โ† Kembali ke Blog
๐Ÿ‡ฎ๐Ÿ‡นItalia

Kata Makian dalam Bahasa Italia: 15 Ungkapan Umum Diurutkan dari yang Paling Ringan sampai Paling Kasar

Oleh SandorDiperbarui: 15 April 2026โฑ 8 mnt baca

Jawaban cepat

Kata makian dalam bahasa Italia berkisar dari ungkapan ringan seperti 'Cavolo' (kubis, dipakai seperti 'aduh') dan 'Accidenti' (sial) sampai hujatan agama yang keras yang disebut 'bestemmie' seperti 'Porco Dio' (Tuhan babi). Berbeda dari banyak bahasa Eropa, makian Italia punya kategori khusus untuk penistaan agama yang sangat menyinggung dalam budaya Italia. Panduan ini membahas 15 istilah penting yang diurutkan berdasarkan tingkat kekasaran agar kamu bisa memahami percakapan nyata, film, dan acara TV.

Mengapa Anda Perlu Tahu Kata Makian Bahasa Italia

Anda tidak bisa benar-benar memahami bahasa Italia yang nyata tanpa memahami kata kasarnya. Bahasa Italia dituturkan oleh lebih dari 85 juta orang di seluruh dunia, dan makian menyatu dalam percakapan sehari-hari, film Italia, musik, dan budaya jalanan. Panduan ini bukan untuk mendorong Anda agar ikut memaki. Panduan ini membantu Anda mengenali dan memahami apa yang hampir pasti akan Anda dengar.

Kata kasar bahasa Italia berbeda dari bahasa Eropa lain karena satu kategori unik: bestemmie (penistaan agama). Jika dalam bahasa Indonesia makian sering mengambil sumber dari seks, kotoran, atau hinaan umum, bahasa Italia mengangkat penistaan agama menjadi semacam "seni", dan juga pelanggaran hukum. Selain bestemmie, kata kasar bahasa Italia juga memakai rujukan seksual, istilah terkait kotoran, dan hinaaan personal yang sangat berbeda antarwilayah.

"Italian profanity is not merely a collection of vulgar words. It is a sociolinguistic map of Italian identity. The bestemmia in Veneto, the 'minchia' in Sicily, the 'daje' in Rome: each region's profanity reflects centuries of distinct cultural evolution."

(Vito Tartamella, Parolacce: Perchรฉ le diciamo, che cosa significano, quali effetti hanno, 2016)

Survei tahun 2018 oleh Accademia della Crusca menemukan bahwa 78% orang dewasa Italia mengaku memaki setiap hari, dengan frekuensi tertinggi pada kelompok usia 18-34. Namun konteks menentukan segalanya: kata yang sama jika dibisikkan di antara teman di bar bisa memicu keterkejutan nyata saat makan malam keluarga, terutama di depan orang tua atau di Italia Selatan, tempat norma hormat masih ketat.

Jika Anda masih belajar dasar-dasarnya, panduan ini memberi Anda gambaran tentang register emosi yang sering dilewati buku pelajaran. Lihat halaman belajar bahasa Italia kami untuk sumber lain.

โš ๏ธ Catatan tentang Penggunaan yang Bertanggung Jawab

Panduan ini untuk tujuan edukasi dan pemahaman. Memakai kata-kata ini secara sembarangan sebagai penutur non-native bisa benar-benar menyinggung orang atau menciptakan situasi berbahaya. Bestemmie khususnya bisa membawa konsekuensi hukum di Italia. Aturan emasnya: jika Anda tidak akan memaki dalam konteks itu dalam bahasa ibu Anda, jangan memaki dalam bahasa Italia juga.


Memahami Skala Tingkat Keparahan

Severity Scale

Mild

Everyday expressions. May raise eyebrows in formal settings but generally acceptable among friends.

Moderate

Clearly vulgar. Common in casual speech but inappropriate in professional or formal contexts.

Strong

Highly offensive. Can provoke strong reactions. Use with extreme caution or avoid entirely.

Konteks mengubah segalanya dalam kata kasar bahasa Italia. Menggumam "Cavolo!" saat Anda menumpahkan kopi itu ringan. Berteriak "Cazzo!" di pertandingan sepak bola itu sedang. Melontarkan "Porco Dio!" di alun-alun bisa membuat Anda kena denda. Kata kasar bahasa Italia juga sangat dipengaruhi geografi: Italia Utara, Italia Selatan, Sisilia, dan Sardinia punya tradisi makian yang berbeda.


Ekspresi Ringan

Ini istilah tingkat awal yang akan sering Anda dengar dalam percakapan santai dan film berbahasa Italia. Kebanyakan orang Italia hampir tidak menganggap ini sebagai makian sungguhan.

1. Cavolo

Ringan

/kah-VOH-loh/

Kubis: dipakai sebagai eufemisme untuk 'cazzo' (kontol/fuck). Setara dengan 'aduh' atau 'sial' yang ringan.

Pengganti ramah keluarga yang paling umum untuk 'cazzo.' Aman dipakai di depan kakek-nenek, anak-anak, dan rekan kerja. Berfungsi sebagai seruan serbaguna: 'Che cavolo!' (Apaan sih!), 'Cavolo, che freddo!' (Aduh, dingin banget!).

โ€œChe cavolo stai dicendo?โ€

Apaan sih yang kamu omongin?

๐Ÿ“

Umum di semua wilayah Italia. Dipahami semua orang sebagai pengganti yang bersih untuk bahasa yang lebih keras.

2. Accidenti

Ringan

/ah-chee-DEHN-tee/

Sial / Aduh: seruan ringan untuk kaget atau kesal.

Salah satu seruan paling ringan dalam bahasa Italia. Secara harfiah berasal dari 'kecelakaan' atau 'kemalangan.' Aman di hampir semua konteks. Sering dipasangkan dengan sasaran: 'Accidenti a te!' (Sialan kamu!).

โ€œAccidenti, ho dimenticato il portafoglio!โ€

Sial, aku lupa dompet!

๐Ÿ“

Umum di seluruh Italia. Sering muncul dalam ucapan anak-anak dan media ramah keluarga.

3. Mannaggia

Ringan

/mah-NAHJ-jah/

Sialan / Sial: seruan Italia Selatan yang berasal dari 'maledizione' (kutukan).

Sumpah serapah ringan yang fleksibel, bisa dipakai sendiri atau digabung. 'Mannaggia a te' (sialan kamu), 'mannaggia la miseria' (sialan kemiskinan). Jika dipakai sendiri biasanya ringan, tetapi jika digabung dengan tokoh agama ('mannaggia la Madonna') bisa naik ke tingkat sedang atau kuat, tergantung konteks.

โ€œMannaggia, ho perso il treno!โ€

Sial, aku ketinggalan kereta!

๐Ÿ“

Berasal dari Italia Selatan (Napoli, Campania) tetapi sekarang dipakai secara nasional. Lebih sering terdengar di selatan Roma.

4. Porca miseria

Ringan

/POHR-kah mee-ZEH-ree-ah/

Sialan / Ya ampun: secara harfiah 'kemiskinan babi.'

Seruan frustrasi yang umum, menghindari penistaan agama dengan mengganti 'miseria' (kesengsaraan/kemiskinan) sebagai sasaran, bukan tokoh agama. Bagian dari konstruksi 'porca + kata benda' yang rentangnya dari sangat ringan ('porca miseria') sampai penistaan ekstrem ('Porco Dio'). Aman di kebanyakan konteks.

โ€œPorca miseria, si รจ rotta la macchina!โ€

Sialan, mobilnya rusak!

๐Ÿ“

Umum di seluruh Italia. Ungkapan ini memberi alternatif aman dalam konstruksi 'porca' yang menghindari penistaan berat 'Porco Dio.'

5. Che palle

Ringan

/keh PAHL-leh/

Males banget / Menyebalkan: secara harfiah 'bola-bola' (testis).

Salah satu ungkapan paling umum untuk bosan, kesal, atau jenuh. Walau secara harfiah merujuk testis, pemakaiannya begitu luas sampai banyak penutur tidak lagi memikirkan makna anatominya. Dipakai semua usia dalam situasi informal.

โ€œChe palle, devo lavorare anche sabato.โ€

Males banget, aku harus kerja juga hari Sabtu.

๐Ÿ“

Umum di seluruh Italia. Varian maskulin 'che palla' (tunggal) juga sama umum dan bahkan lebih ringan.


Ekspresi Tingkat Sedang

Makian tingkat sedang adalah titik ketika bahasa Italia jadi benar-benar vulgar. Kata-kata ini umum di situasi santai, tetapi tidak pantas di konteks profesional atau formal. Menurut Tartamella (2016), makian tingkat sedang dalam bahasa Italia berfungsi sebagai mata uang emosi: memakainya di antara teman menandakan kedekatan dan rasa percaya. Anda akan sering mendengarnya saat menonton film Italia atau berada di lingkungan informal.

6. Cazzo

Sedang

/KAHT-tsoh/

Kontol / Fuck: makian bahasa Italia yang paling serbaguna dan paling umum.

Raja tak terbantahkan dalam makian bahasa Italia. Berfungsi sebagai seruan ('Cazzo!'), penguat ('che cazzo vuoi?', kamu maunya apa sih anjing?), dan menghasilkan banyak turunan: 'cazzata' (omong kosong), 'incazzato' (kesal banget), 'cazzone' (brengsek). Studi Tartamella tahun 2016 menemukan kata ini paling sering dipakai di antara makian bahasa Italia.

โ€œCazzo, che bella macchina!โ€

Anjir, mobilnya bagus banget!

๐Ÿ“

Umum di semua wilayah Italia. Sama seringnya di Utara dan Selatan. Accademia della Crusca menelusuri pemakaian tertulisnya sampai abad ke-14.

7. Merda

Sedang

/MEHR-dah/

Tai: dipakai sebagai seruan dan sebagai deskripsi untuk sesuatu yang buruk.

Padanan bahasa Italia untuk 'tai' dalam bahasa Indonesia. Dipakai sebagai seruan frustrasi, deskripsi ('รจ una merda', ini tai), atau untuk meremehkan sesuatu yang tidak berharga. Sedikit lebih vulgar daripada yang terlihat dari frekuensinya, orang Italia yang lebih tua menganggapnya benar-benar kasar.

โ€œMerda, ho sbagliato strada!โ€

Tai, aku salah jalan!

๐Ÿ“

Umum di seluruh Italia. Berasal dari Latin 'merda,' tidak berubah selama dua ribu tahun evolusi bahasa.

8. Stronzo / Stronza

Sedang

/STROHN-tsoh / STROHN-tsah/

Bajingan / Jal*ng: secara harfiah 'tahi.' Salah satu hinaan personal paling umum.

Utamanya hinaan untuk orang, bukan seruan. Menyebut seseorang 'stronzo' (l.) atau 'stronza' (p.) adalah ekspresi merendahkan yang jelas. Bisa juga dipakai dengan nada kagum dalam konteks tertentu: 'quel furbo stronzo' (bajingan pintar itu). Bentuk kecil 'stronzetto' sedikit melunakkannya.

โ€œQuello stronzo mi ha tagliato la strada!โ€

Bajingan itu nyalip motong jalan!

๐Ÿ“

Umum di seluruh Italia. Termasuk hinaan Italia yang paling dikenal secara internasional, sebagian karena sering muncul di film Italia.

9. Minchia

Sedang

/MEEN-kyah/

Kontol / Fuck: seruan khas Sisilia yang jadi arus utama di seluruh Italia.

Awalnya dialek Sisilia untuk 'penis,' minchia menyebar ke seluruh Italia sebagai seruan umum untuk kaget atau penekanan. Di Sisilia, kata ini menyelip di hampir setiap kalimat dalam percakapan santai. Dipakai sebagai seruan ('Minchia!'), penguat ('minchia che bello!'), atau kata pengisi. Popularitasnya di luar Sisilia mencerminkan cara istilah dialek masuk ke bahasa Italia umum.

โ€œMinchia, hai visto che goal?โ€

Gila, kamu lihat gol itu?

๐Ÿ“

Berasal dari Sisilia, sekarang banyak dipakai di seluruh Italia, terutama di kalangan muda. Di Sisilia terasa ringan karena terlalu sering dipakai, di Italia Utara dampak vulgarnya lebih terasa.

10. Coglione

Sedang

/koh-LYOH-neh/

Tolol / Goblok: secara harfiah 'testis.' Hinaan umum yang menyiratkan kebodohan.

Salah satu hinaan standar untuk orang yang bodoh atau menyebalkan. 'Sei un coglione' (kamu goblok) adalah hinaan langsung. Bentuk jamak 'coglioni' muncul dalam ungkapan seperti 'rompere i coglioni' (bikin kesal, gangguin orang) dan 'avere i coglioni' (punya nyali, berani).

โ€œNon fare il coglione, concentrati!โ€

Jangan goblok, fokus!

๐Ÿ“

Umum di seluruh Italia. Ungkapan 'rompere i coglioni' (bikin orang kesal) termasuk frasa vulgar Italia yang paling sering dipakai.

11. Vaffanculo

Sedang

/vahf-fahn-KOO-loh/

Pergi sana / Fuck off: secara harfiah 'pergi lakukan itu di pantat.'

Ungkapan mengusir paling terkenal di Italia. Kontraksi dari 'vai a fare in culo.' Dikenal internasional berkat film Italia dan aksi protes politik 'Vaffanculo Day' tahun 2007 yang diorganisasi komedian Beppe Grillo. Bisa tergolong sedang di antara teman sebaya, atau naik jadi kuat jika diarahkan agresif ke seseorang.

โ€œMa vaffanculo, non mi interessa!โ€

Ah, pergi sana, aku tidak peduli!

๐Ÿ“

Umum di seluruh Italia. Bisa dibilang makian Italia yang paling dikenal secara internasional. Sering dipendekkan jadi 'vaffa' dalam percakapan santai.


Ekspresi Kuat

Ungkapan ini punya bobot paling berat dalam budaya Italia. Bestemmie (penistaan) di bagian ini berada dalam kategori yang nyaris tidak ada padanannya dalam makian Eropa: bukan sekadar vulgar, tetapi tabu secara budaya dan bisa dihukum secara hukum.

โš ๏ธ Perlu Kehati-hatian Serius

Ungkapan di bawah ini mencakup bestemmie (penistaan agama), kategori paling menyinggung dalam bahasa Italia. Ini bisa berujung denda menurut hukum Italia, memicu kemarahan nyata bahkan dari orang yang sering memaki, dan tidak pernah dapat diterima di ruang publik. Ini dimasukkan murni untuk tujuan edukasi.

12. Porca puttana

Kuat

/POHR-kah poot-TAH-nah/

Sial banget: secara harfiah 'babi pelacur.' Seruan kuat untuk marah atau kaget.

Seruan kuat yang menghindari penistaan langsung, tetapi tetap sangat vulgar. Bagian dari konstruksi 'porca + kata benda'. Mengarahkan modifier 'porca' (babi) ke 'puttana' (pelacur), bukan ke Tuhan atau santo, jadi lebih tidak tabu daripada bestemmie, tetapi tetap jelas masuk kategori kuat.

โ€œPorca puttana, mi sono bruciato!โ€

Sial banget, aku kepanasan sampai kebakar!

๐Ÿ“

Umum di seluruh Italia. Dianggap kuat, tetapi tidak setabu bestemmie karena tidak menarget tokoh agama.

13. Figlio di puttana

Kuat

/FEE-lyoh dee poot-TAH-nah/

Anak jal*ng / Anak pelacur: hinaan langsung untuk orang.

Padanan bahasa Italia untuk 'anak jalang.' Jika dipakai sebagai seruan tentang situasi, ini kuat tetapi tidak ekstrem. Jika diarahkan ke orang tertentu, ini hinaan serius yang menyerang kehormatan keluarga. Di Italia Selatan, tempat kehormatan keluarga punya bobot budaya lebih besar, ini sangat menyinggung.

โ€œQuel figlio di puttana mi ha fregato!โ€

Anak jalang itu menipuku!

๐Ÿ“

Umum di seluruh Italia. Di Selatan dan Sisilia, tempat budaya 'onore' (kehormatan) masih kuat, mengatakannya ke seseorang jauh lebih memancing konflik dibanding di Italia Utara.

14. Porco Dio

Kuat

/POHR-koh DEE-oh/

Pig God: bestemmia (penistaan) Italia yang paling terkenal.

Bestemmia Italia yang paling khas. Secara langsung menyamakan Tuhan dengan babi. Ini bukan sekadar makian, ini tabu budaya. Bestemmie adalah tindak pidana di Italia sampai 1999, dan menurut Pasal 724 KUHP Italia, penistaan di ruang publik masih menjadi pelanggaran administratif yang bisa didenda 51 sampai 309 euro. Pada 2023, beberapa pemain Serie A didenda karena bestemmie yang terekam kamera.

โ€œ(No casual usage example: this phrase is a severe blasphemy that can result in legal fines and social ostracism.)โ€

Ini kategori paling kuat dalam kata kasar bahasa Italia dan tidak boleh dipakai oleh pelajar.

๐Ÿ“

Paling umum di Veneto, Toscana, dan Emilia-Romagna. Jauh lebih jarang di Italia Selatan, tempat devosi Katolik membuat bestemmie tidak dapat diterima secara sosial, bahkan di kalangan yang sering memaki.

15. Madonna

Kuat

/mah-DOHN-nah/

Seruan yang memanggil Perawan Maria: bisa dari kaget ringan sampai penistaan berat, tergantung kelanjutannya.

Jika berdiri sendiri, 'Madonna!' bisa jadi seruan kaget tingkat sedang, mirip 'Ya Tuhan!' dalam bahasa Indonesia. Tetapi ini menjadi bestemmia penuh jika digabung dengan hinaan: 'Madonna puttana' (Madonna si pelacur), 'Madonna boia' (Madonna si algojo). Pemakaian tunggalnya berada di area abu-abu, sebagian orang Italia menganggapnya ringan, sementara Katolik yang taat menganggap memanggil Perawan Maria saat frustrasi itu tidak sopan.

โ€œMadonna, che spavento!โ€

Madonna, kaget banget!

๐Ÿ“

Umum di seluruh Italia. Seruan tunggalnya ditoleransi di banyak wilayah. Menambahkan modifier apa pun ('puttana,' 'boia,' 'ladra') langsung menaikkannya menjadi bestemmia penuh.


Perbandingan Antarwilayah

Kata kasar bahasa Italia sangat berbeda antarwilayah. Sejarah panjang Italia yang terpecah-pecah secara regional membuat dialek lokal membentuk tradisi makian yang berbeda, dan itu masih bertahan sampai sekarang:

KonsepItalia UtaraItalia Tengah (Roma/Toscana)Italia Selatan (Napoli)Sisilia
"Fuck!" (seruan)Cazzo! / Porco Dio!Cazzo! / Li mortacci tua!Cazzo! / Mannaggia!Minchia!
"Tai!"Merda!Merda!Merda!Minchia!
"Tolol/Bajingan"CoglioneStronzoStrunz' / CretinoBabbasunazzu
"Pergi ke neraka"VaffanculoVaffanculo / Daje!Vaffanculo / Vattenn'!Vaffanculo
Penistaan agamaSangat umum (Veneto)Umum (Toscana)Jarang / tabuJarang / tabu
"Sial" (ringan)Cavolo! / Accidenti!Cavolo! / Daje!Mannaggia!Minchia! (ringan karena terlalu sering dipakai)

๐ŸŒ Sabuk Bestemmia

Italia Utara, terutama wilayah Veneto, Toscana, dan Emilia-Romagna, dikenal sebagai "sabuk bestemmia", area tempat penistaan agama justru paling umum meski ada tradisi Katolik berabad-abad. Ahli bahasa mengaitkan ini dengan ketegangan historis antara Negara Gereja dan negara-kota Italia Utara. Sebaliknya, Italia Selatan dan Sisilia, tempat devosi Katolik lebih kuat dalam kehidupan sehari-hari, menganggap bestemmie benar-benar mengejutkan. Orang Veneto yang santai mengucapkan "Porco Dio" di bar bisa memicu kemarahan besar jika melakukan hal yang sama di lingkungan Napoli.


Eufemisme Bahasa Italia

Orang Italia mengembangkan sistem eufemisme yang kaya, ritme dan daya emosinya tetap, tetapi diganti dengan sesuatu yang lebih "aman":

Asli (Vulgar)EufemismeArti
Cazzo (kontol/fuck)CavoloKubis
Cazzo (kontol/fuck)Cacchio(pelunakan bunyi)
Porco Dio (Pig God)Porco diavoloBabi setan
Porco Dio (Pig God)Porco giudaBabi Yudas
Madonna (Perawan Maria)Madosca(distorsi bunyi)
Merda (tai)Merdaccia(augmentatif, anehnya terdengar lebih lembut)
Porca puttana (babi pelacur)Porca miseriaKemiskinan babi
Vaffanculo (fuck off)Vaffa(dipendekkan)

๐Ÿ’ก Eufemisme sebagai Strategi Belajar

Jika Anda ingin mengekspresikan frustrasi dalam bahasa Italia tanpa risiko, kuasai eufemismenya. "Cavolo!" cocok untuk situasi apa pun saat Anda ingin mengatakan "Cazzo!" tanpa vulgar. "Porca miseria!" menggantikan "Porco Dio!" tanpa konsekuensi hukum dan sosial. "Mannaggia!" dipahami semua orang sebagai frustrasi tanpa benar-benar menyinggung. Ungkapan ini menunjukkan kelancaran emosi, sambil tetap aman.


Bestemmie: Kategori Makian Unik di Italia

Tidak ada panduan makian bahasa Italia yang lengkap tanpa membahas bestemmie, kategori penistaan agama yang membuat kata kasar Italia unik di Eropa.

Bestemmie mengikuti rumus: hewan atau hinaan + Dio/Madonna/Santo. Konstruksi umum termasuk "Porco Dio" (Pig God), "Dio cane" (God is a dog), "Dio boia" (God the executioner), dan "Madonna puttana" (Madonna the whore). Ini bukan sekadar makian kuat, ini kategori budaya dan hukum yang terpisah.

Dimensi hukum: Sampai 1999, bestemmie diklasifikasikan sebagai tindak pidana menurut hukum Italia. Sekarang, Pasal 724 KUHP Italia masih mengklasifikasikan penistaan di ruang publik sebagai pelanggaran administratif dengan denda 51 sampai 309 euro. Ini benar-benar ditegakkan: badan pengelola sepak bola Italia rutin mendenda pemain yang bestemmie-nya tertangkap mikrofon di pinggir lapangan.

Dimensi budaya: Bahkan orang Italia yang sering memaki biasanya menarik garis tegas untuk bestemmie. Seorang pekerja bangunan bisa mengatakan "cazzo" dan "stronzo" lima puluh kali sehari, tetapi tidak pernah mengucapkan bestemmia. Sebaliknya, di beberapa bagian Veneto dan Toscana, bestemmie begitu dinormalisasi sampai berfungsi sebagai kata pengisi, paradoks sosiolinguistik yang membuat ahli bahasa Italia tertarik selama puluhan tahun.

"The bestemmia represents the intersection of language, religion, and regional identity in Italy. Its persistence in the most historically Catholic regions of the North tells us more about Italian culture than any textbook could."

(Martin Maiden & Cecilia Robustelli, A Reference Grammar of Modern Italian, 2013)


Belajar Lewat Film dan TV

Salah satu cara terbaik untuk memahami cara kerja kata kasar bahasa Italia dalam konteks adalah lewat media. Perhatikan bukan hanya kata apa yang dipakai tokoh, tetapi juga reaksi orang di sekitarnya. Tawa, marah, atau cuek mengajarkan bobot sosial sebuah kata.

Untuk Italia gaya Roma: Romanzo Criminale dan Suburra penuh makian dialek Roma termasuk "li mortacci tua" dan pemakaian berat "stronzo" dan "cazzo." Untuk nuansa Napoli: Gomorra memberi paparan makian Italia Selatan dengan istilah khas dialek. Untuk Sisilia: Il Commissario Montalbano memberi cuplikan "minchia" di habitat alaminya. Untuk makian Italia standar: Perfetti Sconosciuti (Perfect Strangers) menampilkan dialog realistis yang penuh makian sehari-hari di antara orang Roma terdidik.

Lihat panduan lengkap kami tentang film terbaik untuk belajar bahasa Italia untuk rekomendasi lain. Anda juga bisa menjelajahi sumber belajar bahasa Italia Wordy untuk belajar kosakata dalam konteks sambil menonton konten nyata.

Untuk panduan bahasa lain, jelajahi blog kami atau mulai perjalanan belajar bahasa Italia Anda bersama Wordy.


Penutup

Kata kasar bahasa Italia adalah salah satu sistem makian yang paling kaya dan paling berlapis secara budaya di Eropa. Ini poin utamanya:

Tujuannya adalah memahami. Anda akan menemui semua kata di sini jika Anda benar-benar banyak berinteraksi dengan bahasa Italia. Memahami tingkat keparahan, konteks wilayah, dan perbedaan bestemmia membuat Anda jadi pendengar yang jauh lebih peka.

Bestemmie punya kelasnya sendiri. Tidak ada bahasa Eropa besar lain yang punya satu kategori makian yang sekaligus bisa dihukum secara hukum dan tabu secara budaya, tetapi juga umum di wilayah tertentu. Memahami paradoks ini penting untuk memahami Italia.

Variasi regional sangat besar. "Minchia" adalah kata pengisi ringan di Palermo, tetapi seruan vulgar di Milan. Bestemmie terdengar santai di Veneto, tetapi mengejutkan di Napoli. Selalu amati norma lokal sebelum Anda bicara.

Kalau ragu, jangan memaki. Sebagai penutur non-native, risikonya lebih besar. Salah ucap, salah konteks, atau bestemmia yang tidak sengaja bisa mengubah momen santai menjadi benar-benar menyinggung. Pahami semuanya, pakai hampir tidak ada.

Siap melampaui bahasa Italia buku pelajaran? Mulai dengan alat belajar bahasa Italia Wordy dan jelajahi koleksi lengkap panduan belajar bahasa kami.

Pertanyaan yang sering diajukan

Apa kata makian bahasa Italia yang paling umum?
'Cazzo' (penis, setara 'fuck') adalah kata makian Italia yang paling sering dipakai. Fungsinya serbaguna untuk mengekspresikan kaget, kesal, atau penekanan, mirip 'fuck' dalam bahasa Inggris. Kamu akan sering mendengarnya di obrolan santai, film, dan acara TV di berbagai wilayah Italia.
Apa itu bestemmie dan kenapa sangat menyinggung di Italia?
Bestemmie adalah ungkapan penistaan agama yang menghina Tuhan, Perawan Maria, atau para santo. Contohnya 'Porco Dio' (Tuhan babi) dan 'Dio cane' (Tuhan adalah anjing). Ini sangat menyinggung karena pengaruh Katolik selama berabad-abad. Bestemmie pernah menjadi tindak pidana sampai 1999, dan masih bisa didenda secara administratif menurut Pasal 724 KUHP Italia.
Apakah kata makian Italia berbeda antara Italia Utara dan Selatan?
Ya, cukup berbeda. Italia Utara, terutama Veneto dan Toscana, dikenal lebih sering memakai bestemmie. Italia Selatan dan Sisilia lebih banyak memakai hinaan yang menyangkut keluarga dan makian seksual. Bahasa Sisilia punya makian dialek seperti 'minchia' yang menyebar ke Italia umum, dan 'cornuto' terasa lebih berat di Selatan karena budaya kehormatan masih kuat.
Apakah 'cazzo' termasuk kata buruk dalam bahasa Italia?
'Cazzo' secara harfiah berarti 'penis', tetapi paling sering dipakai sebagai seruan setara 'fuck' atau 'sial'. Dalam situasi santai dengan teman, tingkatnya cukup vulgar. Dalam konteks profesional atau formal, ini tidak pantas. Turunannya seperti 'incazzato' (kesal banget) dan 'cazzata' (omong kosong) juga sangat umum.
Kata makian Italia apa yang sebaiknya dihindari oleh orang asing?
Yang paling penting, hindari bestemmie, yaitu penistaan agama seperti 'Porco Dio' atau 'Madonna puttana'. Bahkan orang Italia yang sering ngomong kasar pun menganggapnya sangat menyinggung, dan bisa berujung denda. Hindari juga menghina orang langsung dengan 'stronzo' atau 'figlio di puttana'. Lebih aman pakai seruan ringan seperti 'cavolo' atau 'accidenti'.
Apakah bisa kena denda karena ngomong kasar di Italia?
Ya. Menurut Pasal 724 KUHP Italia, penistaan agama di tempat umum (bestemmie) bisa dikenai denda administratif sekitar 51 sampai 309 euro. Pada 2023, beberapa pemain sepak bola Italia didenda karena bestemmie yang terekam kamera saat pertandingan. Makian biasa umumnya tidak didenda, tetapi bestemmie punya kategori hukum khusus.

Sumber & Referensi

  1. Tartamella, V. (2016). 'Parolacce: Perchรฉ le diciamo, che cosa significano, quali effetti hanno.' BUR Rizzoli.
  2. Maiden, M. & Robustelli, C. (2013). 'A Reference Grammar of Modern Italian.' Routledge.
  3. Jay, T. (2009). 'The Utility and Ubiquity of Taboo Words.' Perspectives on Psychological Science, 4(2), 153-161.
  4. Accademia della Crusca, vocabolario.sns.it, entri rujukan tentang kata-kata makian
  5. Codice Penale Italiano, Art. 724, penistaan agama dan tindakan yang menghina terhadap orang yang sudah meninggal

Mulai belajar dengan Wordy

Tonton klip film asli dan tambah kosakata sambil jalan. Gratis untuk diunduh.

Unduh di App StoreDapatkan di Google PlayTersedia di Chrome Web Store

Panduan bahasa lainnya