Cara Mengucapkan Selamat dalam Bahasa Jepang: 20+ Ungkapan untuk Setiap Momen
Jawaban cepat
Cara paling umum untuk mengucapkan selamat dalam bahasa Jepang adalah 'おめでとうございます' (Omedetou gozaimasu, oh-meh-deh-toh goh-zah-ee-mahs), bentuk sopan yang dipakai untuk hampir semua momen perayaan. Di antara teman, bentuk santai 'おめでとう' (Omedetou) lebih lazim. Kata ini berasal dari 'medetai,' yang berarti membawa pertanda baik, mencerminkan makna budaya perayaan yang kuat dalam masyarakat Jepang.
Jawaban Singkat
Cara paling umum untuk mengucapkan selamat dalam bahasa Jepang adalah おめでとうございます (Omedetou gozaimasu, oh-meh-deh-toh goh-zah-ee-mahs). Bentuk sopan ini cocok untuk hampir semua momen perayaan: kelulusan, pernikahan, promosi, Tahun Baru, dan lainnya. Di antara teman dekat, bentuk santai おめでとう (Omedetou) juga terdengar alami.
Bahasa Jepang dituturkan oleh sekitar 125 juta orang, hampir semuanya di Jepang, menurut data Ethnologue 2024. Kata おめでとう berasal dari kata sifat klasik めでたい (medetai), yang berarti "membawa pertanda baik" atau "layak dirayakan." Asal kata ini menunjukkan hal penting: dalam budaya Jepang, memberi selamat bukan sekadar mengakui pencapaian, tetapi mengakui bahwa sesuatu yang membawa pertanda baik telah terjadi, dan layak disyukuri bersama.
"Dalam bahasa Jepang, bahasa perayaan bukan sekadar ekspresif, tetapi performatif. Mengucapkan 'omedetou' tidak hanya menggambarkan perasaan, tetapi menjalankan ritual sosial yang mengikat penutur dan pendengar dalam pengakuan bersama atas peristiwa yang membawa keberuntungan."
(Anna Wierzbicka, Cross-Cultural Pragmatics, Mouton de Gruyter, 2003)
Panduan ini membahas 20+ ungkapan selamat penting dalam bahasa Jepang yang disusun berdasarkan tingkat formalitas dan situasi: bentuk sopan dan santai standar, frasa khusus acara, ungkapan sangat formal, serta kebiasaan budaya yang menyertainya. Setiap entri mencakup tulisan Jepang, romaji, pelafalan, dan konteks budaya.
Referensi Cepat: Frasa Selamat dalam Bahasa Jepang Sekilas
Ucapan Selamat Standar
Ini adalah ungkapan inti untuk memberi selamat yang cocok di hampir semua situasi perayaan di Jepang. Pilihan antara bentuk sopan dan santai mengikuti sistem keigo (tingkat kesopanan) yang mengatur komunikasi bahasa Jepang.
おめでとうございます
/oh-meh-deh-toh goh-zah-ee-mahs/
Arti harfiah: Ini membawa pertanda baik / Ini layak dirayakan
“試験に合格したんですか?おめでとうございます!”
Kamu lulus ujian? Selamat!
Frasa selamat sopan yang paling universal. Cocok untuk acara apa pun, kelulusan, promosi, pernikahan, kelahiran, pencapaian, dan lainnya. Akhiran 'gozaimasu' membuatnya pantas untuk atasan, rekan kerja, dan siapa pun yang kamu sapa dengan '-san'.
Ini adalah ungkapan selamat yang aman dan default dalam bahasa Jepang. Kata ini berasal dari おめでたい (omedetai), bentuk sopan dari めでたい (medetai = membawa pertanda baik), lalu dikonjugasikan ke bentuk -ou. Menurut Survei Bahasa Nasional 2023 dari Badan Urusan Kebudayaan, lebih dari 95% responden menilai ini sebagai frasa yang tepat untuk situasi selamat yang formal.
Akhiran ございます (gozaimasu) menaikkan tingkat kesopanan. NHK merekomendasikan bentuk ini sebagai standar, kecuali untuk hubungan yang sangat akrab.
Ucapan Selamat Santai
Di antara teman dan dalam suasana santai, penutur bahasa Jepang memendekkan dan melunakkan bahasa selamat mereka.
おめでとう
/oh-meh-deh-toh/
Arti harfiah: Membawa pertanda baik / Selamat
“おめでとう!やったね!”
Selamat! Kamu berhasil!
Bentuk santai untuk teman dekat, saudara, dan orang yang seusia atau lebih muda. Menghilangkan akhiran sopan 'gozaimasu'. Terdengar natural, hangat, dan antusias di antara teman. Ini kata selamat santai yang paling serbaguna.
Menghilangkan ございます menghasilkan bentuk santai yang dipakai antar teman. Ini versi yang kamu kirim lewat chat, teriakkan dari seberang ruangan, atau tulis di media sosial. Kata おめでとう saja sudah terasa hangat, dan memakai bentuk sopan penuh kepada teman dekat bisa terdengar kaku dan menciptakan jarak.
Asal katanya juga menarik. めでたい (medetai) awalnya berarti "layak dikagumi" dalam bahasa Jepang klasik, dari kata kerja 愛でる (mederu, mengagumi atau menghargai). Selama berabad-abad, maknanya bergeser menjadi "membawa pertanda baik" atau "beruntung," dengan nuansa bahwa keberuntungan datang dan pantas diakui.
おめでと
/oh-meh-deh-toh/
Arti harfiah: Selamat (disingkat)
“おめでと〜!今度お祝いしようね!”
Selamat! Nanti kita rayakan ya!
Versi yang lebih disingkat dan playful, populer di kalangan penutur Jepang yang lebih muda. Umum di pesan LINE, chat, dan media sosial. Vokal di akhir sering dipanjangkan dengan wave dash: おめでと〜. Dianggap imut dan informal.
Bentuk singkat ini sangat populer dalam komunikasi digital. Di LINE (aplikasi pesan dominan di Jepang), kamu sering melihat おめでと〜 dengan pemanjangan wave dash, sering disertai stiker perayaan dan emoji. Nuansanya ringan dan akrab, cocok untuk teman dekat dan penutur yang lebih muda.
💡 Kalau Ragu, Pilih yang Sopan
Jika kamu tidak yakin harus memakai bentuk yang mana, selalu pilih おめでとうございます. Terlalu sopan dalam bahasa Jepang tidak pernah menyinggung, itu hanya menunjukkan hormat. Terlalu santai kepada orang yang mengharapkan bahasa sopan bisa membuat tidak nyaman. Ini sangat penting saat memberi selamat, karena tujuannya membuat orang lain merasa dihargai.
Ucapan Selamat Khusus Acara
Salah satu ciri paling khas dari bahasa selamat dalam bahasa Jepang adalah sistem awalan khusus acara. Dengan menambahkan awalan kehormatan (ご atau お) plus kata benda acara sebelum おめでとうございます, kamu membuat frasa selamat yang spesifik untuk peristiwa hidup apa pun.
明けましておめでとうございます
/ah-keh-mah-shee-teh oh-meh-deh-toh goh-zah-ee-mahs/
Arti harfiah: Selamat atas terbitnya (tahun baru)
“明けましておめでとうございます。今年もよろしくお願いします。”
Selamat Tahun Baru. Mohon kerja sama dan dukungannya tahun ini.
Frasa selamat paling penting dalam budaya Jepang. Diucapkan pada atau setelah 1 Januari. Hampir selalu diikuti '今年もよろしくお願いします' (kotoshi mo yoroshiku onegaishimasu). Tahun Baru (お正月) adalah hari raya terbesar di Jepang, lebih penting daripada Natal atau ulang tahun.
Ini bisa dibilang ungkapan selamat paling penting dalam seluruh bahasa Jepang. お正月 (Oshougatsu, Tahun Baru) adalah hari raya terbesar di Jepang. Keluarga berkumpul, bisnis tutup beberapa hari, dan negara seolah berhenti sejenak. Frasa 明けまして (akemashite) berasal dari 明ける (akeru, terbit atau membuka), yang merujuk pada terbitnya tahun baru.
Menurut Badan Urusan Kebudayaan, kebiasaan mengirim 年賀状 (nengajou, kartu pos Tahun Baru) dengan frasa ini mencapai puncak sekitar 4.4 miliar kartu pada 2003. Sapaan digital memang menurunkan jumlahnya, tetapi mengirim frasa ini, baik di kertas maupun lewat LINE, tetap menjadi kebiasaan budaya yang kuat.
🌍 Waktu Tahun Baru Itu Penting
Jangan pernah mengucapkan 明けましておめでとうございます sebelum 1 Januari. Sebelum Tahun Baru, frasa yang benar adalah よいお年を (Yoi otoshi wo, "Semoga tahunmu baik"). Mengucapkan akemashite omedetou pada 31 Desember adalah kesalahan umum pelajar. Tahunnya harus sudah "terbit" (明けた) agar frasa ini masuk akal.
ご結婚おめでとうございます
/goh-kehk-kohn oh-meh-deh-toh goh-zah-ee-mahs/
Arti harfiah: Selamat atas pernikahan Anda yang terhormat
“ご結婚おめでとうございます。末永くお幸せに。”
Selamat atas pernikahan Anda. Semoga bahagia selamanya.
Ucapan selamat pernikahan standar. Frasa lanjutan '末永くお幸せに' (sue nagaku oshiawase ni, semoga bahagia langgeng) adalah doa pernikahan tradisional. Di pernikahan Jepang, pidato ucapan selamat (スピーチ) adalah bagian besar dari resepsi.
Awalan ご (go) adalah penanda kehormatan untuk kata Sino-Jepang, sehingga 結婚 (kekkon, pernikahan) menjadi bahasa yang lebih hormat. Ucapan selamat pernikahan di Jepang punya pantangan khusus: hindari kata yang menyiratkan pengulangan (また, lagi; 重ね重ね, berulang-ulang) karena itu menyiratkan pernikahan bisa terjadi lagi, yaitu perceraian. Kehati-hatian ini menunjukkan bobot budaya pada bahasa yang membawa pertanda baik saat perayaan.
ご卒業おめでとうございます
/goh-soh-tsoo-gyoh oh-meh-deh-toh goh-zah-ee-mahs/
Arti harfiah: Selamat atas kelulusan Anda yang terhormat
“ご卒業おめでとうございます。新しい出発を心よりお祝いします。”
Selamat atas kelulusan Anda. Saya sungguh merayakan awal baru Anda.
Dipakai untuk kelulusan di semua jenjang, dari SD sampai universitas. Maret adalah musim kelulusan di Jepang (tahun ajaran April sampai Maret). Upacara kelulusan (卒業式) adalah acara formal dan emosional, siswa sering menangis terbuka.
Upacara kelulusan Jepang (卒業式, sotsugyoushiki) bersifat khidmat dan emosional. Berbeda dari banyak kelulusan di Barat, ini acara formal dan air mata dianggap wajar. Tahun ajaran di Jepang berlangsung dari April sampai Maret, jadi musim kelulusan jatuh pada Maret, bertepatan dengan musim bunga sakura, yang menambah nuansa puitis.
ご出産おめでとうございます
/goh-shoos-sahn oh-meh-deh-toh goh-zah-ee-mahs/
Arti harfiah: Selamat atas persalinan Anda yang terhormat
“ご出産おめでとうございます。母子ともにお元気で何よりです。”
Selamat atas kelahirannya. Saya senang ibu dan bayinya sehat.
Diucapkan setelah bayi lahir, jangan sebelumnya, karena memberi selamat sebelum kelahiran dianggap terlalu dini dan bisa membawa sial. Frasa lanjutan tentang kesehatan ibu dan anak bersifat tradisional dan sangat dihargai.
Catatan budaya penting: dalam kebiasaan Jepang, kamu sebaiknya menunggu sampai bayi lahir dengan selamat sebelum memberi selamat. Memberi selamat kepada ibu hamil atas bayi yang akan lahir dianggap terlalu percaya diri dan bisa mengundang kesialan. Frasa lanjutan standar 母子ともにお元気で (boshi tomo ni ogenki de, ibu dan anak sehat) menegaskan hasil yang paling penting.
ご昇進おめでとうございます
/goh-shoh-sheen oh-meh-deh-toh goh-zah-ee-mahs/
Arti harfiah: Selamat atas promosi Anda yang terhormat
“ご昇進おめでとうございます。ますますのご活躍をお祈りしています。”
Selamat atas promosinya. Semoga semakin sukses.
Dipakai di tempat kerja saat rekan mendapat promosi. Sering disertai harapan untuk kesuksesan berkelanjutan (ご活躍). Dalam budaya korporat Jepang, promosi adalah peristiwa sosial penting dan orang berharap kamu mengakuinya dengan tepat.
Sistem awalan ini produktif, kamu bisa menambahkan ご pada hampir semua kata benda Sino-Jepang yang menggambarkan peristiwa hidup yang positif. Kombinasi lain yang umum termasuk ご入学おめでとうございます (gonyuugaku, masuk sekolah), ご就職おめでとうございます (goshuushoku, mendapat pekerjaan), dan ご婚約おめでとうございます (gokon'yaku, pertunangan).
💡 Pola Awalan ご/お
Awalan kehormatan ご (go) menempel pada kata Sino-Jepang (asal Tionghoa): ご結婚, ご卒業, ご出産. Awalan お (o) menempel pada kata asli Jepang: お誕生日, お祝い. Jika kamu menguasai pola ini, kamu bisa membentuk frasa selamat untuk acara apa pun.
Ucapan Selamat yang Sangat Formal
Untuk korespondensi bisnis, pidato formal, dan upacara. Ungkapan ini memakai bahasa merendahkan diri (謙譲語, kenjougo) yang menempatkan penutur di bawah penerima.
お祝い申し上げます
/oh-ee-wah-ee moh-shee-ah-geh-mahs/
Arti harfiah: Saya dengan rendah hati menyampaikan perayaan/ucapan selamat
“この度はご栄転、心よりお祝い申し上げます。”
Pada kesempatan perpindahan Anda ke posisi yang lebih tinggi, saya menyampaikan selamat yang tulus.
Ungkapan selamat paling formal. Memakai bahasa merendahkan diri (謙譲語) dengan '申し上げます' (moushiagemasu). Muncul dalam surat formal, email bisnis, dan pidato upacara. Penutur merendahkan diri untuk meninggikan penerima.
申し上げます (moushiagemasu) adalah bentuk merendahkan diri dari "mengatakan/menyampaikan," yang menempatkan penutur dalam posisi hormat. Tingkat formalitas ini muncul dalam pesan selamat tertulis kepada eksekutif perusahaan, dalam pidato formal di resepsi pernikahan, dan dalam korespondensi resmi. Riset NHK mengidentifikasi ini sebagai ragam yang tepat untuk ucapan selamat yang ditujukan ke publik.
心よりお祝い申し上げます
/koh-koh-roh yoh-ree oh-ee-wah-ee moh-shee-ah-geh-mahs/
Arti harfiah: Dari hati, saya dengan rendah hati menyampaikan selamat
“ご結婚おめでとうございます。心よりお祝い申し上げます。”
Selamat atas pernikahan Anda. Saya menyampaikan selamat yang tulus.
Menambah kedalaman emosi pada ucapan selamat formal. Frasa '心より' (kokoro yori, dari hati) adalah ungkapan baku dalam bahasa Jepang formal. Dipakai dalam pidato pernikahan, kartu formal, dan pesan selamat bisnis untuk menambah kehangatan pribadi tanpa mengurangi formalitas.
Menambahkan 心より (kokoro yori, dari hati) memberi ketulusan emosional pada ragam formal. Perpaduan formalitas tinggi dengan emosi yang diungkapkan adalah ciri bahasa upacara Jepang. Kamu akan mendengar frasa ini di resepsi pernikahan, upacara pensiun, dan perayaan tonggak lainnya.
お祝い (Oiwai): Budaya Hadiah dalam Ucapan Selamat
Dalam budaya Jepang, ucapan selamat jarang hanya berupa kata-kata. Konsep お祝い (oiwai) mencakup tindakan merayakan dan hadiah ucapan selamat itu sendiri. Memahami budaya oiwai penting agar kamu memberi selamat dengan tepat di Jepang.
Saat memberi selamat atas peristiwa besar (pernikahan, kelahiran, kelulusan), kebiasaan Jepang menganjurkan hadiah, biasanya uang dalam amplop dekoratif khusus yang disebut 祝儀袋 (shuugibukuro). Jumlahnya berbeda tergantung acara dan hubunganmu dengan penerima, tetapi cara penyajiannya mengikuti aturan ketat.
| Acara | Jumlah Umum | Gaya Amplop |
|---|---|---|
| Pernikahan (teman) | ¥30,000 | Mizuhiki merah putih, diikat simpul yang tidak bisa dibuka |
| Pernikahan (rekan kerja) | ¥30,000 | Sama seperti di atas |
| Kelahiran anak | ¥5,000 - ¥10,000 | Mizuhiki merah putih, simpul pita (bisa diikat ulang = kebahagiaan berulang) |
| Kelulusan | ¥5,000 - ¥10,000 | Merah putih, simpul pita |
| Promosi | ¥5,000 - ¥10,000 | Merah putih, simpul pita |
⚠️ Angka yang Perlu Dihindari untuk Hadiah Ucapan Selamat
Angka tertentu dianggap tabu dalam budaya hadiah Jepang karena asosiasi bunyi. 4 (四, shi) terdengar seperti 死 (shi, kematian). 9 (九, ku) terdengar seperti 苦 (ku, penderitaan). Jangan pernah memberi uang sebesar ¥40,000 atau ¥90,000, dan hindari hadiah dalam set berjumlah empat atau sembilan. Di pernikahan, angka genap selain dua kadang dihindari karena menyiratkan bisa dibagi (pasangan "terpisah"). Angka 8 (八, hachi) dianggap sangat beruntung karena kanjinya melebar di bawah, melambangkan rezeki yang berkembang.
Cara Menanggapi Ucapan Selamat dalam Bahasa Jepang
| Mereka Bilang | Kamu Bilang | Terjemahan |
|---|---|---|
| おめでとうございます | ありがとうございます (Arigatou gozaimasu) | Terima kasih banyak |
| おめでとう | ありがとう! (Arigatou!) | Makasih! |
| お祝い申し上げます | 恐れ入ります (Osore irimasu) | Saya merasa sungkan / Terlalu baik |
| ご結婚おめでとう | ありがとう、これからもよろしくね (Arigatou, kore kara mo yoroshiku ne) | Makasih, mohon bantuannya ke depannya ya |
| 明けましておめでとうございます | 明けましておめでとうございます。今年もよろしくお願いします | Selamat Tahun Baru. Mohon dukungannya tahun ini |
Respons untuk ucapan selamat formal perlu perhatian khusus. 恐れ入ります (osore irimasu, harfiah "saya merasa takut/segannya") adalah respons rendah hati yang elegan, yang menyampaikan "saya tidak pantas menerima kata-kata sebaik itu." Ini cocok untuk menerima ucapan selamat formal dari atasan atau dalam suasana seremonial.
🌍 Sifat Timbal Balik Ucapan Selamat di Jepang
Kebiasaan ucapan selamat di Jepang sangat timbal balik. Jika seseorang merayakan pernikahanmu dengan hadiah ¥30,000, kamu diharapkan membalas sekitar setengah nilainya dalam bentuk 内祝い (uchiiwai, hadiah balasan) dalam waktu satu bulan. Sistem timbal balik ini berakar pada konsep 義理 (giri, kewajiban sosial). Ini membuat ucapan selamat menjadi pertukaran sosial yang seimbang, bukan gestur satu arah.
Latihan dengan Konten Jepang Asli
Membaca tentang frasa ucapan selamat menambah kosakata, tetapi mendengar penutur asli memakainya dalam percakapan natural membangun kelancaran yang nyata. Drama Jepang dan anime penuh adegan perayaan, dari upacara kelulusan di anime sekolah sampai episode pernikahan di drama romantis. Di sana kamu bisa mendengar frasa-frasa ini dengan emosi dan intonasi yang autentik.
Wordy memungkinkan kamu menonton film dan acara Jepang dengan subtitle interaktif. Ketuk frasa ucapan selamat apa pun untuk melihat arti, pelafalan, dan konteks budayanya secara real time. Alih-alih menghafal daftar frasa, kamu menyerapnya dari percakapan asli dengan intonasi natural dan petunjuk budaya.
Untuk konten Jepang lainnya, jelajahi blog kami untuk panduan bahasa termasuk film anime terbaik untuk belajar bahasa Jepang. Kamu juga bisa mengunjungi halaman belajar bahasa Jepang untuk mulai berlatih dengan konten asli hari ini.
Pertanyaan yang sering diajukan
Apa cara paling umum untuk mengucapkan selamat dalam bahasa Jepang?
Apa bedanya おめでとう dan おめでとうございます?
Bagaimana cara mengucapkan Selamat Tahun Baru dalam bahasa Jepang?
Angka apa yang sebaiknya dihindari untuk hadiah ucapan selamat di Jepang?
Apa itu お祝い (oiwai) dan hubungannya dengan ucapan selamat?
Sumber & Referensi
- Agency for Cultural Affairs (文化庁), Survei Bahasa Nasional (Kokugo ni Kansuru Yoron Chousa, 2023)
- NHK Broadcasting Culture Research Institute, Survei Penggunaan Keigo Bahasa Jepang (2022)
- Ethnologue: Languages of the World, entri bahasa Jepang (2024)
- Wierzbicka, A., Cross-Cultural Pragmatics: The Semantics of Human Interaction (Mouton de Gruyter, 2003)
Mulai belajar dengan Wordy
Tonton klip film asli dan tambah kosakata sambil jalan. Gratis untuk diunduh.

