Cara Mengatakan Maaf dalam Bahasa Prancis: 15+ Ungkapan dari Formal sampai Santai
Jawaban cepat
Cara paling umum untuk mengatakan maaf dalam bahasa Prancis adalah 'Désolé' (day-zoh-LAY) untuk pria atau 'Désolée' (day-zoh-LAY) untuk wanita. Untuk 'permisi', gunakan 'Pardon' (par-DOHN) atau 'Excusez-moi' (eks-kew-zay-MWAH). Bahasa Prancis punya spektrum permintaan maaf yang kaya, dari 'Pardon' singkat saat tidak sengaja menyenggol orang sampai yang sangat formal 'Je vous prie de m'excuser' dalam situasi profesional.
Jawaban Singkat
Cara paling umum untuk mengatakan maaf dalam bahasa Prancis adalah Désolé (day-zoh-LAY). Untuk situasi ringan seperti tidak sengaja menyenggol orang atau menarik perhatian seseorang, gunakan Pardon (par-DOHN) atau Excusez-moi (eks-kew-zay-MWAH). Bahasa Prancis punya sistem permintaan maaf yang berlapis, dari Pardon yang refleks sampai Je vous prie de m'excuser yang sangat formal.
Bahasa Prancis dituturkan oleh sekitar 321 juta orang di 29 negara, menurut data Ethnologue 2024. Karena bahasa ini sangat bergantung pada tingkat formalitas dan nuansa sosial, memilih bentuk permintaan maaf yang tepat lebih penting dalam bahasa Prancis dibanding banyak bahasa lain. Tingkat formalitas yang salah bisa membuat Anda terdengar tidak tulus atau terlalu dramatis.
"Dalam budaya kesopanan bahasa Prancis, pilihan antara tu dan vous masuk ke setiap tindak tutur, termasuk permintaan maaf. Mengatakan excuse-moi dibanding excusez-moi bukan hanya soal tata bahasa, tetapi juga menandakan seluruh hubungan Anda dengan lawan bicara."
(Anna Wierzbicka, Cross-Cultural Pragmatics, Mouton de Gruyter)
Panduan ini membahas 15+ ungkapan permintaan maaf dalam bahasa Prancis yang diurutkan berdasarkan intensitas: permintaan maaf ringan, permintaan maaf tulus, permintaan maaf formal, serta ungkapan tertulis atau sangat formal. Setiap ungkapan dilengkapi pelafalan, contoh kalimat, dan konteks budaya agar Anda tahu kapan memakainya.
Referensi Cepat: Permintaan Maaf Bahasa Prancis Sekilas
Permintaan Maaf Ringan: Pardon dan Excuse-moi
Ini adalah permintaan maaf sehari-hari yang akan Anda pakai berkali-kali di Prancis, di metro, di boulangerie, saat berjalan di jalan yang ramai. Ungkapan ini tidak membawa beban emosi besar, lebih untuk menjaga kelancaran interaksi sosial daripada penyesalan yang mendalam.
Pardon
/par-DOHN/
Arti harfiah: Pardon / Pengampunan
“Oh, pardon ! Je ne vous avais pas vu.”
Oh, maaf! Saya tidak melihat Anda.
Pisau Swiss untuk permintaan maaf bahasa Prancis. Bisa berarti 'maaf' (menyenggol orang), 'permisi' (menyelinap lewat), dan 'apa?' (tidak mendengar). Tekanan ada di suku kata kedua.
Pardon adalah kata permintaan maaf paling berguna dalam bahasa Prancis. Menurut CNRTL, kata ini berasal dari bahasa Latin perdonare (memberi sepenuhnya), dan sudah menjalankan tiga fungsi dalam bahasa Prancis selama berabad-abad. Anda memakainya saat menyenggol orang, perlu lewat di kerumunan, atau ingin orang mengulangi ucapannya.
Keunggulan Pardon ada pada fleksibilitasnya. Ucapkan cepat dengan nada ringan, artinya "ups, permisi." Ucapkan dengan intonasi naik (Pardon ?), artinya "Apa tadi?" Satu kata ini cukup untuk banyak situasi sosial kecil di Prancis.
💡 Pardon sebagai 'Apa Tadi?'
Saat Anda tidak menangkap ucapan seseorang, Pardon ? dengan nada naik adalah cara sopan untuk meminta pengulangan. Ini terdengar lebih halus daripada Quoi ? (Apa?), yang terdengar ketus, atau Comment ? (Bagaimana?), yang terdengar agak kuno.
Excuse-moi
/eks-KEWZ-mwah/
Arti harfiah: Permisi (informal)
“Excuse-moi, tu sais où est la gare ?”
Permisi, kamu tahu stasiun ada di mana?
Bentuk *tu*, dipakai untuk teman, rekan sebaya, dan orang yang Anda sapa secara informal. Untuk orang asing dan situasi formal, ganti ke 'Excusez-moi' (bentuk *vous*).
Ini versi informal (tu). Gunakan untuk teman, keluarga, rekan sebaya, dan siapa pun yang sudah akrab. Poin budaya yang penting: di Prancis, perbedaan tu/vous itu bukan pilihan. Memakai Excuse-moi kepada orang asing atau orang yang lebih tua bisa terdengar terlalu akrab.
Excusez-moi
/eks-kew-ZAY-mwah/
Arti harfiah: Permisi (formal)
“Excusez-moi, pourriez-vous me dire l'heure ?”
Permisi, bisakah Anda memberi tahu jam berapa sekarang?
Bentuk *vous*, pilihan aman untuk orang asing, orang yang lebih tua, interaksi layanan, dan siapa pun yang tidak Anda kenal dekat. Ini yang diajarkan buku pelajaran, dan memang ada alasannya.
Ini versi formal (vous) dan pilihan paling aman untuk pelancong. Gunakan saat mendekati orang asing untuk bertanya arah, memanggil pelayan, atau menyela percakapan. Académie française mencatat bahwa excusez-moi secara teknis adalah bentuk imperatif (Anda 'memerintah' orang untuk memaafkan Anda), tetapi karena dipakai berabad-abad, maknanya menjadi murni sopan.
🌍 Tu vs. Vous dalam Permintaan Maaf
Perbedaan tu/vous muncul di setiap permintaan maaf bahasa Prancis. Excuse-moi (tu) vs. Excusez-moi (vous) adalah contoh paling terlihat, tetapi ini juga memengaruhi pardonne-moi vs. pardonnez-moi dan ne m'en veux pas vs. ne m'en voulez pas. Jika ragu dengan orang yang tidak Anda kenal dekat, selalu pilih vous.
Permintaan Maaf Tulus: Désolé dan Je suis désolé
Saat Pardon terasa terlalu ringan dan Anda perlu menunjukkan penyesalan yang sungguh-sungguh (Anda membuat kesalahan, menyakiti perasaan seseorang, atau datang terlambat), Désolé adalah kata yang Anda butuhkan.
Désolé / Désolée
/day-zoh-LAY/
Arti harfiah: Hancur / Terpukul
“Désolé, je suis en retard !”
Maaf, saya terlambat!
Bentuk standar 'saya minta maaf' untuk permintaan maaf yang tulus. Laki-laki menulis 'désolé' (satu e), perempuan menulis 'désolée' (dua e). Dalam bahasa Prancis lisan, bunyinya sama.
Désolé secara harfiah berarti "hancur" atau "terpukul", seolah situasinya membuat Anda sangat terpukul secara emosional. Dalam praktiknya, maknanya melunak menjadi sekadar "maaf." Ini mirip saat penutur bahasa Indonesia berkata "aku hancur" tanpa benar-benar hancur. Ungkapan ini cocok untuk banyak hal, dari terlambat lima menit sampai tidak sengaja menumpahkan kopi orang lain.
Kesepakatan gender di sini penting dan khas dalam permintaan maaf bahasa Prancis. Kata sifat désolé menyesuaikan dengan penutur, bukan lawan bicara. Laki-laki menulis désolé, perempuan menulis désolée. Dalam bahasa Prancis lisan, keduanya terdengar sama (day-zoh-LAY), jadi bedanya hanya penting saat menulis, tetapi menuliskannya dengan benar di chat dan email menunjukkan kefasihan.
Je suis désolé(e)
/zhuh swee day-zoh-LAY/
Arti harfiah: Saya sedang terpukul
“Je suis vraiment désolé pour hier soir.”
Saya benar-benar minta maaf soal tadi malam.
Menambahkan 'je suis' membuat permintaan maaf lebih lengkap dan sedikit lebih formal daripada hanya 'désolé'. Menambahkan 'vraiment' (benar-benar) atau 'tellement' (sangat) membuatnya lebih kuat.
Menambahkan je suis (saya adalah) sebelum désolé menaikkan permintaan maaf dari santai menjadi lebih disengaja. Ini menandakan Anda tidak sekadar melempar "maaf" cepat, tetapi benar-benar mengakui situasinya. Anda juga bisa menguatkannya dengan kata keterangan: Je suis vraiment désolé (saya benar-benar minta maaf) atau Je suis tellement désolé (saya sangat minta maaf).
💡 Kesepakatan Gender: Désolé vs. Désolée
Ini salah satu kata bahasa Prancis yang kesepakatan gendernya langsung terasa dalam komunikasi sehari-hari. Laki-laki mengatakan dan menulis désolé (satu e di akhir). Perempuan mengatakan dan menulis désolée (dua e di akhir). Kesepakatannya mengikuti gender penutur, bukan orang yang Anda mintai maaf. Dalam pesan teks, menulisnya dengan benar langsung menunjukkan kemampuan bahasa Prancis yang baik.
Permintaan Maaf Formal: Navré, Je vous prie, Veuillez
Saat situasi menuntut keseriusan, kesalahan profesional, ketidaknyamanan besar, atau saat berbicara kepada orang berstatus tinggi. Bahasa Prancis punya ragam permintaan maaf tingkat tinggi yang tidak punya padanan langsung dalam bahasa Indonesia.
Je suis navré(e)
/zhuh swee nah-VRAY/
Arti harfiah: Saya berduka / patah hati
“Je suis navré de vous avoir fait attendre.”
Saya sangat menyesal telah membuat Anda menunggu.
Lebih kuat daripada 'désolé' dan lebih bernuansa sastra. Dipakai dalam konteks profesional formal, oleh petugas layanan pelanggan, dan situasi yang butuh bahasa lebih tinggi. Aturan kesepakatan gender sama.
Navré berasal dari kata Prancis Kuno yang berarti "melukai", jadi Je suis navré secara harfiah berarti "saya terluka (oleh situasi ini)." Tingkat formalitas dan bobot emosinya satu tingkat di atas désolé. Anda akan mendengarnya dari concierge hotel, petugas layanan pelanggan, dan konteks profesional saat désolé terasa terlalu santai. Seperti désolé, ini mengikuti kesepakatan gender: laki-laki mengatakan navré, perempuan mengatakan navrée.
Je vous prie de m'excuser
/zhuh voo PREE duh meks-kew-ZAY/
Arti harfiah: Saya memohon Anda untuk memaafkan saya
“Je vous prie de m'excuser pour ce malentendu.”
Saya mohon Anda memaafkan saya atas kesalahpahaman ini.
Permintaan maaf formal ragam tinggi. Kata kerja 'prier' (berdoa/memohon) menaikkan tingkat hormatnya, jarang ada yang setara dalam bahasa Indonesia. Dipakai dalam surat formal, konteks diplomatik, dan situasi profesional berisiko tinggi.
Ini salah satu permintaan maaf paling elegan dalam bahasa Eropa. Kata kerja prier berarti "berdoa" atau "memohon", jadi Anda benar-benar memohon pengampunan dari orang lain. Menurut teori kesopanan Brown dan Levinson, bentuk peredaan yang rumit seperti ini khas dalam budaya formal Prancis, yang menghargai sikap hormat lewat rumus bahasa yang kompleks.
Riset oleh ahli bahasa Anna Wierzbicka menemukan bahwa bahasa Prancis punya jauh lebih banyak tingkat permintaan maaf formal yang bertahap dibanding bahasa Indonesia, yang mencerminkan budaya dengan hierarki sosial dan upaya menjaga muka yang kuat dalam struktur bahasa.
Veuillez m'excuser
/vuh-YAY meks-kew-ZAY/
Arti harfiah: Mohon berkenan memaafkan saya
“Veuillez m'excuser, je dois partir plus tôt.”
Mohon maaf, saya harus pergi lebih awal.
Memakai 'veuillez', bentuk imperatif formal dari 'vouloir' (ingin). Umum di email bisnis, pidato formal, dan situasi yang menuntut kesopanan maksimal. Tidak pernah dipakai dalam percakapan santai.
Veuillez adalah bentuk imperatif formal dari vouloir (ingin), jadi frasa ini secara harfiah meminta "mohon berkenan memaafkan saya." Ini adalah rumus standar untuk korespondensi formal dan situasi profesional. Anda akan sering menemukannya di email bisnis Prancis, sering sebagai kalimat pembuka atau penutup.
Permintaan Maaf Sangat Formal dan Tertulis
Ungkapan ini terutama muncul dalam bahasa Prancis tertulis, surat formal, korespondensi resmi, dan konteks sastra. Mengetahuinya memberi Anda akses ke rentang ekspresi bahasa Prancis yang lebih lengkap.
Toutes mes excuses
/toot may zeks-KEWZ/
Arti harfiah: Semua permintaan maaf saya
“Toutes mes excuses pour le retard de livraison.”
Permohonan maaf saya yang setulus-tulusnya atas keterlambatan pengiriman.
Permintaan maaf lengkap yang agak formal. Umum di email profesional dan komunikasi layanan pelanggan. Bisa diperkuat: 'Veuillez accepter toutes mes excuses' (Mohon terima semua permintaan maaf saya).
Toutes mes excuses terasa berbobot tanpa terdengar berlebihan. Ini cocok untuk email profesional saat Anda perlu mengakui kesalahan. Versi panjangnya (Veuillez accepter toutes mes excuses (Mohon terima semua permintaan maaf saya)) adalah bentuk standar dalam korespondensi bisnis formal dan surat resmi.
Mea culpa
/may-ah KOOL-pah/
Arti harfiah: Salah saya (Latin)
“C'était ma faute, mea culpa.”
Itu salah saya, mea culpa.
Dipinjam dari bahasa Latin lewat liturgi Katolik. Dipakai dalam bahasa Prancis (dan juga bahasa Indonesia) saat menerima kesalahan sepenuhnya. Agak bernuansa sastra, tetapi dipahami semua orang. Bisa terdengar bercanda atau serius tergantung nada.
Frasa Latin ini sudah sepenuhnya diadopsi ke dalam bahasa Prancis. Artinya harfiah "salah saya" dan berasal dari doa pengakuan dosa Katolik. Dalam bahasa Prancis modern, mengatakan mea culpa menandakan Anda menerima tanggung jawab sepenuhnya. Nuansanya bisa ringan (menjatuhkan ponsel teman) sampai sangat serius (tokoh publik mengakui kesalahan). Ungkapan faire son mea culpa (melakukan mea culpa) adalah ekspresi umum dalam bahasa Prancis yang berarti mengakui kesalahan.
Cara Menanggapi Permintaan Maaf dalam Bahasa Prancis
Mengetahui cara menerima permintaan maaf sama pentingnya dengan mengetahui cara mengucapkannya. Berikut respons yang paling umum, diurutkan berdasarkan tingkat formalitas.
| Mereka Bilang | Anda Bilang | Terjemahan | Formalitas |
|---|---|---|---|
| Pardon | Ce n'est rien | Tidak apa-apa | Casual |
| Excuse-moi / Excusez-moi | Il n'y a pas de mal | Tidak masalah | Polite |
| Désolé(e) | Ce n'est pas grave | Tidak serius | Casual |
| Désolé(e) | T'inquiète (pas) | Jangan khawatir | Casual |
| Désolé(e) | Pas de souci | Tidak masalah | Casual |
| Je suis navré(e) | Je vous en prie | Silakan, tidak usah dipikirkan | Formal |
| Toutes mes excuses | N'en parlons plus | Tidak usah dibahas lagi | Formal |
Respons yang paling serbaguna adalah Ce n'est pas grave (suh nay pah GRAHV): "Tidak serius." Ini cocok untuk hampir semua situasi. Di antara teman, T'inquiète (tan-KYET), bentuk singkat dari Ne t'inquiète pas (Jangan khawatir), sudah menjadi respons santai default, terutama di kalangan penutur muda.
🌍 Seni 'Mengecilkan' dalam Budaya Prancis
Saat orang Prancis meminta maaf, ekspektasi budayanya adalah Anda mengecilkan pelanggaran itu. Respons seperti Ce n'est rien (Tidak apa-apa) dan Il n'y a pas de mal (Tidak masalah) bukan sekadar rumus sopan, tetapi semacam kontrak sosial. Menerima permintaan maaf dengan anggun, bahkan saat Anda kesal, sangat dihargai dalam budaya sosial Prancis.
Perbedaan Regional: Prancis vs. Quebec
Walau kosakata inti permintaan maaf dipakai di seluruh dunia Frankofon, ada perbedaan yang jelas antara Prancis dan Quebec yang mencerminkan pengaruh budaya masing-masing.
Di Prancis, hierarki formalitas dijaga ketat. Memakai Veuillez m'excuser atau Je vous prie de m'excuser dalam konteks yang tepat dianggap wajar dan dihargai. Perbedaan tu/vous dalam permintaan maaf diperhatikan dengan saksama, dan terlalu cepat beralih ke tu bisa membuat Anda perlu meminta maaf.
Di Quebec, pengaruh bahasa Inggris memperkenalkan kata Sorry (pronounced sor-EE) ke percakapan santai. Penutur Quebec yang lebih muda mungkin berkata Sorry ! dalam situasi sehari-hari saat orang Paris akan berkata Pardon ! atau Excuse-moi ! Ini murni ragam santai, bahasa Prancis Quebec yang formal memakai permintaan maaf tingkat tinggi yang sama seperti di Prancis. Organisation internationale de la Francophonie mencatat bahwa bahasa Prancis Quebec mempertahankan banyak ungkapan Prancis yang kuno, sambil menyerap kata serapan dari bahasa Inggris, sehingga membentuk lanskap bahasa yang unik.
Kesalahan Umum yang Perlu Dihindari
| Kesalahan | Kenapa Salah | Bentuk yang Benar |
|---|---|---|
| Memakai Excusez-moi kepada teman dekat | Terlalu formal untuk hubungan tu | Excuse-moi |
| Perempuan menulis désolé | Kesalahan kesepakatan gender | Désolée |
| Mengatakan Je suis désolé saat menyenggol orang | Terlalu berat untuk insiden kecil | Pardon atau Excusez-moi |
| Memakai Veuillez m'excuser dalam percakapan santai | Terdengar sangat formal dan janggal di antara teman | Désolé(e) atau Excuse-moi |
| Mengatakan Quoi ? alih-alih Pardon ? | Terdengar kasar | Pardon ? dengan intonasi naik |
Latihan dengan Konten Prancis Asli
Membaca tentang permintaan maaf mengajarkan kosakatanya, tetapi mendengarnya diucapkan dengan intonasi dan bahasa tubuh yang autentik membuatnya terasa alami. Film dan serial Prancis cocok untuk ini, dari pertukaran Pardon yang santai dalam adegan Paris sehari-hari sampai permintaan maaf formal yang panjang dalam drama periode.
Wordy memungkinkan Anda menonton film dan acara Prancis dengan subtitle interaktif. Ketuk frasa permintaan maaf apa pun untuk melihat arti, pelafalan, tingkat formalitas, dan konteks budayanya secara real time. Alih-alih menghafal frasa dari daftar, Anda menyerapnya dari percakapan nyata dengan penyampaian dan emosi yang natural.
Untuk konten Prancis lainnya, jelajahi blog kami untuk panduan termasuk film terbaik untuk belajar bahasa Prancis. Anda juga bisa mengunjungi halaman belajar bahasa Prancis untuk mulai berlatih dengan konten penutur asli hari ini.
Pertanyaan yang sering diajukan
Apa cara paling umum untuk bilang maaf dalam bahasa Prancis?
Apa bedanya 'pardon' dan 'excusez-moi' dalam bahasa Prancis?
Dalam bahasa Prancis, pakai 'désolé' atau 'désolée'?
Bagaimana cara mengatakan maaf secara formal dalam bahasa Prancis?
Apakah cara minta maaf berbeda antara Prancis Quebec dan Prancis di Prancis?
Sumber & Referensi
- Académie française, Dictionnaire de l'Académie française, edisi ke-9
- Centre National de Ressources Textuelles et Lexicales (CNRTL), etimologi dan penggunaan
- Ethnologue: Languages of the World, edisi ke-27 (2024), entri bahasa Prancis
- Wierzbicka, A., Cross-Cultural Pragmatics: The Semantics of Human Interaction (Mouton de Gruyter)
- Brown, P. & Levinson, S., Politeness: Some Universals in Language Usage (Cambridge University Press)
Mulai belajar dengan Wordy
Tonton klip film asli dan tambah kosakata sambil jalan. Gratis untuk diunduh.

