← Kembali ke Blog
🇫🇷Prancis

Idiom dan Ungkapan Bahasa Prancis: 25 yang Benar-Benar Dipakai Orang Prancis

Oleh SandorDiperbarui: 2 April 202612 mnt baca

Jawaban cepat

Idiom Prancis adalah ungkapan tetap yang maknanya tidak harfiah, dan mempelajari kumpulan inti adalah salah satu cara tercepat untuk memahami bahasa Prancis asli di film dan percakapan sehari-hari. Panduan ini mengajarkan 25 idiom yang sering muncul, dengan pelafalan yang mudah diikuti penutur Inggris, contoh alami, dan catatan budaya agar kamu bisa mengenalinya dan memakainya dengan tepat.

Idiom dan ungkapan Prancis adalah jalan pintas tercepat untuk memahami bahasa Prancis lisan yang nyata. Itu karena idiom sering muncul dalam percakapan harian, judul berita, dan dialog film, dan maknanya sering tidak harfiah. Di bawah ini kamu akan belajar 25 idiom yang benar-benar dipakai orang Prancis, dengan pelafalan yang mudah untuk penutur Inggris, contoh yang alami, dan catatan budaya supaya kamu langsung mengenalinya dan bisa memakainya tanpa terdengar dibuat-buat.

Mengapa idiom Prancis penting (terutama untuk film dan TV)

Bahasa Prancis dituturkan oleh ratusan juta orang di seluruh dunia. Organisation internationale de la Francophonie memperkirakan sekitar 321 juta penutur bahasa Prancis, di lebih dari 50 negara dan wilayah. Di sana, bahasa Prancis dipakai dengan tingkat yang berbeda dalam kehidupan publik dan pendidikan (OIF, 2022).

Ethnologue juga mencantumkan bahasa Prancis sebagai salah satu bahasa utama dunia berdasarkan total penutur, dengan sebaran geografis yang luas (Ethnologue, 2024). Sebaran ini penting karena idiom mudah menyebar, tetapi nuansanya bisa berubah antara Prancis, Belgia, Swiss, dan Afrika frankofon.

Idiom juga merupakan bahasa dengan “kompresi tinggi”. Satu frasa pendek bisa membawa sikap, humor, dan posisi sosial, dan itulah yang sering dipakai penulis naskah.

"Idiom adalah fosil budaya: idiom menyimpan gambaran lama dan kebiasaan sosial, bahkan saat penutur tidak lagi menyadarinya."

Profesor Anna Wierzbicka, ahli linguistik dan penulis Cross-Cultural Pragmatics (2003)

Jika kamu belajar idiom lewat adegan pendek, kamu juga belajar timing. Itulah alasan Wordy fokus pada klip nyata: kamu mendengar idiom dalam situasi yang masuk akal, bukan sebagai daftar kosakata.

Jika kamu masih membangun dasar, pasangkan ini dengan cara mengatakan halo dalam bahasa Prancis supaya kamu bisa membuka percakapan dengan alami sebelum mulai memakai idiom.

Cara memakai panduan ini (supaya kamu tidak terdengar tidak natural)

Pilih 5 idiom yang cocok dengan hidupmu. Pakai selama satu minggu dalam pesan atau self-talk, lalu ganti.

Buat tata bahasa di sekitar idiom tetap sederhana. Idiom sudah membawa makna utama, jadi jangan menumpuk struktur yang rumit.

💡 Tes cepat untuk idiom yang 'aman'

Jika sebuah idiom bisa muncul di email kerja tanpa terdengar aneh, biasanya idiom itu netral. Jika idiomnya memuat bagian tubuh, hewan sebagai hinaan, atau emosi kuat, anggap itu kasual atau slang, dan simpan untuk teman.

25 idiom dan ungkapan Prancis (dengan pelafalan dan pemakaian nyata)

avoir le cafard

Pelafalan: "ah-VWAHR luh kah-FAR"

Arti: merasa sedih, murung, atau gloomy. Secara harfiah artinya “punya kecoa,” yang terdengar aneh dalam bahasa Inggris, tetapi terasa normal dalam bahasa Prancis.

Contoh: "Depuis hier, j’ai le cafard." Terjemahan: "Sejak kemarin, aku merasa sedih."

Catatan budaya: Ini sering muncul di film saat karakter sedang jatuh pelan-pelan. Nuansanya lebih “sedih dan berat” daripada “stres.”

en avoir marre

Pelafalan: "ahn ah-VWAHR MAR"

Arti: muak, sudah capek. Ini blak-blakan dan sangat umum.

Contoh: "J’en ai marre de ce boulot." Terjemahan: "Aku muak dengan pekerjaan ini."

Ragam: kasual sampai slang, tergantung nada. Dalam situasi formal, lunakkan dengan "Je suis fatigué(e) de..." (pelafalan "zhuh swee fah-tee-GAY").

coûter les yeux de la tête

Pelafalan: "koo-TAY lay zyuh duh lah TET"

Arti: sangat mahal, secara harfiah “menghabiskan mata dari kepala.”

Contoh: "À Paris, les loyers coûtent les yeux de la tête." Terjemahan: "Di Paris, sewa sangat mahal."

Catatan budaya: Kamu akan mendengarnya dalam obrolan konsumen: sewa, tiket, belanja, perbaikan. Ini cocok dengan budaya Prancis yang kuat soal “mengeluh untuk membangun kedekatan.”

tomber dans les pommes

Pelafalan: "tohn-BAY dahn lay POM"

Arti: pingsan, secara harfiah “jatuh ke dalam apel.”

Contoh: "Elle est tombée dans les pommes." Terjemahan: "Dia pingsan."

Tips pemakaian: Ini umum, tetapi jangan pakai dalam konteks medis. Dalam adegan rumah sakit, karakter sering beralih ke "s’évanouir" (pelafalan "say-vah-NWEER").

avoir la flemme

Pelafalan: "ah-VWAHR lah FLEM"

Arti: tidak mood melakukan sesuatu, malas sesaat.

Contoh: "J’ai la flemme de sortir." Terjemahan: "Aku malas keluar."

Catatan budaya: Ini bahasa Prancis sehari-hari banget. Rasanya relate, sedikit mengejek diri sendiri, dan sangat umum di antara teman.

poser un lapin

Pelafalan: "poh-ZAY uhn lah-PAN"

Arti: mengacuhkan janji, membuat orang menunggu, secara harfiah “meletakkan kelinci.”

Contoh: "Il m’a posé un lapin." Terjemahan: "Dia mengacuhkanku."

Konteks kencan: Ini sering muncul di rom-com. Ini lebih spesifik daripada “membatalkan,” karena kamu menunggu dan dia tidak datang.

avoir un coup de foudre

Pelafalan: "ah-VWAHR uhn koo duh FOODR"

Arti: cinta pada pandangan pertama, secara harfiah “sambaran petir.”

Contoh: "Ça a été le coup de foudre." Terjemahan: "Itu cinta pada pandangan pertama."

Jika kamu ingin bahasa romantis di luar idiom, gabungkan ini dengan cara mengatakan I love you dalam bahasa Prancis agar sesuai tahap hubungan.

être au bout du rouleau

Pelafalan: "ETR oh boo doo roo-LOH"

Arti: sangat lelah, sudah di ujung batas.

Contoh: "Je suis au bout du rouleau." Terjemahan: "Aku benar-benar kelelahan."

Catatan budaya: Ini umum di drama kantor. Ini menandakan burnout, bukan sekadar “capek.”

avoir la pêche

Pelafalan: "ah-VWAHR lah PESH"

Arti: merasa sangat baik, penuh energi. Secara harfiah “punya buah persik.”

Contoh: "Aujourd’hui, j’ai la pêche." Terjemahan: "Hari ini, aku merasa sangat baik."

Ragam: kasual, ramah. Ini idiom “aman” karena positif dan tidak vulgar.

ça me prend la tête

Pelafalan: "sah muh prahn lah TET"

Arti: bikin pusing, mengganggu, atau bikin stres.

Contoh: "Arrête, ça me prend la tête." Terjemahan: "Berhenti, itu bikin aku pusing."

Tips pemakaian: Sering diucapkan saat bertengkar. Dalam konteks lebih tenang, "Ça m’énerve" (pelafalan "sah may-NERV") lebih ringan.

avoir un poil dans la main

Pelafalan: "ah-VWAHR uhn PWAHL dahn lah MAHN"

Arti: sangat malas, secara harfiah “punya rambut di tangan.”

Contoh: "Lui, il a un poil dans la main." Terjemahan: "Dia benar-benar malas."

Catatan budaya: Ini sering untuk menggoda, tetapi bisa menghina tergantung nada. Pakai dengan hati-hati.

mettre son grain de sel

Pelafalan: "METR sohn grahn duh SEL"

Arti: ikut nimbrung, memberi komentar, secara harfiah “menaruh sebutir garam.”

Contoh: "Il faut toujours qu’elle mette son grain de sel." Terjemahan: "Dia selalu harus ikut nimbrung."

Ragam: netral. Ini umum di adegan keluarga dan grup chat.

être dans le pétrin

Pelafalan: "ETR dahn luh pay-TRAN"

Arti: dalam masalah, dalam kekacauan. Gambaran harfiahnya adalah adonan yang sedang diuleni.

Contoh: "On est dans le pétrin." Terjemahan: "Kita dalam masalah."

Catatan budaya: Metafora makanan ada di mana-mana dalam bahasa Prancis. Yang ini terasa seperti “dapur Prancis,” walau penutur tidak memikirkan roti.

faire la grasse matinée

Pelafalan: "FER lah grass mah-tee-NAY"

Arti: bangun siang.

Contoh: "Dimanche, je fais la grasse matinée." Terjemahan: "Hari Minggu, aku bangun siang."

Tips pemakaian: Ini sangat umum dan sangat “akhir pekan di Prancis.” Ini cocok dengan budaya kafe dan makan malam yang larut.

être crevé(e)

Pelafalan: "ETR kruh-VAY"

Arti: sangat lelah, secara harfiah “bocor.”

Contoh: "Je suis crevé." Terjemahan: "Aku sangat lelah."

Ragam: kasual. Dalam konteks formal, pakai "Je suis très fatigué(e)" (pelafalan "tray fah-tee-GAY").

avoir un chat dans la gorge

Pelafalan: "ah-VWAHR uhn shah dahn lah GORZH"

Arti: suara serak karena tenggorokan tidak enak, seperti “ada katak di tenggorokan.” Secara harfiah “kucing di tenggorokan.”

Contoh: "Attends, j’ai un chat dans la gorge." Terjemahan: "Tunggu, tenggorokanku serak."

Catatan budaya: Hewannya berbeda, tetapi situasinya universal. Ini sering dipakai dalam komedi karena gambarnya kuat.

ne pas être dans son assiette

Pelafalan: "nuh pah ETR dahn sohn nah-SET"

Arti: tidak enak badan, tidak seperti biasanya. Secara harfiah “tidak berada di piring sendiri.”

Contoh: "Aujourd’hui, je ne suis pas dans mon assiette." Terjemahan: "Hari ini, aku tidak merasa seperti diriku sendiri."

Ragam: sopan-netral, aman bahkan di kantor. Ini alternatif yang bagus daripada terlalu banyak cerita.

avoir le cœur sur la main

Pelafalan: "ah-VWAHR luh kur sur lah MAHN"

Arti: sangat dermawan, berhati hangat. Secara harfiah “punya hati di tangan.”

Contoh: "Elle a le cœur sur la main." Terjemahan: "Dia sangat dermawan."

Catatan budaya: Ini umum di biografi dan wawancara. Ini menandakan karakter, bukan uang.

mettre la main à la pâte

Pelafalan: "METR lah mahn ah lah PAT"

Arti: ikut membantu, turun tangan, secara harfiah “memasukkan tangan ke adonan.”

Contoh: "Allez, on met la main à la pâte." Terjemahan: "Ayo, kita ikut bantu."

Catatan budaya: Seperti "être dans le pétrin," ini kembali ke gambaran roti. Ini juga mengisyaratkan kebanggaan Prancis pada keterampilan dan “melakukan sesuatu dengan benar.”

avoir du pain sur la planche

Pelafalan: "ah-VWAHR doo PAN sur lah PLAHNSH"

Arti: banyak yang harus dikerjakan, secara harfiah “roti di atas papan.”

Contoh: "Cette semaine, j’ai du pain sur la planche." Terjemahan: "Minggu ini, aku punya banyak yang harus dikerjakan."

Tips pemakaian: Ini umum di kantor dan sekolah. Ini idiomatik, tetapi tidak terasa slang.

se mettre sur son trente-et-un

Pelafalan: "suh METR sur sohn trahnt-ay-UHN"

Arti: berdandan rapi, memakai pakaian terbaik.

Contoh: "Pour le mariage, il s’est mis sur son trente-et-un." Terjemahan: "Untuk pernikahan itu, dia benar-benar berdandan rapi."

Catatan budaya: Kamu akan mendengarnya untuk acara: pernikahan, wawancara kerja, makan malam mewah. Ini cocok dengan perhatian orang Prancis pada gaya, tetapi bisa juga diucapkan sambil bercanda.

raconter des salades

Pelafalan: "rah-kohn-TAY day sah-LAHD"

Arti: mengarang, ngomong ngawur. Secara harfiah “menceritakan salad.”

Contoh: "Arrête de raconter des salades." Terjemahan: "Berhenti ngomong ngawur."

Ragam: kasual, sering bercanda. Ini tidak sekeras menyebut seseorang pembohong.

péter un câble

Pelafalan: "pay-TAY uhn KAHBL"

Arti: meledak emosi, hilang kendali. Secara harfiah “memutus kabel.”

Contoh: "Il a pété un câble quand il a vu la facture." Terjemahan: "Dia meledak saat melihat tagihannya."

⚠️ Peringatan ragam bahasa

"Péter" dekat dengan kata vulgar karena arti harfiahnya adalah "kentut." Banyak orang dewasa mengucapkannya dengan santai, tetapi ini tetap bukan bahasa email kerja. Jika kamu ingin versi yang lebih aman, pakai "devenir fou/folle" (pelafalan "duh-vuh-NEER foo").

se prendre un râteau

Pelafalan: "suh PRAHNDR uhn rah-TOH"

Arti: ditolak secara romantis, secara harfiah “kena garu.”

Contoh: "Je me suis pris un râteau." Terjemahan: "Aku ditolak."

Catatan budaya: Ini andalan komedi remaja. Gambarnya jelas, sedikit memalukan, dan sering dipakai dengan humor merendahkan diri.

ça ne casse pas trois pattes à un canard

Pelafalan: "sah nuh kass pah trwah PAT ah uhn kah-NAR"

Arti: biasa saja, tidak istimewa. Secara harfiah “tidak mematahkan tiga kaki bebek.”

Contoh: "Le film est sympa, mais ça ne casse pas trois pattes à un canard." Terjemahan: "Filmnya lumayan, tapi biasa saja."

Tips pemakaian: Idiom panjang seperti ini bagus untuk latihan mendengar. Dalam ucapan nyata, penutur Prancis sering mengatakannya cepat sebagai satu rangkaian.

tenir au courant

Pelafalan: "tuh-NEER oh koo-RAHN"

Arti: memberi kabar, membuat seseorang tetap tahu.

Contoh: "Je te tiens au courant." Terjemahan: "Aku akan memberi kabar."

Ragam: sopan-netral, aman untuk konteks profesional. Académie française sering menganjurkan bahasa Prancis yang jelas dan tepat dalam komunikasi publik, dan ini pilihan yang rapi dan standar (Académie française, "Dire, ne pas dire").

Pola yang akan mulai kamu sadari (dan mengapa itu membantu)

Metafora makanan ada di mana-mana

Kamu melihat "pétrin," "pâte," "pain," dan "assiette." Idiom makanan umum karena konkret dan dibagi bersama secara budaya.

Prancis juga punya identitas makanan regional yang kuat. Jadi, gambaran makanan terasa natural dan dekat secara emosional, bahkan dalam situasi abstrak.

Hewan sering muncul, tetapi tidak selalu sebagai hinaan

"Chat dans la gorge" itu netral. "Canard" dalam idiom bebek itu terasa main-main.

Saat hewan menjadi hinaan, ragam bahasanya cepat berubah. Jika kamu penasaran batas bahasa yang lebih keras, baca panduan kata makian bahasa Prancis supaya kamu tahu apa yang tidak perlu kamu ulang dari adegan yang edgy.

Banyak idiom adalah “potongan tetap”

Kamu tidak bisa bebas menukar kata. Misalnya, yang benar "poser un lapin," bukan "poser un chien."

Itulah alasan belajar dari klip efektif: kamu menghafal potongannya beserta ritmenya, bukan sebagai latihan tata bahasa.

Cara belajar idiom dengan klip film dan TV (rutinitas praktis)

  1. Tonton klipnya sekali dengan subtitle. Fokus pada situasi dan emosi.

  2. Putar ulang dan shadow kalimat idiomnya. Tiru kecepatan dan melodinya, bukan hanya kata-katanya.

  3. Simpan idiomnya dengan satu kalimat contoh. Buat singkat dan personal.

  4. Pakai dalam 24 jam. Cukup kirim pesan ke teman: "J’ai la flemme ce soir."

Jika kamu juga ingin pembuka dan penutup adegan yang natural, pasangkan idiom dengan cara mengatakan selamat tinggal dalam bahasa Prancis. Kombinasi itu membuat bahasa Prancismu terdengar “utuh,” bukan seperti frasa terpisah.

🌍 Mengapa dialog Prancis terasa 'penuh idiom'

Penulisan naskah Prancis sering memakai idiom untuk menandai kelas sosial, usia, dan rasa kebersamaan kelompok dengan cepat. Karakter yang mengatakan "tenir au courant" terasa terkontrol dan profesional, sementara yang mengatakan "péter un câble" terasa impulsif dan informal. Idiom adalah jalan pintas untuk membangun karakter.

Kesalahan umum yang dibuat pelajar (dan cara menghindarinya)

Menerjemahkan idiom kata demi kata ke bahasa Inggris

Jika kamu mengatakan "I have the cockroach" dalam bahasa Inggris, orang akan bingung. Anggap idiom sebagai kosakata terpisah.

Gunakan sumber kamus seperti CNRTL untuk mengecek arti dan catatan pemakaian saat sebuah idiom terasa tidak jelas (CNRTL, diakses 2026).

Memakai idiom slang terlalu cepat

Slang bisa terdengar seperti akting jika pelafalan dan timing kamu belum kuat. Mulai dari idiom netral seperti "tenir au courant," "ne pas être dans son assiette," dan "avoir du pain sur la planche."

Terlalu sering memakai idiom dalam situasi formal

Idiom itu kuat, tetapi terlalu banyak bisa terdengar teatrikal. Dalam bahasa Prancis profesional, satu idiom per percakapan sudah cukup.

Jika kamu ingin merapikan bunyimu secara keseluruhan, simpan panduan pelafalan bahasa Prancis dan latih vokal sengau pada kata seperti "courant" (koo-RAHN) dan "pain" (PAN).

Cheat sheet ringkas (netral vs kasual)

TujuanOpsi netralOpsi kasual atau slang
Merasa lelah"Je suis très fatigué(e)." (zhuh swee tray fah-tee-GAY)"Je suis crevé(e)." (zhuh swee kruh-VAY)
Merasa sedih"Je ne suis pas dans mon assiette." (zhuh nuh swee pah dahn mohn nah-SET)"J’ai le cafard." (zhay luh kah-FAR)
Banyak yang harus dikerjakan"J’ai du pain sur la planche." (zhay doo PAN sur lah PLAHNSH)"Je suis au bout du rouleau." (zhuh swee oh boo doo roo-LOH)
Kesal"Ça m’énerve." (sah may-NERV)"Ça me prend la tête." (sah muh prahn lah TET)

Lanjutkan: bangun kebiasaan idiom

Idiom bukan “garis finis,” idiom adalah tanda bahwa kamu mendengar seperti penutur asli. Saat kamu mengenalinya, dialog Prancis jadi kurang misterius dan lebih mudah ditebak.

Untuk langkah berikutnya yang seru, pelajari sapaan yang cocok dipasangkan dengan idiom dalam adegan nyata, mulai dari cara mengatakan halo dalam bahasa Prancis. Lalu jelajahi sisi bahasa Prancis informal yang lebih tajam lewat panduan kata makian bahasa Prancis, tetapi anggap itu untuk pemahaman dulu, bukan naskah untuk ditiru.

Jika kamu ingin melatih ungkapan ini dalam konteks setiap hari, kunjungi /learn/french dan berlatih dengan klip pendek. Di sana, idiom muncul dengan intonasi dan bahasa tubuh yang nyata.

Pertanyaan yang sering diajukan

Apa itu idiom bahasa Prancis?
Idiom bahasa Prancis adalah ungkapan tetap yang makna sebenarnya berbeda dari arti kata per kata. Misalnya, 'avoir le cafard' secara harfiah menyebut kecoak, tetapi artinya sedang sedih atau murung. Idiom sering muncul di percakapan, judul berita, dan dialog film, jadi cepat meningkatkan pemahaman.
Berapa banyak idiom Prancis yang sebaiknya dipelajari dulu?
Mulailah dari 15 sampai 30 idiom yang paling sering muncul di percakapan harian, TV, dan media sosial. Jumlah ini cukup untuk mengenali pola dan humor tanpa membuat kewalahan. Setelah itu, tambahkan idiom baru dari konteks, terutama dari klip yang kamu tonton ulang.
Apakah idiom Prancis berbeda antara Prancis dan Kanada?
Banyak idiom inti dipakai di keduanya, tetapi frekuensi dan pilihan katanya bisa berbeda. Prancis di Prancis sering memakai idiom yang terkait kehidupan sehari-hari Paris dan budaya sekolah, sedangkan Prancis Quebec punya ungkapan sendiri dan beberapa serapan dari Inggris. Paling aman, pelajari idiom yang umum dulu, lalu yang regional.
Bagaimana cara tahu apakah sebuah idiom terlalu informal?
Periksa ragam bahasa dan situasinya. Ada idiom yang netral dan aman dipakai di kerja ('tenir au courant'), sementara yang lain lebih gaul ('péter un câble') dan cocoknya dengan teman. Jika ragu, hindari idiom yang menyebut fungsi tubuh atau emosi yang terlalu kuat, pilih alternatif yang netral.
Apa cara terbaik menghafal ungkapan bahasa Prancis?
Hafalkan idiom sebagai satu kesatuan dengan satu kalimat contoh yang kuat, lalu ulangi dengan spaced repetition. Menonton ulang adegan pendek membantu karena kamu mendengar ritme dan intonasi yang sama. Tiru ucapannya keras-keras, lalu ganti satu detail (waktu, orang) sambil mempertahankan idiomnya.

Sumber & Referensi

  1. Organisation internationale de la Francophonie (OIF), Bahasa Prancis di dunia, 2022
  2. Ethnologue, Bahasa Prancis, edisi ke-27, 2024
  3. CNRTL (Centre National de Ressources Textuelles et Lexicales), Kamus, diakses 2026
  4. Académie française, Dire, ne pas dire, diakses 2026
  5. Wierzbicka, A., Cross-Cultural Pragmatics, edisi ke-2, 2003

Mulai belajar dengan Wordy

Tonton klip film asli dan tambah kosakata sambil jalan. Gratis untuk diunduh.

Unduh di App StoreDapatkan di Google PlayTersedia di Chrome Web Store

Panduan bahasa lainnya