Jawaban cepat
Konjugasi kata kerja Korea terutama soal dua hal: kala dan tingkat kesopanan. Mulai dari bentuk kamus (berakhiran -다), temukan stem, lalu tambahkan akhiran seperti -아요/-어요 (kini sopan), -았어요/-었어요 (lampau sopan), dan -(으)ㄹ 거예요 (akan sopan). Setelah menguasai gaya 해요체, kamu bisa beralih ke kasual (-아/-어) atau formal (-(스)ㅂ니다) dengan aturan inti yang sama.
Konjugasi kata kerja Korea lebih sederhana daripada yang terlihat jika kamu memperlakukannya sebagai sebuah sistem, ambil batang kata kerja (bentuk kamus tanpa -다), lalu tambahkan akhiran yang mengekspresikan kesopanan (tingkat tutur) dan tata bahasa (waktu, modus, atau penghubung). Jika kamu mempelajari gaya sehari-hari yang sopan, yaitu 해요체, terlebih dulu, kamu bisa mengucapkan sebagian besar kalimat nyata dengan menguasai tiga akhiran inti: -아요/-어요 (kini), -았어요/-었어요 (lampau), dan -(으)ㄹ 거예요 (masa depan).
Bahasa Korea dituturkan oleh sekitar 82 juta orang di seluruh dunia (Ethnologue, edisi ke-27, 2024), dan konjugasi yang kamu dengar di K-drama dan percakapan harian di Seoul sangat dipengaruhi pilihan kesopanan, bukan oleh orang atau jumlah. Itulah sebabnya “panduan konjugasi kata kerja” dalam bahasa Korea juga merupakan panduan tentang nada sosial.
Jika kamu ingin frasa bertahan hidup yang cepat sambil membangun kemampuan konjugasi, mulai dari salam di panduan kami tentang cara mengucapkan halo dalam bahasa Korea, lalu kembali ke sini untuk memahami mengapa akhiran itu berubah.
Apa arti “konjugasi” dalam bahasa Korea (dan mengapa rasanya berbeda)
Dalam bahasa Indonesia, konjugasi sering dipahami sebagai perubahan bentuk kata kerja untuk waktu atau aspek. Bahasa Korea tidak mengubah kata kerja berdasarkan orang atau jumlah, jadi “saya pergi” dan “mereka pergi” memakai bentuk kata kerja yang sama.
Sebaliknya, konjugasi bahasa Korea memadatkan makna ke dalam akhiran: kesopanan, waktu, modus, dan apakah kalimat itu pernyataan, pertanyaan, saran, atau perintah. Karena itu, batang kata kerja yang sama bisa menghasilkan banyak bentuk permukaan.
Ahli bahasa Ho-min Sohn, dalam karyanya tentang bahasa Korea, menekankan bahwa tingkat tutur adalah bagian inti dari tata bahasa Korea, bukan “tambahan sopan santun” yang opsional. Jika kamu mengabaikannya, kamu bisa benar secara tata bahasa tetapi tetap terdengar salah secara sosial.
Mulai dari sini: bentuk kamus, batang, dan dasar harmoni vokal
Bentuk kamus (-다)
Kata kerja di kamus berakhir dengan -다, seperti 가다 (pergi) atau 먹다 (makan). Ini bukan bentuk yang kamu pakai dalam percakapan normal.
Batang (hapus -다)
Hapus -다 untuk mendapatkan batang:
- 가다 → 가-
- 먹다 → 먹-
- 하다 → 하-
Dari situ, kamu menempelkan akhiran.
Pilihan kunci: -아 vs -어
Untuk banyak akhiran, kamu memilih antara vokal keluarga 아 dan keluarga 어 berdasarkan vokal terakhir pada batang.
Aturan praktis untuk pemula:
- Jika vokal terakhir batang adalah ㅏ atau ㅗ, biasanya memakai -아.
- Selain itu, biasanya memakai -어.
Contoh:
- 가- (ㅏ) → 가요
- 오- (ㅗ) → 와요 (kontraksi)
- 먹- (ㅓ) → 먹어요
- 마시- (ㅣ) → 마셔요 (kontraksi)
💡 Strategi yang ramah untuk pemula
Pilih satu tingkat tutur (해요체) dan satu waktu dalam satu tahap. Buat bentuk kini otomatis dulu, lalu tambah lampau, lalu masa depan. Konjugasi Korea jadi lebih mudah saat otakmu berhenti memilih ulang “gaya” di setiap kalimat.
Tingkat tutur paling berguna: 해요체 (sopan sehari-hari)
해요체 adalah gaya sopan default untuk kehidupan sehari-hari: berbicara dengan orang asing, rekan kerja yang tidak dekat, staf layanan, teman sekelas, dan kebanyakan situasi publik yang santai. Ini juga gaya yang banyak buku pelajaran prioritaskan di awal.
Dalam percakapan nyata, orang sering mencampur 해요체 dengan intonasi ramah dan kontraksi. Campuran itu bagian besar dari terdengar natural.
Waktu kini dalam 해요체: -아요 / -어요 / -해요
Cara membentuknya
- Ambil batang.
- Tambahkan -아요 atau -어요.
- Terapkan kontraksi yang umum.
Berikut pola yang akan kamu temui terus-menerus:
- 가다 → 가요 (bukan 가아요)
- 먹다 → 먹어요
- 마시다 → 마셔요
- 보다 → 봐요
- 오다 → 와요
- 하다 → 해요
Catatan pelafalan (supaya kamu mengenalinya di drama)
Ucapan bahasa Korea sering mereduksi suku kata. Kamu akan mendengar:
- 하여요 → 해요
- 보아요 → 봐요
- 오아요 (tidak dipakai) tetapi 오 + 아요 menjadi 와요
Karena itu, bentuk yang terlihat “seperti buku teks” bisa terasa berbeda dari yang kamu dengar.
Kata kerja 하다: mesin produktivitas bahasa Korea
Banyak sekali kata kerja Korea dibentuk dengan 하다, sering dari nomina Sino-Korea (공부하다, 운동하다). Begitu kamu tahu 하다 → 해요, kamu membuka banyak kosakata dengan cepat.
Ini salah satu alasan banyak pelajar merasa bahasa Korea “melaju” setelah beberapa ratus kata pertama.
Waktu lampau dalam 해요체: -았어요 / -었어요 / -했어요
Cara membentuknya
- Ambil batang.
- Tambahkan -았- setelah batang ㅏ/ㅗ, selain itu -었-.
- Tambahkan -어요 untuk menyelesaikan akhiran sopan.
Contoh:
- 가다 → 갔어요
- 오다 → 왔어요
- 먹다 → 먹었어요
- 마시다 → 마셨어요
- 하다 → 했어요
Maknanya dalam pemakaian nyata
Dalam bahasa Korea sehari-hari, bentuk lampau ini dipakai untuk tindakan yang selesai, dan juga untuk “keadaan saat ini yang merupakan hasil dari tindakan lampau” dalam konteks tertentu, tergantung kata kerjanya. Nanti kamu akan mempelajari bentuk keadaan-hasil terpisah, yaitu -아/어 있다, tetapi jangan menunggu sempurna untuk mulai berbicara.
Masa depan dalam 해요체: -(으)ㄹ 거예요
Ini konstruksi masa depan lisan yang paling umum untuk rencana dan prediksi.
Cara membentuknya
- Jika batang berakhir dengan konsonan: tambahkan -을 거예요
- Jika berakhir dengan vokal: tambahkan -ㄹ 거예요
Contoh:
- 먹다 → 먹을 거예요
- 가다 → 갈 거예요
- 하다 → 할 거예요
Nada budaya: “masa depan yang lembut”
-(으)ㄹ 거예요 sering terdengar kurang kaku dibanding “akan” yang tegas. Nuansanya bisa terasa seperti “saya mau” atau “kayaknya saya akan”, tergantung konteks dan intonasi.
Jika kamu ingin masa depan yang lebih formal, kamu akan melihat -겠습니다 dalam pengumuman dan pidato, tetapi itu bukan hal pertama yang perlu dipelajari untuk percakapan harian.
Gaya santai: 해체 (-아 / -어)
Setelah kamu menguasai 해요체, menurunkan kesopanan itu mudah secara mekanis, kamu menghapus 요 dan sering memakai akhiran yang lebih pendek.
Contoh:
- 가요 → 가
- 먹어요 → 먹어
- 했어요 → 했어
- 갈 거예요 → 갈 거야
Ini gaya yang dipakai dengan teman dekat, saudara, dan orang sebaya saat kamu punya hubungan itu. Ini juga gaya yang kamu dengar terus-menerus di K-drama antara karakter yang dekat.
🌍 Mengapa mengganti gaya itu penting dalam bahasa Korea
Dalam bahasa Korea, mengubah tingkat tutur mengubah hubungan yang kamu tampilkan pada saat itu. Memakai gaya santai terlalu cepat bisa terasa lancang, sedangkan memakai gaya formal dengan teman dekat bisa terasa dingin atau berjarak. Banyak orang Korea memakai 해요체 sebagai titik tengah yang aman sampai kedekatan jelas terbentuk.
Untuk melihat lebih jauh bagaimana kesopanan muncul dalam frasa sehari-hari, bandingkan akhiran di cara mengucapkan selamat tinggal dalam bahasa Korea dan perhatikan kapan 요 muncul dan kapan menghilang.
Gaya sopan formal: 합니다체 (-(스)ㅂ니다)
합니다체 umum dipakai dalam presentasi formal, berita, pengumuman resmi, dan beberapa konteks kerja. Gaya ini sopan, tetapi lebih berjarak dan terasa “publik”.
Pernyataan: -(스)ㅂ니다
- Jika batang berakhir dengan vokal: -ㅂ니다
- Jika batang berakhir dengan konsonan: -습니다
Contoh:
- 가다 → 갑니다
- 먹다 → 먹습니다
- 하다 → 합니다
Pertanyaan: -(스)ㅂ니까?
Contoh:
- 갑니까?
- 먹습니까?
- 합니까?
⚠️ Kesalahan umum pelajar
Jangan mencampur akhiran 합니다체 dengan akhiran 해요체 dalam satu klausa. Misalnya, 합니다요 bukan kombinasi yang normal. Pilih satu gaya per kalimat sampai kamu cukup nyaman untuk memahami pencampuran gaya yang sengaja dipakai untuk humor atau suara karakter.
Menghubungkan kata kerja: akhiran yang membuat bahasa Korea terdengar lancar
Lompatan besar dalam bahasa Korea terjadi saat kamu berhenti berbicara dengan kalimat terpisah dan mulai merangkai klausa. Akhiran penghubung ini sangat sering muncul dalam ucapan dan subtitle.
-고 (dan, lalu)
- 밥 먹고 커피 마셔요.
“Saya makan, lalu minum kopi.”
-(아/어)서 (jadi, karena, lalu)
- 집에 가서 쉬어요.
“Saya pulang dan istirahat.”
Akhiran ini sering menyiratkan urutan alami atau alasan, dan sangat umum dalam bahasa Korea lisan.
-(으)면 (jika, ketika)
- 시간 있으면 만나요.
“Kalau ada waktu, ayo ketemu.”
-지만 (tapi, walaupun)
- 비싸지만 맛있어요.
“Mahal, tapi enak.”
Di sinilah konjugasi menjadi “bahasa Korea yang sebenarnya”, karena kamu dipaksa menangani batang dengan cepat.
Bentuk tidak beraturan yang penting (yang benar-benar kamu temui di awal)
Bahasa Korea punya beberapa pola konjugasi tidak beraturan. Kamu tidak perlu semuanya sekaligus, tetapi kamu perlu yang umum sejak awal karena muncul di kata kerja sehari-hari.
Sumber tata bahasa dari National Institute of Korean Language (온라인가나다) memperlakukan ini sebagai pola standar, bukan pengecualian yang bisa kamu abaikan. Pelajari sebagai “perilaku batang alternatif”.
Tidak beraturan ㅂ
Beberapa kata sifat dan kata kerja berakhiran ㅂ mengubah ㅂ menjadi 우/오 sebelum akhiran yang diawali vokal.
- 춥다 (dingin) → 추워요
- 덥다 (panas) → 더워요
Tidak semua kata kerja ㅂ itu tidak beraturan, tetapi dua ini sangat umum, jadi layak dihafal segera.
Tidak beraturan ㄷ
Beberapa ㄷ berubah menjadi ㄹ sebelum vokal.
- 듣다 (mendengar) → 들어요
- 걷다 (berjalan) → 걸어요
Tidak beraturan ㅅ
Beberapa ㅅ hilang sebelum vokal.
- 짓다 (membangun) → 지어요
Tidak beraturan 르
르 mengganda menjadi ㄹㄹ dan menambahkan 아/어.
- 모르다 → 몰라요
- 빠르다 → 빨라요
Kontraksi 하다 (sangat umum)
- 하 + 아요 → 해요
- 하 + 았어요 → 했어요
Jika kamu hanya menghafal satu pola kontraksi, pilih yang ini.
Kata kerja vs kata sifat dalam bahasa Korea: keduanya “berkonjugasi”
Dalam bahasa Korea, kata deskriptif seperti 예쁘다 (cantik) dan 크다 (besar) berperilaku seperti kata kerja karena berkonjugasi ke akhiran kalimat. Banyak buku pelajaran menyebutnya “kata sifat”, tetapi secara fungsi sering lebih tepat dianggap “kata kerja deskriptif”.
Contoh:
- 예뻐요. “Cantik.”
- 컸어요. “Dulu besar.”
Ini penting karena pelajar kadang menunggu “belajar kata sifat nanti”, padahal kamu sudah mengonjugasinya sejak hari pertama.
Negasi: 안 dan -지 않다
안 + kata kerja (sederhana, umum)
- 안 가요. “Saya tidak pergi.”
- 안 먹어요. “Saya tidak memakannya.”
-지 않다 (lebih eksplisit, fleksibel)
- 가지 않아요.
- 먹지 않아요.
Keduanya normal. 안 lebih pendek dan sangat umum dalam ucapan, sedangkan -지 않다 bisa terasa sedikit lebih sengaja.
Bertanya dengan sopan: -아요/-어요 sebagai pertanyaan, dan -주세요
Akhiran pernyataan menjadi pertanyaan lewat intonasi:
- 가요? “Kamu pergi?”
- 먹어요? “Kamu memakannya?”
Untuk permintaan sopan, -주세요 adalah salah satu pola paling berguna:
- 물 주세요. “Air, ya.”
- 도와주세요. “Tolong bantu.”
Kamu akan mendengar ini terus-menerus dalam konteks layanan, jadi penting untuk memasangkannya dengan latihan mendengar yang nyata. Jika kamu membangun kelancaran frasa yang praktis, panduan kami tentang cara mengatakan aku cinta kamu dalam bahasa Korea adalah contoh bagus tentang bagaimana akhiran bergeser sesuai kedekatan dan nada.
Honorifik dalam konjugasi: -(으)시-
Honorifik menunjukkan hormat kepada subjek kalimat (sering orang yang lebih tua atau lebih senior), bukan kepada pendengar. Ini konsep kunci dalam bahasa Korea.
Tambahkan -(으)시- sebelum akhiran
- 가다 → 가세요 (dari 가 + 시 + 어요)
- 먹다 → 드세요 (honorifik pengganti untuk 먹다 dalam banyak konteks)
- 하다 → 하세요
Walau kamu belum siap memakai honorifik secara aktif, kamu perlu mengenalinya. Honorifik muncul dalam pengumuman, layanan pelanggan, dan percakapan keluarga.
Materi King Sejong Institute memperkenalkan -(으)시- sejak awal karena ini kebutuhan kehidupan nyata, bukan hiasan tata bahasa tingkat lanjut.
Rencana konjugasi “satu minggu” yang praktis dan efektif
Hari 1: Mengambil batang dan waktu kini 해요체
Pilih 20 kata kerja yang sangat sering dipakai dan buat bentuk sopan kini menjadi otomatis. Ucapkan keras-keras.
Hari 2: Waktu lampau
Ubah 20 kata kerja yang sama ke bentuk lampau. Latih kontraksinya (갔어요, 왔어요, 했어요).
Hari 3: Rencana masa depan
Tambahkan -(으)ㄹ 거예요 ke set yang sama. Latih kalimat dengan “besok”.
Hari 4: Penghubung
Tambahkan -고 dan -(아/어)서. Sekarang kamu bisa berbicara dengan pikiran dua klausa.
Hari 5: Negasi
Tambahkan 안 dan -지 않다. Buat pasangan positif dan negatif.
Hari 6: Konversi ke gaya santai
Ubah kalimat yang paling sering kamu pakai dari 해요체 ke 해체. Jangan pakai dengan orang asing dulu, tetapi latih telingamu untuk drama.
Hari 7: Tinjau bentuk tidak beraturan
Fokus pada 덥다/춥다, 듣다/걷다, 모르다/빠르다. Ini muncul terus-menerus.
Jika kamu ingin peta jalan yang lebih luas untuk membangun tata bahasa yang bisa dipakai lewat input nyata, lihat cara belajar bahasa dengan film. Konjugasi menempel lebih cepat saat kamu berulang kali mendengar akhiran yang sama dalam konteks.
Cara mendengar konjugasi dalam ucapan nyata (dan tidak melewatkannya)
Akhiran bahasa Korea itu pendek dan sering direduksi. Dalam ucapan cepat, “tata bahasanya” bisa terasa seperti menghilang.
Latih telingamu untuk:
- 요 sebagai penanda kesopanan
- ㅆ sebagai penanda lampau (갔-, 했-)
- ㄹ 거 sebagai penanda masa depan (갈 거-, 할 거-)
- 서/고/면 sebagai penghubung klausa
Ini juga alasan subtitle sangat berguna, kamu bisa menjeda dan memetakan bunyi ke akhiran.
Jika kamu juga penasaran bagaimana bahasa Korea mengubah nada lewat bahasa tabu dan intensitas, panduan kami tentang kata-kata makian dalam bahasa Korea menjelaskan mengapa beberapa akhiran dan partikel dihilangkan atau ditegaskan dalam ucapan yang panas. Jangan meniru bentuk itu, tetapi pelajari untuk mengenalinya.
Kesalahan umum yang menghambat kemajuan (dan perbaikan cepat)
Kesalahan 1: mencoba mempelajari semua tingkat tutur sekaligus
Perbaikan: kuasai 해요체 dulu. Tambahkan 합니다체 hanya saat kamu membutuhkannya.
Kesalahan 2: menganggap kontraksi sebagai “bahasa gaul”
Perbaikan: kontraksi seperti 해요, 봐요, 와요 adalah bahasa Korea lisan yang standar.
Kesalahan 3: menghafal aturan tetapi tidak menghafal kata kerja
Perbaikan: konjugasi itu keterampilan, bukan tabel. Latih 20 kata kerja secara mendalam, lalu perluas.
Kesalahan 4: mengabaikan honorifik sepenuhnya
Perbaikan: setidaknya kenali -(으)시- dan permintaan honorifik umum seperti -세요.
Memakai konjugasi Korea di dalam pembelajaran klip ala Wordy
Cara tercepat untuk membuat akhiran menjadi otomatis adalah menempelkannya pada adegan yang kamu ingat. Saat kamu berulang kali mendengar karakter mengatakan 갔어요 dalam situasi tertentu, otakmu menyimpan konjugasi sebagai satu paket, bukan sebagai aturan.
Alur kerja yang bagus adalah: simpan kalimatnya, pisahkan kata kerjanya, lalu buat 5 variasi (kini, lampau, masa depan, negatif, penghubung). Itu mengubah satu subtitle menjadi latihan konjugasi mini.
Untuk dasar bahasa Korea lain yang cocok dipasangkan dengan pendekatan ini, jelajahi blog Wordy dan bangun rutinitas kecil “tata bahasa plus mendengar” alih-alih mengerjakan konjugasi secara terpisah.
Pertanyaan yang sering diajukan
Akhiran kata kerja Korea apa yang paling bagus untuk pemula?
Bagaimana cara menemukan stem kata kerja Korea?
Apakah konjugasi Korea lebih sulit daripada konjugasi Jepang?
Apa bedanya 해요체 dan 합니다체?
Apakah kata kerja Korea berubah mengikuti orang seperti dalam bahasa Inggris?
Sumber & Referensi
- National Institute of Korean Language (국립국어원), Kamus Standar Bahasa Korea (표준국어대사전), diakses 2026
- National Institute of Korean Language (국립국어원), sumber Tata Bahasa Korea (온라인가나다), diakses 2026
- King Sejong Institute Foundation, materi kurikulum Sejong Korean (세종한국어), diakses 2026
- Ethnologue, edisi ke-27, 2024
Mulai belajar dengan Wordy
Tonton klip film asli dan tambah kosakata sambil jalan. Gratis untuk diunduh.

