← Kembali ke Blog
🇯🇵Jepang

Cara Mengucapkan Terima Kasih dalam Bahasa Jepang: 16 Ungkapan untuk Setiap Situasi

Oleh Sandor30 Januari 20269 mnt baca

Jawaban cepat

Cara paling umum untuk mengucapkan terima kasih dalam bahasa Jepang adalah 'Arigatou gozaimasu' (ありがとうございます, ah-ree-gah-toh goh-zah-ee-mahs). Ungkapan ini cocok untuk hampir semua situasi. Namun, bahasa Jepang punya sistem rasa terima kasih yang bertingkat, dari 'Doumo' (どうも) yang sangat santai di antara teman hingga 'Osore irimasu' (恐れ入ります) yang sangat rendah hati dalam konteks bisnis formal.

Jawaban Singkat

Cara paling umum untuk mengatakan terima kasih dalam bahasa Jepang adalah Arigatou gozaimasu (ありがとうございます, ah-ree-gah-toh goh-zah-ee-mahs). Ini adalah ungkapan sopan yang serbaguna. Ungkapan ini cocok untuk hampir semua situasi, dari berterima kasih kepada kasir sampai menunjukkan apresiasi kepada atasan. Namun, rasa terima kasih dalam bahasa Jepang jauh lebih berlapis daripada satu frasa, dengan sistem ungkapan yang mencerminkan hierarki sosial, besarnya bantuan, dan bahkan keadaan emosi penutur.

Bahasa Jepang dituturkan oleh sekitar 125 juta orang, menurut data Ethnologue 2024. Dalam budaya Jepang, menyampaikan terima kasih dengan tepat bukan sekadar sopan. Itu adalah kewajiban sosial. Survei Japan Foundation tahun 2021 menemukan bahwa frasa terima kasih termasuk tiga topik yang paling sering dipelajari oleh 3.8 juta orang yang belajar bahasa Jepang di seluruh dunia, sejajar dengan salam dan permintaan maaf.

"Konsep rasa terima kasih dalam bahasa Jepang tidak bisa dipisahkan dari konsep berutang budi. Berterima kasih berarti mengakui utang budi, dan bahasa mencerminkan ini lewat ungkapan dari apresiasi sederhana sampai kerendahan hati yang mendalam."

(Seiichi Makino, A Dictionary of Basic Japanese Grammar, The Japan Times, 1986)

Panduan ini membahas 16 cara penting untuk mengatakan terima kasih dalam bahasa Jepang, disusun berdasarkan tingkat formalitas: ungkapan standar, bentuk santai, bahasa formal dan bisnis (keigo), terima kasih berbasis permintaan maaf, dan respons umum terhadap ucapan terima kasih. Setiap bagian memuat tulisan Jepang, pelafalan romaji, dan konteks budaya agar kamu tahu kapan dan di mana memakainya.


Referensi Cepat: Ungkapan Terima Kasih dalam Bahasa Jepang Sekilas


Ungkapan Terima Kasih Standar

Ini adalah ungkapan inti rasa terima kasih dalam bahasa Jepang. Menurut Survei Bahasa Nasional 2023 dari Agency for Cultural Affairs, arigatou gozaimasu adalah ungkapan sopan yang paling sering dipakai dalam bahasa Jepang.

ありがとうございます (Arigatou gozaimasu)

Sopan

/ah-ree-gah-toh goh-zah-ee-mahs/

Arti harfiah: Ini adalah hal yang langka dan berharga (sopan)

プレゼントをありがとうございます。大切にします。

Terima kasih atas hadiahnya. Akan saya jaga baik-baik.

🌍

Ucapan terima kasih sopan standar untuk semua situasi. Cocok untuk orang asing, rekan kerja, staf toko, dan atasan. Ini pilihan paling aman, kamu tidak akan salah memakainya.

Kata arigatou berasal dari kata sifat klasik arigatai (有り難い). Secara harfiah artinya "sulit untuk ada" atau "langka". Ini menekankan bahwa tindakan orang lain itu berharga dan tidak biasa. Akhiran gozaimasu menaikkan tingkat kesopanannya. Kedalaman etimologi ini menunjukkan betapa kuatnya rasa syukur tertanam dalam cara pandang orang Jepang.

Saat berbicara dengan siapa pun di luar lingkaran dekatmu (pegawai toko, rekan kerja, tetangga, pelayan), arigatou gozaimasu adalah pilihan yang tepat. Menurut materi pendidikan bahasa NHK World-Japan, ungkapan ini mencakup sebagian besar pertukaran ucapan terima kasih dalam kehidupan sehari-hari di Jepang.

ありがとう (Arigatou)

Santai

/ah-ree-gah-toh/

Arti harfiah: Ini langka/berharga (santai)

手伝ってくれてありがとう!助かったよ。

Makasih sudah bantu! Itu sangat menolong.

🌍

Bentuk santai, dipakai dengan teman, keluarga, dan orang setara. Menghilangkan 'gozaimasu' menandakan keakraban. Memakai ini kepada orang asing atau atasan terdengar terlalu santai.

Cukup hilangkan gozaimasu, maka kamu mendapat ucapan terima kasih versi santai. Perbedaan antara arigatou dan arigatou gozaimasu mirip pola ohayou / ohayou gozaimasu. Ini salah satu contoh paling jelas tingkat kesopanan bahasa Jepang. Pakai arigatou untuk orang yang dekat denganmu: teman, saudara, teman sekelas, pasangan.

どうもありがとうございます (Doumo arigatou gozaimasu)

Sopan

/doh-moh ah-ree-gah-toh goh-zah-ee-mahs/

Arti harfiah: Sungguh, ini hal yang langka dan berharga (penekanan sopan)

わざわざ来てくださって、どうもありがとうございます。

Terima kasih banyak sekali sudah menyempatkan diri datang.

🌍

Bentuk penekanan. Menambahkan 'doumo' memperkuat rasa terima kasih. Dipakai saat seseorang melakukan sesuatu yang sangat baik, sangat murah hati, atau merepotkan demi kamu.

Menambahkan doumo (kira-kira berarti "memang" atau "sungguh") sebelum arigatou gozaimasu memperkuat rasa terima kasih. Ini ungkapan yang kamu pakai saat ucapan terima kasih biasa terasa kurang. Misalnya saat seseorang benar-benar menyempatkan diri, memberi hadiah yang besar, atau melakukan sesuatu yang sangat perhatian.

ありがとうございました (Arigatou gozaimashita)

Sopan

/ah-ree-gah-toh goh-zah-ee-mah-shtah/

Arti harfiah: Itu adalah hal yang langka dan berharga (bentuk lampau sopan)

本日はありがとうございました。またお越しくださいませ。

Terima kasih untuk hari ini. Silakan datang lagi.

🌍

Bentuk lampau. Dipakai saat hal yang kamu syukuri sudah selesai: akhir makan, rapat, transaksi, atau acara yang sudah berakhir. Staf toko mengucapkannya saat pelanggan pergi.

Bahasa Jepang membedakan terima kasih untuk sesuatu yang masih berlangsung (arigatou gozaimasu) dan yang sudah selesai (arigatou gozaimashita). Akhiran lampau -mashita menandakan bantuan atau acara itu sudah berakhir. Kamu akan mendengarnya di akhir setiap makan di restoran, transaksi belanja, dan rapat bisnis di Jepang.

💡 Bentuk Sekarang vs. Bentuk Lampau

Gunakan arigatou gozaimasu (sekarang) saat berterima kasih pada momen itu atau untuk kebaikan yang masih berlangsung. Gunakan arigatou gozaimashita (lampau) saat acara atau bantuan sudah selesai: akhir kelas, setelah makan, saat keluar dari toko.


Terima Kasih Santai dan Slang

Di antara teman, rekan kerja setara, dan penutur muda, bahasa Jepang punya beberapa cara santai untuk berterima kasih. Kamu akan sering mendengarnya di anime, film Jepang, dan percakapan sehari-hari di jalan.

どうも (Doumo)

Santai

/doh-moh/

Arti harfiah: Memang / Sungguh / Entah bagaimana

あ、どうも。コーヒーもらうね。

Oh, makasih. Aku ambil kopi ya.

🌍

Salah satu kata paling serbaguna dalam bahasa Jepang. Jika berdiri sendiri, bisa berfungsi sebagai 'makasih' santai atau 'hai.' Cocok untuk bantuan kecil: seseorang menahan pintu, memberikan barang, atau menawarkan kebaikan kecil.

Doumo itu seperti pisau serbaguna dalam bahasa. Tergantung konteks dan intonasi, bisa berarti "makasih", "halo", "maaf", atau sekadar tanda mengakui. Sebagai ucapan terima kasih, ini berada di ujung paling santai. Ini seperti anggukan cepat untuk bantuan kecil. Kamu bisa mendengar pekerja kantoran berkata doumo saat rekan menyerahkan dokumen, atau teman yang mengoper kecap asin.

サンキュー (Sankyuu)

Bahasa gaul

/sahn-kyoo/

Arti harfiah: Terima kasih (serapan dari bahasa Inggris)

サンキュー!マジ助かる!

Makasih! Itu beneran ngebantu!

🌍

Adaptasi Jepang dari 'thank you' bahasa Inggris, ditulis dengan katakana. Umum di kalangan penutur muda dan situasi santai. Dipakai dengan nada bercanda atau ringan, tidak pernah untuk situasi formal.

Bahasa Jepang banyak menyerap kata dari bahasa Inggris, dan sankyuu termasuk yang paling umum. Karena ditulis dengan katakana (aksara untuk kata asing), nuansanya terasa ringan dan main-main. Kamu akan mendengarnya di kalangan siswa SMA dan mahasiswa, di tempat kerja santai, dan di budaya pop Jepang. Ini tidak cocok untuk situasi formal.

あざす (Azasu)

Bahasa gaul

/ah-zah-ss/

Arti harfiah: Singkatan dari 'Arigatou gozaimasu'

あざす!後で返すわ。

Makasih! Nanti aku balikin.

🌍

Singkatan ekstrem dari 'arigatou gozaimasu,' populer di kalangan pria muda. Mirip seperti orang Indonesia menulis 'mksh.' Sangat tidak formal, pakai hanya dengan teman dekat yang seusia.

Azasu memadatkan arigatou gozaimasu menjadi dua suku kata, dan menghilangkan semua formalitas. Ungkapan ini muncul dari pola bicara pria muda. Ini kira-kira setara dengan menulis "mksh" dalam pesan singkat bahasa Indonesia. Jika kamu memakainya di luar kelompok teman sebaya yang dekat, itu terdengar tidak sopan. Namun di antara teman, ini memberi kesan santai.


Terima Kasih Berbasis Permintaan Maaf

Salah satu ciri paling khas dari rasa terima kasih dalam bahasa Jepang adalah sering tumpang tindih dengan permintaan maaf. Saat seseorang membantu kamu, budaya Jepang sering menekankan beban yang kamu berikan kepada mereka, bukan manfaat yang kamu terima. Ini menghasilkan ungkapan terima kasih yang berakar pada permintaan maaf dan kerendahan hati.

すみません (Sumimasen)

Sopan

/soo-mee-mah-sehn/

Arti harfiah: Ini tidak berakhir (utang budi saya)

すみません、わざわざ届けてくださって。

Maaf sudah merepotkan, terima kasih sudah mengantarkannya khusus.

🌍

Walau utamanya permintaan maaf ('permisi' / 'maaf'), Sumimasen juga salah satu cara paling umum untuk menyampaikan terima kasih dalam bahasa Jepang. Nuansanya, 'maaf sudah merepotkan kamu,' cara yang sangat khas Jepang untuk membingkai terima kasih lewat kerendahan hati.

Sumimasen secara harfiah berarti "tidak berakhir". Ini merujuk pada perasaan berutang budi. Saat seseorang menahan lift untukmu, membawakan tasmu, atau membantu dengan susah payah, sumimasen sering terasa lebih alami bagi penutur Jepang daripada arigatou. Menurut kamus tata bahasa Makino dan Tsutsui, tumpang tindih antara permintaan maaf dan rasa terima kasih dalam bahasa Jepang mencerminkan prioritas budaya untuk mengakui usaha dan kerepotan pihak lain.

🌍 Rasa Terima Kasih sebagai Permintaan Maaf

Kebiasaan orang Jepang meminta maaf saat berterima kasih bukan berarti merendahkan diri. Itu menunjukkan empati. Dengan mengatakan sumimasen alih-alih arigatou, penutur mengakui usaha, biaya, atau kerepotan yang ditanggung orang lain. Ini mencerminkan nilai omoiyari (kepedulian pada orang lain) dan meiwaku (tidak merepotkan).

恐れ入ります (Osore irimasu)

Sangat formal

/oh-soh-reh ee-ree-mahs/

Arti harfiah: Saya dipenuhi rasa kagum/takut (atas kebaikan Anda)

お忙しいところ恐れ入りますが、ご確認いただけますでしょうか。

Mohon maaf mengganggu di tengah kesibukan Anda, tetapi bisakah Anda memeriksa ini?

🌍

Ungkapan sangat rendah hati untuk situasi bisnis formal. Ini menggabungkan rasa terima kasih dengan kerendahan hati yang dalam, seolah kebaikan orang lain begitu besar sampai menimbulkan rasa kagum. Umum di layanan pelanggan, email formal, dan tempat kerja yang banyak memakai keigo.

Osore irimasu berada di puncak formalitas untuk rasa terima kasih. Arti harfiahnya ("saya dipenuhi rasa takut atau kagum") menunjukkan sejauh mana bahasa kehormatan Jepang membawa konsep kerendahan hati. Ungkapan ini standar di layanan pelanggan kelas atas, korespondensi bisnis formal, dan interaksi yang menuntut rasa hormat tertinggi. Kamu akan sering mendengarnya dari staf hotel, pegawai bank, dan pegawai department store.

お手数おかけしました (Otesuu okake shimashita)

Formal

/oh-teh-soo oh-kah-keh shee-mah-shtah/

Arti harfiah: Saya membuat Anda repot/berusaha

お手数おかけしました。おかげで無事に完了しました。

Maaf sudah merepotkan. Berkat Anda, semuanya selesai dengan baik.

🌍

Ungkapan formal yang berterima kasih dengan cara meminta maaf atas usaha yang dikeluarkan orang lain. Umum di email bisnis, layanan pelanggan, dan konteks profesional saat seseorang memproses permintaan atau menyelesaikan masalah untukmu.

Ungkapan ini adalah cara formal untuk mengatakan "maaf sudah merepotkan" sebagai bentuk terima kasih. Tesuu berarti "usaha" atau "kerepotan", dan okake shimashita berarti "saya menyebabkan". Ini sangat umum dalam bahasa Jepang bisnis. Kamu akan melihatnya di email setelah rekan memproses permintaan, teknisi memperbaiki masalah, atau admin mengurus dokumen untukmu.


Rasa Syukur Terkait Makan

Bahasa Jepang punya ungkapan khusus untuk makanan. Ini menunjukkan betapa kuatnya budaya makan dan apresiasi dalam kehidupan sehari-hari.

いただきます (Itadakimasu)

Sopan

/ee-tah-dah-kee-mahs/

Arti harfiah: Saya menerima dengan rendah hati

いただきます!おいしそう!

Terima kasih atas makanannya! Kelihatannya enak!

🌍

Diucapkan sebelum setiap makan. Ini berterima kasih kepada yang memasak, para petani, hewan, dan alam atas makanan. Diucapkan sambil merapatkan kedua tangan di depan dada. Melewatkannya dianggap tidak sopan, terutama di rumah orang lain.

Itadakimasu adalah bentuk rendah hati dari itadaku (menerima). Diucapkan sebelum makan dengan telapak tangan dirapatkan. Ini menyatakan terima kasih kepada semua pihak yang membuat makanan sampai ke meja: yang memasak, petani, nelayan, dan bahkan bahan makanannya. Menurut Agency for Cultural Affairs, lebih dari 90% orang Jepang mengucapkan itadakimasu sebelum makan.

ごちそうさまでした (Gochisousama deshita)

Sopan

/goh-chee-soh-sah-mah deh-shtah/

Arti harfiah: Itu adalah jamuan (Anda berkeliling menyiapkan)

ごちそうさまでした。とてもおいしかったです。

Terima kasih atas makanannya. Enak sekali.

🌍

Diucapkan setelah selesai makan. Kata 'chisou' awalnya berarti 'berlari ke sana kemari', merujuk pada usaha tuan rumah menyiapkan makanan. Ungkapan ini berterima kasih atas kerja memasak. Dipakai di rumah, di restoran, dan setelah makan yang disiapkan orang lain.

Ini pasangan dari itadakimasu, diucapkan setelah selesai makan. Kanji untuk chisou (馳走) awalnya berarti "berlari kencang" atau "berlari ke sana kemari". Ini merujuk pada usaha tuan rumah menyiapkan jamuan. Saat kamu mengatakan gochisousama deshita, kamu mengakui kerja di balik makanan itu. Di restoran, mengucapkannya kepada koki atau staf saat kamu pergi adalah kebiasaan umum.

🌍 Pasangan Itadakimasu-Gochisousama

Seperti pasangan pulang rumah tadaima/okaeri, itadakimasu dan gochisousama deshita membingkai setiap makan sebagai ritual. Ini termasuk frasa pertama yang dipelajari anak-anak Jepang. Jika kamu melewatkannya, terutama sebagai tamu di rumah orang, itu dianggap pelanggaran etika yang jelas.


Rasa Syukur di Tempat Kerja

お疲れ様です (Otsukaresama desu)

Sopan

/oh-tsoo-kah-reh-sah-mah dehs/

Arti harfiah: Anda lelah dengan terhormat

お疲れ様です。今日の発表、素晴らしかったです。

Kerja bagus. Presentasi hari ini luar biasa.

🌍

Ungkapan serbaguna di tempat kerja. Berfungsi sekaligus sebagai salam, ucapan terima kasih, dan pamit. Ini mengakui usaha bersama dan sangat sering terdengar di kantor, studio, dan lokasi kerja di Jepang.

Walau otsukaresama desu juga berfungsi sebagai salam di tempat kerja, inti utamanya adalah ungkapan terima kasih. Ini berterima kasih kepada rekan atas kerja keras dan usaha bersama. Jika kamu bekerja di Jepang, ini akan menjadi ungkapan terima kasih yang paling sering kamu pakai. Orang mengucapkannya saat berpapasan di lorong, di akhir rapat, dan saat pulang dari kantor.


Cara Menanggapi Ucapan Terima Kasih dalam Bahasa Jepang

Mengetahui cara menerima ucapan terima kasih dengan anggun sama pentingnya dengan mengucapkannya. Budaya Jepang cenderung menghindari menerima pujian atau rasa terima kasih secara langsung. Jika kamu menerimanya terlalu lugas, itu bisa terasa menyombongkan diri. Respons berikut membantu kamu memenuhi harapan budaya itu.

どういたしまして (Dou itashimashite)

Sopan

/doh ee-tah-shee-mah-shteh/

Arti harfiah: Apa yang saya lakukan? (Tidak apa-apa)

どういたしまして。いつでも声をかけてください。

Sama-sama. Silakan hubungi kapan saja.

🌍

Versi buku teks untuk 'sama-sama.' Walau benar dan sering diajarkan, banyak penutur Jepang lebih memilih respons yang lebih menolak pujian seperti 'Iie' atau 'Tondemo nai desu' dalam percakapan sehari-hari.

Dou itashimashite adalah respons standar versi buku teks. Namun banyak penutur Jepang memakainya lebih jarang daripada yang dibayangkan pelajar. Dalam percakapan santai, penolakan singkat lebih umum. Meski begitu, ungkapan ini tetap tepat dan selalu dipahami.

いいえ (Iie)

Sopan

/ee-eh/

Arti harfiah: Tidak

いいえ、とんでもないです。お役に立てて嬉しいです。

Tidak, sama sekali tidak. Saya senang bisa membantu.

🌍

Secara harfiah 'tidak,' dipakai untuk menolak ucapan terima kasih dengan menyatakan bahwa bantuan itu tidak merepotkan. Ini salah satu respons paling alami dan umum terhadap rasa terima kasih dalam bahasa Jepang. Sering diikuti penjelasan rendah hati.

Menjawab ucapan terima kasih dengan "tidak" mungkin terdengar aneh bagi penutur bahasa Indonesia. Namun dalam bahasa Jepang, ini salah satu respons paling alami. Dengan mengatakan iie, kamu dengan rendah hati menyangkal bahwa tindakanmu layak mendapat terima kasih. Ini selaras dengan norma kesopanan dan kerendahan hati di Jepang.

とんでもないです (Tondemo nai desu)

Sopan

/tohn-deh-moh nah-ee dehs/

Arti harfiah: Itu tidak masuk akal / Tidak sama sekali

とんでもないです。こちらこそありがとうございます。

Tidak sama sekali. Saya juga berterima kasih.

🌍

Cara rendah hati untuk mengatakan 'tidak usah disebut,' secara harfiah menyiratkan bahwa gagasan kamu pantas diberi terima kasih itu tidak masuk akal. Umum dalam situasi bisnis dan percakapan sopan. Sedikit lebih menekankan daripada 'Iie'.

Tondemo nai secara harfiah berarti "tidak masuk akal" atau "keterlaluan". Maksudnya, gagasan bahwa kamu pantas diberi terima kasih itu tidak masuk akal. Ini penolakan yang lebih kuat daripada iie dan umum di situasi bisnis. Tambahan desu membuatnya sopan tanpa terlalu formal.


Cara Menanggapi Ucapan Terima Kasih dalam Bahasa Jepang: Ringkasan

Mereka BilangKamu Bisa BilangArtiNuansa
ありがとうございますどういたしまして (Dou itashimashite)Sama-samaSopan, standar
ありがとうございますいいえ (Iie)Tidak, tidak apa-apaSopan, menolak pujian
ありがとうございますとんでもないです (Tondemo nai desu)Tidak sama sekali / Tidak usah disebutSopan, rendah hati
ありがとういやいや (Iya iya)Ah tidak, tidakSantai, ramah
どうもうん (Un)Ya / OkeSangat santai
ありがとうございましたこちらこそ (Kochira koso)Sama-sama juga / Begitu jugaSopan, saling membalas

💡 Tolak, Jangan Terima Langsung

Berbeda dari bahasa Indonesia, saat "sama-sama" bisa menerima rasa terima kasih secara langsung, respons dalam bahasa Jepang biasanya menolaknya. Mengatakan padanan "tidak apa-apa" atau "tidak, tidak sama sekali" hampir selalu lebih alami daripada "sama-sama" yang langsung. Ini mencerminkan nilai budaya kerendahan hati (kenkyo).


Latihan dengan Konten Bahasa Jepang Asli

Membaca tentang ungkapan rasa terima kasih menambah pengetahuanmu. Namun mendengarnya diucapkan secara alami, dengan intonasi, timing, dan konteks sosial yang tepat, membuatnya benar-benar melekat. Film dan drama Jepang cocok untuk ini karena tokoh sering berganti dari arigatou yang santai dengan teman ke arigatou gozaimasu yang formal dengan atasan. Ini memberi rasa alami tentang kapan tiap ungkapan cocok.

Wordy memungkinkan kamu menonton film dan acara Jepang dengan subtitle interaktif. Ketuk ungkapan terima kasih apa pun untuk melihat artinya, pelafalan romaji, tingkat formalitas, dan konteks budaya secara real time. Alih-alih menghafal frasa dari daftar, kamu menyerapnya dari percakapan asli dengan penutur native.

Untuk konten bahasa Jepang lainnya, jelajahi blog kami untuk panduan bahasa, termasuk film terbaik untuk belajar bahasa Jepang. Kamu juga bisa mengunjungi halaman belajar bahasa Jepang untuk mulai berlatih dengan konten asli hari ini.

Pertanyaan yang sering diajukan

Apa cara paling umum untuk mengatakan terima kasih dalam bahasa Jepang?
Cara paling umum untuk mengatakan terima kasih dalam bahasa Jepang adalah 'Arigatou gozaimasu' (ありがとうございます, ah-ree-gah-toh goh-zah-ee-mahs). Ini bentuk sopan standar yang cocok untuk orang asing, rekan kerja, dan hampir semua situasi. Untuk teman dekat dan keluarga, 'Arigatou' (ありがとう) lebih natural.
Apa bedanya 'Arigatou' dan 'Arigatou gozaimasu'?
'Arigatou' (ありがとう) adalah bentuk santai untuk teman, keluarga, dan orang yang setara. 'Arigatou gozaimasu' (ありがとうございます) menambahkan akhiran sopan 'gozaimasu', jadi cocok untuk orang asing, atasan, dan situasi formal. Kalau ragu, pakai 'Arigatou gozaimasu', terlalu sopan tidak menyinggung di Jepang.
Bagaimana cara membalas 'Arigatou gozaimasu' dalam bahasa Jepang?
Balasan yang paling umum adalah 'Dou itashimashite' (どういたしまして, 'Sama-sama'), 'Iie' (いいえ, 'Tidak, tidak apa-apa'), atau 'Tondemo nai desu' (とんでもないです, 'Sama sekali tidak'). Dalam situasi santai, 'Iya iya' (いやいや) bisa dipakai antar teman. Budaya Jepang cenderung menolak pujian atau terima kasih secara langsung.
Bisa pakai 'Sumimasen' untuk bilang terima kasih dalam bahasa Jepang?
Bisa. 'Sumimasen' (すみません) secara harfiah berarti 'maaf' atau 'permisi', tetapi sering dipakai untuk menyatakan terima kasih, terutama saat seseorang sudah repot membantu. Nuansanya seperti, 'Maaf sudah merepotkan Anda demi saya', cara yang sangat khas Jepang untuk berterima kasih.
Apa arti 'Doumo' dalam bahasa Jepang?
'Doumo' (どうも) adalah salah satu kata paling serbaguna dalam bahasa Jepang. Jika berdiri sendiri, bisa berarti 'makasih' santai atau sapaan seperti 'hai'. Sering digabung: 'Doumo arigatou' menegaskan rasa terima kasih, sedangkan 'Doumo sumimasen' menambah bobot permintaan maaf. Di antara teman dan kenalan, 'Doumo' cepat sangat wajar sebagai ucapan terima kasih.
Apakah tidak sopan kalau hanya bilang 'Arigatou' di Jepang?
Tergantung konteks. 'Arigatou' tanpa 'gozaimasu' bersifat santai dan aman untuk teman, keluarga, dan rekan dekat. Namun, memakainya kepada orang asing, orang yang lebih tua, pelanggan, atau atasan bisa terdengar kurang sopan. Untuk situasi itu, gunakan 'Arigatou gozaimasu' atau ungkapan lebih formal seperti 'Osore irimasu'.

Sumber & Referensi

  1. Makino, S. & Tsutsui, M. (1986). 'A Dictionary of Basic Japanese Grammar.' The Japan Times.
  2. NHK World-Japan, Pelajaran Bahasa Jepang: Salam dan Ungkapan Sehari-hari
  3. Agency for Cultural Affairs, Japan, Survei Bahasa Nasional (2023)
  4. The Japan Foundation, Laporan Survei Pendidikan Bahasa Jepang di Luar Negeri (2021)
  5. Ethnologue: Languages of the World, entri bahasa Jepang (2024)

Mulai belajar dengan Wordy

Tonton klip film asli dan tambah kosakata sambil jalan. Gratis untuk diunduh.

Unduh di App StoreDapatkan di Google PlayTersedia di Chrome Web Store

Panduan bahasa lainnya

Cara Mengucapkan Terima Kasih dalam Bahasa Jepang (Panduan 2026)