Imperfetto Bahasa Italia: Panduan Jelas untuk Kebiasaan Lampau, Latar, dan 'Dulu Sering'
Jawaban cepat
Imperfetto dalam bahasa Italia adalah bentuk lampau untuk situasi yang berlangsung, kebiasaan berulang, dan deskripsi latar, seperti 'dulu saya sering pergi' atau 'sedang hujan.' Pakai untuk hal yang sedang terjadi, yang dulu biasa terjadi, dan bagaimana keadaan saat itu, lalu beralih ke passato prossimo untuk peristiwa yang sudah selesai.
Imperfetto dalam bahasa Italia adalah bentuk lampau yang kamu pakai untuk situasi yang berlangsung, kebiasaan yang berulang, dan deskripsi latar, pada dasarnya cara bahasa Italia untuk mengatakan “sedang”, “dulu biasa”, dan “adalah” dalam sebuah adegan: pioveva (pyoh-VEH-vah, sedang hujan), andavo (ahn-DAH-voh, dulu saya biasa pergi), era (EH-rah, itu adalah).
Bahasa Italia dituturkan oleh sekitar 60 juta penutur asli, dan digunakan di banyak negara serta komunitas di seluruh dunia (Ethnologue, edisi ke-27, 2024). Kalau kamu ingin memahami dialog yang nyata, imperfetto itu wajib, karena ia membawa “tekstur” waktu lampau: rutinitas, perasaan, cuaca, dan apa yang sedang terjadi ketika sesuatu yang lain terjadi.
Kalau kamu juga ingin frasa sehari-hari yang cocok dipasangkan dengan bentuk lampau ini, mulai dari sapaan seperti cara mengatakan halo dalam bahasa Italia dan ungkapan perpisahan seperti cara mengatakan selamat tinggal dalam bahasa Italia. Imperfetto langsung muncul dalam cerita yang orang ceritakan tepat setelah sapaan itu.
Apa sebenarnya makna imperfetto (dalam satu gagasan)
Imperfetto berarti “imperfektif” dalam istilah aspek: ia menampilkan situasi lampau sebagai sesuatu yang berlangsung, kebiasaan, atau tanpa menyorot titik akhirnya.
Itulah sebabnya ia sering terasa seperti “was/were + -ing” atau “used to”, tetapi kuncinya adalah sudut pandang, bukan terjemahan.
Ahli linguistik yang meneliti aspek, seperti Bernard Comrie dalam Aspect, menjelaskan bentuk imperfektif sebagai cara melihat peristiwa dari dalam, tanpa menampilkannya sebagai selesai. Bingkai ini persis sama dengan cara penutur Italia memakai imperfetto dalam narasi.
Kapan memakai imperfetto: 5 fungsi inti
1) Aksi yang sedang berlangsung di masa lampau (lampau “sedang berjalan”)
Gunakan imperfetto ketika sesuatu terjadi selama rentang waktu tertentu.
- Studiavo quando mi hai chiamato. (stoo-dee-AH-voh KWAHN-doh mee ah-ee kyah-MAH-toh)
Saya sedang belajar ketika kamu menelepon saya.
Belajarnya adalah proses latar. Teleponnya adalah peristiwa yang selesai, jadi dipakai passato prossimo.
2) Kebiasaan atau rutinitas di masa lampau (“dulu biasa”)
Ini makna “dulu biasa” yang paling klasik.
- Da piccolo andavo al mare ogni estate. (dah PEEK-koh-loh ahn-DAH-voh ahl MAH-reh OH-ny ee-STAHT-eh)
Waktu saya kecil, saya dulu biasa pergi ke laut setiap musim panas.
Frasa waktu seperti ogni giorno (OH-ny JOR-noh, setiap hari), sempre (SEHM-preh, selalu), spesso (SPEHS-soh, sering) sangat mendorong kamu ke imperfetto.
3) Keadaan, perasaan, dan deskripsi di masa lampau
Imperfetto adalah pilihan default untuk “bagaimana keadaan saat itu.”
-
Era stanco. (EH-rah STAHN-koh)
Dia lelah. -
La città era bellissima. (lah cheet-TAH EH-rah behl-LEE-see-mah)
Kotanya sangat indah.
Ini salah satu penggunaan yang paling “Italia” dalam bercerita: kamu melukis suasana, lalu kamu memasukkan peristiwa ke dalamnya.
4) Latar dalam narasi (membangun suasana)
Dalam bahasa Italia lisan, imperfetto adalah bentuk untuk suasana.
- Era tardi, faceva freddo, e pioveva. (EH-rah TAHR-dee, fah-CHEH-vah FREHD-doh, eh pyoh-VEH-vah)
Sudah larut, dingin, dan sedang hujan.
Lalu alurnya bergerak:
- A un certo punto è arrivato Luca. (ah oon CHEHR-toh POON-toh eh ah-ree-VAH-toh LOO-kah)
Pada suatu titik, Luca datang.
Ritme “latar imperfektif + peristiwa perfektif” ini adalah salah satu alasan dialog Italia di film terasa sangat hidup.
5) Pelunakan yang sopan (terutama dengan volere, dovere, potere)
Dalam banyak konteks, imperfetto bisa melunakkan permintaan atau pernyataan, sehingga terdengar tidak terlalu tajam.
-
Volevo chiederle una cosa. (voh-LEH-voh kyay-DEHR-leh OO-nah KOH-zah)
Saya ingin menanyakan sesuatu. -
Dovevo parlarle. (doh-VEH-voh pahr-LAHR-leh)
Saya perlu berbicara dengan Anda.
Ini soal pragmatik, bukan “waktu lampau” dalam arti ketat. Ini umum dalam situasi layanan dan percakapan formal, dan sejalan dengan pembahasan di rujukan pemakaian bahasa Italia ketika mereka membahas pilihan kala sebagai strategi kesopanan (lihat catatan pemakaian Treccani dan Accademia della Crusca, diakses 2026).
🌍 Mengapa orang Italia suka imperfetto dalam cerita
Dalam percakapan bahasa Italia, orang sering memulai anekdot dengan suasana: cuaca, mood, apa yang sedang mereka lakukan. Imperfetto adalah pilihan default karena memberi sinyal 'ini latarnya, ikuti dulu.' Lalu passato prossimo memberi pukulannya: siapa yang datang, apa yang terjadi, apa yang berubah.
Cara membentuk imperfetto (kata kerja beraturan)
Kabar baiknya: akhiran ini konsisten, dan begitu kamu menguasainya kamu bisa mengonjugasi ribuan kata kerja.
Kata kerja -are (parlare)
Batang: parl- (pahr-l)
| io | tu | lui/lei | noi | voi | loro |
|---|---|---|---|---|---|
| parlavo | parlavi | parlava | parlavamo | parlavate | parlavano |
Patokan pelafalan:
- parlavo (pahr-LAH-voh)
- parlavamo (pahr-lah-VAH-moh)
Kata kerja -ere (prendere)
Batang: prend- (prehnd-)
| io | tu | lui/lei | noi | voi | loro |
|---|---|---|---|---|---|
| prendevo | prendevi | prendeva | prendevamo | prendevate | prendevano |
Patokan pelafalan:
- prendevo (prehnd-EH-voh)
Kata kerja -ire (dormire)
Batang: dorm- (dor-m)
| io | tu | lui/lei | noi | voi | loro |
|---|---|---|---|---|---|
| dormivo | dormivi | dormiva | dormivamo | dormivate | dormivano |
Patokan pelafalan:
- dormivo (dor-MEE-voh)
💡 Trik hafalan cepat yang benar-benar bekerja
Akhiran imperfetto pada dasarnya satu blok: -vo, -vi, -va, -vamo, -vate, -vano, dengan vokal tema yang berubah: a untuk -are, e untuk -ere, i untuk -ire. Kalau kamu bisa mengucapkan 'vo-vi-va-vamo-vate-vano' dengan lancar, kamu sudah dekat.
Imperfetto tidak beraturan yang wajib kamu tahu
Bentuk-bentuk ini muncul terus dalam percakapan nyata, jadi hafalkan sejak awal.
Essere
essere (EHS-seh-reh) adalah tulang punggung untuk deskripsi.
| io | tu | lui/lei | noi | voi | loro |
|---|---|---|---|---|---|
| ero | eri | era | eravamo | eravate | erano |
Pelafalan:
- ero (EH-roh)
- erano (EH-rah-noh)
Fare
fare (FAH-reh) sangat umum dan tidak beraturan.
| io | tu | lui/lei | noi | voi | loro |
|---|---|---|---|---|---|
| facevo | facevi | faceva | facevamo | facevate | facevano |
Pelafalan:
- facevo (fah-CHEH-voh)
Dire
dire (DEE-reh) juga tidak beraturan.
| io | tu | lui/lei | noi | voi | loro |
|---|---|---|---|---|---|
| dicevo | dicevi | diceva | dicevamo | dicevate | dicevano |
Pelafalan:
- dicevo (dee-CHEH-voh)
Bere (jebakan ejaan yang umum)
bere (BEH-reh) menjadi bevevo (beh-VEH-voh), bukan berevo.
Ini jenis ketidakberaturan berfrekuensi tinggi yang lebih penting daripada kata kerja buku teks yang jarang.
Imperfetto vs passato prossimo: aturan keputusan yang bisa kamu percaya
Kalau kamu hanya mengingat satu aturan, ingat ini:
- Imperfetto: latar, berlangsung, berulang, deskriptif, “tanpa titik akhir yang disorot.”
- Passato prossimo: peristiwa selesai, perubahan, “sesuatu terjadi.”
Satu cerita dalam dua kala
-
Ieri sera guardavo un film. (YEH-ree SEH-rah gwaar-DAH-voh oon FEELM)
Tadi malam saya sedang menonton film. -
A un certo punto mi ha scritto Marco. (ah oon CHEHR-toh POON-toh mee ah SKREET-toh MAHR-koh)
Pada suatu titik Marco mengirimi saya pesan.
Menonton film adalah latar. Pesannya adalah peristiwa.
Ungkapan waktu yang umum (tidak sempurna, tapi membantu)
Cocok untuk imperfetto:
- sempre (SEHM-preh, selalu)
- spesso (SPEHS-soh, sering)
- ogni giorno (OH-ny JOR-noh, setiap hari)
- di solito (dee SOH-lee-toh, biasanya)
- mentre (MEHN-treh, sementara)
Cocok untuk passato prossimo:
- ieri (YEH-ree, kemarin)
- stamattina (stah-maht-TEE-nah, pagi ini)
- una volta (OO-nah VOHL-tah, sekali)
- all'improvviso (ahl-leem-proh-VEE-zoh, tiba-tiba)
Tapi jangan terlalu percaya pada kata-katanya. Ieri bisa muncul dengan imperfetto kalau maknanya latar: Ieri pioveva tutto il giorno (kemarin hujan sepanjang hari).
Imperfetto yang mengejutkan pelajar: “imperfect of courtesy”
Bahasa Italia memakai imperfetto agar terdengar kurang langsung dalam konteks tertentu, terutama dengan volere dan potere.
- Volevo un caffè. (voh-LEH-voh oon kahf-FEH)
Secara harfiah “Saya menginginkan kopi,” secara pragmatis “Saya mau pesan kopi.”
Di bar, ini bisa terdengar sangat normal. Di beberapa daerah dan konteks, kamu juga akan mendengar vorrei (vohr-RAY, saya ingin), yang merupakan kondisional dan sering diajarkan lebih dulu.
Anggap saja begini: vorrei adalah kesopanan yang eksplisit, volevo adalah kesopanan percakapan. Keduanya ada.
Untuk memahami cara orang Italia mengatur nada dalam interaksi sehari-hari, akan membantu juga mempelajari “bingkai” sapaan dan perpisahan, karena itu membawa pilihan kesopanan sekuat kala kata kerja. Lihat cara mengatakan halo dalam bahasa Italia dan cara mengatakan selamat tinggal dalam bahasa Italia.
Imperfetto dalam bahasa Italia nyata: yang kamu dengar di film dan TV
Dalam dialog layar, imperfetto ada di mana-mana karena tokoh terus-menerus:
- membangun konteks (era un casino, itu kacau)
- menggambarkan hubungan (ci conoscevamo, kami saling kenal)
- membicarakan rutinitas (lavoravo lì, saya bekerja di sana)
- melunakkan permintaan (volevo dirti una cosa, saya ingin bilang sesuatu)
Kalau kamu belajar lewat cuplikan, kamu akan melihat pola: imperfetto sering berkelompok dengan penanda wacana seperti allora (ahl-LOH-rah, jadi/lalu) dan cioè (choh-EH, maksud saya), karena orang memakainya saat menyusun narasi.
Kalau tujuanmu memahami bahasa Italia yang cepat dan emosional, sadari juga bahwa bahasa kasar sering muncul dalam mode bercerita yang sama. Tokoh menata suasana dengan imperfetto lalu meledak dengan passato prossimo. Kalau kamu ingin kosakata itu, pisahkan dan pelajari dengan bertanggung jawab di panduan kata makian bahasa Italia.
⚠️ Jebakan umum saat mendengarkan
Pelajar kadang mendengar akhiran imperfetto sebagai 'suku kata tambahan' dan malah melewatkan kata kerjanya, terutama -vamo dan -vano. Latih telingamu untuk bunyi v ditambah vokal: -VAH-moh, -VAH-noh. Begitu kamu menangkap ritmenya, adegan utuh jadi lebih mudah diikuti.
Kesalahan umum (dan cara memperbaikinya cepat)
Kesalahan 1: Memakai passato prossimo untuk keadaan
Gagasan yang keliru: “Lampau berarti passato prossimo.”
Gagasan yang lebih baik: keadaan dan deskripsi biasanya memakai imperfetto.
- Alami: Ero felice. (EH-roh feh-LEE-cheh)
- Terasa ditandai: Sono stato felice. (SOH-noh STAH-toh feh-LEE-cheh)
Yang kedua bisa benar, tetapi sering menyiratkan periode yang terbatas atau perubahan, seperti “Saya bahagia (pada periode itu).”
Kesalahan 2: Terlalu mengandalkan logika “dulu biasa”
“Dulu biasa” itu membantu, tetapi bukan seluruh peta.
Imperfetto dalam bahasa Italia juga mencakup:
- cuaca (pioveva)
- waktu (era mezzanotte, itu tengah malam)
- latar (camminavo, saya sedang berjalan)
Kesalahan 3: Mencampuradukkan imperfetto dengan passato remoto
Di banyak bagian Italia, terutama di Utara dan dalam percakapan sehari-hari, passato prossimo mendominasi untuk peristiwa lampau yang selesai. Dalam beberapa ragam Selatan dan dalam narasi sastra, passato remoto lebih aktif.
Imperfetto tetap stabil di semua perbedaan ini: ia tetap menjadi kala latar. Ini salah satu alasan mengapa menguasainya sejak awal memberi hasil besar, apa pun ragam Italia yang kamu dengar.
Untuk gambaran yang lebih luas tentang variasi bahasa Italia menurut wilayah dan ragam, rujuk sumber seperti Treccani dan Enciclopedia dell'Italiano (diakses 2026), yang membahas pola pemakaian dan perbedaan ragam.
Pola latihan yang bisa kamu pakai ulang dalam percakapan
Bingkai yang pendek dan bisa dipakai ulang membantu kamu berbicara tanpa macet.
Bingkai “Waktu saya…”
- Quando ero piccolo/piccola, ... (KWAHN-doh EH-roh PEEK-koh-loh / PEEK-koh-lah)
- Quando vivevo a ..., ... (KWAHN-doh vee-VEH-voh ah ...)
Contoh:
- Quando vivevo a Milano, prendevo la metro ogni giorno. (KWAHN-doh vee-VEH-voh ah mee-LAH-noh, PREHN-deh-voh lah MEH-troh OH-ny JOR-noh)
“Saya sedang melakukan X ketika Y terjadi”
- Stavo + gerundio quando ... (STAH-voh ... KWAHN-doh)
Contoh:
- Stavo cucinando quando è suonato il telefono. (STAH-voh koo-chee-NAHN-doh KWAHN-doh eh swoh-NAH-toh eel teh-LEH-foh-noh)
Catatan: stavo cucinando adalah imperfetto dari stare plus gerund. Ini sangat umum untuk “sedang”, tetapi imperfetto biasa (cucinavo) juga bisa dipakai tergantung nuansanya.
Membangun suasana dengan “Itu…”
- Era + aggettivo. (EH-rah + adjective)
- C'era + nome. (CHEH-rah + noun)
Contoh:
- C'era tanta gente. (CHEH-rah TAHN-tah JEHN-teh)
Ada banyak orang.
Catatan budaya: imperfetto dan “obrolan ringan” orang Italia
Obrolan ringan dalam bahasa Italia sering berisi narasi mini: apa yang sedang kamu lakukan, bagaimana keadaan, seperti apa cuacanya, bagaimana minggu kamu berjalan.
Itulah sebabnya imperfetto juga cocok dipasangkan dengan obrolan tentang hubungan, termasuk konteks romantis.
Kalau kamu mempelajari frasa seperti cara mengatakan I love you dalam bahasa Italia, kamu akan cepat membutuhkan imperfetto untuk membicarakan perasaan yang berlangsung dari waktu ke waktu: ti amavo (tee ah-MAH-voh, saya mencintaimu) tidak sama dengan ti ho amato (tee oh ah-MAH-toh, saya mencintaimu, selesai/terbatas). Pilihan kala mengubah bingkai emosinya.
🌍 Imperfetto sebagai 'latar emosi'
Dalam bahasa Italia, imperfetto sering membawa kesinambungan emosi: apa yang kamu rasakan, apa yang kamu harapkan, apa yang kamu yakini saat itu. Itulah sebabnya ia umum dalam penjelasan dan pertengkaran antar tokoh. Ia memberi sinyal 'ini keadaan saya waktu itu,' bukan sekadar fakta lampau.
Rencana sederhana 10 menit untuk menginternalisasi imperfetto
-
Hafalkan tiga set akhiran beraturan (-avo, -evo, -ivo) plus ero.
-
Tambahkan facevo dan dicevo.
-
Tonton satu adegan pendek dan dengarkan hanya ritme -vo/-va/-vano. Jangan terjemahkan, cukup tandai kemunculannya.
-
Ceritakan ulang adegan itu dalam dua kalimat: satu kalimat imperfetto untuk latar, satu kalimat passato prossimo untuk peristiwa.
Kalau kamu suka belajar lewat cuplikan, ini tepat jenis kala yang jadi otomatis ketika kamu mendengarnya berulang kali dalam konteks, terutama dengan subtitle yang bisa kamu ketuk dan putar ulang. Untuk cara lain menyusun latihan seperti itu, jelajahi blog Wordy dan bandingkan metode lewat panduan seperti Anki untuk belajar bahasa.
Ringkasan: aturan imperfetto yang benar-benar akan kamu pakai
Imperfetto bukan “kala lampau.” Ia adalah sudut pandang “lampau yang belum selesai.”
Pakai untuk apa yang sedang berlangsung, apa yang dulu biasa terjadi, dan bagaimana keadaan saat itu. Pakai passato prossimo untuk apa yang terjadi dan mendorong garis waktu maju.
Begitu kamu bisa mendengar dan menghasilkan kontras itu, cerita bahasa Italia berhenti terdengar seperti kabur dan mulai terdengar seperti adegan.
Kalau kamu ingin terus membangun bahasa Italia yang sesuai dengan yang kamu dengar di layar, mulai dari sapaan, lalu tambahkan alat narasi seperti imperfetto, lalu perluas kosakata ekspresif dengan hati-hati, termasuk panduan seperti kata makian bahasa Italia saat kamu siap dan paham risikonya secara sosial.
Pertanyaan yang sering diajukan
Imperfetto dalam bahasa Italia dipakai untuk apa?
Bagaimana memilih antara imperfetto dan passato prossimo?
Apakah 'used to' selalu menjadi imperfetto dalam bahasa Italia?
Apa akhiran imperfetto dalam bahasa Italia?
Apa verba imperfetto tidak beraturan yang paling umum?
Sumber & Referensi
- Accademia della Crusca, Grammatica e consulenza linguistica (diakses 2026)
- Treccani, Enciclopedia e Vocabolario online: entri tentang kala verba dan imperfetto (diakses 2026)
- Enciclopedia dell'Italiano (Treccani), entri tentang tata bahasa dan penggunaan (diakses 2026)
- Ethnologue, edisi ke-27, 2024
Mulai belajar dengan Wordy
Tonton klip film asli dan tambah kosakata sambil jalan. Gratis untuk diunduh.

