← Kembali ke Blog
🇩🇪Jerman

Kasus Dativ Bahasa Jerman: Panduan Praktis Menggunakan 'dem' dan 'der' Secara Alami

Oleh SandorDiperbarui: 2 Juni 202612 mnt baca

Jawaban cepat

Kasus dativ dalam bahasa Jerman menandai objek tidak langsung (siapa yang menerima sesuatu) dan juga wajib setelah banyak preposisi umum seperti mit, nach, dan bei. Dalam praktiknya, Anda memakai artikel dativ seperti dem (maskulin/netral), der (feminin/jamak), serta pronomina seperti mir/dir/ihm, ditambah akhiran dativ pada kata sifat dalam pola tertentu.

Kasus datif dalam bahasa Jerman adalah bentuk yang kamu pakai untuk objek tidak langsung (penerima) dan setelah banyak preposisi sehari-hari seperti mit dan bei, jadi bentuk ini terus muncul dalam percakapan nyata sebagai dem, der, den, serta pronomina seperti mir dan dir.

Bahasa Jerman dituturkan oleh sekitar 90 juta penutur asli dan digunakan di banyak negara serta wilayah, jadi ini salah satu bahasa terpenting di Eropa untuk kerja dan perjalanan (Ethnologue, edisi ke-27, 2024). Kalau kamu ingin terdengar natural, datif bukan tambahan tingkat lanjut, ini tata bahasa inti yang kamu temui dalam menit-menit pertama saat benar-benar mendengarkan.

Kalau kamu juga ingin frasa sehari-hari yang benar-benar muncul di sekitar struktur datif, mulai dari sapaan seperti halo dalam bahasa Jerman dan perpisahan seperti selamat tinggal dalam bahasa Jerman, lalu kembali ke sini dan kamu akan melihat datif di mana-mana.

Apa fungsi kasus datif (dengan bahasa sederhana)

Datif menandai peran "kepada/untuk siapa" dalam banyak kalimat.

Dalam bahasa Indonesia, kita sering menunjukkan ini lewat urutan kata atau dengan kata seperti "kepada": "Saya memberi buku itu kepada dia." Bahasa Jerman bisa menyampaikan ide yang sama, tetapi perannya ditandai lewat bentuk kasus.

Pola inti: pemberi, benda, penerima

Struktur bahasa Jerman yang sangat umum adalah:

  • Nominatif: subjek (siapa yang melakukan)
  • Akusatif: objek langsung (apa yang diberikan/dilakukan)
  • Datif: objek tidak langsung (siapa yang menerima/diuntungkan)

Contoh:

  • Ich gebe dem Mann das Buch.
    "Saya memberi pria itu buku."

Di sini, das Buch adalah bendanya (akusatif), dan dem Mann adalah penerimanya (datif).

💡 Tes datif cepat dengan pronomina

Kalau kamu bisa mengganti frasa nomina dengan mir (kepada saya) atau dir (kepada kamu) dan kalimatnya tetap masuk akal, kemungkinan besar kamu sedang melihat peran datif: Gibst du mir das Wasser? Schreibst du ihr? Hilfst du ihm?

Artikel datif yang wajib kamu kenali

Datif paling mudah saat kamu berhenti memikirkan "konsep tata bahasa" dan mulai memikirkan "ini bentuk yang dipakai bahasa Jerman".

Di bawah ini adalah artikel tertentu dan tak tentu yang paling penting dalam datif.

Artikel tertentu (the)

  • maskulin: dem
  • feminin: der
  • netral: dem
  • jamak: den (dan sering ditambah -n pada nomina)

Pengingat pelafalan:

  • dem: dehm
  • der: dair (r Jerman, tapi pendekatan ini cukup)
  • den: dehn

Artikel tak tentu (a/an)

  • maskulin: einem (EYE-nem)
  • feminin: einer (EYE-ner)
  • netral: einem (EYE-nem)
  • jamak: tidak ada artikel tak tentu, kamu pakai kata lain seperti pola keinen atau cukup bentuk jamak tanpa "a"

Contoh:

  • Ich helfe einem Freund.
    "Saya membantu seorang teman."

Pronomina datif: set yang benar-benar sering muncul

Dalam ujaran nyata, datif sangat sering muncul sebagai pronomina, terutama dalam pertukaran cepat.

Ini yang inti dan perlu kamu otomatiskan:

  • ich: mir (meer)
  • du: dir (deer)
  • er: ihm (eem)
  • sie (dia perempuan): ihr (eer)
  • es: ihm (eem)
  • wir: uns (oons)
  • ihr: euch (oykh, ch dari tenggorokan)
  • sie/Sie: ihnen/Ihnen (EE-nen)

Contoh dialog mini:

  • Kannst du mir helfen?
    "Bisa bantu saya?"
  • Klar, ich helfe dir.
    "Tentu, saya bantu kamu."

David Crystal, dalam The Cambridge Encyclopedia of the English Language, menyoroti bahwa bahasa Inggris sangat bergantung pada urutan kata untuk peran seperti "siapa mendapat apa." Bahasa Jerman, sebaliknya, memakai penandaan kasus agar peran tetap jelas walau urutan kata berubah, dan ini salah satu alasan datif terasa asing di awal.

Datif dalam urutan kata bahasa Jerman yang nyata

Bahasa Jerman bisa memindahkan bagian kalimat untuk penekanan, terutama dalam tuturan.

Dua kalimat ini sama-sama bisa benar:

  • Ich gebe dem Mann das Buch.
  • Das Buch gebe ich dem Mann.

Karena dem Mann ditandai sebagai datif, pendengar tetap tahu itu penerimanya.

⚠️ Jangan menerjemahkan urutan kata bahasa Jerman terlalu harfiah

Pembelajar sering mengira nomina pertama adalah penerima. Dalam bahasa Jerman, sinyalnya adalah akhiran kasus. Latih telingamu untuk menangkap dem/der/den dan mir/dir dulu, lalu tafsirkan perannya.

Verba datif: verba yang "minta" mir/dir/ihm

Beberapa verba mengambil objek datif walau tidak ada objek langsung.

Kamu tidak perlu daftar panjang untuk mulai, kamu perlu yang paling umum dan satu kebiasaan: pelajari bersama pronomina datif.

helfen

helfen (HEL-fen) = membantu

  • Kannst du mir helfen?
  • Ich helfe dir.

danken

danken (DAHN-ken) = berterima kasih

  • Ich danke dir.
  • Vielen Dank! (Ini bukan datifnya sendiri, tapi sering berpasangan dengan danken.)

antworten

antworten (AHNT-vor-ten) = menjawab

  • Er antwortet mir nicht.
    "Dia tidak menjawab saya."

gehören

gehören (geh-HUR-ren) = milik, menjadi kepunyaan

  • Das gehört mir.
    "Itu milik saya."

passen

passen (PAHS-en) = pas, cocok

  • Das passt mir nicht.
    "Itu tidak cocok buat saya / tidak pas buat saya."

Pola-pola ini dijelaskan secara konsisten dalam rujukan besar seperti Duden dan materi pengajaran dari Goethe-Institut (Duden, diakses 2026; Goethe-Institut, diakses 2026). Kuncinya adalah struktur argumen verba itu mencakup peserta datif.

Datif setelah preposisi: pemicu harian terbesar

Kalau kamu hanya mempelajari satu aturan datif, jadikan ini: sebagian preposisi selalu memaksa datif.

Dalam bahasa Jerman sehari-hari, ini ada di mana-mana karena mengekspresikan lokasi, kebersamaan, asal, dan topik.

aus

aus (ows) = keluar dari, dari (asal)

  • Ich komme aus der Stadt.
    "Saya berasal dari kota."

bei

bei (bye) = di, dekat, di tempat seseorang

  • Ich bin bei meiner Freundin.
    "Saya ada di tempat pacar saya."

mit

mit (mit) = dengan

  • Ich gehe mit dem Hund.
    "Saya pergi dengan anjing itu."

nach

nach (nahkh, ch dari belakang tenggorokan) = ke (kota/negara), setelah

  • Ich fahre nach Berlin.
  • Nach der Arbeit bin ich müde.
    "Setelah kerja saya capek."

seit

seit (zyte) = sejak, selama (durasi waktu)

  • Ich lerne seit einem Jahr Deutsch.
    "Saya sudah belajar bahasa Jerman selama satu tahun."

von

von (fon) = dari, milik (sangat umum dalam tuturan)

  • Das ist von meinem Bruder.
    "Itu dari saudara laki-laki saya."

zu

zu (tsoo) = ke (orang, tempat dengan artikel), terlalu

  • Ich gehe zu dem Arzt. (sering dikontraksikan: zum Arzt)
  • Ich gehe zu der Schule. (sering: zur Schule)

Institut für Deutsche Sprache (IDS) adalah rujukan yang andal untuk perilaku preposisi ini dalam pemakaian standar dan bagaimana penandaan kasus membantu pemahaman saat urutan kata fleksibel (IDS, diakses 2026).

Preposisi dua arah (Wechselpräpositionen): datif vs akusatif

Beberapa preposisi bisa memakai datif atau akusatif, tergantung makna.

Set klasiknya mencakup: in, an, auf, unter, über, vor, hinter, neben, zwischen.

Aturan praktisnya:

  • Datif: lokasi, "di mana?" (WO?)
  • Akusatif: arah/perubahan, "ke mana?" (WOHIN?)

in

in (in) bisa datif atau akusatif:

  • Ich bin in der Küche. (lokasi, datif)
    "Saya ada di dapur."
  • Ich gehe in die Küche. (arah, akusatif)
    "Saya pergi ke dapur."

auf

auf (owf) = di atas, ke atas

  • Das Buch liegt auf dem Tisch. (datif)
  • Ich lege das Buch auf den Tisch. (akusatif)

an

an (ahn) = di, pada (vertikal), ke

  • Das Bild hängt an der Wand. (datif)
  • Ich hänge das Bild an die Wand. (akusatif)

🌍 Mengapa orang Jerman peduli 'di mana' vs 'ke mana'

Di negara-negara berbahasa Jerman, memberi petunjuk arah adalah keterampilan sosial harian, terutama di kota padat dengan transportasi umum. Perbedaan WO vs WOHIN bukan hal akademis, ini cara kamu menghindari salah paham seperti berdiri di peron yang salah atau menaruh sesuatu di tempat yang salah. Kasus adalah bagian dari ketelitian itu.

Datif jamak: "den" plus -n tambahan

Datif jamak punya pola yang sering terlewat karena ada dua perubahan sekaligus:

  1. artikelnya menjadi den
  2. banyak nomina jamak menambah -n (atau -en) kalau memungkinkan

Contoh:

  • mit den Kindern (bukan mit die Kinder)
  • bei den Freunden
  • von den Studenten

Kalau bentuk jamaknya sudah berakhir dengan -n atau -s, biasanya kamu tidak menambah -n lagi:

  • mit den Frauen (sudah berakhir dengan -n)
  • mit den Autos (jamak -s)

Ini salah satu detail "kecil" yang membuat bahasa Jermanmu terdengar jauh lebih seperti penutur asli, terutama dalam tuturan cepat saat artikel sering dipendekkan.

Akhiran adjektiva dalam datif (en adalah temanmu)

Akhiran adjektiva bisa terlihat menakutkan, tapi untuk datif kamu bisa melaju jauh dengan satu hasil yang sangat sering: -en.

Dengan kata "the" (artikel tertentu)

  • mit dem guten Wein
  • bei der neuen Arbeit
  • von den kleinen Kindern

Kamu melihat guten, neuen, kleinen, akhiran -en itu sinyal datif yang umum di sini.

Dengan kata "a" (artikel tak tentu)

Datif maskulin/netral sering tetap memakai -en:

  • mit einem guten Freund
  • bei einem alten Haus

Datif feminin dengan einer juga sering menghasilkan -en:

  • mit einer guten Freundin

Kalau kamu ingin sistem lengkapnya, rujukan tata bahasa Duden menjabarkan tabel deklinasi adjektiva dengan jelas (Duden, diakses 2026). Untuk berbicara, targetnya adalah mengenali dan mengotomatisasi beberapa potongan.

💡 Menghafal potongan lebih efektif daripada menghafal tabel

Daripada menghafal semua akhiran, hafalkan 6 sampai 10 frasa datif yang benar-benar akan kamu ucapkan: mit dem Handy, bei der Arbeit, nach dem Essen, seit einem Jahr, von meinem Chef, zu meiner Mutter. Lalu ganti nomina.

Kontraksi umum yang menyamarkan datif

Bahasa Jerman sering mengontraksikan preposisi + artikel, dan datif adalah tempat kamu paling sering melihatnya.

Ini bukan slang, ini standar:

  • zu dem menjadi zum
  • zu der menjadi zur
  • bei dem menjadi beim
  • von dem menjadi vom

Contoh:

  • Ich gehe zum Arzt.
  • Ich bin beim Bäcker. (BAE-ker, dengan umlaut sebagai "ae")
  • Das ist vom Chef.

Saat kamu mendengarkan penutur asli, kontraksi ini adalah salah satu alasan datif bisa terasa "tidak terlihat." Latih telingamu untuk akhiran -m: zum, beim, vom.

Datif dalam frasa tetap sehari-hari (yang benar-benar kamu dengar)

Datif bukan cuma "kalimat tata bahasa." Datif melekat dalam bahasa sosial yang umum.

Mir geht's gut

Mir geht's gut. (meer GAYTS goot)
Arti harfiah: "Bagi saya, itu berjalan baik."
Makna: "Saya baik-baik saja."

Ini struktur yang dimulai dengan datif, dan sangat umum sebagai jawaban sapaan.

Kalau kamu melatih pembuka percakapan, pasangkan dengan halo dalam bahasa Jerman supaya pertukarannya terasa natural.

Wie geht's dir?

Wie geht's dir? (vee GAYTS deer)
"Apa kabar?" (kepada kamu)

Es tut mir leid

Es tut mir leid. (ess toot meer lайт, perkiraan)
"Maaf."
Arti harfiah: "Itu membuat saya sedih."

Kamu juga akan mendengar Tut mir leid saja.

Danke dir

Danke dir. (DAHN-kuh deer)
"Terima kasih." (akrab)

Ini contoh bagus bagaimana pronomina datif menunjukkan kedekatan. Ini bukan "lebih benar" daripada Danke, ini lebih personal.

Kesalahan datif yang umum (dan cara cepat memperbaikinya)

Kesalahan 1: Memakai akusatif setelah preposisi datif

Salah:

  • mit den Tisch

Benar:

  • mit dem Tisch

Perbaikan: buat daftar pendek preposisi "selalu datif" dan latih dengan satu nomina masing-masing.

Kesalahan 2: Lupa -n pada datif jamak

Salah:

  • mit den Kind

Benar:

  • mit den Kindern

Perbaikan: setiap kali kamu belajar bentuk jamak, pelajari sekali dengan mit den.

Kesalahan 3: Tertukar "ihm" dan "ihn"

Salah:

  • Ich gebe ihn das Buch.

Benar:

  • Ich gebe ihm das Buch.

Perbaikan: ucapkan sebagai ritme: ihm itu "kepada dia (laki-laki)," ihn itu "dia (laki-laki)."

Kesalahan 4: Terlalu sering memakai "zu" untuk tujuan

Pembelajar sering mengatakan zu Berlin.

Dalam bahasa Jerman standar:

  • nach Berlin (kota, sebagian besar negara)
  • in die Schweiz (negara dengan artikel atau pola khusus)
  • zu meiner Freundin (orang)

Ini bukan murni datif, tapi ini titik di mana preposisi datif bertabrakan dengan logika perjalanan, jadi bagus dibereskan sejak awal.

Latihan mini praktis (5 menit) yang membangun datif otomatis

Lakukan ini dengan suara keras, setiap hari, selama seminggu:

  1. Pilih satu preposisi datif: mit
  2. Ucapkan 5 frasa nomina: mit dem Handy, mit der Karte, mit den Freunden, mit einem Kaffee, mit meiner Schwester
  3. Masukkan masing-masing ke kalimat lengkap:
    • Ich bezahle mit der Karte.
    • Ich rede mit den Freunden.

Lalu ulangi dengan bei, von, zu, seit.

Jenis pengulangan ini sejalan dengan penekanan dalam karya Paul Nation tentang pembelajaran kosakata: item berfrekuensi tinggi butuh banyak pertemuan bermakna agar menjadi otomatis. Di sini, "item"-nya bukan hanya kata, tapi potongan tata bahasa seperti mit dem.

Mengapa datif penting agar terdengar natural (bukan sekadar benar)

Dalam budaya berbahasa Jerman, kejelasan dan ketelitian dihargai dalam koordinasi sehari-hari: waktu bertemu, arah, tanggung jawab, dan permintaan sopan. Penandaan kasus mendukung kejelasan itu.

Kamu mendengarnya dalam negosiasi kecil harian:

  • Kannst du mir das schicken? (Bisa kirim itu ke saya?)
  • Gib mir bitte Bescheid. (Tolong kabari saya.)
  • Das gehört dir. (Itu milikmu.)

Begitu kamu mengenali bentuk datif, kamu juga akan lebih paham dialog film dan serial, karena pronomina seperti mir dan dir sering tidak ditekan dan diucapkan cepat.

Kalau kamu ingin kontras yang seru antara "bahasa Jerman sopan sehari-hari" dan bahasa yang sebaiknya kamu hindari di situasi formal, lihat panduan kami tentang kata makian bahasa Jerman. Bahkan di sana, kamu akan melihat pola datif seperti mir dalam luapan emosi.

Daftar cek cepat: kapan memakai datif

Gunakan datif saat:

  • Kamu bermakna "kepada/untuk seseorang" sebagai penerima: Ich gebe ihm das Buch.
  • Verba menuntutnya: helfen, danken, antworten, gehören, passen
  • Preposisi menuntutnya: mit, bei, von, zu, aus, nach, seit
  • Preposisi dua arah membahas lokasi (WO?): in der Küche, auf dem Tisch

Pelajari datif lewat mendengarkan yang nyata (jalur tercepat)

Latihan buku teks membantu, tapi datif menjadi natural saat kamu mendengarnya berulang dalam konteks: permintaan, bantuan, petunjuk arah, dan relasi. Itu juga alasan kalimat romantis seperti aku cinta kamu dalam bahasa Jerman mudah menempel, kalimatnya pendek, emosional, dan sering diulang.

Untuk latihan mendengarkan terstruktur dengan subtitle dan putar ulang, kamu juga bisa mencoba klip bahasa Jerman dari Wordy di /learn/german. Fokus dulu untuk menangkap mir/dir/ihm dan mit/bei/von, lalu perluas.

dem

dem (dehm) adalah artikel tertentu datif untuk nomina maskulin dan netral.

Gunakan setelah pemicu datif:

  • mit dem Mann (dengan pria itu)
  • bei dem Kind (di tempat anak itu, sering: beim Kind)
  • nach dem Essen (setelah makan)
neutral

/ikh GAY-buh dehm MAHN dahss BOOKH/

Arti harfiah: I give to-the man the book.

Ich gebe dem Mann das Buch, weil er es braucht.

I give the man the book because he needs it.

🌍

Ini pola datif standar: penerima berbentuk datif (dem Mann), bendanya berbentuk akusatif (das Buch). Dalam percakapan, frasa datif bisa dipindah ke awal atau akhir tanpa mengubah perannya.

der

der (dair) adalah artikel tertentu datif untuk nomina feminin, dan juga artikel genitif feminin dalam konteks lain, jadi kamu harus mengandalkan pemicunya.

Contoh:

  • mit der Frau (dengan perempuan itu)
  • in der Küche (di dapur, lokasi)
  • von der Schule (dari sekolah)
neutral

/ikh bin in dair KUE-khuh/

Arti harfiah: I am in the kitchen.

Ich bin in der Küche, kannst du kurz warten?

I'm in the kitchen, can you wait a moment?

🌍

Dengan preposisi dua arah seperti 'in', datif menandai lokasi (WO?). Kalau kamu ubah menjadi arah (WOHIN?), bentuknya menjadi akusatif: Ich gehe in die Küche.

den

den (dehn) adalah artikel tertentu datif untuk nomina jamak, dan sering memaksa tambahan -n pada nomina jamaknya.

Contoh:

  • mit den Kindern
  • bei den Freunden
  • von den Leuten
neutral

/ikh bin mit dehn KIN-dern/

Arti harfiah: I am with the children.

Am Wochenende bin ich oft mit den Kindern im Park.

On weekends I'm often with the kids in the park.

🌍

Datif jamak adalah pola berfrekuensi tinggi dalam obrolan keluarga dan kehidupan sehari-hari. Dengarkan 'den' dan -n tambahan pada nomina, ini salah satu sinyal datif yang paling jelas terdengar.

Pertanyaan yang sering diajukan

Kasus dativ dalam bahasa Jerman dipakai untuk apa?
Bahasa Jerman memakai dativ terutama untuk objek tidak langsung, yaitu orang atau benda yang menerima sesuatu: Ich gebe dem Mann das Buch. Dativ juga wajib setelah banyak preposisi yang sering dipakai seperti mit, nach, bei, aus, dan von, serta setelah kata kerja tertentu seperti helfen dan danken.
Bagaimana cara tahu kata kerja bahasa Jerman yang memakai dativ?
Beberapa kata kerja umum biasanya mengambil objek dativ, terutama kata kerja yang bermakna membantu, menjawab, dan kepemilikan: helfen, danken, antworten, gehören. Cara tercepat adalah menghafalnya sebagai frasa dengan pronomina: Kannst du mir helfen? Ich danke dir. Jika cocok dengan mir/dir, biasanya dativ.
Apakah 'mit' selalu diikuti dativ dalam bahasa Jerman?
Ya. Mit selalu memakai dativ: mit dem Freund, mit der Schwester, mit den Kindern. Dalam percakapan, ini termasuk pemicu dativ yang paling sering karena mencakup makna sehari-hari seperti 'dengan', 'dengan menggunakan', dan 'bersama dengan'.
Kenapa dativ jamak memakai 'den' dan menambah akhiran -n?
Dalam dativ jamak, artikelnya menjadi den dan banyak kata benda menambah -n (atau -en) jika memungkinkan: mit den Kindern, bei den Studenten. Pola ini membantu pendengar cepat mengenali fungsi frasa, terutama karena urutan kata bahasa Jerman memungkinkan frasa berpindah posisi.
Apa bedanya 'Ich gebe ihm das Buch' dan 'Ich gebe ihn das Buch'?
Ihm adalah dativ dan berarti 'kepada dia', yaitu penerima. Ihn adalah akusatif dan berarti 'dia' sebagai objek langsung. Ich gebe ihm das Buch benar karena buku adalah yang diberikan (objek langsung), sedangkan dia adalah penerima (objek tidak langsung).

Sumber & Referensi

  1. Duden, 'Die Grammatik' (referensi online), diakses 2026
  2. Institut für Deutsche Sprache (IDS), sumber daya tata bahasa (online), diakses 2026
  3. Goethe-Institut, materi belajar tata bahasa Jerman (online), diakses 2026
  4. Ethnologue, edisi ke-27, 2024

Mulai belajar dengan Wordy

Tonton klip film asli dan tambah kosakata sambil jalan. Gratis untuk diunduh.

Unduh di App StoreDapatkan di Google PlayTersedia di Chrome Web Store

Panduan bahasa lainnya