← Kembali ke Blog
🇯🇵Jepang

50+ Frasa Penting Bahasa Jepang untuk Perjalanan Anda Berikutnya

Oleh Sandor20 Februari 202611 mnt baca

Jawaban cepat

Frasa bahasa Jepang paling berguna saat traveling adalah “Sumimasen” (すみません, soo-mee-mah-sehn). Artinya bisa “permisi”, “maaf”, bahkan “terima kasih” santai, jadi cocok untuk banyak situasi harian dalam satu kata. Selain itu, menguasai sekitar 50 frasa kunci untuk transport, hotel, makanan, belanja, dan keadaan darurat akan membuat perjalanan Anda di Jepang jauh lebih lancar dan tidak bikin stres.

Mengapa Frasa Ini Penting

Satu frasa perjalanan bahasa Jepang yang paling berguna adalah Sumimasen (すみません, soo-mee-mah-sehn). Frasa ini mencakup "permisi", "maaf", dan bahkan "terima kasih" yang ringan, semuanya dalam satu kata. Kuasai ini, dan kamu sudah menyelesaikan setengah kebutuhan komunikasi saat bepergian.

Jepang menyambut lebih dari 31 juta pengunjung internasional pada 2024, menurut Japan National Tourism Organization (JNTO). Namun meski pariwisata meningkat, kemampuan bahasa Inggris di luar pusat wisata besar masih terbatas. Survei Japan Foundation tahun 2021 menemukan bahwa meski 3.8 juta orang di seluruh dunia belajar bahasa Jepang, kebanyakan turis datang tanpa tahu satu pun frasa dan akhirnya kesulitan. Entah kamu mencari "frasa perjalanan bahasa Jepang" untuk liburan, belajar, atau percakapan, panduan ini mencakup semua yang kamu butuhkan.

Dimensi budaya bahkan lebih penting daripada dimensi bahasa. Jepang berjalan dengan sistem kesopanan dan perhatian sosial yang meresap ke setiap interaksi, dari membeli tiket kereta sampai masuk restoran. Mengetahui frasa yang tepat menunjukkan rasa hormat, dan respons orang Jepang terhadap turis yang berusaha biasanya sangat hangat.

"Dalam masyarakat Jepang, upaya berkomunikasi dengan bahasa setempat itu sendiri adalah bentuk kesopanan. Bahasa Jepang yang belum sempurna tetap menunjukkan kesadaran budaya dan rasa hormat, kualitas yang penutur bahasa Jepang hargai jauh lebih daripada ketepatan tata bahasa."

(Anna Wierzbicka, Cross-Cultural Pragmatics, Mouton de Gruyter)

Panduan ini membahas 50+ frasa penting yang diatur berdasarkan situasi perjalanan: transportasi, hotel, makanan, belanja, dan keadaan darurat. Setiap frasa mencakup tulisan Jepang, romaji, pelafalan bahasa Inggris, dan konteks budaya, supaya kamu tahu kapan dan bagaimana memakainya.


Referensi Cepat: 10 Frasa Perjalanan Teratas


Transportasi

Sistem transportasi umum Jepang terkenal efisien, tetapi kamu perlu beberapa frasa kunci untuk memakainya. Stasiun kereta di kota besar punya papan petunjuk bahasa Inggris, tetapi rute bus, percakapan dengan sopir taksi, dan bertanya arah hampir selalu butuh bahasa Jepang. Kartu IC (Suica atau Pasmo) menghilangkan kebutuhan membeli tiket satu per satu. Cukup tap dan jalan di gerbang stasiun, minimarket, dan mesin penjual otomatis.

すみません (Sumimasen)

Sopan

/soo-mee-mah-sehn/

Arti harfiah: Tidak ada akhir (untuk beban yang saya berikan kepada Anda)

すみません、駅はどこですか?

Permisi, stasiunnya di mana?

🌍

Pisau Swiss untuk perjalanan di Jepang. Pakai untuk menarik perhatian orang, minta maaf saat menyenggol di kereta yang padat, atau mengungkapkan terima kasih saat seseorang membantu. Kamu akan mengucapkan kata ini lebih sering daripada kata lain.

Sumimasen berasal dari kata kerja sumu (berakhir, selesai), dan makna harfiahnya ("tidak ada akhir untuk beban yang saya berikan") menunjukkan nilai budaya inti Jepang, yaitu sadar akan beban yang kamu berikan pada orang lain. Bagi pelancong, ini kata yang kamu ucapkan sebelum bertanya, setelah seseorang menyingkir memberi jalan, dan saat kamu tidak sengaja menghalangi pintu. Menurut standar pelafalan NHK, tekanan bunyi jatuh merata di semua suku kata.

ここはどこですか? (Koko wa doko desu ka?)

Sopan

/koh-koh wah doh-koh dehs kah/

Arti harfiah: Kalau di sini, ini di mana?

すみません、ここはどこですか?地図を見ても分かりません。

Permisi, ini tempat apa? Saya tidak bisa memahaminya meski melihat peta.

🌍

Penting saat kamu tersesat. Orang Jepang sering mengantarmu ke tujuan, bukan hanya menunjuk. Ini dianggap keramahan yang wajar, bukan merepotkan.

Saat menanyakan tempat tertentu, ganti koko (di sini) dengan nama lokasinya: Tōkyō Eki wa doko desu ka? (Stasiun Tokyo di mana?). Orang Jepang sangat bersedia membantu turis yang tersesat. Jangan kaget jika seseorang mengantarmu sampai tujuan.

切符はいくらですか? (Kippu wa ikura desu ka?)

Sopan

/kee-poo wah ee-koo-rah dehs kah/

Arti harfiah: Kalau tiketnya, berapa harganya?

新宿までの切符はいくらですか?

Berapa harga tiket ke Shinjuku?

🌍

Berguna di halte bus dan stasiun kecil tanpa mesin tiket berbahasa Inggris. Untuk kereta, kartu IC (Suica/Pasmo) lebih mudah, cukup tap dan tarif yang benar terpotong otomatis.

💡 Kartu IC: Sahabat Terbaikmu di Jepang

Ambil kartu IC Suica atau Pasmo (sekarang tersedia di iPhone lewat Apple Wallet). Kartu ini berfungsi di hampir semua kereta, bus, dan subway di seluruh negeri. Kamu juga bisa memakainya untuk bayar di minimarket (コンビニ, konbini), mesin penjual otomatis, dan banyak toko. Isi saldo yen di mesin stasiun mana pun lalu tap untuk bayar. Tidak perlu bahasa Jepang.

...までお願いします (...made onegaishimasu)

Sopan

/...mah-deh oh-neh-gah-ee-shee-mahs/

Arti harfiah: Ke..., tolong

東京駅までお願いします。

Ke Stasiun Tokyo, tolong.

🌍

Frasa taksi yang paling penting. Cukup sebut tujuanmu lalu tambahkan 'made onegaishimasu.' Pintu taksi terbuka dan tertutup otomatis, jadi jangan disentuh. Tip tidak diharapkan dan tidak diinginkan.

Taksi Jepang sangat bersih dan sopirnya memakai sarung tangan putih. Pintu belakang kiri terbuka otomatis, jadi jangan coba membuka atau menutupnya sendiri. Tunjukkan tujuanmu di layar ponsel jika pelafalan terasa sulit. Dan ingat, tidak ada tip. Pernah.

乗り換えはどこですか? (Norikae wa doko desu ka?)

Sopan

/noh-ree-kah-eh wah doh-koh dehs kah/

Arti harfiah: Kalau pindah jalur, di mana?

山手線への乗り換えはどこですか?

Di mana pindah ke Jalur Yamanote?

🌍

Stasiun kereta di Tokyo bisa punya lebih dari 30 peron. Petugas stasiun di gerbang tiket selalu mau membantu. Datangi gerbang yang dijaga petugas, bukan yang otomatis.


Di Hotel

Hotel dan ryokan (penginapan tradisional) di Jepang beroperasi dengan ketepatan yang luar biasa. Check-in biasanya pukul 3:00 PM dan check-out pukul 10:00 atau 11:00 AM, dengan sedikit kelonggaran. Resepsionis (フロント, furonto) adalah tempat utama untuk semua permintaan.

予約があります (Yoyaku ga arimasu)

Sopan

/yoh-yah-koo gah ah-ree-mahs/

Arti harfiah: Ada reservasi

すみません、予約があります。田中です。

Permisi, saya punya reservasi. Namanya Tanaka.

🌍

Dipakai saat check-in. Menyimpan konfirmasi pemesanan di ponsel itu membantu. Di ryokan (penginapan tradisional), kamu mungkin diminta melepas sepatu di pintu masuk. Cari genkan (玄関), area masuk yang lebih rendah dengan rak sepatu.

Di ryokan tradisional, check-in lebih seremonial. Staf mungkin menyajikan teh dan manisan sambil menjelaskan fasilitas penginapan. Makanan sering sudah termasuk dan disajikan di kamar pada jam tertentu. Lonely Planet Japanese Phrasebook menyarankan menyiapkan nomor konfirmasi, karena staf mungkin perlu mencocokkan nama asingmu dengan sistem pemesanan mereka.

部屋はありますか? (Heya wa arimasu ka?)

Sopan

/heh-yah wah ah-ree-mahs kah/

Arti harfiah: Kalau kamar, ada?

今夜、部屋はありますか?一人です。

Ada kamar untuk malam ini? Saya sendiri.

🌍

Untuk menginap tanpa reservasi. Jepang punya banyak business hotel (ビジネスホテル) terjangkau dekat stasiun yang sering masih ada kamar. Capsule hotel (カプセルホテル) adalah opsi khas Jepang untuk pelancong solo.

鍵をお願いします (Kagi wo onegaishimasu)

Sopan

/kah-gee oh oh-neh-gah-ee-shee-mahs/

Arti harfiah: Kuncinya, tolong

すみません、鍵をお願いします。部屋は305号室です。

Permisi, kuncinya tolong. Kamar saya nomor 305.

🌍

Banyak hotel Jepang memakai kunci fisik atau kartu kunci yang harus dititipkan di resepsionis saat kamu keluar. Frasa ini juga cocok saat kamu kembali dan perlu mengambil kuncimu.

Wi-Fiはありますか? (Wai-Fai wa arimasu ka?)

Sopan

/wah-ee fah-ee wah ah-ree-mahs kah/

Arti harfiah: Kalau Wi-Fi, ada?

Wi-Fiはありますか?パスワードは何ですか?

Ada Wi-Fi? Kata sandinya apa?

🌍

Kebanyakan hotel menyediakan Wi-Fi gratis. Untuk koneksi saat bepergian, menyewa perangkat pocket Wi-Fi di bandara populer di kalangan turis, tersedia di konter Bandara Narita dan Haneda.


Memesan Makanan

Budaya makanan Jepang adalah Warisan Budaya Takbenda UNESCO, dan makan menjadi salah satu sorotan perjalanan. Restoran beragam, dari tempat berbintang Michelin sampai bar mi berdiri di stasiun, dan masing-masing punya etiket sendiri. Banyak restoran memajang replika makanan plastik (食品サンプル, shokuhin sanpuru) di jendela, dan kamu bisa menunjuknya untuk memesan jika bahasa tidak membantu.

お会計お願いします (Okaikei onegaishimasu)

Sopan

/oh-kah-ee-keh oh-neh-gah-ee-shee-mahs/

Arti harfiah: Minta bonnya

すみません、お会計お願いします。

Permisi, minta bonnya.

🌍

Di Jepang, kamu biasanya bayar di kasir dekat pintu keluar, bukan di meja. Serahkan struk ke kasir. Jangan tinggalkan uang di meja. Staf bisa mengira kamu lupa dan mengejarmu ke luar untuk mengembalikannya.

⚠️ Tidak Ada Tip di Jepang

Memberi tip tidak dilakukan di Jepang dan bisa membuat bingung atau memalukan. Staf bisa menolak uangnya, mengejarmu untuk mengembalikannya, atau merasa tidak nyaman harus bagaimana. Layanan yang baik adalah standar, bukan sesuatu yang perlu dibayar ekstra. Harga di menu adalah harga akhir (pajak bisa sudah termasuk atau ditambahkan terpisah, tetapi tip tidak pernah diharapkan).

おすすめは何ですか? (Osusume wa nan desu ka?)

Sopan

/oh-soo-soo-meh wah nahn dehs kah/

Arti harfiah: Kalau rekomendasi, apa?

初めてなんですが、おすすめは何ですか?

Saya pertama kali ke sini. Anda rekomendasikan apa?

🌍

Staf restoran Jepang bangga dengan rekomendasi mereka. Frasa ini memuji koki dan biasanya membuatmu mendapat hidangan terbaik di menu. Di konter sushi, rekomendasi koki (おまかせ, omakase) sering jadi pilihan paling bagus.

アレルギーがあります (Arerugi ga arimasu)

Sopan

/ah-reh-roo-gee gah ah-ree-mahs/

Arti harfiah: Ada alergi

すみません、えびのアレルギーがあります。

Permisi, saya alergi udang.

🌍

Penting untuk keamanan makanan. Alergen umum: えび (ebi, udang), たまご (tamago, telur), 小麦 (komugi, gandum), そば (soba, buckwheat), ピーナッツ (piinattsu, kacang tanah). Bawa kartu alergi dalam bahasa Jepang untuk staf restoran.

いただきます (Itadakimasu)

Sopan

/ee-tah-dah-kee-mahs/

Arti harfiah: Saya menerima dengan rendah hati

いただきます!わあ、美味しそう!

Itadakimasu! Wah, kelihatannya enak!

🌍

Diucapkan sebelum makan, dengan kedua tangan dirapatkan seperti gestur doa kecil. Ini mengekspresikan rasa terima kasih kepada semua yang terlibat dalam makanan, petani, koki, pelayan. Mengucapkannya membuatmu terlihat paham budaya dan selalu dihargai.

ごちそうさまでした (Gochisousama deshita)

Sopan

/goh-chee-soh-sah-mah deh-shtah/

Arti harfiah: Itu jamuan

ごちそうさまでした。とても美味しかったです。

Terima kasih atas makanannya. Enak sekali.

🌍

Diucapkan setelah selesai makan. Ini berterima kasih kepada koki dan staf atas makanan. Mengatakannya saat kamu keluar restoran akan mendapat senyum hangat dan kadang dibalas 'terima kasih sudah datang' (ありがとうございました).


Belanja

Dari menara elektronik Akihabara sampai kerajinan tradisional Kyoto, belanja adalah bagian besar dari perjalanan ke Jepang. Belanja bebas pajak (免税, menzei) tersedia untuk turis yang belanja lebih dari 5,000 yen di toko yang ikut program, jadi bawa paspor.

いくらですか? (Ikura desu ka?)

Sopan

/ee-koo-rah dehs kah/

Arti harfiah: Berapa harganya?

すみません、これはいくらですか?

Permisi, ini berapa harganya?

🌍

Bisa dipakai di mana saja, toko, pasar, kios pinggir jalan. Tunjuk barangnya saat bertanya. Jepang umumnya budaya harga pas, tawar-menawar tidak umum kecuali di pasar loak (フリーマーケット) dan beberapa toko elektronik di Akihabara.

もう少し安いのはありますか? (Mou sukoshi yasui no wa arimasu ka?)

Sopan

/moh soo-koh-shee yah-soo-ee noh wah ah-ree-mahs kah/

Arti harfiah: Apakah ada yang sedikit lebih murah?

素敵ですが、もう少し安いのはありますか?

Bagus, tapi apakah ada yang sedikit lebih murah?

🌍

Daripada menawar harga (yang tidak umum di Jepang), frasa ini dengan sopan menanyakan alternatif yang lebih terjangkau. Staf toko akan menghargai keterusteranganmu dan biasanya menawarkan pilihan.

カードは使えますか? (Kaado wa tsukaemasu ka?)

Sopan

/kah-doh wah tsoo-kah-eh-mahs kah/

Arti harfiah: Kalau kartu, bisa dipakai?

すみません、カードは使えますか?それとも現金だけですか?

Permisi, bisa pakai kartu? Atau hanya tunai?

🌍

Jepang masih sangat berbasis uang tunai. Toko besar dan jaringan biasanya menerima kartu, tetapi toko kecil dan restoran sering tidak. Selalu bawa uang tunai (現金, genkin). ATM di 7-Eleven dan Japan Post menerima kartu internasional.

免税できますか? (Menzei dekimasu ka?)

Sopan

/mehn-zeh deh-kee-mahs kah/

Arti harfiah: Bisa bebas pajak?

免税できますか?パスポートはあります。

Bisa bebas pajak? Saya punya paspor.

🌍

Turis asing bisa mendapat pembebasan pajak konsumsi 10% untuk pembelian di atas 5,000 yen di toko yang menampilkan simbol 'Tax Free'. Bawa paspor, staf akan menempelkan struk ke halaman paspormu.

💡 Budaya Konbini: Penyelamat Pelancong

Minimarket Jepang (コンビニ, konbini), termasuk 7-Eleven, Lawson, dan FamilyMart, berada di level yang berbeda dibanding minimarket di negara Barat. Mereka menjual onigiri segar (bola nasi), bento, makanan hangat, perlengkapan mandi, charger ponsel, perangko, tiket konser, dan punya ATM internasional. Buka 24/7 dan ada di hampir setiap blok kota, ini adalah sumber daya paling berguna untuk pelancong di Jepang.


Keadaan Darurat

Keadaan darurat jarang terjadi pada turis di Jepang, karena ini salah satu negara paling aman di dunia. Namun mengetahui frasa ini bisa sangat penting saat dibutuhkan. Nomor darurat adalah 110 untuk polisi dan 119 untuk pemadam kebakaran atau ambulans (kebalikan dari banyak negara Barat).

助けて! (Tasukete!)

Santai

/tah-soo-keh-teh/

Arti harfiah: Selamatkan saya! / Tolong!

助けて!財布を盗まれました!

Tolong! Dompet saya dicuri!

🌍

Teriakan minta tolong yang mendesak. Dalam keadaan darurat sungguhan, ini akan langsung menarik perhatian. Untuk bantuan yang tidak terlalu mendesak, pakai 'sumimasen'. Tingkat kriminalitas Jepang sangat rendah, tetapi pencopetan bisa terjadi di area wisata yang padat.

医者が必要です (Isha ga hitsuyou desu)

Sopan

/ee-shah gah hee-tsoo-yoh dehs/

Arti harfiah: Saya perlu dokter

すみません、医者が必要です。気分が悪いです。

Permisi, saya perlu dokter. Saya merasa tidak enak badan.

🌍

Hotel bisa mengatur kunjungan dokter. Untuk rumah sakit dengan staf yang bisa bahasa Inggris, cari 'international clinic' (国際クリニック) di area kamu. Bawa dokumen asuransi perjalanan dan paspor.

警察を呼んでください (Keisatsu wo yonde kudasai)

Sopan

/keh-sah-tsoo oh yohn-deh koo-dah-sah-ee/

Arti harfiah: Tolong panggil polisi

すみません、警察を呼んでください。パスポートをなくしました。

Permisi, tolong panggil polisi. Saya kehilangan paspor.

🌍

Pos polisi (交番, koban) adalah kantor kecil yang ada di banyak kota di Jepang dan dijaga 24 jam. Petugasnya mudah diajak bicara dan bisa membantu barang hilang, arah, dan keadaan darurat. Barang hilang sering diserahkan dan dikembalikan di Jepang.

...のアレルギーがあります (...no arerugi ga arimasu)

Sopan

/...noh ah-reh-roo-gee gah ah-ree-mahs/

Arti harfiah: Saya alergi terhadap...

ピーナッツのアレルギーがあります。救急車を呼んでください。

Saya alergi kacang. Tolong panggil ambulans.

🌍

Untuk reaksi alergi berat, telepon 119 (ambulans). Bawa kartu alergi dalam bahasa Jepang yang mencantumkan alergimu, apotek dan hotel bisa membantu membuatnya. Kata untuk ambulans adalah 救急車 (kyuukyuusha, kyoo-kyoo-shah).


Etiket Budaya untuk Pelancong

🌍 Empat Aturan yang Harus Diketahui Setiap Turis

Membungkuk: Anggukan kecil (15 derajat) sudah cukup untuk turis. Kamu tidak perlu membungkuk 45 derajat, karena itu untuk permintaan maaf formal dan rapat bisnis. Anggukan kecil saat mengatakan arigatou gozaimasu atau sumimasen sudah pas.

Melepas sepatu: Cari genkan (玄関), area masuk yang sedikit lebih rendah dengan rak sepatu atau deretan sandal. Kamu akan menemukannya di ryokan, kuil, beberapa restoran, ruang ganti, dan rumah. Naik ke lantai tanpa sepatu lalu pakai sandal yang disediakan. Memakai kaus kaki tidak masalah, kaki telanjang kurang ideal.

Tidak ada tip: Perlu diulang karena mengejutkan banyak pelancong Barat. Jangan memberi tip di restoran, hotel, taksi, salon rambut, atau tempat lain. Ini bukan kebiasaan dan bisa membuat bingung.

Etiket kereta: Atur ponsel ke mode senyap (マナーモード, manaa moodo, harfiahnya "mode sopan santun"). Jangan menerima telepon di kereta. Makan di kereta lokal dianggap kurang sopan, tetapi itu wajar di kereta jarak jauh seperti shinkansen (kereta peluru), di mana bento hampir jadi tradisi.


Kata Bantu Hitung yang Berguna untuk Pelancong

Bahasa Jepang memakai kata bantu hitung (counter) yang berubah sesuai jenis benda. Kamu tidak perlu mempelajari semuanya, tetapi tiga ini benar-benar berguna untuk turis:

Kata bantu hitungCara bacaUntukContoh
〜枚 (mai)mah-eeBenda datar: tiket, lembaran, piring切符二枚 (kippu ni-mai) = 2 tiket
〜人 (nin)neenOrang (kecuali 1 dan 2)三人です (san-nin desu) = 3 orang
〜つ (tsu)tsooBenda umum一つください (hitotsu kudasai) = Satu, tolong

Untuk "berapa orang" di restoran, tuan rumah akan bertanya nan-mei-sama desu ka? (何名様ですか?). Angkat jari dan sebut angkanya: futari (二人, dua orang) atau san-nin (三人, tiga orang).


Belajar Bahasa Jepang Lewat Film dan TV

Mendengar frasa ini diucapkan secara alami oleh penutur asli mempercepat belajarmu secara drastis. Film Jepang dan anime memberi pelafalan, intonasi, dan konteks budaya yang autentik, yang tidak bisa ditiru buku frasa. Lihat panduan kami tentang film terbaik untuk belajar bahasa Jepang untuk rekomendasi pilihan yang diurutkan berdasarkan tingkat kesulitan.

Untuk membangun kosakata secara terstruktur sebelum perjalanan, alat belajar bahasa Jepang Wordy memungkinkan kamu berlatih frasa perjalanan dengan pengulangan berspasi, supaya kamu ingat apa yang kamu pelajari. Dan untuk panduan frasa bahasa Jepang lainnya, kunjungi blog kami untuk artikel tentang salam, terima kasih, maaf, dan lainnya.

Entah kamu sedang menavigasi sistem subway Tokyo yang seperti labirin atau memesan ramen di toko kecil di gang Osaka, bahkan beberapa frasa saja akan mengubah pengalaman perjalananmu. Kata bahasa Jepang untuk usaha adalah ganbaru (頑張る), dan berusaha berbicara bahasa Jepang meski dasar adalah cara terbaik untuk terhubung dengan budaya yang sangat menghargai ketulusan dan rasa hormat.

Pertanyaan yang sering diajukan

Apakah harus bisa bahasa Jepang untuk jalan-jalan di Jepang?
Di kota besar seperti Tokyo dan Osaka, Anda masih bisa bertahan tanpa bahasa Jepang karena banyak papan petunjuk dan menu sudah ada bahasa Inggris. Namun di luar area wisata, bahasa Inggris terbatas. Menghafal 20 sampai 30 frasa dasar sangat membantu untuk pesan makanan, tanya arah, dan situasi darurat.
Kata bahasa Jepang paling berguna untuk turis itu apa?
Sumimasen (すみません, soo-mee-mah-sehn) adalah kata paling berguna untuk traveler. Bisa berarti “permisi” untuk menarik perhatian, “maaf” saat tidak sengaja menyenggol orang, dan “terima kasih” ringan saat dibantu. Anda akan memakainya berkali-kali setiap hari.
Apakah perlu memberi tip di Jepang?
Tidak. Memberi tip bukan budaya Jepang dan bisa dianggap tidak sopan atau membingungkan. Staf restoran, hotel, dan taksi tidak mengharapkan tip. Jika Anda meninggalkan uang, pelayan bisa mengejar untuk mengembalikannya. Harga yang tertera adalah harga yang dibayar.
Bagaimana cara bayar kereta di Jepang?
Cara termudah adalah memakai kartu IC seperti Suica atau Pasmo, sekarang juga tersedia sebagai aplikasi di iPhone. Anda isi saldo lalu tap di gerbang stasiun. Kartu IC juga bisa dipakai di minimarket, mesin penjual otomatis, dan banyak toko. Tiket sekali jalan bisa dibeli di mesin stasiun, biasanya ada opsi bahasa Inggris.
Etika apa yang perlu diketahui turis di Jepang?
Empat aturan utama: lepas sepatu saat masuk rumah, ryokan, dan beberapa restoran, cari area genkan dengan rak sepatu. Jangan telepon di kereta. Jangan makan sambil berjalan. Lalu membungkuk sedikit saat menyapa atau berterima kasih. Untuk turis, anggukan kecil sudah cukup.
Apakah kartu kredit bisa dipakai di mana saja di Jepang?
Penerimaan kartu kredit sudah jauh membaik, tetapi Jepang masih lebih bergantung pada uang tunai dibanding banyak negara Barat. Toko besar, hotel, dan restoran jaringan biasanya menerima kartu, tetapi toko kecil, restoran lokal, kuil, dan daerah pedesaan sering perlu tunai. Selalu bawa yen, ATM internasional ada di minimarket 24 jam.

Sumber & Referensi

  1. Japan Foundation (国際交流基金), Laporan survei tentang pendidikan bahasa Jepang di luar negeri (2021)
  2. Lonely Planet, Japanese Phrasebook & Dictionary, edisi ke-9 (2023)
  3. Japan National Tourism Organization (JNTO), Statistik kedatangan pengunjung (2024)
  4. NHK Broadcasting Culture Research Institute, Pelafalan dan penggunaan bahasa Jepang standar
  5. Wierzbicka, A., Cross-Cultural Pragmatics: The Semantics of Human Interaction (Mouton de Gruyter)

Mulai belajar dengan Wordy

Tonton klip film asli dan tambah kosakata sambil jalan. Gratis untuk diunduh.

Unduh di App StoreDapatkan di Google PlayTersedia di Chrome Web Store

Panduan bahasa lainnya

Frasa Bahasa Jepang untuk Traveling yang Wajib Tahu (2026)