โ† Kembali ke Blog
๐Ÿ‡ฎ๐Ÿ‡นItalia

Cara Mengucapkan Maaf dalam Bahasa Italia: 15+ Ungkapan dari Scusa sampai Mi Dispiace

Oleh SandorDiperbarui: 29 Maret 2026โฑ 9 mnt baca

Jawaban cepat

Cara paling umum untuk mengatakan maaf dalam bahasa Italia adalah 'Scusa' (SKOO-zah) untuk situasi santai dan 'Mi scusi' (mee SKOO-zee) untuk situasi formal. Untuk permintaan maaf yang benar-benar mengekspresikan penyesalan, orang Italia mengatakan 'Mi dispiace' (mee dee-SPYAH-cheh), yang secara harfiah berarti 'itu tidak menyenangkan bagi saya.' Perbedaan utamanya: scusa untuk kesalahan kecil, mi dispiace untuk penyesalan yang tulus.

Jawaban Singkat

Cara paling umum untuk mengatakan maaf dalam bahasa Italia adalah Scusa (SKOO-zah) untuk kesalahan kecil sehari-hari dan Mi dispiace (mee dee-SPYAH-cheh) untuk permintaan maaf yang tulus. Dalam situasi formal, gunakan Mi scusi (mee SKOO-zee). Tiga ungkapan ini mencakup sebagian besar situasi ketika penutur bahasa Indonesia akan mengatakan "maaf" atau "permisi", tetapi bahasa Italia membedakan penggunaannya lebih tegas daripada bahasa Indonesia.

Bahasa Italia dituturkan oleh sekitar 85 juta orang di seluruh dunia di Italia, Swiss, San Marino, dan Kota Vatikan, menurut data Ethnologue 2024. Dalam budaya yang menghargai bella figura (membuat kesan yang baik) dan komunikasi yang ekspresif, cara Anda meminta maaf sama pentingnya dengan permintaan maaf itu sendiri. Ragam yang salah, terlalu santai pada orang asing, atau terlalu formal pada teman, bisa membuat ketulusan Anda diragukan.

"Bahasa bukan sekadar alat untuk melaporkan pengalaman, tetapi kerangka yang membentuknya. Kata-kata yang dikembangkan sebuah budaya untuk meminta maaf menunjukkan apa yang dianggap budaya itu layak untuk dimintai maaf."

(Diadaptasi dari Claire Kramsch, Language and Culture, Oxford University Press, 1998)

Panduan ini membahas 15+ ungkapan permintaan maaf dalam bahasa Italia yang dikelompokkan berdasarkan kategori: permintaan maaf santai, permintaan maaf tulus, ungkapan formal, dan "permisi" untuk menarik perhatian atau lewat. Masing-masing mencakup pelafalan, tingkat formalitas, contoh kalimat, dan konteks budaya, supaya Anda tahu kapan harus memakai setiap ungkapan.


Referensi Cepat: Permintaan Maaf Bahasa Italia Sekilas


Permintaan Maaf Santai

Ini adalah permintaan maaf yang paling sering Anda pakai dalam kehidupan sehari-hari di Italia, misalnya saat tidak sengaja menyenggol orang, terlambat beberapa menit, atau menyela percakapan. Menurut Accademia della Crusca, scusare (memaafkan, memaklumi) sudah menjadi tulang punggung permintaan maaf sehari-hari dalam bahasa Italia sejak abad ke-14.

Scusa

Santai

/SKOO-zah/

Arti harfiah: Permaklumi (dirimu)

โ€œScusa, hai un minuto?โ€

Maaf, kamu punya satu menit?

๐ŸŒ

Permintaan maaf santai yang paling umum untuk teman, keluarga, dan rekan sebaya. Memakai bentuk informal 'tu'. Juga bisa berarti 'permisi' untuk menarik perhatian teman.

Scusa adalah andalan permintaan maaf dalam bahasa Italia. Ungkapan ini bisa dipakai untuk banyak situasi, dari menginjak kaki seseorang, menyela percakapan, sampai meminta perhatian teman. Karena memakai konjugasi informal tu, gunakan untuk orang yang Anda sapa secara informal, seperti teman, keluarga, anak-anak, dan rekan sebaya.

Tekanan suku kata ada di suku kata pertama: SKOO-zah. Kesalahan yang sering terjadi adalah menekankan suku kata kedua. Hindari "skoo-ZAH."

Scusami

Santai

/SKOO-zah-mee/

Arti harfiah: Permisi saya

โ€œScusami, non volevo disturbarti.โ€

Maaf, aku tidak bermaksud mengganggumu.

๐ŸŒ

Sedikit lebih personal daripada 'Scusa' karena ada pronomina 'mi' (saya). Dipakai saat Anda ingin permintaan maaf terasa lebih langsung dan tulus, tetapi tetap santai.

Menambahkan -mi (saya) ke scusa membuat permintaan maaf terasa lebih personal. Jika scusa bisa terdengar seperti refleks, scusami menekankan "permisi saya secara khusus." Ungkapan ini tetap santai dan informal, tetapi bobotnya sedikit lebih besar.

๐Ÿ’ก Tu, Lei, dan Voi: Tiga Bentuk 'Maaf'

Bahasa Italia punya tiga bentuk "permisi" berdasarkan lawan bicara. Scusa memakai tu informal (kamu, tunggal santai). Mi scusi memakai Lei formal (Anda, tunggal formal). Scusate memakai voi (kalian, jamak). Jika Anda tepat memilih bentuknya, orang Italia langsung menangkap bahwa Anda paham situasi sosial. Jika ragu, gunakan scusi untuk orang asing. Itu selalu aman.

Scusate

Sopan

/skoo-ZAH-teh/

Arti harfiah: Permaklumi (kalian)

โ€œScusate il ritardo, c'era traffico.โ€

Maaf terlambat, tadi macet.

๐ŸŒ

Bentuk jamak, dipakai saat meminta maaf kepada sekelompok orang. Datang terlambat ke makan malam bareng teman? Lewat di tengah kelompok? 'Scusate' cocok.

Jika permintaan maaf Anda ditujukan kepada lebih dari satu orang, bentuk yang benar adalah scusate. Datang terlambat ke makan malam kelompok, menyelip lewat meja teman-teman, atau berbicara kepada kerumunan, semuanya memakai scusate, bukan scusa.


Permintaan Maaf yang Tulus

Saat situasinya menuntut penyesalan yang sungguh-sungguh, bukan sekadar "aduh", bahasa Italia punya ungkapan yang terasa lebih emosional. Ini melampaui sopan santun sosial dan masuk ke ranah yang lebih dari hati.

Mi dispiace

Sopan

/mee dee-SPYAH-cheh/

Arti harfiah: Itu membuat saya tidak senang

โ€œMi dispiace per quello che รจ successo ieri.โ€

Saya minta maaf atas yang terjadi kemarin.

๐ŸŒ

Ungkapan utama untuk permintaan maaf yang tulus dan menyatakan simpati. Juga dipakai untuk belasungkawa: 'Mi dispiace per la tua perdita' (Saya turut berduka atas kehilanganmu). Bobot emosinya kuat.

Mi dispiace adalah padanan bahasa Italia untuk "saya minta maaf" yang tulus. Arti harfiahnya ("itu membuat saya tidak senang") menunjukkan cara pandang bahasa Italia terhadap permintaan maaf. Alih-alih langsung mengakui kesalahan, ungkapan ini membingkai situasi sebagai sesuatu yang membuat Anda sedih. Struktur tidak langsung ini justru terasa lebih menyentuh dalam budaya Italia.

Gunakan mi dispiace saat situasinya benar-benar penting, seperti kabar buruk dari teman, kesalahan yang serius, belasungkawa, atau saat scusa terasa terlalu ringan.

Mi dispiace molto

Sopan

/mee dee-SPYAH-cheh MOHL-toh/

Arti harfiah: Itu sangat membuat saya tidak senang

โ€œMi dispiace molto, non avrei dovuto dire quello.โ€

Saya sangat minta maaf, seharusnya saya tidak mengatakan itu.

๐ŸŒ

Menambahkan 'molto' (sangat) memperkuat ketulusan. Dipakai untuk permintaan maaf serius atau belasungkawa yang dalam. Anda juga bisa mengatakan 'Mi dispiace tantissimo' untuk penekanan yang lebih kuat.

Menambahkan molto (sangat) atau tantissimo (sangat sekali) memperbesar bobot emosinya. Simpan untuk situasi yang memang menuntutnya, seperti kesalahan besar, belasungkawa yang dalam, atau permintaan maaf yang benar-benar dari hati. Jika terlalu sering dipakai, penekanan ini jadi kurang terasa.

Perdonami

Santai

/pehr-DOH-nah-mee/

Arti harfiah: Maafkan saya

โ€œPerdonami, ho sbagliato completamente.โ€

Maafkan aku, aku benar-benar salah.

๐ŸŒ

Lebih kuat daripada 'scusami' karena meminta pengampunan, bukan sekadar dimaklumi. Informal, pakai untuk orang yang Anda sapa dengan 'tu'. Untuk versi formal, gunakan 'Mi perdoni.'

Perdonami menaikkan level dari sekadar dimaklumi menjadi meminta pengampunan. Jika scusa berarti "permisi untuk hal kecil ini", perdonami berarti "saya butuh kamu memaafkan saya." Ini bentuk informal (tu), jadi cocok untuk teman dan keluarga. Dalam budaya Italia yang dipengaruhi Katolik, kata kerja perdonare (memaafkan) punya resonansi khusus, mengingatkan pada bahasa pengakuan dosa dan pengampunan.


Permintaan Maaf Formal

Lingkungan profesional, interaksi dengan orang asing, dan situasi yang menuntut penghormatan memerlukan ragam formal bahasa Italia. Menurut Zanichelli Lo Zingarelli, ragam formal tetap penting dalam bisnis, pemerintahan, dan layanan di Italia.

Mi scusi

Formal

/mee SKOO-zee/

Arti harfiah: Permisi (formal)

โ€œMi scusi, potrebbe indicarmi la strada per la stazione?โ€

Permisi, bisa tunjukkan jalan ke stasiun?

๐ŸŒ

Permintaan maaf tunggal formal dengan 'Lei'. Penting untuk orang asing, orang yang lebih tua, profesional, dan siapa pun yang ingin Anda hormati. Juga cara standar untuk menarik perhatian orang asing di jalan atau di restoran.

Mi scusi adalah pasangan formal dari scusa. Ungkapan ini memakai bentuk Lei (Anda formal) dan menjadi pilihan default saat berbicara dengan orang yang tidak Anda kenal dekat, seperti orang asing di jalan, pelayan, penjaga toko, atau kontak profesional. Dalam budaya Italia, memakai Lei saat baru bertemu bukan berarti kaku atau dingin, itu tanda hormat.

Chiedo scusa

Formal

/KYEH-doh SKOO-zah/

Arti harfiah: Saya meminta permakluman / Saya mohon maaf

โ€œChiedo scusa per l'inconveniente.โ€

Saya mohon maaf atas ketidaknyamanannya.

๐ŸŒ

Lebih formal daripada 'Mi scusi' karena memakai kata kerja lengkap 'chiedere' (meminta). Umum di email profesional, rapat bisnis, dan komunikasi resmi. Bisa diperkuat: 'Vi chiedo scusa' (Saya mohon maaf kepada kalian semua).

Chiedo scusa secara harfiah berarti "saya meminta permakluman" dan sering muncul di email bisnis, surat formal, dan situasi profesional. Rasanya lebih disengaja daripada mi scusi karena membingkai permintaan maaf sebagai permintaan aktif, bukan ucapan refleks.

La prego di scusarmi

Sangat formal

/lah PREH-goh dee skoo-ZAR-mee/

Arti harfiah: Saya mohon Anda memaklumi saya

โ€œLa prego di scusarmi per il ritardo nella risposta.โ€

Saya mohon Anda memaklumi saya atas keterlambatan membalas.

๐ŸŒ

Sangat formal dan penuh hormat. Dipakai dalam korespondensi bisnis, permintaan maaf resmi, dan situasi yang menuntut kesopanan maksimal. 'La' merujuk pada 'Lei' formal.

Ini adalah bentuk permintaan maaf formal yang lengkap, jenis yang Anda pakai dalam surat bisnis, pernyataan resmi, atau saat berbicara kepada orang dengan status jauh lebih tinggi. Kata kerja pregare (berdoa, memohon) menambah nuansa rendah hati yang sulit ditandingi oleh padanan "mohon maaf" dalam bahasa Indonesia.

Chiedo venia

Sangat formal

/KYEH-doh VEH-nyah/

Arti harfiah: Saya memohon ampun/kelonggaran

โ€œChiedo venia se mi permetto di dissentire.โ€

Mohon maaf jika saya diizinkan untuk tidak sependapat.

๐ŸŒ

Bersifat sastra dan kuno. 'Venia' adalah kata turunan Latin yang berarti rahmat atau kelonggaran. Dipakai dalam proses hukum, pidato sangat formal, dan oleh orang Italia yang suka bahasa dramatis. Anda akan menemukannya dalam sastra klasik Italia.

Chiedo venia adalah bahasa Italia sastra dalam bentuknya yang paling elegan. Venia berasal dari Latin venia (rahmat, kelonggaran, pengampunan) dan terasa sangat teatrikal. Anda akan menemukannya dalam konteks hukum, tulisan akademik, dan ucapan orang Italia yang suka kosakata dramatis. Memakainya dalam percakapan sehari-hari akan terdengar sengaja dibuat dramatis, dan di Italia, itu tidak selalu buruk.

Sono spiacente

Formal

/SOH-noh spyah-CHEHN-teh/

Arti harfiah: Saya menyesal/tidak senang

โ€œSono spiacente, ma non possiamo accettare la sua richiesta.โ€

Maaf, tetapi kami tidak bisa menerima permintaan Anda.

๐ŸŒ

Formal dan agak berjarak. Sering dipakai saat menyampaikan kabar buruk secara profesional, misalnya dokter, pejabat, atau layanan pelanggan. Kurang hangat dibanding 'mi dispiace.'

Jika mi dispiace mengekspresikan kesedihan pribadi, sono spiacente menjaga jarak profesional. Ini ungkapan yang dipakai resepsionis hotel saat memberi tahu kamar penuh, atau dokter sebelum menyampaikan kabar sulit. Benar dan sopan, tetapi sengaja terdengar lebih tertahan.


"Permisi" untuk Menarik Perhatian dan Untuk Lewat

Bahasa Italia membedakan antara meminta maaf karena kesalahan dan meminta jalan atau perhatian, perbedaan yang dalam bahasa Indonesia sering disatukan dengan kata "permisi" atau "maaf".

Permesso

Sopan

/pehr-MEHS-soh/

Arti harfiah: Izin / Boleh?

โ€œPermesso, posso passare?โ€

Permisi, boleh lewat?

๐ŸŒ

Sangat khas Italia. Dipakai saat bergerak secara fisik melewati ruang, misalnya masuk rumah orang, menyelip di bus, atau menerobos pasar yang ramai. Tidak mengatakan 'permesso' saat masuk rumah orang dianggap tidak sopan.

Permesso adalah salah satu ungkapan paling khas Italia dalam panduan ini. Ungkapan ini tidak punya padanan langsung dalam bahasa Indonesia, karena maknanya spesifik, yaitu "bolehkah saya mendapat izin untuk masuk atau lewat di ruang ini." Anda mengucapkannya saat masuk rumah orang, meski pintunya terbuka, saat menyelip di bus yang penuh, atau saat melewati restoran yang padat.

Accademia della Crusca mencatat bahwa permesso mencerminkan penekanan budaya Italia pada rispetto dello spazio (menghormati ruang pribadi dan ruang bersama). Tidak mengatakan permesso saat masuk rumah orang, meski Anda diundang, dianggap sebagai kesalahan sosial yang akan disadari orang Italia.

๐ŸŒ Pertukaran 'Permesso-Avanti'

Saat Anda mengetuk pintu atau masuk ruangan dan mengatakan Permesso? (intonasi naik, seperti pertanyaan), jawabannya adalah Avanti! (Masuk!) atau Prego, avanti! (Silakan, masuk!). Pertukaran dua langkah ini, meminta izin lalu diberi izin, adalah ritual sosial yang kuat di rumah dan kantor di Italia. Melewatkan Permesso dan langsung masuk terasa lancang, bahkan di antara teman dekat.

Scusi

Sopan

/SKOO-zee/

Arti harfiah: Permaklumi (formal)

โ€œScusi, sa dov'รจ la fermata dell'autobus?โ€

Permisi, apakah Anda tahu di mana halte bus?

๐ŸŒ

Versi formal dari 'scusa', dipakai untuk menarik perhatian orang asing dengan sopan. Standar untuk bertanya arah, memanggil pelayan, atau mendekati orang yang tidak Anda kenal.

Scusi adalah kata untuk menarik perhatian secara formal. Saat Anda perlu menghentikan orang asing di jalan untuk bertanya arah, memanggil pelayan, atau menyela dengan sopan dalam situasi profesional, gunakan scusi. Secara teknis ini bentuk Lei dari scusare, tetapi dalam praktiknya berfungsi sebagai "permisi" sopan yang universal untuk orang yang tidak Anda kenal.


Cara Menanggapi Permintaan Maaf dalam Bahasa Italia

Menerima permintaan maaf dengan anggun sama pentingnya dengan bisa meminta maaf. Berikut cara orang Italia merespons.

Mereka BilangAnda MenjawabArti
Scusa / ScusamiNon ti preoccupareTidak usah dipikirkan (informal)
Scusa / ScusamiFigurati!Tidak apa-apa! (informal)
Scusa / ScusamiMa di che!Untuk apa! / Tidak perlu!
Mi scusiNon si preoccupiTidak usah dipikirkan (formal)
Mi scusiSi figuriTidak apa-apa! (formal)
Mi dispiaceNon fa nienteTidak masalah
Mi dispiaceNon รจ colpa tuaItu bukan salahmu
PermessoPrego / Avanti!Silakan / Ayo!

๐Ÿ’ก 'Figurati' vs 'Si figuri', Pergantian Ragam

Figurati (informal) dan Si figuri (formal) sama-sama berarti "tidak apa-apa" atau "tidak usah dipikirkan." Ini cara yang sangat khas Italia untuk menerima permintaan maaf. Gunakan figurati dengan teman dan si figuri dengan orang asing atau dalam situasi profesional. Pesan dasarnya hangat, yaitu "hal yang kamu minta maafkan itu kecil sekali sampai tidak terasa."


Ekspresivitas Italia dan Budaya Meminta Maaf

Permintaan maaf dalam bahasa Italia jarang hanya berupa kata-kata. Seperti yang diamati ahli linguistik Claire Kramsch, bahasa dan budaya tidak terpisahkan, dan di Italia, ini berarti permintaan maaf punya bahasa tubuh, nada, dan gaya teatrikalnya sendiri.

Di Italia utara, permintaan maaf cenderung sedikit lebih tertahan dan terukur, mencerminkan pengaruh budaya dari Austria dan Swiss yang bertetangga. Di Italia selatan, Anda bisa mengharapkan suara lebih keras, lebih banyak gestur, dan intensitas emosi yang lebih tinggi. Orang Roma yang mengatakan mi dispiace mungkin meletakkan tangan di dada, sementara orang Napoli bisa menambahkan kedua tangan dan ekspresi wajah yang terlihat menahan sakit untuk menekankan.

"Orang Italia tidak sekadar meminta maaf, mereka mempertunjukkan permintaan maaf. Gestur, nada, dan ekspresi wajah membawa makna yang sama besar dengan kata-katanya."

(Pengamatan budaya yang didukung riset dalam Language and Culture, Kramsch, 1998)

Ekspresivitas ini bukan berarti tidak tulus. Dalam budaya Italia, menunjukkan emosi saat meminta maaf menandakan Anda benar-benar peduli. Ucapan mi dispiace yang datar dan monoton justru bisa terasa kurang tulus bagi pendengar Italia dibanding yang diucapkan dengan gestur dan intonasi. Untuk memahami nuansa budaya ini lebih jauh, lihat sumber belajar bahasa Italia.


Latihan dengan Konten Italia Asli

Membaca tentang permintaan maaf memberi Anda kosakata, tetapi mendengarnya diucapkan secara alami oleh penutur asli adalah hal yang membedakan bahasa Italia buku teks dan bahasa Italia nyata. Sinema Italia terkenal di dunia karena rentang emosinya, dari permintaan maaf yang halus dalam karya klasik Fellini sampai konfrontasi penuh gairah dalam drama Italia modern.

Wordy memungkinkan Anda menonton film dan acara Italia dengan subtitle interaktif. Saat karakter mengatakan mi dispiace atau scusa, Anda bisa mengetuk subtitle untuk melihat pelafalan, tingkat formalitas, dan konteks budaya secara instan. Anda menyerap bukan hanya kata-katanya, tetapi juga nada, gestur, dan situasi saat setiap permintaan maaf terasa paling alami.

Untuk konten Italia lainnya, jelajahi blog kami untuk panduan termasuk film terbaik untuk belajar bahasa Italia. Anda juga bisa mengunjungi halaman belajar bahasa Italia untuk mulai berlatih dengan konten penutur asli hari ini.

Pertanyaan yang sering diajukan

Apa bedanya 'scusa' dan 'mi dispiace' dalam bahasa Italia?
'Scusa' (SKOO-zah) dipakai untuk hal kecil, misalnya tidak sengaja menyenggol, menyela, atau menarik perhatian seseorang. Maknanya dekat dengan 'permisi.' 'Mi dispiace' (mee dee-SPYAH-cheh) menyatakan penyesalan yang tulus, dipakai saat situasinya benar-benar penting. Anggap 'scusa' santai, 'mi dispiace' lebih dari hati.
Bagaimana cara bilang 'permisi' dalam bahasa Italia untuk menarik perhatian orang?
Gunakan 'Scusi' (SKOO-zee) untuk menarik perhatian orang asing dengan sopan, misalnya memanggil pelayan atau menghentikan orang di jalan. Dengan teman, pakai 'Scusa' (SKOO-zah). Saat ingin lewat di kerumunan atau pintu, orang Italia bilang 'Permesso' (pehr-MEHS-soh), ungkapan khas yang tidak punya padanan Inggris yang persis.
Apa arti harfiah 'mi dispiace'?
'Mi dispiace' secara harfiah berarti 'itu tidak menyenangkan bagi saya,' dari 'mi' (bagi saya) dan 'dispiace' (tidak menyenangkan). Struktur ini menunjukkan cara orang Italia meminta maaf, alih-alih langsung mengakui salah, kamu menyatakan situasinya membuatmu tidak enak atau sedih. Dipakai untuk empati, belasungkawa, dan permintaan maaf yang sungguh-sungguh.
Kapan saya harus memakai 'scusa' vs 'scusi' vs 'scusate'?
Ketiganya berasal dari kata kerja yang sama, tetapi untuk lawan bicara berbeda. 'Scusa' adalah informal tunggal (tu), untuk teman dan sebaya. 'Scusi' adalah formal tunggal (Lei), untuk orang asing, yang lebih tua, dan situasi profesional. 'Scusate' adalah jamak (voi), saat meminta maaf ke sekelompok orang. Memilih yang tepat menunjukkan peka sosial.
Apakah 'permesso' termasuk permintaan maaf dalam bahasa Italia?
'Permesso' (pehr-MEHS-soh) bukan permintaan maaf, artinya 'izin' atau 'bolehkah saya lewat.' Orang Italia mengucapkannya saat bergerak melewati ruang fisik, misalnya masuk rumah orang, menyelip di bus, atau lewat di ruangan ramai. Ini sopan, lazim, dan khas Italia. Tidak mengatakannya bisa dianggap tidak sopan.

Sumber & Referensi

  1. Accademia della Crusca, otoritas terkemuka Italia tentang bahasa Italia, didirikan 1583
  2. Zanichelli, Lo Zingarelli, Vocabolario della lingua italiana (edisi 2025)
  3. Ethnologue: Languages of the World, entri bahasa Italia (2024)
  4. Kramsch, C. (1998). 'Language and Culture.' Oxford University Press.

Mulai belajar dengan Wordy

Tonton klip film asli dan tambah kosakata sambil jalan. Gratis untuk diunduh.

Unduh di App StoreDapatkan di Google PlayTersedia di Chrome Web Store

Panduan bahasa lainnya