Idiom dan Ungkapan Bahasa Prancis: 25 Ucapan yang Benar-benar Dipakai Orang Prancis
Jawaban cepat
Idiom Prancis adalah ungkapan tetap yang maknanya tidak harfiah, dan mempelajari inti idiom adalah salah satu cara tercepat untuk memahami bahasa Prancis asli di film dan percakapan sehari-hari. Panduan ini mengajarkan 25 idiom yang paling sering muncul, dengan pelafalan yang mudah untuk penutur Inggris, contoh alami, dan catatan budaya agar Anda bisa mengenalinya dan memakainya dengan tepat.
Idiom dan ungkapan Prancis adalah jalan pintas tercepat untuk memahami bahasa Prancis lisan yang nyata, karena idiom muncul terus-menerus dalam percakapan sehari-hari, judul berita, dan dialog film, dan maknanya sering tidak harfiah. Di bawah ini kamu akan mempelajari 25 idiom yang benar-benar dipakai orang Prancis, lengkap dengan pelafalan yang mudah untuk penutur bahasa Inggris, contoh yang alami, dan catatan budaya, supaya kamu bisa langsung mengenalinya dan memakainya tanpa terdengar dibuat-buat.
| Bahasa Indonesia | Bahasa Prancis | Pelafalan | Tingkat Kesopanan |
|---|---|---|---|
| To feel down | avoir le cafard | ah-VWAHR luh kah-FAR | casual |
| To be fed up | en avoir marre | ahn ah-VWAHR MAR | slang |
| To keep someone posted | tenir au courant | tuh-NEER oh koo-RAHN | polite |
| To be in a hurry | être pressé(e) | ETR pruh-SAY | polite |
| To calm down | se calmer | suh kal-MAY | polite |
| To freak out | péter un câble | pay-TAY uhn KAHBL | slang |
Mengapa idiom Prancis penting (terutama untuk film dan TV)
Bahasa Prancis dituturkan oleh ratusan juta orang di seluruh dunia. Organisation internationale de la Francophonie memperkirakan sekitar 321 juta penutur bahasa Prancis, di lebih dari 50 negara dan wilayah, tempat bahasa Prancis dipakai dengan tingkat yang berbeda dalam kehidupan publik dan pendidikan (OIF, 2022).
Ethnologue juga mencantumkan bahasa Prancis sebagai salah satu bahasa besar dunia berdasarkan jumlah penutur, dengan sebaran geografis yang luas (Ethnologue, 2024). Sebaran ini penting karena idiom mudah menyebar, tetapi nuansanya bisa berubah antara Prancis, Belgia, Swiss, dan Afrika frankofon.
Idiom juga merupakan bahasa dengan “kompresi tinggi”. Satu frasa pendek bisa membawa sikap, humor, dan posisi sosial, dan itulah yang sering diandalkan penulis naskah.
"Idiom adalah fosil budaya: mereka menyimpan citra lama dan kebiasaan sosial, bahkan ketika penutur tidak lagi menyadarinya."
Professor Anna Wierzbicka, linguist and author of Cross-Cultural Pragmatics (2003)
Kalau kamu belajar idiom lewat adegan pendek, kamu juga belajar timing. Itulah sebabnya Wordy fokus pada klip nyata: kamu mendengar idiom dalam situasi yang masuk akal, bukan sebagai daftar kosakata.
Kalau kamu masih membangun dasar dulu, pasangkan ini dengan cara mengatakan halo dalam bahasa Prancis supaya kamu bisa membuka percakapan dengan alami sebelum mulai memakai idiom.
Cara memakai panduan ini (supaya kamu tidak terdengar kaku)
Pilih 5 idiom yang cocok dengan hidupmu. Pakai selama satu minggu dalam pesan atau self-talk, lalu ganti.
Buat tata bahasa di sekitar idiom tetap sederhana. Idiomnya sudah “bekerja keras”, jadi jangan menumpuk struktur yang rumit di atasnya.
💡 Tes cepat untuk idiom yang 'aman'
Kalau sebuah idiom bisa muncul di email kerja tanpa terdengar aneh, biasanya idiom itu netral. Kalau idiomnya menyebut bagian tubuh, hewan sebagai hinaan, atau emosi yang kuat, anggap itu kasual atau slang, dan simpan untuk teman.
25 idiom dan ungkapan Prancis (dengan pelafalan dan pemakaian nyata)
avoir le cafard
Pelafalan: "ah-VWAHR luh kah-FAR"
Arti: merasa sedih, murung, atau lesu. Secara harfiah artinya “punya kecoa”, yang terdengar aneh dalam bahasa Inggris, tetapi terasa normal dalam bahasa Prancis.
Contoh: "Depuis hier, j’ai le cafard." Terjemahan: "Sejak kemarin, aku merasa sedih."
Catatan budaya: Ini sering muncul di film saat karakter pelan-pelan jatuh dalam suasana hati yang buruk. Nuansanya lebih “sedih dan berat” daripada “stres”.
en avoir marre
Pelafalan: "ahn ah-VWAHR MAR"
Arti: muak, sudah capek, sudah tidak tahan. Ini blak-blakan dan sangat umum.
Contoh: "J’en ai marre de ce boulot." Terjemahan: "Aku muak dengan pekerjaan ini."
Ragam: kasual sampai slang, tergantung nada. Dalam situasi formal, haluskan dengan "Je suis fatigué(e) de..." (pelafalan "zhuh swee fah-tee-GAY").
coûter les yeux de la tête
Pelafalan: "koo-TAY lay zyuh duh lah TET"
Arti: sangat mahal, “harganya selangit”, secara harfiah “biayanya mata dari kepala”.
Contoh: "À Paris, les loyers coûtent les yeux de la tête." Terjemahan: "Di Paris, sewa itu mahal sekali."
Catatan budaya: Kamu akan sering mendengarnya dalam obrolan konsumen: sewa, tiket, belanja, perbaikan. Ini cocok dengan budaya Prancis yang kuat soal “mengeluh sebagai cara akrab”.
tomber dans les pommes
Pelafalan: "tohn-BAY dahn lay POM"
Arti: pingsan, secara harfiah “jatuh ke dalam apel”.
Contoh: "Elle est tombée dans les pommes." Terjemahan: "Dia pingsan."
Tips pemakaian: Ini umum, tetapi jangan dipakai dalam konteks medis. Dalam adegan rumah sakit, karakter sering beralih ke "s’évanouir" (pelafalan "say-vah-NWEER").
avoir la flemme
Pelafalan: "ah-VWAHR lah FLEM"
Arti: tidak ada mood untuk melakukan sesuatu, malas sesaat.
Contoh: "J’ai la flemme de sortir." Terjemahan: "Aku malas keluar."
Catatan budaya: Ini bahasa Prancis sehari-hari banget. Rasanya relate, sedikit mengejek diri sendiri, dan sangat umum di antara teman.
poser un lapin
Pelafalan: "poh-ZAY uhn lah-PAN"
Arti: mengacuhkan janji, membuat orang menunggu, “PHP”, secara harfiah “menaruh kelinci”.
Contoh: "Il m’a posé un lapin." Terjemahan: "Dia mengacuhkanku dan membuatku menunggu."
Konteks kencan: Ini sering muncul di rom-com. Lebih spesifik daripada “membatalkan”, karena menyiratkan kamu sudah menunggu dan dia tidak datang.
avoir un coup de foudre
Pelafalan: "ah-VWAHR uhn koo duh FOODR"
Arti: cinta pada pandangan pertama, secara harfiah “sambaran petir”.
Contoh: "Ça a été le coup de foudre." Terjemahan: "Itu cinta pada pandangan pertama."
Kalau kamu ingin bahasa romantis di luar idiom, gabungkan ini dengan cara mengatakan I love you dalam bahasa Prancis supaya sesuai tahap hubungan.
être au bout du rouleau
Pelafalan: "ETR oh boo doo roo-LOH"
Arti: sangat kelelahan, sudah di ujung batas.
Contoh: "Je suis au bout du rouleau." Terjemahan: "Aku benar-benar habis tenaga."
Catatan budaya: Ini umum dalam drama kantor. Ini menandakan burnout, bukan sekadar “capek”.
avoir la pêche
Pelafalan: "ah-VWAHR lah PESH"
Arti: merasa sangat baik, penuh energi. Secara harfiah “punya buah persik”.
Contoh: "Aujourd’hui, j’ai la pêche." Terjemahan: "Hari ini aku merasa sangat bersemangat."
Ragam: kasual, ramah. Ini idiom “aman” karena positif dan tidak vulgar.
ça me prend la tête
Pelafalan: "sah muh prahn lah TET"
Arti: bikin pusing, bikin kesal, atau bikin stres.
Contoh: "Arrête, ça me prend la tête." Terjemahan: "Berhenti, itu bikin aku pusing."
Tips pemakaian: Sering diucapkan saat sedang berdebat. Dalam konteks yang lebih tenang, "Ça m’énerve" (pelafalan "sah may-NERV") lebih ringan.
avoir un poil dans la main
Pelafalan: "ah-VWAHR uhn PWAHL dahn lah MAHN"
Arti: sangat malas, secara harfiah “punya rambut di tangan”.
Contoh: "Lui, il a un poil dans la main." Terjemahan: "Dia itu malas banget."
Catatan budaya: Ini sering berupa godaan, tetapi bisa jadi menghina tergantung nada. Pakai dengan hati-hati.
mettre son grain de sel
Pelafalan: "METR sohn grahn duh SEL"
Arti: ikut nimbrung, memberi komentar yang tidak diminta, “menyumbang pendapat”, secara harfiah “menaruh butir garam”.
Contoh: "Il faut toujours qu’elle mette son grain de sel." Terjemahan: "Dia selalu saja harus ikut nimbrung."
Ragam: netral. Umum dalam adegan keluarga dan grup chat.
être dans le pétrin
Pelafalan: "ETR dahn luh pay-TRAN"
Arti: sedang dalam masalah, sedang kacau. Gambaran harfiahnya adalah adonan yang sedang diuleni.
Contoh: "On est dans le pétrin." Terjemahan: "Kita dalam masalah."
Catatan budaya: Metafora makanan ada di mana-mana dalam bahasa Prancis. Yang ini terasa sangat “dapur Prancis”, meski penutur tidak memikirkan roti.
faire la grasse matinée
Pelafalan: "FER lah grass mah-tee-NAY"
Arti: bangun siang.
Contoh: "Dimanche, je fais la grasse matinée." Terjemahan: "Hari Minggu, aku bangun siang."
Tips pemakaian: Ini sangat umum dan sangat “akhir pekan ala Prancis”. Cocok dengan budaya kafe dan makan malam yang larut.
être crevé(e)
Pelafalan: "ETR kruh-VAY"
Arti: sangat capek, secara harfiah “bocor”.
Contoh: "Je suis crevé." Terjemahan: "Aku capek banget."
Ragam: kasual. Dalam konteks formal, pakai "Je suis très fatigué(e)" (pelafalan "tray fah-tee-GAY").
avoir un chat dans la gorge
Pelafalan: "ah-VWAHR uhn shah dahn lah GORZH"
Arti: serak, seperti ada yang mengganjal di tenggorokan. Dalam bahasa Inggris idiomnya “frog in your throat”, sedangkan di sini harfiahnya “kucing di tenggorokan”.
Contoh: "Attends, j’ai un chat dans la gorge." Terjemahan: "Tunggu, tenggorokanku serak."
Catatan budaya: Hewannya berbeda, tetapi situasinya universal. Ini sering dipakai dalam komedi karena gambarnya kuat.
ne pas être dans son assiette
Pelafalan: "nuh pah ETR dahn sohn nah-SET"
Arti: tidak enak badan, tidak jadi diri sendiri, rasanya “tidak pas”. Secara harfiah “tidak berada di piring sendiri”.
Contoh: "Aujourd’hui, je ne suis pas dans mon assiette." Terjemahan: "Hari ini aku tidak merasa seperti diriku sendiri."
Ragam: sopan-netral, aman bahkan di kantor. Ini alternatif bagus daripada terlalu banyak cerita pribadi.
avoir le cœur sur la main
Pelafalan: "ah-VWAHR luh kur sur lah MAHN"
Arti: sangat dermawan, berhati hangat. Secara harfiah “punya hati di tangan”.
Contoh: "Elle a le cœur sur la main." Terjemahan: "Dia sangat dermawan."
Catatan budaya: Ini umum dalam biografi dan wawancara. Ini menandakan karakter, bukan uang.
mettre la main à la pâte
Pelafalan: "METR lah mahn ah lah PAT"
Arti: ikut membantu, turun tangan, secara harfiah “memasukkan tangan ke adonan”.
Contoh: "Allez, on met la main à la pâte." Terjemahan: "Ayo, kita ikut bantu."
Catatan budaya: Seperti "être dans le pétrin", ini kembali ke gambaran roti. Ini juga menyentil kebanggaan Prancis pada keterampilan dan “mengerjakan sesuatu dengan benar”.
avoir du pain sur la planche
Pelafalan: "ah-VWAHR doo PAN sur lah PLAHNSH"
Arti: banyak yang harus dikerjakan, secara harfiah “roti di atas papan”.
Contoh: "Cette semaine, j’ai du pain sur la planche." Terjemahan: "Minggu ini, aku punya banyak yang harus dikerjakan."
Tips pemakaian: Ini umum di kantor dan sekolah. Idiomatik, tetapi tidak terasa slang.
se mettre sur son trente-et-un
Pelafalan: "suh METR sur sohn trahnt-ay-UHN"
Arti: berdandan rapi, memakai pakaian terbaik.
Contoh: "Pour le mariage, il s’est mis sur son trente-et-un." Terjemahan: "Untuk pernikahan itu, dia benar-benar berdandan rapi."
Catatan budaya: Kamu akan mendengarnya menjelang acara: pernikahan, wawancara kerja, makan malam mewah. Ini cocok dengan perhatian Prancis pada gaya, tetapi bisa juga diucapkan sambil bercanda.
raconter des salades
Pelafalan: "rah-kohn-TAY day sah-LAHD"
Arti: mengarang, ngomong ngawur, bercerita berlebihan. Secara harfiah “menceritakan salad”.
Contoh: "Arrête de raconter des salades." Terjemahan: "Berhenti ngomong ngawur."
Ragam: kasual, seringnya bercanda. Ini lebih ringan daripada menyebut seseorang pembohong.
péter un câble
Pelafalan: "pay-TAY uhn KAHBL"
Arti: meledak emosinya, panik, hilang kontrol. Secara harfiah “memutus kabel”.
Contoh: "Il a pété un câble quand il a vu la facture." Terjemahan: "Dia meledak saat melihat tagihannya."
⚠️ Peringatan ragam bahasa
"Péter" dekat dengan kata vulgar karena arti harfiahnya adalah "kentut." Banyak orang dewasa mengucapkannya santai, tetapi ini tetap bukan bahasa untuk email kerja. Kalau kamu mau versi yang lebih aman, pakai "devenir fou/folle" (pelafalan "duh-vuh-NEER foo").
se prendre un râteau
Pelafalan: "suh PRAHNDR uhn rah-TOH"
Arti: ditolak secara romantis, secara harfiah “kena garu”.
Contoh: "Je me suis pris un râteau." Terjemahan: "Aku ditolak."
Catatan budaya: Ini andalan komedi remaja. Gambarnya jelas, sedikit memalukan, dan sering dipakai dengan humor yang merendahkan diri.
ça ne casse pas trois pattes à un canard
Pelafalan: "sah nuh kass pah trwah PAT ah uhn kah-NAR"
Arti: biasa saja, tidak istimewa. Secara harfiah “tidak mematahkan tiga kaki seekor bebek”.
Contoh: "Le film est sympa, mais ça ne casse pas trois pattes à un canard." Terjemahan: "Filmnya lumayan, tapi tidak istimewa."
Tips pemakaian: Idiom panjang seperti ini bagus untuk latihan mendengar. Dalam ucapan nyata, penutur Prancis sering mengatakannya cepat sebagai satu rangkaian.
tenir au courant
Pelafalan: "tuh-NEER oh koo-RAHN"
Arti: memberi kabar, membuat seseorang tetap terinformasi.
Contoh: "Je te tiens au courant." Terjemahan: "Aku akan mengabarimu."
Ragam: sopan-netral, aman untuk situasi profesional. Académie française sering menganjurkan bahasa Prancis yang jelas dan tepat dalam komunikasi publik, dan ini pilihan yang rapi dan standar (Académie française, "Dire, ne pas dire").
Pola yang akan mulai kamu sadari (dan mengapa itu membantu)
Metafora makanan ada di mana-mana
Kamu melihat "pétrin," "pâte," "pain," dan "assiette." Idiom makanan umum karena konkret dan dipahami bersama secara budaya.
Prancis juga punya identitas makanan regional yang kuat, jadi gambaran makanan terasa alami dan dekat secara emosional, bahkan dalam situasi abstrak.
Hewan sering muncul, tetapi tidak selalu sebagai hinaan
"Chat dans la gorge" netral. "Canard" dalam idiom bebek itu terasa main-main.
Saat hewan jadi hinaan, ragam bahasanya cepat berubah. Kalau kamu penasaran batas bahasa yang lebih keras, baca panduan kata makian bahasa Prancis supaya kamu tahu apa yang sebaiknya tidak kamu tiru dari adegan yang “edgy”.
Banyak idiom adalah “paket tetap”
Kamu tidak bisa bebas menukar kata. Misalnya, yang benar "poser un lapin", bukan "poser un chien."
Itulah sebabnya belajar dari klip efektif: kamu menghafal paketnya dengan ritme, bukan sebagai latihan tata bahasa.
Cara belajar idiom lewat klip film dan TV (rutinitas praktis)
-
Tonton klipnya sekali dengan subtitle. Fokus pada situasi dan emosi.
-
Putar ulang dan shadow kalimat idiomnya. Tiru kecepatan dan melodinya, bukan hanya katanya.
-
Simpan idiomnya dengan satu kalimat contoh. Buat singkat dan personal.
-
Pakai dalam 24 jam. Cukup kirim pesan ke teman: "J’ai la flemme ce soir."
Kalau kamu juga ingin pembuka dan penutup adegan yang terdengar alami, pasangkan idiom dengan cara mengatakan selamat tinggal dalam bahasa Prancis. Kombinasi itu membuat bahasa Prancismu terdengar “utuh”, bukan seperti frasa yang terpisah-pisah.
🌍 Mengapa dialog Prancis terasa 'penuh idiom'
Penulisan naskah Prancis sering memakai idiom untuk menandai kelas sosial, usia, dan rasa kebersamaan kelompok dengan cepat. Karakter yang mengatakan "tenir au courant" terasa terkendali dan profesional, sedangkan yang mengatakan "péter un câble" terasa impulsif dan informal. Idiom adalah jalan pintas untuk membangun karakter.
Kesalahan umum yang dilakukan pelajar (dan cara menghindarinya)
Menerjemahkan idiom kata demi kata ke bahasa Inggris
Kalau kamu mengatakan "I have the cockroach" dalam bahasa Inggris, orang akan bingung. Anggap idiom sebagai kosakata tersendiri.
Pakai sumber kamus seperti CNRTL untuk mengecek arti dan catatan pemakaian saat sebuah idiom terasa tidak jelas (CNRTL, diakses 2026).
Memakai idiom slang terlalu cepat
Slang bisa terdengar seperti “gaya-gayaan” kalau pelafalan dan timing kamu belum kuat. Mulai dari idiom netral seperti "tenir au courant," "ne pas être dans son assiette," dan "avoir du pain sur la planche."
Terlalu sering memakai idiom dalam situasi formal
Idiom itu kuat, tetapi kalau kebanyakan bisa terdengar teatrikal. Dalam bahasa Prancis profesional, satu idiom per percakapan sudah cukup.
Kalau kamu ingin memperhalus bunyimu secara keseluruhan, simpan panduan pelafalan bahasa Prancis dan latih vokal sengau pada kata seperti "courant" (koo-RAHN) dan "pain" (PAN).
Lembar contekan ringkas (netral vs kasual)
| Tujuan | Opsi netral | Opsi kasual atau slang |
|---|---|---|
| Merasa capek | "Je suis très fatigué(e)." (zhuh swee tray fah-tee-GAY) | "Je suis crevé(e)." (zhuh swee kruh-VAY) |
| Merasa sedih | "Je ne suis pas dans mon assiette." (zhuh nuh swee pah dahn mohn nah-SET) | "J’ai le cafard." (zhay luh kah-FAR) |
| Banyak yang harus dikerjakan | "J’ai du pain sur la planche." (zhay doo PAN sur lah PLAHNSH) | "Je suis au bout du rouleau." (zhuh swee oh boo doo roo-LOH) |
| Kesal | "Ça m’énerve." (sah may-NERV) | "Ça me prend la tête." (sah muh prahn lah TET) |
Lanjutkan: bangun kebiasaan idiom
Idiom bukan “garis finis”, idiom adalah tanda bahwa kamu mendengarkan seperti penutur asli. Begitu kamu mengenalinya, dialog Prancis jadi kurang misterius dan lebih mudah ditebak.
Untuk langkah berikutnya yang menyenangkan, pelajari sapaan yang cocok dipasangkan dengan idiom dalam adegan nyata, mulai dari cara mengatakan halo dalam bahasa Prancis. Lalu jelajahi sisi bahasa Prancis informal yang lebih tajam lewat panduan kata makian bahasa Prancis, tetapi anggap itu untuk pemahaman dulu, bukan naskah untuk ditiru.
Kalau kamu ingin berlatih ungkapan ini dalam konteks setiap hari, kunjungi /learn/french dan latihan dengan klip pendek, tempat idiom muncul dengan intonasi dan bahasa tubuh yang nyata.
Pertanyaan yang sering diajukan
Apa itu idiom bahasa Prancis?
Berapa banyak idiom Prancis yang sebaiknya dipelajari dulu?
Apakah idiom Prancis berbeda antara Prancis dan Kanada?
Bagaimana cara tahu apakah sebuah idiom terlalu informal?
Apa cara terbaik menghafal ungkapan bahasa Prancis?
Sumber & Referensi
- Organisation internationale de la Francophonie (OIF), Bahasa Prancis di dunia, 2022
- Ethnologue, Bahasa Prancis, edisi ke-27, 2024
- CNRTL (Centre National de Ressources Textuelles et Lexicales), Kamus, diakses 2026
- Académie française, Dire, ne pas dire, diakses 2026
- Wierzbicka, A., Cross-Cultural Pragmatics, edisi ke-2, 2003
Mulai belajar dengan Wordy
Tonton klip film asli dan tambah kosakata sambil jalan. Gratis untuk diunduh.

