Cara Mengatakan Sama-sama dalam Bahasa Jerman: 14 Jawaban Selain Bitte
Jawaban cepat
Cara paling umum untuk mengatakan sama-sama dalam bahasa Jerman adalah "Bitte" (BIT-teh), kata yang sama yang berarti "tolong." Untuk kesan lebih hangat, gunakan "Bitte schön" atau "Bitte sehr." Untuk menunjukkan bahwa Anda senang membantu, ucapkan "Gern geschehen" (senang bisa membantu). Dalam situasi formal, "Keine Ursache" (tidak perlu) atau "Mit Vergnügen" (dengan senang hati) adalah pilihan standar.
Jawaban Singkat
Cara paling umum untuk mengatakan “sama-sama” dalam bahasa Jerman adalah Bitte (BIT-teh), kata yang sama persis yang berarti “tolong.” Konteks membuat maknanya jelas: saat seseorang berkata Danke, Bitte berarti “sama-sama.” Saat kamu membuat permintaan, artinya “tolong.” Fungsi ganda ini membuat Bitte menjadi salah satu kata paling serbaguna dan paling sering dipakai dalam bahasa Jerman.
Bahasa Jerman dituturkan oleh lebih dari 130 juta orang di seluruh dunia di enam negara yang menjadikannya bahasa resmi. Menurut data Ethnologue 2024, bahasa ini termasuk dua belas bahasa yang paling banyak dituturkan di dunia. Di wilayah bahasa ini, cara orang menanggapi ucapan terima kasih beragam, dari Bitte yang singkat dari penumpang komuter Berlin, sampai Bitteschön yang melodis dari pelayan Wina, sampai Dafür nicht yang sederhana dari pekerja dermaga Hamburg. Kalau kamu mencari “sama-sama dalam bahasa Jerman” untuk perjalanan, belajar, atau percakapan, panduan ini mencakup semuanya.
"Kesopanan dalam bahasa Jerman bukan soal ungkapan verbal yang berlebihan. Ini soal ketepatan, memilih rumus yang tepat untuk momen yang tepat. Respons terhadap ucapan terima kasih, entah Bitte atau Gern geschehen, menunjukkan kepekaan sosial sekaligus niat baik."
(Brown & Levinson, Politeness: Some Universals in Language Usage, Cambridge University Press, 1987)
Panduan ini membahas 14 cara penting dalam bahasa Jerman untuk mengatakan “sama-sama”, disusun per kategori: standar, formal, santai, dan regional. Masing-masing mencakup pelafalan, contoh kalimat, dan konteks budaya supaya kamu tahu kapan memakainya.
Referensi Cepat: Ungkapan “Sama-sama” dalam Bahasa Jerman Sekilas
Respons Standar
Ini respons andalan yang dipahami di mana pun di dunia penutur bahasa Jerman. Duden, kamus otoritatif Jerman, mencantumkan ketiganya sebagai bahasa Jerman baku (Hochdeutsch).
Bitte
/BIT-teh/
Arti harfiah: Tolong / Sama-sama
“Danke für den Kaffee! / Bitte!”
Terima kasih untuk kopinya! / Sama-sama!
Kata paling serbaguna dalam bahasa Jerman. Bisa berarti 'tolong', 'sama-sama', 'silakan', 'lanjutkan', dan 'maaf?' tergantung konteks. Sebagai balasan untuk ucapan terima kasih, ini pilihan default yang universal.
Bitte adalah pisau serbaguna dalam bahasa Jerman. Duden mencatat setidaknya enam konteks penggunaan berbeda untuk satu kata ini, dan Gesellschaft für deutsche Sprache (GfdS) menempatkannya di antara sepuluh kata yang paling sering diucapkan dalam bahasa Jerman sehari-hari. Kata ini berasal dari verba bitten (meminta), yang menjelaskan peran gandanya: saat kamu meminta sesuatu, Bitte berarti “tolong”, saat seseorang berterima kasih, artinya “sama-sama.”
Tugas ganda ini sering membingungkan pelajar di awal, tetapi dalam praktiknya makna selalu jelas dari konteks. Seseorang menyerahkan kopi dan berkata Bitte, itu berarti “silakan.” Kamu berkata Danke dan mereka menjawab Bitte, itu berarti “sama-sama.” Kamu meminta petunjuk arah dan memulai dengan Bitte, itu berarti “tolong.”
💡 Bitte = Tolong DAN Sama-sama
Anggap Bitte sebagai pelumas universal dalam percakapan bahasa Jerman. Kata ini melancarkan setiap interaksi sosial: meminta, menawarkan, menerima, mengakui. Kalau ragu harus menjawab apa setelah Danke, Bitte! yang cepat selalu benar. Kamu tidak akan kebanyakan memakai kata ini dalam bahasa Jerman.
Bitte schön
/BIT-teh SHURN/
Arti harfiah: Sama-sama (dengan baik/ramah)
“Vielen Dank für Ihre Hilfe! / Bitte schön!”
Terima kasih banyak atas bantuan Anda! / Sama-sama!
Versi 'Bitte' yang lebih hangat dan lebih ramah. Berpasangan sempurna dengan 'Danke schön', keduanya membentuk pasangan percakapan yang alami. Sangat umum di toko, restoran, dan pertukaran sopan sehari-hari.
Seperti Danke schön adalah versi yang lebih hangat dari Danke, Bitte schön menaikkan tingkat Bitte dengan tambahan schön (indah, baik). Kedua ungkapan ini membentuk pasangan percakapan alami yang akan kamu dengar puluhan kali di kota mana pun yang berbahasa Jerman: Danke schön!: Bitte schön!
Staf layanan memakai Bitte schön hampir secara refleks, saat meletakkan hidangan di meja, menyerahkan struk, atau mengembalikan uang kembalian. Ungkapan ini terasa hangat, tanpa menjadi terlalu formal. Perhatikan pelafalan schön: bunyi ö dalam bahasa Jerman tidak punya padanan langsung dalam bahasa Indonesia. Bunyi ini berada di antara “e” dan “eu” dengan bibir membulat. SHURN adalah pendekatan terdekat.
Bitte sehr
/BIT-teh ZEHR/
Arti harfiah: Sama-sama (sekali)
“Danke sehr für die Auskunft. / Bitte sehr.”
Terima kasih banyak atas informasinya. / Sama-sama.
Saudara yang sedikit lebih tenang dari 'Bitte schön.' Walau hampir bisa saling menggantikan, 'Bitte sehr' lebih condong ke situasi profesional dan semi-formal. Berpasangan alami dengan 'Danke sehr'.
Bitte sehr berpasangan dengan Danke sehr seperti Bitte schön berpasangan dengan Danke schön. Bedanya halus: schön menambah kehangatan (secara harfiah “dengan indah”), sedangkan sehr menambah penekanan (secara harfiah “sangat”). Dalam praktiknya, orang Jerman sering memakainya hampir saling menggantikan, tetapi Bitte sehr terdengar sedikit lebih tenang dan profesional.
Dalam konteks bisnis dan korespondensi formal, Bitte sehr sedikit lebih sering dipilih dibanding Bitte schön. Dalam percakapan sehari-hari, banyak penutur asli berganti-ganti tanpa menyadari bedanya.
Respons Formal
Saat situasi menuntut lebih dari Bitte yang cepat, misalnya bantuan besar, konteks profesional, atau percakapan dengan orang yang ingin kamu hormati. Bahasa Jerman punya beberapa alternatif yang lebih tinggi tingkatnya.
Gern geschehen
/gehrn geh-SHAY-en/
Arti harfiah: Terjadi dengan senang hati
“Danke, dass du mir beim Umzug geholfen hast! / Gern geschehen!”
Terima kasih sudah bantu aku pindahan! / Dengan senang hati!
Menyampaikan bahwa bantuan itu dilakukan dengan sukarela dan dengan senang hati. Lebih personal daripada 'Bitte', ini secara jelas mengatakan bahwa kamu sama sekali tidak keberatan membantu.
Gern geschehen secara harfiah berarti “terjadi dengan senang hati”, menekankan bahwa apa pun yang kamu lakukan, itu terjadi dengan rela. Ini cara bahasa Jerman mengatakan “dengan senang hati” dengan kehangatan yang tulus. Berbeda dari Bitte yang refleks, Gern geschehen punya bobot emosional: ini memberi tahu orang lain bahwa ucapan terima kasihnya kamu hargai, tetapi sebenarnya tidak perlu karena kamu senang membantu.
Kata gern (dengan senang hati) berasal dari bahasa Jerman Tinggi Kuno gerno dan termasuk kata paling positif dalam bahasa ini. Menurut GfdS, gern muncul dalam banyak ungkapan tetap bahasa Jerman, semuanya membawa nuansa kerelaan dan kegembiraan.
Gerne!
/GEHR-neh/
Arti harfiah: Dengan senang hati!
“Danke für den Tipp! / Gerne!”
Terima kasih untuk tipsnya! / Dengan senang hati!
Bentuk singkat dan santai dari 'Gern geschehen.' Cerah, ramah, dan banyak dipakai di semua negara penutur bahasa Jerman. Cocok untuk bahasa Jerman lisan maupun tulisan.
Gerne! adalah versi ringkas dari Gern geschehen, hanya inti perasaannya, dipadatkan jadi satu kata. Ungkapan ini terdengar cerah, ramah, dan efisien, jadi sangat populer dalam bahasa Jerman sehari-hari. Kamu akan mendengarnya di toko, kantor, dan di antara teman. Ungkapan ini juga cocok untuk pesan teks dan email saat orang menghargai singkatnya.
Keine Ursache
/KY-neh OOR-zakh-eh/
Arti harfiah: Tidak ada sebab / Tidak ada alasan
“Ich danke Ihnen vielmals für Ihre Mühe. / Keine Ursache.”
Saya sangat berterima kasih atas usaha Anda. / Tidak usah sungkan.
Cara yang agak formal untuk mengecilkan usaha kamu. Menyiratkan 'tidak ada alasan untuk berterima kasih.' Umum di situasi profesional dan semi-formal. Padanan dalam bahasa Indonesia adalah 'tidak usah sungkan'.
Keine Ursache secara harfiah berarti “tidak ada sebab”, tidak ada alasan untuk berterima kasih. Ini setara dengan “tidak usah sungkan”, menolak rasa terima kasih dengan sopan dengan cara mengecilkan usaha yang kamu keluarkan. Ungkapan ini berada di tingkat yang rapi dan agak formal, dan sangat cocok di lingkungan profesional.
Strukturnya khas bahasa Jerman dalam logikanya: alih-alih menegaskan rasa terima kasih orang lain (seperti Gern geschehen), ungkapan ini menolak premisnya. Tidak ada alasan untuk berterima kasih karena yang dilakukan tidak butuh usaha khusus. Ini mencerminkan pola yang lebih luas dalam kesopanan bahasa Jerman yang diidentifikasi Brown dan Levinson: meminimalkan beban, bukan memaksimalkan hal positif.
Mit Vergnügen
/mit fer-GNEW-gen/
Arti harfiah: Dengan senang hati
“Vielen Dank für Ihre hervorragende Empfehlung. / Mit Vergnügen.”
Terima kasih banyak atas rekomendasi Anda yang luar biasa. / Dengan senang hati.
Respons paling elegan di daftar ini. Umum di layanan kelas atas, pertukaran profesional formal, dan situasi diplomatik. Menandakan keanggunan dan kerelaan yang tulus.
Mit Vergnügen adalah cara paling halus untuk mengatakan “sama-sama” dalam bahasa Jerman. Kamu akan mendengarnya dari concierge di hotel mewah, dalam korespondensi profesional formal, dan dalam pertukaran diplomatik. Artinya “dengan senang hati” dan menyampaikan kesopanan sekaligus kepuasan tulus karena bisa membantu.
Respons Santai
Di antara teman, rekan kerja, dan situasi santai, orang Jerman memilih respons yang lebih pendek dan lebih informal. Ini frasa yang akan kamu dengar terus dalam kehidupan sehari-hari, terutama di kalangan penutur muda.
Kein Problem
/kyne pro-BLAYM/
Arti harfiah: Tidak masalah
“Danke fürs Abholen! / Kein Problem.”
Terima kasih sudah menjemput! / Tidak masalah.
Respons santai dan modern. Banyak dipakai di kalangan penutur muda dan situasi informal. Lugas dan tidak dibuat-buat, sebagian dipengaruhi oleh ungkapan bahasa Inggris 'no problem'.
Kein Problem mencerminkan “tidak masalah” dan sudah menyatu dalam bahasa Jerman modern. Ungkapan ini santai, langsung, dan pas dipakai di antara teman dan rekan kerja. Duden mencantumkannya sebagai penggunaan baku, meski ada yang menganggapnya terasa dipengaruhi bahasa Inggris. Dalam praktiknya, hampir tidak ada yang mempermasalahkannya.
Kein Ding
/kyne DING/
Arti harfiah: Bukan apa-apa
“Ey, danke für die Notizen! / Kein Ding, Alter.”
Hei, terima kasih untuk catatannya! / Santai, bro.
Bahasa gaul anak muda yang makin umum di kalangan orang Jerman muda. Setara dengan 'ah, bukan apa-apa' atau 'kecil itu.' Sangat informal, hindari di situasi profesional.
Kein Ding (secara harfiah “bukan benda apa-apa”) adalah jawaban favorit generasi muda. Kalau kamu sering bersama mahasiswa Jerman atau mendengarkan podcast Jerman untuk audiens muda, kamu akan sering mendengarnya. Nuansanya seperti “ah, bukan apa-apa” atau “kecil itu”, menepis ucapan terima kasih dengan cara yang ramah. GfdS mencatat meningkatnya frekuensi Kein Ding dalam survei tahunan mereka tentang tren bahasa Jerman lisan.
Schon gut
/shohn GOOT/
Arti harfiah: Sudah baik / Tidak apa-apa
“Entschuldigung, und danke für die Geduld. / Schon gut, mach dir keinen Stress.”
Maaf, dan terima kasih sudah sabar. / Tidak apa-apa, jangan stres.
Respons yang menenangkan dan santai. Bisa berarti 'sama-sama' dan juga 'tidak apa-apa, jangan khawatir.' Umum saat orang lain terlihat terlalu minta maaf.
Schon gut berarti “sudah baik”, semuanya baik-baik saja, tidak perlu terima kasih atau minta maaf lagi. Ungkapan ini sangat cocok saat seseorang terlihat terlalu berterima kasih atau terlalu minta maaf. Dengan mengatakan Schon gut, kamu meyakinkan mereka bahwa urusannya selesai dan tidak ada yang perlu dikhawatirkan.
Passt schon
/pahst SHOHN/
Arti harfiah: Sudah pas / Tidak apa-apa
“Danke, dass du eingesprungen bist! / Passt schon.”
Terima kasih sudah menggantikan! / Santai saja.
Sangat umum di Jerman selatan, Austria, dan Swiss. Santai dan menenangkan. Secara harfiah berarti 'sudah pas', semuanya beres, tidak perlu terima kasih.
Passt schon secara harfiah berarti “sudah pas”, semuanya beres, tidak perlu pengakuan lagi. Ungkapan ini sangat umum di Bayern, Austria, dan Swiss, dan berfungsi sebagai “santai saja” yang hangat. Kamu akan mendengarnya di pub, di lereng ski, dan di antara teman di wilayah selatan penutur bahasa Jerman.
Variasi Regional
Wilayah penutur bahasa Jerman mencakup tiga negara besar dan beberapa daerah dialek yang berbeda. Seperti sapaan yang sangat bervariasi antara Hamburg, München, Wina, dan Zürich, begitu juga respons terhadap ucapan terima kasih.
Dafür nicht
/dah-FEWR nikht/
Arti harfiah: Bukan untuk itu
“Danke für die Wegbeschreibung! / Dafür nicht.”
Terima kasih untuk petunjuk jalannya! / Tidak usah.
Respons khas Jerman utara. Cenderung sederhana, menepis dengan cara yang paling sopan. Mencerminkan gaya komunikasi Hamburg dan Schleswig-Holstein yang kering dan efisien.
Dafür nicht adalah respons khas Jerman utara untuk ucapan terima kasih. Artinya “bukan untuk itu”, maksudnya hal itu tidak perlu kamu ucapkan terima kasih. Ungkapan ini menepis, tetapi dengan cara yang ramah dan rendah hati. Ungkapan ini menangkap gaya komunikasi Jerman utara dengan tepat: sederhana, efisien, dan tulus tanpa berlebihan.
Kalau kamu pernah mendengar Moin sebagai sapaan Jerman utara, anggap Dafür nicht sebagai pasangannya dalam pertukaran terima kasih dan sama-sama. Keduanya mencerminkan karakter regional yang menghargai singkat dan keaslian, bukan kesopanan verbal yang panjang.
🌍 Utara vs. Selatan: Gaya Kesopanan
Orang Jerman utara cenderung merendah, Dafür nicht yang cepat sudah mewakili semuanya. Orang Jerman selatan dan orang Austria cenderung hangat, Bitteschön yang melodis dengan senyum. Tidak ada yang lebih atau kurang sopan, ini hanya mencerminkan temperamen regional yang berbeda. Menurut GfdS, pola ini tetap stabil lintas generasi meski mobilitas meningkat.
Bitteschön (Gaya Wina)
/BIT-teh-shurn/
Arti harfiah: Sama-sama (dengan ramah)
“Danke für den wunderbaren Kaffee. / Bitteschön, der Herr.”
Terima kasih untuk kopinya yang luar biasa. / Sama-sama, Tuan.
Dalam budaya kedai kopi Wina, 'Bitteschön' diucapkan dengan intonasi melodis khas yang membuat frasa sederhana terasa seperti seni. 'Bitteschön' dari pelayan menjadi bagian pengalaman, sama pentingnya dengan kopinya.
Walau Bitte schön dipakai di semua negara penutur bahasa Jerman, di Wina ungkapan ini menjadi sesuatu yang istimewa. Bitteschön ala Wina (sering ditulis satu kata dalam bahasa Jerman Austria) punya intonasi melodis khas, naik turun halus yang membuat frasa ini terasa seperti pertunjukan yang anggun. Di kedai kopi legendaris kota itu, Bitteschön dari pelayan saat meletakkan Melange di meja marmer menjadi bagian pengalaman budaya, sama seperti kopinya.
Kesopanan Austria, yang banyak diteliti oleh ahli bahasa di Universität Wien, cenderung lebih seremonial daripada standar Jerman. Saat pelayan Berlin mungkin memberi Bitte yang singkat, versi Wina menyampaikan Bitteschön yang terasa menggantung sejenak. Katanya sama, tetapi penampilan budayanya mengubahnya sepenuhnya.
Gärn gscheh
/gaern GSHEH/
Arti harfiah: Terjadi dengan senang hati (Jerman Swiss)
“Merci vilmal! / Gärn gscheh!”
Terima kasih banyak! / Dengan senang hati!
Versi Jerman Swiss dari 'Gern geschehen,' dipakai terutama di kanton berbahasa Jerman. Lanskap bahasa Swiss yang unik membuat ini sering mengikuti 'Merci' yang dipengaruhi bahasa Prancis, bukan 'Danke' standar.
Di kanton Swiss yang berbahasa Jerman, Gern geschehen menjadi Gärn gscheh dalam bahasa Jerman Swiss (Schweizerdeutsch). Yang membuat Swiss menarik adalah realitas multibahasanya: bahkan di wilayah berbahasa Jerman, Merci dari bahasa Prancis sering dipakai alih-alih Danke, jadi pertukaran yang umum bisa seperti Merci vilmal!: Gärn gscheh!
Tergantung kanton dan kedekatan penutur dengan wilayah berbahasa Prancis Romandie, kamu juga bisa mendengar De rien dari bahasa Prancis (artinya “bukan apa-apa”) bercampur dalam percakapan yang selebihnya berbahasa Jerman. Pergantian kode seperti ini sangat wajar dalam kehidupan sehari-hari Swiss dan mencerminkan posisi unik negara itu di persimpangan wilayah bahasa Jerman, Prancis, Italia, dan Romansh.
Kapan Memakai Setiap Ungkapan
Memilih respons yang tepat bergantung pada konteks, tingkat formalitas, dan hubunganmu dengan orang lain. Ini panduan praktisnya.
| Situasi | Respons Terbaik | Alasan |
|---|---|---|
| Pertukaran cepat sehari-hari | Bitte | Cepat, universal, selalu benar |
| Toko, restoran, konter layanan | Bitte schön | Hangat dan sopan, berpasangan dengan 'Danke schön' |
| Seseorang benar-benar membantumu | Gern geschehen | Menunjukkan kamu menghargai ucapan terima kasihnya |
| Situasi profesional / bisnis | Keine Ursache / Bitte sehr | Rapi tanpa terasa kaku |
| Teman atau rekan dekat | Kein Problem / Gerne! | Santai dan ramah |
| Konteks muda dan informal | Kein Ding / Schon gut | Modern dan rileks |
| Seseorang terlalu banyak minta maaf | Schon gut / Passt schon | Menenangkan, tidak perlu dipikirkan |
| Situasi formal atau diplomatik | Mit Vergnügen | Paling elegan |
| Jerman utara | Dafür nicht | Rasa regional yang autentik |
| Austria / Bayern | Bitteschön / Passt schon | Kehangatan regional |
| Konteks Jerman Swiss | Gärn gscheh | Bentuk lokal Jerman Swiss |
💡 Aturan Cermin untuk Respons
Kalau ragu, cerminkan tingkat formalitas ucapan terima kasih yang kamu terima. Kalau seseorang berkata Danke schön, balas Bitte schön. Kalau mereka berkata Vielen Dank, Gern geschehen menjaga tingkat bahasanya. Kalau mereka memberi Danke yang santai, Bitte! yang cepat itu pas. Samakan energinya, dan kamu akan terdengar natural.
Latihan dengan Konten Jerman Asli
Membaca tentang ungkapan-ungkapan ini adalah awal yang bagus, tetapi mendengarnya diucapkan secara natural oleh penutur asli yang membuatnya melekat. Film dan serial berbahasa Jerman sangat cocok untuk ini, kamu akan mendengar Bitte schön dipertukarkan di toko roti Berlin, Bitteschön diucapkan dengan gaya Wina di adegan kedai kopi, dan Dafür nicht diucapkan pelan di pelabuhan Hamburg, masing-masing dengan intonasi autentik dan karakter regional.
Wordy membantu kamu melangkah lebih jauh. Tonton film dan serial Jerman dengan subtitle interaktif, ketuk ungkapan apa pun untuk melihat arti, pelafalan, dan konteks budayanya secara real time. Alih-alih menghafal frasa dari daftar, kamu menyerapnya dari percakapan nyata dengan intonasi dan bahasa tubuh yang autentik.
Untuk konten Jerman lainnya, jelajahi blog kami untuk panduan termasuk film terbaik untuk belajar bahasa Jerman. Kamu juga bisa mengunjungi halaman belajar bahasa Jerman untuk mulai berlatih dengan konten penutur asli hari ini.
Pertanyaan yang sering diajukan
Apa cara paling umum untuk mengatakan sama-sama dalam bahasa Jerman?
Apa bedanya "Bitte schön" dan "Gern geschehen"?
Kenapa "Bitte" bisa berarti "tolong" sekaligus "sama-sama"?
Di Austria, orang bilang apa sebagai pengganti "Bitte"?
Apa itu "Keine Ursache" dan kapan sebaiknya dipakai?
Sumber & Referensi
- Duden, Deutsches Universalwörterbuch, edisi ke-9 (2023)
- Gesellschaft für deutsche Sprache (GfdS), Höflichkeit dalam bahasa (laporan kesantunan linguistik)
- Ethnologue: Languages of the World, entri bahasa Jerman (2024)
- Brown, P. & Levinson, S. (1987). "Politeness: Some Universals in Language Usage." Cambridge University Press.
Mulai belajar dengan Wordy
Tonton klip film asli dan tambah kosakata sambil jalan. Gratis untuk diunduh.

