← Kembali ke Blog
🇩🇪Jerman

Panduan Konjugasi Kata Kerja Bahasa Jerman: Kala, Akhiran, dan Urutan Kata

Oleh SandorDiperbarui: 17 Maret 202612 mnt baca

Jawaban cepat

Konjugasi kata kerja Jerman sebagian besar sistematis: pelajari akhiran kala kini, cara kata kerja berimbuhan pisah terbelah, dan bagaimana kala lampau biasanya dibentuk dengan haben/sein plus partisip lampau. Setelah menguasai urutan kata verba di posisi kedua dan bentuk tidak beraturan yang paling umum, kamu bisa membuat kalimat yang benar dalam bahasa Jerman sehari-hari dengan cepat.

Konjugasi kata kerja bahasa Jerman bisa dipelajari karena sebagian besar kata kerja mengikuti sedikit pola akhiran dan aturan urutan kata yang dapat diprediksi. Kuasai akhiran Präsens, posisi kata kerja kedua, prefiks yang bisa dipisah, dan bentuk lampau Perfekt, lalu kamu bisa membuat kalimat Jerman yang benar dalam percakapan nyata dengan cepat.

Bahasa IndonesiaBahasa JermanPelafalanTingkat Kesopanan
I amIch binIKH bincasual
I haveIch habeIKH HAH-buhcasual
I goIch geheIKH GAY-uhcasual
I canIch kannIKH kahncasual
I wantIch willIKH vilcasual
I have doneIch habe gemachtIKH HAH-buh guh-MAKHTcasual
I have goneIch bin gegangenIKH bin guh-GAHNG-encasual
I will doIch werde machenIKH VAIR-duh MAKH-encasual

Mengapa konjugasi kata kerja bahasa Jerman penting (dan seberapa besar bahasa Jerman sebenarnya)

Bahasa Jerman adalah salah satu bahasa utama di Eropa, dengan sekitar 90 juta penutur asli (Ethnologue 2024). Bahasa ini juga menjadi bahasa kedua yang penting di Uni Eropa. Karena itu, tata bahasa Jerman sering muncul di sekolah, tempat kerja, dan perjalanan di seluruh kawasan.

Bahasa Jerman menjadi bahasa resmi di beberapa negara, termasuk Jerman, Austria, Swiss, Belgia, Luksemburg, dan Liechtenstein. Sebaran geografis ini membuat aksennya beragam. Namun aturan konjugasinya tetap stabil, dan ini kabar baik untuk pelajar.

Jika kamu sedang membangun kemampuan percakapan sehari-hari, pasangkan tata bahasa ini dengan dialog nyata. Mulai dari salam di cara mengucapkan halo dalam bahasa Jerman, lalu kembali ke sini dan masukkan bentuk kata kerja yang kamu butuhkan.

Aturan inti yang mengendalikan semuanya: kata kerja di posisi kedua (V2)

Konjugasi bahasa Jerman bukan hanya soal akhiran. Ini juga soal di mana kata kerja yang sudah dikonjugasikan ditempatkan.

Di sebagian besar klausa utama, bahasa Jerman adalah bahasa dengan aturan kata kerja di posisi kedua: kata kerja yang dikonjugasikan menempati posisi kedua, apa pun yang berada di posisi pertama (Duden Grammar 2022). Aturan ini yang membuat bahasa Jerman terasa "terbalik" bagi penutur bahasa Inggris.

Klausa utama: kata kerja ada di posisi 2

Semua ini benar, dan artinya sama:

Apa yang berada di awalContohPelafalanCatatan
Subjek duluIch gehe heute ins Kino.IKH GAY-uh HOY-tuh ins KEE-nohNetral
Waktu duluHeute gehe ich ins Kino.HOY-tuh GAY-uh ikh ins KEE-nohPenekanan pada "hari ini"
Tempat duluIns Kino gehe ich heute.ins KEE-noh GAY-uh ikh HOY-tuhPenekanan pada tujuan

Hanya satu slot yang boleh berada sebelum kata kerja. Jika kamu menaruh "Heute" di awal, kamu tidak bisa juga menaruh "Ich" sebelum kata kerja.

💡 Cek cepat untuk V2

Jika kamu bisa menunjuk kata kerja yang dikonjugasikan dan menghitung "satu, dua", kata kerja itu harus jatuh di "dua" dalam pernyataan normal. Bagian lain bisa berpindah di sekitarnya.

Klausa subordinat: kata kerja pindah ke akhir

Dalam klausa yang diawali kata seperti "weil" (VILE, karena) atau "dass" (dahs, bahwa), kata kerja yang dikonjugasikan biasanya berada di akhir (Duden Grammar 2022).

JenisContohPelafalan
Klausa utamaIch bleibe zu Hause.IKH BLY-buh tsoo HOW-zuh
Klausa subordinat...weil ich zu Hause bleibe....VILE ikh tsoo HOW-zuh BLY-buh

Ini penting untuk konjugasi karena bentuk konjugasinya tetap sama. Namun kamu harus menempatkan kata kerja yang dikonjugasikan dengan benar agar terdengar alami.

Präsens: akhiran yang kamu pakai sepanjang hari

Kala kini (Präsens) mencakup "I go", "I am going", dan sering juga makna masa depan dekat dalam bahasa Jerman. Ini adalah kala dengan hasil paling besar untuk pemula.

Akhiran kata kerja beraturan (kata kerja lemah)

Ambil kata kerja beraturan seperti "machen" (MAKH-en, melakukan/membuat). Hapus "-en" untuk mendapatkan batang kata "mach-".

OrangKata gantiAkhiranContohPelafalan
orang pertama tunggalich-eich macheIKH MAKH-uh
orang kedua tunggaldu-stdu machstdoo makhst
orang ketiga tunggaler/sie/es-ter machtair makht
orang pertama jamakwir-enwir machenveer MAKH-en
orang kedua jamakihr-tihr machteer makht
orang ketiga jamak / sopansie/Sie-ensie machen / Sie machenzee MAKH-en / zee MAKH-en

Perhatikan bahwa "wir" dan "sie/Sie" terlihat seperti bentuk infinitif. Ini memang penyederhanaan dibanding banyak bahasa lain.

Aturan ejaan dan bunyi yang akan langsung kamu temui

Ejaan bahasa Jerman berusaha menjaga pelafalan tetap konsisten. Namun batang kata kadang berubah agar lebih mudah diucapkan (Goethe-Institut, sumber tata bahasa).

Pola umum:

  • Batang kata yang berakhir dengan -t atau -d sering menambah "e" sebelum -t/-st: "arbeiten" (AR-bye-ten, bekerja) menjadi "du arbeitest" (doo AR-bye-tesst).
  • Beberapa kata kerja mengubah vokal pada orang kedua dan ketiga tunggal: "fahren" (FAH-ren, mengemudi) menjadi "du fährst" (dü fairsht), "er fährt" (air fairt).

⚠️ Kesalahan umum pelajar

Jangan menambahkan akhiran pada bentuk "ich" jika batang katanya sudah berakhir dengan -e. Kamu mengatakan "ich gehe" (IKH GAY-uh), bukan "ich gehen".

Tiga kata kerja yang wajib kamu hafal sejak awal: sein, haben, werden

Ini adalah kata kerja paling penting dalam bahasa Jerman. Bentuknya tidak beraturan, sangat sering dipakai, dan membangun kala lain.

sein

"sein" (ZINE, menjadi/ada) tidak beraturan dan dipakai terus-menerus.

OrangBentukPelafalan
ichbinbin
dubistbist
er/sie/esistist
wirsindzint
ihrseidzite
sie/Siesindzint

haben

"haben" (HAH-ben, memiliki) juga tidak beraturan pada bentuk tunggal.

OrangBentukPelafalan
ichhabeHAH-buh
duhasthahst
er/sie/eshathaht
wirhabenHAH-ben
ihrhabthahpt
sie/SiehabenHAH-ben

werden

"werden" (VAIR-den, menjadi) dipakai untuk masa depan dan bentuk pasif.

OrangBentukPelafalan
ichwerdeVAIR-duh
duwirstveerst
er/sie/eswirdveert
wirwerdenVAIR-den
ihrwerdetVAIR-det
sie/SiewerdenVAIR-den

Secara budaya, "werden" sering muncul sebagai cara menghaluskan ucapan, terutama dalam konteks layanan: "Das wird dann 12 Euro" (Itu nanti jadi 12 euro). Ini terdengar kurang blak-blakan dibanding "Das ist 12 Euro."

Kata kerja modal: jalan pintas ke kalimat yang lancar

Kata kerja modal membantu kamu menyatakan kemampuan, keharusan, izin, dan keinginan. Kata-kata ini sering muncul dalam bahasa Jerman lisan, dan mengubah struktur kalimat.

Kata kerja modal termasuk "können" (KURN-en, bisa), "müssen" (MIUSS-en, harus), "dürfen" (DURF-en, boleh), "sollen" (ZOLL-en, sebaiknya), "wollen" (VOLL-en, ingin), "mögen" (MUR-gen, suka).

Aturan kunci: kata kerja modal yang dikonjugasikan, dan kata kerja lainnya pindah ke akhir dalam bentuk infinitif.

MaknaContohPelafalan
Saya bisa pergiIch kann gehen.IKH kahn GAY-en
Kita harus membayarWir müssen zahlen.veer MIUSS-en TSAH-len
Dia ingin meneleponSie will anrufen.zee vil AHN-roo-fen

Struktur ini adalah salah satu alasan pelajar bahasa Jerman bisa berbicara lebih cepat dari yang mereka kira. Kamu bisa mempertahankan kata kerja kedua dalam bentuk kamus dan tetap benar.

Kata kerja yang bisa dipisah: mengapa prefiksnya terbang ke akhir

Kata kerja yang bisa dipisah adalah ciri khas bahasa Jerman, dan sangat sering muncul dalam percakapan sehari-hari, terutama dalam obrolan santai dan dialog TV.

Contoh: "anrufen" (AHN-roo-fen, menelepon), "aufstehen" (OWF-shtay-en, bangun), "mitkommen" (MIT-kom-en, ikut datang), "einkaufen" (INE-kow-fen, berbelanja).

Klausa utama: pisahkan prefiksnya

InfinitifPräsensKalimat contohPelafalan
anrufenruft ... anIch rufe dich an.IKH ROO-fuh dikh ahn
aufstehensteht ... aufEr steht um sieben auf.air shtayt oom ZEE-ben owf
einkaufenkauft ... einWir kaufen heute ein.veer KOW-fen HOY-tuh ine

Dengan modal atau dalam Perfekt: tetap digabung

  • Modal: "Ich will dich anrufen." (IKH vil dikh AHN-roo-fen)
  • Perfekt: "Ich habe dich angerufen." (IKH HAH-buh dikh AHN-guh-roo-fen)

Prefiks tetap penting untuk makna. "rufen" berarti "berteriak/memanggil", tetapi "anrufen" berarti khusus "menelepon".

🌍 Tips mendengar dari TV Jerman di kehidupan nyata

Dalam ucapan cepat, prefiks yang terpisah bisa terdengar pelan dan singkat. Dalam sebuah adegan, kamu mungkin menangkap "Ich ruf dich..." dan melewatkan "an" di akhir. Latih diri untuk mendengar bagian akhir klausa, karena bahasa Jerman sering menyembunyikan makna penting di sana.

Kala lampau dalam bahasa Jerman nyata: Perfekt dulu, lalu Präteritum

Bahasa Jerman punya dua bentuk lampau utama yang akan kamu temui sejak awal: Perfekt dan Präteritum. Keduanya benar, tetapi pola pemakaiannya berbeda (Duden Grammar 2022; Goethe-Institut).

"Dalam bahasa Jerman, pilihan kala bukan hanya soal tata bahasa, tetapi juga ragam bahasa: narasi lisan cenderung memakai perfect, sedangkan narasi tertulis lebih memilih preterite."
Peter Eisenberg, Grundriss der deutschen Grammatik (2013)

Perfekt: kata kerja bantu + partisip lampau

Perfekt adalah pilihan default untuk membicarakan peristiwa lampau yang sudah selesai dalam percakapan.

Struktur:

  • "haben" atau "sein" yang dikonjugasikan di posisi 2
  • partisip lampau di akhir
MaknaContohPelafalan
Saya makanIch habe gegessen.IKH HAH-buh guh-GESS-en
Dia pergiSie ist gegangen.zee ist guh-GAHNG-en
Kami menontonWir haben gesehen.veer HAH-ben guh-ZAY-en

Cara membentuk partisip lampau (Partizip II)

Untuk banyak kata kerja beraturan: "ge-" + batang kata + "(e)t"

  • "machen" -> "gemacht" (guh-MAKHT)
  • "spielen" -> "gespielt" (guh-SHPEELT)

Untuk banyak kata kerja tidak beraturan: "ge-" + batang kata yang berubah + "en"

  • "gehen" -> "gegangen" (guh-GAHNG-en)
  • "sehen" -> "gesehen" (guh-ZAY-en)

Untuk kata kerja yang bisa dipisah, "ge" masuk di antara prefiks dan batang kata:

  • "anrufen" -> "angerufen" (AHN-guh-roo-fen)
  • "aufstehen" -> "aufgestanden" (OWF-guh-SHTAHN-den)

sein vs haben: aturan praktis untuk memilih

Gunakan "sein" terutama untuk:

  • gerak: gehen, kommen, fahren (bepergian dengan kendaraan)
  • perubahan keadaan: aufstehen, einschlafen (tertidur), sterben

Gunakan "haben" untuk sebagian besar kata kerja lainnya.

Jika kamu ragu, cek entri kamus. Namun heuristik "gerak atau perubahan" biasanya bekerja baik dalam percakapan.

Präteritum: umum dalam tulisan, plus beberapa kata kerja sehari-hari

Bentuk Präteritum penting untuk membaca, berita, dan banyak buku. Dalam percakapan, bentuk ini paling sering muncul pada:

  • sein: ich war (IKH vahr)
  • haben: ich hatte (IKH HAH-tuh)
  • modal: ich konnte, ich musste, ich wollte

Karena itu kamu akan lebih sering mendengar: "Ich war gestern da" daripada "Ich bin gestern da gewesen" dalam obrolan santai.

Masa depan: Präsens sering cukup, tetapi ini Futur I

Bahasa Jerman sering memakai Präsens dengan kata waktu untuk makna masa depan:

  • "Morgen gehe ich arbeiten." (Besok saya pergi bekerja.)

Futur I memakai "werden" + infinitif, dan umum dipakai untuk:

  • pengumuman formal
  • prediksi
  • asumsi
MaknaContohPelafalan
Saya akan meneleponIch werde anrufen.IKH VAIR-duh AHN-roo-fen
Akan hujanEs wird regnen.es veert REG-nen

Negasi dan pertanyaan: konjugasi bertemu urutan kata

Kamu bisa mengonjugasikan dengan sempurna dan tetap terdengar salah jika penempatan kata kerjanya keliru.

Pertanyaan ya-tidak: kata kerja duluan

PernyataanPertanyaanPelafalan
Du kommst heute.Kommst du heute?komst doo HOY-tuh
Sie haben Zeit.Haben Sie Zeit?HAH-ben zee TSITE

Pertanyaan W: kata tanya dulu, kata kerja kedua

Kata tanya bahasa Jerman termasuk "wer" (vair, siapa), "was" (vahs, apa), "wo" (voh, di mana), "wann" (vahn, kapan), "warum" (vah-ROOM, mengapa), "wie" (vee, bagaimana).

Contoh:

  • "Warum kommst du so spät?" (vah-ROOM komst doo zoh shpayt)

Jika kamu ingin lebih banyak latihan membuat pertanyaan, gabungkan panduan ini dengan frasa percakapan singkat dari cara mengucapkan selamat tinggal dalam bahasa Jerman, karena perpisahan sering berisi pertanyaan cepat seperti "Komm gut nach Hause?" (Sampai rumah dengan selamat?).

Paket latihan ringkas: 12 kata kerja yang mencakup sebagian besar percakapan

Jika kamu mempelajari ini, kamu bisa menggambarkan kehidupan sehari-hari, rencana, dan pendapat. Pelafalan ini adalah perkiraan untuk penutur bahasa Inggris.

InfinitifPelafalanMaknaPartisip PerfektPelafalan
seinZINEto begewesenguh-VAY-zen
habenHAH-bento havegehabtguh-HAPT
werdenVAIR-dento becomegewordenguh-VOR-den
gehenGAY-ento gogegangenguh-GAHNG-en
kommenKOM-ento comegekommenguh-KOM-en
machenMAKH-ento do/makegemachtguh-MAKHT
sagenZAH-gento saygesagtguh-ZAHKT
sehenZAY-ento seegesehenguh-ZAY-en
gebenGAY-bento givegegebenguh-GAY-ben
nehmenNAY-mento takegenommenguh-NOM-en
findenFIN-dento findgefundenguh-FOON-den
anrufenAHN-roo-fento callangerufenAHN-guh-roo-fen

Kesalahan umum yang bahkan dilakukan pelajar tingkat lanjut

Kesalahan ini bisa diprediksi, dan kamu bisa memperbaikinya dengan satu minggu latihan yang fokus.

Tertukar antara "Sie" dan "sie"

"Sie" (zee) adalah "Anda" formal, dan memakai bentuk kata kerja orang ketiga jamak: "Sie machen". "sie" (zee) bisa berarti "mereka" atau "dia (perempuan)", dan konteks yang menentukan.

Di subtitle, petunjuknya adalah huruf kapital. Dalam ucapan, petunjuknya adalah bentuk kata kerja dan situasinya.

Lupa prefiks pada kata kerja yang bisa dipisah

Pelajar sering mengatakan: "Ich rufe dich" lalu berhenti. Penutur asli menunggu prefiksnya jatuh di akhir.

Latih diri untuk menuntaskan klausa. Kebiasaan ini meningkatkan kemampuan mendengar dan berbicara sekaligus.

Menaruh infinitif terlalu awal dengan kata kerja modal

Salah: "Ich gehen kann."
Benar: "Ich kann gehen."

Kata kerja modal adalah kata kerja yang dikonjugasikan, jadi harus menempati slot V2.

💡 Gunakan cuplikan film untuk mengunci urutan kata

Urutan kata lebih mudah dipelajari lewat pendengaran daripada lewat aturan. Saat kamu mendengar pola yang sama di berbagai adegan, otakmu mulai menebak di mana kata kerja dan prefiks akan jatuh.

Cara berlatih konjugasi dengan Wordy (tanpa mengubahnya jadi latihan mekanis)

Konjugasi lebih melekat saat kamu melihatnya dalam konteks, bukan saat kamu hanya mengisi bagian kosong. Karena itu dialog autentik penting.

Rutinitas sederhana:

  1. Pilih satu kala untuk satu minggu (Präsens, lalu Perfekt).
  2. Simpan 10 klip pendek dengan pola kata kerja yang sama (modal + infinitif, atau kata kerja yang bisa dipisah).
  3. Tiru kalimatnya dengan suara keras, fokus pada kata kerja dan akhir klausa.
  4. Tulis ulang kalimatnya dengan satu perubahan (kata waktu, subjek, objek).

Jika kamu ingin susunan belajar yang lebih terstruktur, bandingkan pendekatan di perbandingan jujur kami tentang aplikasi belajar bahasa. Lalu gunakan panduan konjugasi ini sebagai tulang punggung tata bahasamu.

Wawasan budaya: alasan bahasa Jerman terdengar "langsung" sering hanya soal penempatan kata kerja

Bahasa Inggris sering menaruh informasi kunci di awal. Bahasa Jerman sering menaruh makna penting di akhir: infinitif, partisip, atau prefiks yang bisa dipisah.

Ini bisa terasa blak-blakan atau menegangkan, tergantung bahasa ibumu. Dalam percakapan nyata, orang Jerman juga memakai pelembut seperti "mal" (mahl, kira-kira "sebentar saja") atau "vielleicht" (fee-LYKHt, mungkin), tetapi tata bahasanya tetap mendorong kata aksi ke posisi yang kuat.

Jika kamu belajar kalimat emosional atau romantis, pilihan kata kerja dan kala juga penting. Frasa seperti "Ich habe dich lieb" vs "Ich liebe dich" bukan hanya kosakata. Ini juga cara bahasa Jerman mengemas komitmen dan intensitas. Untuk konteks lebih lanjut, lihat cara mengatakan I love you dalam bahasa Jerman.

Catatan penggunaan bahasa yang bertanggung jawab: kata kerja juga menggerakkan slang

Saat kamu menguasai konjugasi, kamu akan memahami lebih banyak slang dan bahasa yang lebih keras. Banyak hinaan dan makian dibangun dari bentuk imperatif dan konstruksi modal.

Jika kamu penasaran, tetaplah edukatif dan peka konteks: kata-kata makian bahasa Jerman menjelaskan tingkat kekasaran dan pemakaian. Memahami tata bahasa membantu kamu mengenali nada, tetapi kamu tidak perlu mengulang semua yang kamu dengar.

Daftar cek minimal agar kamu siap "berkonjugasi"

Kamu siap berbicara dengan nyaman saat kamu bisa melakukan ini tanpa berhenti:

  • Mengonjugasikan kata kerja beraturan di Präsens untuk semua orang.
  • Memakai "sein" dan "haben" dengan benar di kala kini.
  • Membentuk Perfekt dengan partisip di akhir.
  • Menjaga V2 di klausa utama dan kata kerja di akhir pada klausa "weil/dass".
  • Memisahkan kata kerja yang bisa dipisah di Präsens, dan menggabungkannya saat memakai modal.

Untuk jalur belajar bahasa Jerman yang lebih terstruktur, jelajahi blog Wordy atau langsung latihan di /learn/german.

Pertanyaan yang sering diajukan

Cara paling mudah belajar konjugasi kata kerja bahasa Jerman apa?
Mulai dari akhiran kala kini (-e, -st, -t, -en, -t, -en) dan latih dengan 10 kata kerja yang paling sering dipakai (sein, haben, gehen, machen, kommen). Lalu tambahkan aturan verba di posisi kedua dan kata kerja berimbuhan pisah. Urutan ini cepat membuatmu bisa menyusun kalimat tanpa menghafal semua kala sekaligus.
Orang Jerman lebih sering pakai Präteritum atau Perfekt dalam percakapan sehari-hari?
Dalam percakapan sehari-hari, bahasa Jerman biasanya lebih sering memakai Perfekt (haben/sein + partisip lampau), terutama di Jerman selatan, Austria, dan Swiss. Präteritum lebih umum di tulisan dan pada beberapa kata kerja yang sangat sering seperti sein, haben, serta kata kerja modal. Menguasai keduanya membantu memahami media dan berbicara lebih natural.
Kapan saya memakai sein vs haben untuk bentuk lampau bahasa Jerman?
Pakai sein (ZINE) terutama untuk kata kerja gerak atau perubahan keadaan, seperti gehen, kommen, fahren, aufstehen, dan sterben. Pakai haben (HAH-ben) untuk sebagian besar kata kerja lain, terutama tindakan yang punya objek, seperti machen, sehen, kaufen. Jika bisa dijawab 'ke mana perginya atau apa yang berubah?', biasanya sein.
Apa itu kata kerja berimbuhan pisah dalam bahasa Jerman, dan kenapa bisa terpisah?
Kata kerja berimbuhan pisah punya prefiks yang berpindah ke akhir klausa pada kala kini dan lampau sederhana, misalnya anrufen menjadi 'Ich rufe dich an.' Pemisahan ini adalah pola inti urutan kata bahasa Jerman, bukan pilihan. Pada infinitif dan dengan kata kerja bantu, bentuknya tetap menyatu: 'Ich will dich anrufen.'
Berapa banyak penutur bahasa Jerman, dan di mana bahasa ini resmi?
Bahasa Jerman punya sekitar 90 juta penutur asli di seluruh dunia, dan menjadi bahasa resmi di beberapa negara Eropa, termasuk Jerman, Austria, Swiss, Belgia, Luksemburg, dan Liechtenstein. Sebaran yang luas ini membuat aksen dan kosakata bisa berbeda, tetapi sistem konjugasinya umumnya tetap konsisten.

Sumber & Referensi

  1. Dudenredaktion, Duden Band 4: Die Grammatik, Edisi ke-10, 2022
  2. Institut für Deutsche Sprache (IDS), Sumber daya tata bahasa dan penggunaan bahasa, diakses 2026
  3. Goethe-Institut, Belajar bahasa Jerman: tata bahasa dan kala, diakses 2026
  4. Ethnologue, Profil Bahasa German (deu), edisi ke-27, 2024
  5. Eisenberg, Peter, Grundriss der deutschen Grammatik, Edisi ke-4, 2013

Mulai belajar dengan Wordy

Tonton klip film asli dan tambah kosakata sambil jalan. Gratis untuk diunduh.

Unduh di App StoreDapatkan di Google PlayTersedia di Chrome Web Store

Panduan bahasa lainnya