← Kembali ke Blog
🇩🇪Jerman

Cara Mengatakan Maaf dalam Bahasa Jerman: 15+ Ungkapan Permintaan Maaf dan 'Permisi'

Oleh SandorDiperbarui: 22 Maret 20269 mnt baca

Jawaban cepat

Cara paling serbaguna untuk mengatakan maaf dalam bahasa Jerman adalah 'Entschuldigung' (ent-SHOOL-dee-goong). Ungkapan ini bisa berarti 'maaf' sekaligus 'permisi' di hampir semua situasi. Untuk permintaan maaf yang lebih tulus, gunakan 'Es tut mir leid' (secara harfiah: ini membuat saya sedih). Versi formalnya adalah 'Verzeihen Sie mir' (maafkan saya). Di kalangan anak muda Jerman, kata serapan bahasa Inggris 'Sorry' juga makin sering dipakai dalam percakapan santai.

Jawaban Singkat

Cara paling serbaguna untuk mengatakan maaf dalam bahasa Jerman adalah Entschuldigung (ent-SHOOL-dee-goong). Ini bisa berarti "maaf" dan juga "permisi", jadi ini satu kata permintaan maaf paling berguna yang bisa kamu pelajari. Untuk permintaan maaf yang tulus dan dari hati, gunakan Es tut mir leid (ini membuat saya sedih).

Bahasa Jerman dituturkan oleh sekitar 135 juta orang di seluruh dunia di Jerman, Austria, Swiss, Liechtenstein, Luksemburg, serta sebagian Belgia dan Italia, menurut data Ethnologue 2024. Di semua wilayah ini, cara meminta maaf mengikuti struktur inti yang sama, tetapi nuansa daerah, perbedaan du/Sie, dan sikap budaya terhadap permintaan maaf menciptakan perbedaan yang terasa.

"Penutur bahasa Jerman cenderung lebih jarang meminta maaf dibanding penutur bahasa Indonesia, tetapi ketika mereka melakukannya, permintaan maaf itu terasa lebih berbobot. Tindakan mengucapkan Entschuldigung adalah permintaan tulus untuk dibebaskan dari rasa bersalah, bukan refleks sosial."

(Penelope Brown & Stephen Levinson, Politeness: Some Universals in Language Usage, Cambridge University Press, 1987)

Panduan ini membahas 15+ ungkapan permintaan maaf dan "permisi" dalam bahasa Jerman yang dikelompokkan berdasarkan kategori: standar, tulus, formal, santai, dan varian regional. Setiap ungkapan dilengkapi pelafalan, tingkat formalitas, contoh kalimat, dan konteks budaya.


Referensi Cepat: Permintaan Maaf Bahasa Jerman Sekilas


Permintaan Maaf Standar

Ini adalah ungkapan permintaan maaf sehari-hari yang dibutuhkan setiap pelajar bahasa Jerman. Menurut kamus Duden, Entschuldigung termasuk dalam 500 kata bahasa Jerman yang paling sering dipakai.

Entschuldigung

Sopan

/ent-SHOOL-dee-goong/

Arti harfiah: Menghilangkan rasa bersalah (permintaan untuk menghapus rasa bersalah)

Entschuldigung, können Sie mir sagen, wo der Bahnhof ist?

Permisi, bisa tolong beri tahu saya di mana stasiun kereta?

🌍

Pisau Swiss untuk permintaan maaf dalam bahasa Jerman. Bisa berarti 'maaf', 'permisi', dan 'maaf ya' dalam satu kata. Dipakai di Jerman, Austria, dan Swiss.

Entschuldigung adalah salah satu kata yang paling menarik secara etimologi dalam bahasa Jerman. Coba pecah: Ent- (menghilangkan) + Schuld (rasa bersalah) + -igung (akhiran kata benda). Secara harfiah kamu meminta orang lain untuk "menghilangkan rasa bersalah"mu, yaitu mengangkat beban kesalahan. Ini mencerminkan sikap budaya Jermanik, permintaan maaf bukan basa-basi sosial, tetapi pengakuan tanggung jawab yang sungguh-sungguh.

Gunakan untuk menarik perhatian seseorang di jalan, meminta maaf saat tidak sengaja menabrak orang di U-Bahn, atau sebagai pembuka saat menyela percakapan. Ini adalah kata permintaan maaf paling penting dalam bahasa Jerman.

Entschuldige

Santai

/ent-SHOOL-dee-geh/

Arti harfiah: Hilangkan rasa bersalahmu (perintah informal)

Entschuldige, ich hab dich nicht gesehen!

Maaf, aku tidak melihatmu!

🌍

Bentuk du (informal). Pakai untuk teman, keluarga, rekan sebaya, dan anak-anak. Lebih singkat dan terasa lebih ngobrol dibanding bentuk kata benda penuh.

Ini adalah bentuk du, versi yang kamu pakai untuk teman, keluarga, dan siapa pun yang hubunganmu informal. Dalam bahasa Jerman lisan, ini sering dipendekkan lagi menjadi 'Tschuldige saat bicara cepat.

Entschuldigen Sie

Formal

/ent-SHOOL-dee-gen ZEE/

Arti harfiah: Hilangkan rasa bersalah Anda (perintah formal)

Entschuldigen Sie bitte, ist dieser Platz noch frei?

Permisi, apakah kursi ini masih kosong?

🌍

Bentuk Sie (formal). Pakai untuk orang asing, orang yang lebih tua, figur otoritas, dan situasi profesional. Menambahkan 'bitte' (tolong) membuatnya lebih sopan.

Ini pasangan formalnya. Kata ganti Sie (selalu huruf besar) menandakan rasa hormat dan jarak sosial. Pakai ini untuk orang asing, di toko, di kantor, dan untuk siapa pun yang kamu sapa secara formal. Menambahkan bitte (tolong) setelahnya membuatnya lebih sopan: Entschuldigen Sie bitte.

💡 Du vs. Sie: Kapan Penting untuk Permintaan Maaf

Perbedaan du/Sie dalam bahasa Jerman sangat memengaruhi cara kamu meminta maaf. Gunakan Entschuldige (du) untuk teman, keluarga, dan rekan sebaya. Gunakan Entschuldigen Sie (Sie) untuk orang asing, orang yang lebih tua, dan situasi profesional. Jika ragu, pilih Sie. Terlalu formal selalu lebih aman daripada terlalu santai. Menurut Gesellschaft für deutsche Sprache (GfdS), orang Jerman yang lebih muda makin cepat beralih ke du, tetapi bentuk Sie tetap menjadi default untuk orang asing di atas 30 tahun.


Permintaan Maaf yang Tulus

Saat Entschuldigung tidak cukup (ketika kamu perlu menunjukkan penyesalan yang nyata, empati, atau kesedihan), ungkapan ini punya bobot emosi yang kuat.

Es tut mir leid

Sopan

/es toot meer LYDE/

Arti harfiah: Itu membuat saya menderita/sedih

Es tut mir leid, dass ich zu spät gekommen bin.

Saya minta maaf karena saya datang terlambat.

🌍

Ungkapan andalan untuk permintaan maaf yang tulus. Berbeda dari Entschuldigung (yang bisa ringan), ini menyampaikan penyesalan yang nyata. Juga dipakai untuk belasungkawa, seperti 'turut berduka cita'.

Es tut mir leid adalah titik ketika permintaan maaf dalam bahasa Jerman terasa personal. Makna harfiahnya ("itu membuat saya sedih") menunjukkan kamu bukan hanya mengakui kesalahan, tetapi juga menyatakan situasinya benar-benar menyakitimu. Ini yang kamu ucapkan saat membatalkan rencana mendadak, saat menyampaikan kabar buruk, atau saat memberi belasungkawa.

Kata Leid (penderitaan, kesedihan) punya akar yang sama dengan Mitleid (belas kasih, harfiahnya "ikut menderita"). Saat orang Jerman mengatakan Es tut mir leid, mereka tidak sekadar sopan secara refleks, mereka menyampaikan bahwa mereka ikut merasakan ketidaknyamanan situasinya.

Es tut mir sehr leid

Sopan

/es toot meer ZEHR lyde/

Arti harfiah: Itu sangat membuat saya sedih

Es tut mir sehr leid wegen des Missverständnisses.

Saya sangat minta maaf soal kesalahpahaman itu.

🌍

Versi yang diperkuat untuk situasi serius. Tambahan 'sehr' (sangat) membuatnya cocok untuk kesalahan besar, permintaan maaf profesional, atau belasungkawa.

Menambahkan sehr (sangat) memperkuat ungkapan ini untuk situasi yang butuh permintaan maaf lebih berat. Pakai untuk kesalahan profesional, kesalahpahaman serius, atau saat menyampaikan belasungkawa. Kamu bisa memperkuat lagi dengan wirklich (benar-benar): Es tut mir wirklich sehr leid (Saya benar-benar sangat minta maaf).

Das war mein Fehler

Sopan

/das var myne FAY-ler/

Arti harfiah: Itu kesalahan saya

Das war mein Fehler. Ich hätte besser aufpassen sollen.

Itu kesalahan saya. Saya seharusnya lebih teliti.

🌍

Pengakuan tanggung jawab pribadi secara langsung. Sangat efektif di situasi profesional, karena orang Jerman menghargai keterusterangan dan akuntabilitas.

Orang Jerman menghargai keterusterangan, dan frasa ini memberi itu: penerimaan salah yang jelas dan tanpa ambigu. Dalam konteks profesional, Das war mein Fehler sering lebih dihargai daripada permintaan maaf panjang, karena menunjukkan akuntabilitas tanpa mengelak.


Permintaan Maaf Formal

Dipakai untuk situasi serius, konteks profesional, atau saat kamu ingin menunjukkan penyesalan terdalam. Ungkapan ini berbobot besar dalam bahasa Jerman dan sebaiknya tidak dipakai sembarangan.

Verzeihung

Formal

/fehr-TSYE-oong/

Arti harfiah: Pengampunan / Permisi

Verzeihung, ich wollte Sie nicht stören.

Maaf, saya tidak bermaksud mengganggu Anda.

🌍

Lebih formal dan lebih bernuansa tulisan dibanding Entschuldigung. Umum dalam bahasa Jerman tertulis dan situasi yang butuh penghormatan ekstra. Juga bisa dipakai sendiri sebagai 'permisi'.

Verzeihung menaikkan tingkat formalitas dari Entschuldigung. Jika Entschuldigung meminta orang lain menghapus rasa bersalahmu, Verzeihung meminta pengampunan, permintaan yang lebih berat. Kamu akan sering menemukannya dalam bahasa Jerman tertulis, pidato formal, dan situasi yang menuntut penghormatan.

Verzeihen Sie mir

Sangat formal

/fehr-TSYE-en ZEE meer/

Arti harfiah: Maafkan saya (formal)

Verzeihen Sie mir die Unannehmlichkeiten.

Maafkan saya atas ketidaknyamanannya.

🌍

Sangat formal. Dipakai dalam korespondensi profesional, konteks diplomatik, dan permintaan maaf pribadi yang serius. Frasa yang cocok untuk klien atau atasan.

Ini permintaan pengampunan yang eksplisit, ditujukan ke orang tertentu dengan Sie yang formal. Simpan untuk permintaan maaf profesional yang penting, surat formal, atau situasi ketika kamu benar-benar merepotkan orang yang penting. Dalam percakapan sehari-hari, ini terdengar terlalu dramatis.

Ich bitte um Verzeihung

Sangat formal

/ikh BIT-teh oom fehr-TSYE-oong/

Arti harfiah: Saya memohon pengampunan

Ich bitte um Verzeihung für die Verspätung.

Saya memohon maaf atas keterlambatan.

🌍

Permintaan maaf paling formal dalam bahasa Jerman standar. Dipakai dalam pernyataan resmi, surat formal, dan bahasa diplomatik. Dalam percakapan sehari-hari, terdengar kaku.

Ini permintaan maaf standar yang paling formal dalam bahasa Jerman. Kamu akan mendengarnya dalam pernyataan resmi, permintaan maaf perusahaan, dan korespondensi formal. Dalam kehidupan sehari-hari, memakai Ich bitte um Verzeihung di kedai kopi bisa membuat orang heran. Pakai hanya untuk situasi yang memang pantas.


Permintaan Maaf Santai dan Kolokial

Sisi informal dari permintaan maaf bahasa Jerman, yang benar-benar kamu dengar di jalanan Berlin, di koridor kampus, dan di antara teman.

Tschuldigung

Santai

/TSHOOL-dee-goong/

Arti harfiah: (Dipendekkan) menghilangkan rasa bersalah

Tschuldigung, ich muss hier durch!

Maaf, saya harus lewat sini!

🌍

Versi santai yang dipendekkan dari Entschuldigung. Dipahami di semua wilayah penutur bahasa Jerman. Cocok saat tidak sengaja menyenggol orang atau menyelip di transportasi umum.

Hilangkan Ent- dan kamu dapat Tschuldigung, versi pendek dan santai yang mengalir alami saat bicara cepat. Ini yang paling sering kamu dengar di kehidupan nyata: seseorang menyenggolmu di trem lalu bergumam Tschuldigung sambil lewat. Semua orang paham, dan kecil risiko terdengar terlalu formal atau terlalu santai.

Sorry

Santai

/ZOH-ree/

Arti harfiah: Sorry (kata serapan dari bahasa Inggris)

Oh, sorry! Hab ich dein Glas umgestoßen?

Oh, maaf! Apa aku menjatuhkan gelasmu?

🌍

Kata serapan dari bahasa Inggris ini sudah menyatu dalam bahasa Jerman santai, terutama di kalangan penutur muda di daerah perkotaan. GfdS mendokumentasikan ini sebagai bagian dari tren anglisasi yang lebih luas.

Ya, kata bahasa Inggris Sorry diadopsi utuh ke dalam bahasa Jerman santai. Gesellschaft für deutsche Sprache (GfdS) melacak tren ini sebagai bagian dari gelombang kata serapan bahasa Inggris yang masuk ke bahasa Jerman sehari-hari. Penutur muda, terutama di kota seperti Berlin, Hamburg, dan Munich, memakai Sorry hampir sesering Tschuldigung untuk kejadian kecil.

Pelafalannya bergeser menjadi lebih bernuansa Jerman: ZOH-ree, bukan pelafalan bahasa Inggris. Ini murni santai, kamu tidak akan memakainya dalam surat formal atau kepada atasan.

Mein Fehler

Santai

/myne FAY-ler/

Arti harfiah: Kesalahan saya / Salah saya

Mein Fehler, ich hab die falsche Datei geschickt.

Salah saya, aku mengirim file yang salah.

🌍

Pengakuan cepat dan santai untuk kesalahan kecil. Umum di antara teman dan rekan kerja yang sudah pakai du. Setara dengan 'my bad' dalam bahasa Indonesia: 'salah gue'.

Singkat, langsung, dan santai: padanan bahasa Jerman untuk "salah gue". Pakai di antara teman dan rekan kerja yang akrab saat kamu ingin cepat mengakui kesalahan kecil tanpa membuatnya jadi besar.

Das wollte ich nicht

Santai

/das VOL-teh ikh nikht/

Arti harfiah: Saya tidak menginginkan/bermaksud itu

Das wollte ich nicht! Ich hab nicht nachgedacht.

Aku tidak bermaksud begitu! Aku tidak kepikiran.

🌍

Dipakai saat tindakanmu menimbulkan hasil yang tidak kamu inginkan. Menegaskan bahwa dampaknya tidak sengaja, bukan disengaja. Cocok untuk konteks santai dan semi-formal.

Ini frasa andalan saat kamu perlu menjelaskan bahwa kejadian itu tidak disengaja. Entah kamu tidak sengaja menginjak kaki seseorang atau mengatakan sesuatu yang terdengar salah, Das wollte ich nicht menegaskan bahwa pelanggarannya bukan niat buruk.


Varian Austria dan Swiss

Bahasa Jerman adalah bahasa plurisentris: Jerman, Austria, dan Swiss masing-masing punya ragam standar sendiri. Seperti didokumentasikan Michael Clyne dalam The German Language in a Changing Europe, standar regional ini memengaruhi semuanya, dari kosakata sampai kebiasaan kesopanan.

Entschuldigen S'

Sopan

/ent-SHOOL-dee-gen S/

Arti harfiah: Permisi. Pemendekan khas Austria

Entschuldigen S', wissen S' wo der Stephansdom ist?

Permisi, apakah Anda tahu di mana Katedral St. Stephen?

🌍

Bahasa Jerman Austria memendekkan 'Sie' menjadi 'S'' dalam tutur santai-sopan. Dipakai luas di Wina dan seluruh Austria. Terdengar hangat dan mudah didekati, bukan kaku.

Bahasa Jerman Austria punya cara khas untuk melunakkan Sie yang formal dengan memendekkannya menjadi S'. Ini menciptakan nada yang tetap sopan secara formal, tetapi hangat dan mudah didekati, ciri interaksi sosial Austria. Kamu akan sering mendengar Entschuldigen S' di kedai kopi, toko, dan jalanan Wina. Ini berada di tengah-tengah antara santai dan formal, sesuatu yang tidak sepenuhnya dimiliki bahasa Jerman standar.

Excusez

Santai

/ex-koo-ZAY/

Arti harfiah: Permisi (dari bahasa Prancis)

Excusez, chönd Sie mir hälfe?

Permisi, bisa bantu saya?

🌍

Dipakai dalam bahasa Jerman Swiss, terutama di wilayah dwibahasa dekat kawasan Romandie yang berbahasa Prancis. Mencerminkan identitas multibahasa Swiss, tempat bahasa Prancis, Jerman, Italia, dan Romansh hidup berdampingan.

Di Swiss, kenyataan bahwa negara ini punya empat bahasa masuk ke percakapan sehari-hari. Di kanton dwibahasa seperti Bern, Fribourg, dan Valais (tempat penutur bahasa Jerman dan Prancis berbagi ruang), kata Prancis Excusez menjadi bagian alami dari percakapan bahasa Jerman Swiss. Ini mencerminkan multibahasa yang pragmatis, bukan tingkat formalitas tertentu.

🌍 Keterusterangan Jerman dan Permintaan Maaf

Budaya Jerman menghargai keterusterangan dan ketulusan. Berbeda dengan budaya berbahasa Indonesia, di mana "maaf" sering dipakai sebagai pelumas sosial (menyenggol orang, bertanya, bahkan saat orang lain menyenggol kamu), orang Jerman cenderung meminta maaf hanya ketika mereka benar-benar merasa bersalah. Jika orang Jerman tidak mengatakan maaf setelah hal kecil, itu bukan tidak sopan, itu norma budaya, permintaan maaf disimpan untuk pelanggaran yang nyata. Saat permintaan maaf diberikan, maksudnya tulus.


Cara Menanggapi Permintaan Maaf dalam Bahasa Jerman

Tahu cara menerima permintaan maaf sama pentingnya dengan tahu cara mengucapkannya.

Mereka BilangKamu BilangArtinya
EntschuldigungKein ProblemTidak masalah
EntschuldigungMacht nichtsTidak apa-apa
Es tut mir leidSchon gutTidak apa-apa
Es tut mir leidKein DingBukan masalah (santai)
Es tut mir leidIst nicht so schlimmTidak terlalu parah
VerzeihungKeine UrsacheTidak perlu (formal)
VerzeihungSchon vergessenSudah lupa
Das war mein FehlerKann jedem passierenBisa terjadi pada siapa saja
SorryAlles gutSemua oke
SorryPasst schonTidak apa-apa (Jerman selatan/Austria)

Respons yang paling aman dan universal adalah Kein Problem (tidak masalah), karena cocok untuk semua tingkat formalitas dan wilayah. Di Jerman selatan dan Austria, Passt schon (tidak apa-apa, harfiahnya "sudah pas") adalah default yang hangat dan santai.


Kapan Memakai Permintaan Maaf yang Mana

Memilih ungkapan yang tepat bergantung pada tingkat keseriusan situasi dan hubunganmu dengan orang tersebut.

SituasiUngkapan TerbaikKenapa
Menabrak seseorangTschuldigung / SorryRingan, cepat, sepadan
Menarik perhatian seseorangEntschuldigungStandar dan sopan
Datang terlambat ke rapatEntschuldigen Sie die VerspätungFormal, profesional
Membatalkan rencana dengan temanEs tut mir leidMenunjukkan penyesalan tulus
Kesalahan profesional seriusEs tut mir sehr leid / Das war mein FehlerMengakui bobot masalah
Menyampaikan belasungkawaEs tut mir sehr leid / Mein BeileidMenyatakan kesedihan bersama
Permintaan maaf tertulis formalIch bitte um VerzeihungRagam paling tinggi

💡 Jebakan Terlalu Sering Minta Maaf

Penutur bahasa Indonesia yang belajar bahasa Jerman sering terlalu sering minta maaf. Dalam bahasa Indonesia, "maaf" mengisi banyak fungsi sosial (menyela, bertanya, menunjukkan empati). Dalam bahasa Jerman, memakai Entschuldigung di semua situasi yang sama bisa terdengar berlebihan. Untuk banyak situasi ketika kamu akan bilang "maaf" dalam bahasa Indonesia, orang Jerman cukup bilang Bitte (tolong) atau mengubah kalimat tanpa permintaan maaf sama sekali.


Latihan dengan Konten Bahasa Jerman Asli

Membaca tentang permintaan maaf itu membantu, tetapi mendengarnya dalam percakapan alami yang membangun kefasihan nyata. Film dan acara TV berbahasa Jerman adalah sumber yang bagus. Dengarkan Entschuldigung di adegan jalanan yang santai dan Es tut mir leid di momen dramatis. Acara seperti Dark, Babylon Berlin, dan Der Tatortreiniger menunjukkan rentang lengkap ragam permintaan maaf bahasa Jerman.

Wordy memungkinkan kamu menonton film dan acara berbahasa Jerman dengan subtitle interaktif. Kamu bisa mengetuk ungkapan permintaan maaf apa pun untuk melihat artinya, pelafalan, dan tingkat formalitasnya secara real time. Alih-alih menghafal frasa dari daftar, kamu menyerapnya dari percakapan autentik dengan intonasi penutur asli.

Untuk konten bahasa Jerman lainnya, jelajahi blog kami untuk panduan termasuk film terbaik untuk belajar bahasa Jerman. Kamu juga bisa mengunjungi halaman belajar bahasa Jerman untuk mulai berlatih hari ini.

Pertanyaan yang sering diajukan

Apa cara paling umum untuk mengatakan maaf dalam bahasa Jerman?
'Entschuldigung' (ent-SHOOL-dee-goong) adalah cara paling umum dan serbaguna untuk mengatakan maaf dalam bahasa Jerman. Bisa dipakai sebagai permintaan maaf dan juga 'permisi', misalnya saat tidak sengaja menyenggol orang, ingin lewat, atau memanggil pelayan. Untuk maaf yang lebih tulus, gunakan 'Es tut mir leid'.
Apa bedanya 'Entschuldigung' dan 'Es tut mir leid'?
'Entschuldigung' lebih ringan dan serbaguna, cocok untuk kesalahan kecil atau saat menarik perhatian. 'Es tut mir leid' menyatakan penyesalan atau empati yang lebih sungguh-sungguh, pakai untuk permintaan maaf yang serius, belasungkawa, atau saat benar-benar merasa bersalah. Mirip bedanya 'permisi' dan 'saya benar-benar minta maaf'.
Apakah orang Jerman sering bilang 'Sorry' dalam bahasa Inggris?
Ya, kata bahasa Inggris 'Sorry' sudah banyak dipakai dalam percakapan santai bahasa Jerman, terutama di kalangan muda di kota-kota besar. Gesellschaft für deutsche Sprache (GfdS) mencatat tren ini sebagai bagian dari anglisasi bahasa Jerman sehari-hari. Biasanya diucapkan 'ZOH-ree' dengan aksen Jerman untuk maaf kecil.
Bagaimana cara mengatakan 'permisi' untuk lewat dalam bahasa Jerman?
Gunakan 'Entschuldigung' atau bentuk yang lebih singkat 'Entschuldigen Sie' untuk meminta izin lewat dengan sopan. Dalam situasi santai, 'Tschuldigung' (versi dipendekkan) juga pas. Anda juga bisa bilang 'Darf ich mal vorbei?' (Boleh saya lewat?) agar terdengar lebih sopan, misalnya di transportasi umum.
Apa bedanya bentuk 'du' dan 'Sie' saat meminta maaf?
Bahasa Jerman punya pronomina informal (du) dan formal (Sie) yang memengaruhi bentuk permintaan maaf. 'Entschuldige' memakai bentuk du untuk teman dan sebaya, sedangkan 'Entschuldigen Sie' memakai Sie untuk orang asing, yang lebih tua, atau konteks profesional. Jika ragu, pilih bentuk Sie, terlalu sopan tidak pernah salah.

Sumber & Referensi

  1. Duden, Deutsches Universalwörterbuch, edisi ke-9 (2023)
  2. Gesellschaft für deutsche Sprache (GfdS), Sprachreport: Anglizismen im Deutschen (2023)
  3. Ethnologue: Languages of the World, entri bahasa Jerman (2024)
  4. Brown, Penelope & Levinson, Stephen (1987). 'Politeness: Some Universals in Language Usage.' Cambridge University Press.
  5. Clyne, Michael (1995). 'The German Language in a Changing Europe.' Cambridge University Press.

Mulai belajar dengan Wordy

Tonton klip film asli dan tambah kosakata sambil jalan. Gratis untuk diunduh.

Unduh di App StoreDapatkan di Google PlayTersedia di Chrome Web Store

Panduan bahasa lainnya