untuk banyak kata kerja tidak beraturan: "ge-" + batang kata yang berubah + "en"
- "gehen" -> "gegangen" (guh-GAHNG-en)
- "sehen" -> "gesehen" (guh-ZAY-en)
Untuk kata kerja yang bisa dipisah, "ge" masuk di antara prefiks dan batang kata:
- "anrufen" -> "angerufen" (AHN-guh-roo-fen)
- "aufstehen" -> "aufgestanden" (OWF-guh-SHTAHN-den)
sein vs haben: aturan praktis untuk memilih
Gunakan "sein" terutama untuk:
- gerak: gehen, kommen, fahren (bepergian dengan kendaraan)
- perubahan keadaan: aufstehen, einschlafen (tertidur), sterben
Gunakan "haben" untuk sebagian besar kata kerja lainnya.
Jika kamu ragu, cek entri kamus. Namun heuristik "gerak atau perubahan" biasanya bekerja baik dalam percakapan.
Präteritum: umum dalam tulisan, plus beberapa kata kerja sehari-hari
Bentuk Präteritum penting untuk membaca, berita, dan banyak buku. Dalam percakapan, bentuk ini paling sering muncul pada:
- sein: ich war (IKH vahr)
- haben: ich hatte (IKH HAH-tuh)
- modal: ich konnte, ich musste, ich wollte
Karena itu kamu akan lebih sering mendengar: "Ich war gestern da" daripada "Ich bin gestern da gewesen" dalam obrolan santai.
Masa depan: Präsens sering cukup, tetapi ini Futur I
Bahasa Jerman sering memakai Präsens dengan kata waktu untuk makna masa depan:
- "Morgen gehe ich arbeiten." (Besok saya pergi bekerja.)
Futur I memakai "werden" + infinitif, dan umum dipakai untuk:
- pengumuman formal
- prediksi
- asumsi
| Makna | Contoh | Pelafalan |
|---|---|---|
| Saya akan menelepon | Ich werde anrufen. | IKH VAIR-duh AHN-roo-fen |
| Akan hujan | Es wird regnen. | es veert REG-nen |
Negasi dan pertanyaan: konjugasi bertemu urutan kata
Kamu bisa mengonjugasikan dengan sempurna dan tetap terdengar salah jika penempatan kata kerjanya keliru.
Pertanyaan ya-tidak: kata kerja duluan
| Pernyataan | Pertanyaan | Pelafalan |
|---|---|---|
| Du kommst heute. | Kommst du heute? | komst doo HOY-tuh |
| Sie haben Zeit. | Haben Sie Zeit? | HAH-ben zee TSITE |
Pertanyaan W: kata tanya dulu, kata kerja kedua
Kata tanya bahasa Jerman termasuk "wer" (vair, siapa), "was" (vahs, apa), "wo" (voh, di mana), "wann" (vahn, kapan), "warum" (vah-ROOM, mengapa), "wie" (vee, bagaimana).
Contoh:
- "Warum kommst du so spät?" (vah-ROOM komst doo zoh shpayt)
Jika kamu ingin lebih banyak latihan membuat pertanyaan, gabungkan panduan ini dengan frasa percakapan singkat dari cara mengucapkan selamat tinggal dalam bahasa Jerman, karena perpisahan sering berisi pertanyaan cepat seperti "Komm gut nach Hause?" (Sampai rumah dengan selamat?).
Paket latihan ringkas: 12 kata kerja yang mencakup sebagian besar percakapan
Jika kamu mempelajari ini, kamu bisa menggambarkan kehidupan sehari-hari, rencana, dan pendapat. Pelafalan ini adalah perkiraan untuk penutur bahasa Inggris.
| Infinitif | Pelafalan | Makna | Partisip Perfekt | Pelafalan |
|---|---|---|---|---|
| sein | ZINE | to be | gewesen | guh-VAY-zen |
| haben | HAH-ben | to have | gehabt | guh-HAPT |
| werden | VAIR-den | to become | geworden | guh-VOR-den |
| gehen | GAY-en | to go | gegangen | guh-GAHNG-en |
| kommen | KOM-en | to come | gekommen | guh-KOM-en |
| machen | MAKH-en | to do/make | gemacht | guh-MAKHT |
| sagen | ZAH-gen | to say | gesagt | guh-ZAHKT |
| sehen | ZAY-en | to see | gesehen | guh-ZAY-en |
| geben | GAY-ben | to give | gegeben | guh-GAY-ben |
| nehmen | NAY-men | to take | genommen | guh-NOM-en |
| finden | FIN-den | to find | gefunden | guh-FOON-den |
| anrufen | AHN-roo-fen | to call | angerufen | AHN-guh-roo-fen |
Kesalahan umum yang bahkan dilakukan pelajar tingkat lanjut
Kesalahan ini bisa diprediksi, dan kamu bisa memperbaikinya dengan satu minggu latihan yang fokus.
Tertukar antara "Sie" dan "sie"
"Sie" (zee) adalah "Anda" formal, dan memakai bentuk kata kerja orang ketiga jamak: "Sie machen". "sie" (zee) bisa berarti "mereka" atau "dia (perempuan)", dan konteks yang menentukan.
Di subtitle, petunjuknya adalah huruf kapital. Dalam ucapan, petunjuknya adalah bentuk kata kerja dan situasinya.
Lupa prefiks pada kata kerja yang bisa dipisah
Pelajar sering mengatakan: "Ich rufe dich" lalu berhenti. Penutur asli menunggu prefiksnya jatuh di akhir.
Latih diri untuk menuntaskan klausa. Kebiasaan ini meningkatkan kemampuan mendengar dan berbicara sekaligus.
Menaruh infinitif terlalu awal dengan kata kerja modal
Salah: "Ich gehen kann."
Benar: "Ich kann gehen."
Kata kerja modal adalah kata kerja yang dikonjugasikan, jadi harus menempati slot V2.
💡 Gunakan cuplikan film untuk mengunci urutan kata
Urutan kata lebih mudah dipelajari lewat pendengaran daripada lewat aturan. Saat kamu mendengar pola yang sama di berbagai adegan, otakmu mulai menebak di mana kata kerja dan prefiks akan jatuh.
Cara berlatih konjugasi dengan Wordy (tanpa mengubahnya jadi latihan mekanis)
Konjugasi lebih melekat saat kamu melihatnya dalam konteks, bukan saat kamu hanya mengisi bagian kosong. Karena itu dialog autentik penting.
Rutinitas sederhana:
- Pilih satu kala untuk satu minggu (Präsens, lalu Perfekt).
- Simpan 10 klip pendek dengan pola kata kerja yang sama (modal + infinitif, atau kata kerja yang bisa dipisah).
- Tiru kalimatnya dengan suara keras, fokus pada kata kerja dan akhir klausa.
- Tulis ulang kalimatnya dengan satu perubahan (kata waktu, subjek, objek).
Jika kamu ingin susunan belajar yang lebih terstruktur, bandingkan pendekatan di perbandingan jujur kami tentang aplikasi belajar bahasa. Lalu gunakan panduan konjugasi ini sebagai tulang punggung tata bahasamu.
Wawasan budaya: alasan bahasa Jerman terdengar "langsung" sering hanya soal penempatan kata kerja
Bahasa Inggris sering menaruh informasi kunci di awal. Bahasa Jerman sering menaruh makna penting di akhir: infinitif, partisip, atau prefiks yang bisa dipisah.
Ini bisa terasa blak-blakan atau menegangkan, tergantung bahasa ibumu. Dalam percakapan nyata, orang Jerman juga memakai pelembut seperti "mal" (mahl, kira-kira "sebentar saja") atau "vielleicht" (fee-LYKHt, mungkin), tetapi tata bahasanya tetap mendorong kata aksi ke posisi yang kuat.
Jika kamu belajar kalimat emosional atau romantis, pilihan kata kerja dan kala juga penting. Frasa seperti "Ich habe dich lieb" vs "Ich liebe dich" bukan hanya kosakata. Ini juga cara bahasa Jerman mengemas komitmen dan intensitas. Untuk konteks lebih lanjut, lihat cara mengatakan I love you dalam bahasa Jerman.
Catatan penggunaan bahasa yang bertanggung jawab: kata kerja juga menggerakkan slang
Saat kamu menguasai konjugasi, kamu akan memahami lebih banyak slang dan bahasa yang lebih keras. Banyak hinaan dan makian dibangun dari bentuk imperatif dan konstruksi modal.
Jika kamu penasaran, tetaplah edukatif dan peka konteks: kata-kata makian bahasa Jerman menjelaskan tingkat kekasaran dan pemakaian. Memahami tata bahasa membantu kamu mengenali nada, tetapi kamu tidak perlu mengulang semua yang kamu dengar.
Daftar cek minimal agar kamu siap "berkonjugasi"
Kamu siap berbicara dengan nyaman saat kamu bisa melakukan ini tanpa berhenti:
- Mengonjugasikan kata kerja beraturan di Präsens untuk semua orang.
- Memakai "sein" dan "haben" dengan benar di kala kini.
- Membentuk Perfekt dengan partisip di akhir.
- Menjaga V2 di klausa utama dan kata kerja di akhir pada klausa "weil/dass".
- Memisahkan kata kerja yang bisa dipisah di Präsens, dan menggabungkannya saat memakai modal.
Untuk jalur belajar bahasa Jerman yang lebih terstruktur, jelajahi blog Wordy atau langsung latihan di /learn/german.
Pertanyaan yang sering diajukan
Cara paling mudah belajar konjugasi kata kerja bahasa Jerman apa?
Orang Jerman lebih sering pakai Präteritum atau Perfekt dalam percakapan sehari-hari?
Kapan saya memakai sein vs haben untuk bentuk lampau bahasa Jerman?
Apa itu kata kerja berimbuhan pisah dalam bahasa Jerman, dan kenapa bisa terpisah?
Berapa banyak penutur bahasa Jerman, dan di mana bahasa ini resmi?
Sumber & Referensi
- Dudenredaktion, Duden Band 4: Die Grammatik, Edisi ke-10, 2022
- Institut für Deutsche Sprache (IDS), Sumber daya tata bahasa dan penggunaan bahasa, diakses 2026
- Goethe-Institut, Belajar bahasa Jerman: tata bahasa dan kala, diakses 2026
- Ethnologue, Profil Bahasa German (deu), edisi ke-27, 2024
- Eisenberg, Peter, Grundriss der deutschen Grammatik, Edisi ke-4, 2013
Mulai belajar dengan Wordy
Tonton klip film asli dan tambah kosakata sambil jalan. Gratis untuk diunduh.

