โ† Kembali ke Blog
๐Ÿ‡ฎ๐Ÿ‡นItalia

Cara Mengucapkan 'Tolong' dalam Bahasa Italia: 12 Ungkapan Sopan untuk Setiap Situasi

Oleh SandorDiperbarui: 20 Februari 2026โฑ 9 mnt baca

Jawaban cepat

Cara paling umum untuk mengatakan tolong dalam bahasa Italia adalah 'per favore' (pehr fah-VOH-reh), yang secara harfiah berarti 'sebagai sebuah bantuan.' Anda juga bisa memakai 'per piacere' (pehr pyah-CHEH-reh), artinya 'sebagai sebuah kesenangan,' sama benarnya dan pada dasarnya bisa saling menggantikan. Untuk situasi formal, 'per cortesia' (sebagai bentuk kesopanan) dan 'La prego' (saya mohon) terdengar lebih elegan dan penuh hormat.

Jawaban Singkat

Cara paling umum untuk mengatakan "tolong" dalam bahasa Italia adalah per favore (pehr fah-VOH-reh). Ungkapan ini cocok di mana saja: di kafe Roma, ruang rapat Milan, atau taksi Napoli. Namun, bahasa Italia punya banyak ungkapan sopan yang membantu Anda menyesuaikan permintaan, dari santai sampai sangat formal.

Bahasa Italia dituturkan oleh sekitar 85 juta orang di seluruh dunia, menurut data Ethnologue 2024. Sebagai salah satu bahasa paling ekspresif di dunia, bahasa Italia mengembangkan banyak cara untuk membingkai kesopanan, dan masing-masing membawa nuansa budaya. Perbedaan antara per favore dan La prego bukan hanya soal tingkat formalitas, tetapi juga mencerminkan berabad-abad etiket sosial Italia.

"Dalam bahasa Italia, tindakan meminta tidak pernah murni transaksional. Pilihan penanda kesopanan mengungkapkan persepsi penutur tentang jarak sosial, dinamika kekuasaan, dan rasa memiliki budaya."

(Anna Wierzbicka, Cross-Cultural Pragmatics, Mouton de Gruyter, 2003)

Panduan ini membahas 12 ungkapan sopan penting dalam bahasa Italia yang dikelompokkan berdasarkan kategori: standar, formal, pelunak santai, dan pola permintaan tidak langsung. Masing-masing dilengkapi pelafalan, contoh kalimat, dan konteks budaya agar Anda tahu kapan memakainya.


Referensi Cepat: Ungkapan Sopan Bahasa Italia Sekilas


Ungkapan Sopan Standar

Ini adalah dua cara paling umum untuk mengatakan "tolong" dalam bahasa Italia. Menurut kamus Treccani, keduanya sudah dipakai terus-menerus sejak abad ke-14 dan tetap sama-sama tepat sampai sekarang.

Per favore

Sopan

/pehr fah-VOH-reh/

Arti harfiah: Sebagai bantuan

โ€œUn caffรจ, per favore.โ€

Satu kopi, tolong.

๐ŸŒ

Cara paling universal untuk mengatakan 'tolong'. Cocok di semua wilayah berbahasa Italia, semua tingkat formalitas, dan semua konteks, dari memesan espresso sampai membuat permintaan formal.

Secara harfiah, per favore berarti "sebagai bantuan." Anda membingkai permintaan sebagai meminta orang lain berbuat baik untuk Anda. Asal-usul ini memberi nuansa hangat dan manusiawi yang tidak tertangkap jika hanya menerjemahkan "tolong" secara langsung.

Anda akan mendengar per favore ratusan kali sehari di Italia. Ungkapan ini bisa muncul di awal, tengah, atau akhir kalimat. Orang Italia memakainya saat memesan makanan, bertanya arah, meminta bantuan di toko, atau melunakkan perintah. Menaruhnya di akhir kalimat adalah pola yang paling alami: Un bicchiere d'acqua, per favore (Segelas air, tolong).

Per piacere

Sopan

/pehr pyah-CHEH-reh/

Arti harfiah: Sebagai kesenangan

โ€œMi passi il sale, per piacere?โ€

Bisa tolong operkan garamnya?

๐ŸŒ

Sama benarnya dengan 'per favore' tetapi membingkai permintaan sebagai meminta orang lain melakukan sesuatu karena senang, bukan sebagai bantuan. Sebagian penutur merasa ini sedikit lebih hangat.

Kalau per favore meminta bantuan, per piacere meminta seseorang bertindak "karena senang." Bedanya halus, Anda menyiratkan bahwa memenuhi permintaan Anda akan memberi kepuasan pada orang lain. Dalam praktiknya, kebanyakan orang Italia memakai keduanya secara bergantian tanpa memikirkan perbedaan etimologinya.

Survei tahun 2019 oleh Societร  Dante Alighieri tentang pola penggunaan bahasa Italia menemukan bahwa per favore sedikit lebih umum dalam bahasa Italia tertulis, sedangkan per piacere muncul sama seringnya dalam percakapan lisan, terutama di Italia tengah dan utara.

๐Ÿ’ก Per Favore vs. Per Piacere: Perbedaan Sebenarnya

Keduanya benar di mana saja. Pilihannya sering soal kebiasaan pribadi atau preferensi daerah, bukan aturan ketat. Per favore sedikit lebih universal dan lebih standar ala buku teks. Per piacere bisa terasa sedikit lebih personal dan hangat. Jika Anda ragu, pakai per favore. Tidak ada yang akan menganggapnya salah.


Ungkapan Sopan Formal

Saat situasi menuntut rasa hormat ekstra (berbicara dengan orang tua, di kantor pemerintahan, di restoran elegan, atau dalam korespondensi profesional), ungkapan ini menaikkan tingkat kesopanan bahasa Italia Anda.

Per cortesia

Formal

/pehr kohr-teh-ZEE-ah/

Arti harfiah: Sebagai kesopanan

โ€œPer cortesia, potrebbe indicarmi la strada per il Duomo?โ€

Bisa tolong tunjukkan jalan ke Duomo?

๐ŸŒ

Lebih formal daripada 'per favore'. Kata 'cortesia' berasal dari 'corte' (istana), mengingatkan pada tata krama halus di lingkungan istana Italia pada masa Renaisans.

Per cortesia membawa bobot tradisi kesopanan istana Italia. Kata cortesia berasal dari corte (istana), yang mengaitkan ungkapan ini dengan etiket halus istana Renaisans di Firenze, Milan, dan Roma. Memakainya memberi sinyal kecanggihan budaya dan rasa hormat yang tinggi.

Anda akan menjumpai per cortesia dalam pengumuman formal, papan petunjuk museum (Per cortesia, non toccare, artinya "Tolong jangan menyentuh"), surat resmi, dan layanan kelas atas. Dalam percakapan sehari-hari, ungkapan ini menambah lapisan formalitas yang jelas, dan terasa berbeda dari per favore yang standar.

La prego

Sangat formal

/lah PREH-goh/

Arti harfiah: Saya berdoa/memohon (formal)

โ€œLa prego, si accomodi.โ€

Silakan, buat diri Anda nyaman.

๐ŸŒ

Dari 'pregare' (berdoa/memohon). Tingkat kesopanan formal tertinggi. Dipakai oleh concierge hotel, dalam situasi diplomatik, dan saat menyapa seseorang dengan sangat hormat.

La prego adalah cara paling formal untuk mengatakan "tolong" dalam bahasa Italia. Ungkapan ini berasal dari pregare, yang berarti "berdoa" dan juga "memohon," dan ini menunjukkan betapa kuatnya kesopanan Italia berakar pada kerendahan hati. Kata La adalah pronomina formal (bentuk Lei), jadi ungkapan ini khusus untuk sapaan formal.

Anda akan mendengar La prego dari staf hotel saat menyambut tamu, dari dokter saat mempersilakan pasien duduk, dan dalam konteks apa pun yang menuntut kesopanan maksimal. Ungkapan ini juga bisa berdiri sendiri sebagai respons yang berarti "sama-sama" atau "silakan." Misalnya, jika seseorang berterima kasih, menjawab dengan Prego atau La prego adalah bentuk sopan yang umum.

Gentilmente

Formal

/jehn-teel-MEHN-teh/

Arti harfiah: Mohon / Dengan baik hati

โ€œLe chiedo gentilmente di compilare questo modulo.โ€

Saya mohon Anda mengisi formulir ini.

๐ŸŒ

Kata keterangan yang berarti 'mohon' atau 'dengan baik hati'. Umum dalam bahasa Italia formal tertulis: email, permintaan resmi, papan pengumuman. Menambah kesan berkelas pada permintaan.

Gentilmente berfungsi sebagai pemodifikasi formal yang Anda sisipkan ke dalam kalimat untuk melunakkan permintaan. Ini sangat umum dalam bahasa Italia tertulis: email bisnis, pemberitahuan resmi, dan instruksi formal. Frasa Le chiedo gentilmente di... (Saya mohon Anda untuk...) adalah frasa andalan dalam korespondensi profesional Italia.

๐ŸŒ Bentuk Lei: Sistem Hormat Bawaan Italia

Bahasa Italia punya sistem sapaan formal khusus dengan Lei (secara harfiah 'dia perempuan') sebagai pengganti tu (kamu). Saat Anda memakai La prego alih-alih ti prego, atau Potrebbe alih-alih Potresti, Anda otomatis mengaktifkan ragam hormat ini. Bagi orang Italia, membedakan Lei dan tu sering lebih penting daripada memilih kata 'tolong' yang tepat.


Pelunak Santai

Di antara teman dan keluarga, orang Italia jarang memakai per favore dalam bentuk lengkap. Mereka lebih sering memakai pelunak ekspresif yang berfungsi sebagai versi santai dari "tolong." Ini penting agar Anda terdengar natural, bukan terlalu formal, dalam bahasa Italia sehari-hari.

Ti prego

Santai

/tee PREH-goh/

Arti harfiah: Saya mohon (informal)

โ€œTi prego, non andare via!โ€

Tolong, jangan pergi!

๐ŸŒ

Versi informal dari 'La prego'. Di antara teman, bisa berupa permohonan sungguhan atau dramatis yang bercanda. Sering dipakai secara teatrikal. Orang Italia suka menambah intensitas emosi pada permintaan sehari-hari.

Ti prego adalah pasangan informal dari La prego. Jika La prego terdengar tenang dan berwibawa, ti prego terdengar ekspresif dan emosional. Orang Italia memakainya untuk banyak hal, dari permohonan sungguhan (Ti prego, aiutami! "Tolong, bantu aku!") sampai dramatis yang bercanda (Ti prego, facciamo pizza stasera "Tolong, kita makan pizza malam ini").

Sisi dramatis dari ti prego sangat khas Italia. Anda akan sering mendengarnya di film Italia, biasanya disertai telapak tangan dirapatkan dan ekspresi memohon. Lihat panduan kami tentang film terbaik untuk belajar bahasa Italia untuk melihat ungkapan ini dipakai secara nyata.

Dai!

Santai

/DAH-ee/

Arti harfiah: Beri! / Ayo!

โ€œDai, vieni alla festa con noi!โ€

Ayo, ikut pesta bareng kami!

๐ŸŒ

Dari kata kerja 'dare' (memberi). Berfungsi seperti 'ayo dong!' atau 'ah, tolonglah!' di antara teman. Tidak kasar, ini dorongan yang playful. Salah satu kata yang paling sering dipakai dalam bahasa Italia santai.

Dai! adalah salah satu kata yang akan Anda dengar hampir setiap lima menit dalam percakapan santai bahasa Italia. Ini berasal dari dare (memberi) dalam bentuk imperatif, tetapi makna modernnya sudah jauh melampaui "beri." Tergantung intonasi, Dai! bisa berarti "ayo," "ah, tolonglah," "gas," atau "sudah, cukup."

Kunci Dai! ada pada nada. Diucapkan sambil tersenyum dengan intonasi naik, ini jadi dorongan ramah. Diucapkan tajam, bisa berarti "sudah cukup." Di antara teman, mengulanginya (Dai, dai, dai!) menambah desakan yang playful, seperti mengatakan "tolong, tolong, tolong!" dalam bahasa Indonesia.

Su!

Santai

/SOO/

Arti harfiah: Naik! / Ayo!

โ€œSu, non fare il timido!โ€

Ayo, jangan malu-malu!

๐ŸŒ

Dorongan halus untuk menyemangati. Sering digabung dengan 'dai' menjadi 'Su, dai!' agar lebih meyakinkan. Umum untuk anak-anak dan di antara teman dekat.

Su! secara harfiah berarti "ke atas" tetapi fungsinya seperti dorongan lembut. Orang tua berkata Su, mangia! (Ayo, makan!) kepada anak. Teman berkata Su, raccontami tutto! (Ayo, ceritakan semuanya!). Ini lebih lembut dan menyemangati daripada Dai!, dan tidak sekuat energi "ayo dong" yang mendesak.

Senti

Santai

/SEHN-tee/

Arti harfiah: Dengar

โ€œSenti, mi presti la macchina stasera?โ€

Hei, bisa pinjamkan mobilmu malam ini?

๐ŸŒ

Pembuka percakapan yang melunakkan permintaan dengan menarik perhatian dulu. Versi formalnya adalah 'Senta' (bentuk Lei). Mirip 'dengar' atau 'hei' sebelum meminta sesuatu.

Senti bukan terjemahan langsung dari "tolong," tetapi berfungsi sebagai pembuka sopan yang melunakkan permintaan setelahnya. Dengan mengatakan "dengar" dulu, Anda memberi sinyal bahwa permintaan akan datang dan memberi lawan bicara waktu sejenak untuk siap. Versi formalnya adalah Senta (memakai bentuk Lei).


Pola Permintaan Tidak Langsung

Bahasa Italia, seperti banyak bahasa Roman, lebih menyukai permintaan tidak langsung daripada perintah yang blak-blakan. Menurut riset Brown dan Levinson tentang universal kesopanan, penutur bahasa Italia termasuk yang paling sering memakai tindak tutur tidak langsung di antara bahasa-bahasa Eropa.

Potrebbe...?

Formal

/poh-TREHB-beh/

Arti harfiah: Bisakah Anda...? (formal)

โ€œPotrebbe abbassare la musica, per favore?โ€

Bisa kecilkan musiknya, tolong?

๐ŸŒ

Bentuk kondisional dari 'potere' (bisa) dalam bentuk Lei. Ini cara standar untuk membuat permintaan formal yang sopan. Versi informalnya adalah 'Potresti...?'

Memakai bentuk kondisional (potrebbe alih-alih puรฒ) adalah salah satu strategi kesopanan terpenting dalam bahasa Italia. Ini menandakan Anda mengakui orang lain berhak menolak. Menggabungkan Potrebbe dengan per favore di akhir kalimat membentuk salah satu pola permintaan paling sopan dan paling aman dipakai.

Padanan informalnya adalah Potresti...? (bisakah kamu, memakai tu). Contoh: Potresti chiudere la finestra? (Bisa tutup jendelanya?).

Le dispiacerebbe...?

Sangat formal

/leh dees-pyah-cheh-REHB-beh/

Arti harfiah: Apakah itu akan membuat Anda tidak nyaman...?

โ€œLe dispiacerebbe spostare la borsa?โ€

Apakah Anda keberatan memindahkan tasnya?

๐ŸŒ

Bentuk permintaan paling diplomatis dan sopan. Secara harfiah menanyakan apakah tindakan itu akan menimbulkan ketidaknyamanan, sehingga memberi ruang penolakan maksimal. Dipakai dalam situasi sangat formal.

Ini adalah puncak kesopanan diplomatis dalam bahasa Italia. Dengan secara harfiah bertanya "apakah Anda akan tidak nyaman jika...?", Anda membingkai permintaan sepenuhnya berdasarkan kenyamanan orang lain. Ini setara dengan "apakah Anda keberatan...?" dalam bahasa Indonesia, tetapi bobotnya lebih kuat karena pronomina formal Lei.

Versi informalnya, Ti dispiacerebbe...?, cocok di antara kenalan saat Anda ingin sangat menjaga perasaan.

Sarebbe possibile...?

Formal

/sah-REHB-beh pohs-SEE-bee-leh/

Arti harfiah: Apakah memungkinkan...?

โ€œSarebbe possibile cambiare tavolo?โ€

Apakah memungkinkan untuk pindah meja?

๐ŸŒ

Membingkai permintaan sebagai pertanyaan tentang kemungkinan, bukan permintaan langsung. Sangat umum di restoran, hotel, dan situasi layanan. Terdengar berkelas tanpa terasa kaku.

Pola ini menghilangkan unsur personal sepenuhnya. Alih-alih meminta seseorang melakukan sesuatu, Anda bertanya apakah hal itu memungkinkan. Ini favorit di lingkungan layanan Italia (restoran, hotel, loket tiket) saat Anda ingin sopan tanpa terdengar terlalu merendah.


Kapan Memakai Tiap Tingkat Kesopanan

Berikut panduan praktis untuk mencocokkan ungkapan sopan dengan situasi.

SituasiUngkapan TerbaikContoh
Memesan di barPer favore / Per piacereUn espresso, per favore.
Bertanya arah ke orang asingPer cortesia / Potrebbe...?Per cortesia, dov'รจ la stazione?
Email bisnis formalGentilmente / Le chiedo cortesementeLe chiedo gentilmente di confermare.
Resepsionis hotelLa prego / Potrebbe...?La prego, potrebbe controllare la prenotazione?
Meminta bantuan ke temanTi prego / DaiDai, prestami il libro!
Membujuk temanDai! / Su, dai!Su, dai, vieni con noi!
Memulai permintaan santaiSenti / ScusaSenti, mi dai una mano?
Permintaan di restoranSarebbe possibile...?Sarebbe possibile avere il conto?

๐ŸŒ Gestur Tangan Italia dan Permintaan Sopan

Komunikasi orang Italia terkenal ekspresif secara fisik. Saat membuat permintaan sopan, orang Italia sering merapatkan telapak tangan (gestur 'berdoa') sambil mengatakan per favore atau ti prego untuk penekanan. Telapak tangan terbuka menghadap ke atas dengan gerakan memanggil kecil sering menyertai ajakan (Prego, si accomodi). Gestur ini bukan hiasan, tetapi bagian penting dari cara kesopanan diekspresikan dan dipahami dalam budaya Italia.


Nuansa Regional

Walau semua ungkapan ini dipahami di seluruh Italia, Societร  Dante Alighieri mencatat adanya kecenderungan regional. Lanskap bahasa Italia sangat beragam, dengan 34 dialek regional yang diakui selain bahasa Italia standar.

WilayahKecenderunganCatatan
Italia Utara (Milan, Turin, Venice)Sedikit lebih menahan diri, mungkin lebih sering memakai per piacereKesopanan cenderung tidak berlebihan dan efisien
Italia Tengah (Rome, Florence)Pemakaian semua bentuk seimbangBahasa Italia standar paling dekat dengan dialek Toscana
Italia Selatan (Naples, Palermo, Bari)Lebih ekspresif, sering memakai ti prego dan daiKehangatan dan intensitas emosi dalam permintaan
Italia Formal (bisnis, pemerintahan)Per cortesia, La prego, GentilmenteKonsisten di semua wilayah dalam konteks profesional

Ini adalah kecenderungan, bukan aturan. Barista dari Milan akan paham ti prego sama baiknya seperti profesor dari Napoli akan paham per cortesia. Intinya, orang Italia selatan cenderung lebih ekspresif dan lebih langsung secara emosional saat meminta, sedangkan orang Italia utara cenderung lebih menahan diri.


Latihan dengan Konten Italia Asli

Memahami ungkapan sopan di atas kertas adalah awal yang baik, tetapi mendengarnya dalam percakapan natural membuatnya terasa otomatis. Sinema Italia adalah salah satu sumber terbaik untuk ini. Film dari sutradara seperti Paolo Sorrentino dan Matteo Garrone menampilkan rentang penuh kesopanan Italia, dari Dai! yang jalanan sampai La prego yang aristokrat.

Wordy memungkinkan Anda menonton film dan acara Italia dengan subtitle interaktif, lalu mengetuk frasa apa pun untuk melihat arti, pelafalan, dan konteks budayanya secara real time. Alih-alih menghafal ungkapan secara terpisah, Anda menyerapnya dari percakapan autentik dengan intonasi dan gestur yang nyata.

Untuk konten Italia lainnya, jelajahi blog kami untuk panduan termasuk film terbaik untuk belajar bahasa Italia. Anda juga bisa mengunjungi halaman belajar bahasa Italia untuk mulai membangun kosakata Anda hari ini.

Pertanyaan yang sering diajukan

Apa bedanya 'per favore' dan 'per piacere'?
'Per favore' secara harfiah berarti 'sebagai bantuan', sedangkan 'per piacere' berarti 'sebagai kesenangan'. Keduanya benar dan umum dipakai. Dalam percakapan sehari-hari bisa saling menggantikan, tetapi 'per piacere' terasa sedikit lebih lembut dan personal. Di Italia Utara, orang cenderung memakai 'per piacere', sementara 'per favore' dipahami di mana-mana.
Apa cara paling formal untuk mengatakan 'tolong' dalam bahasa Italia?
'La prego' adalah cara paling formal untuk mengatakan tolong. Ungkapan ini berasal dari kata kerja 'pregare' (berdoa, memohon) dan secara harfiah berarti 'saya mohon'. Biasanya dipakai dalam situasi sangat formal, seperti berbicara kepada orang tua, surat resmi, atau layanan kelas atas.
Bolehkah saya cukup bilang 'per favore' di semua situasi?
Ya, 'per favore' cocok untuk hampir semua situasi di Italia. Ungkapan ini cukup sopan untuk konteks formal dan tetap terdengar natural untuk situasi santai. Jika Anda hanya menghafal satu cara mengatakan tolong dalam bahasa Italia, pilih 'per favore'.
Bagaimana orang Italia memakai gestur tangan saat meminta dengan sopan?
Orang Italia sering menyertai permintaan sopan dengan gestur halus. Menyatukan kedua telapak tangan seperti gerakan berdoa sambil mengatakan 'per favore' atau 'ti prego' memberi penekanan. Gestur telapak tangan terbuka menghadap ke atas menandakan ajakan atau permintaan lembut. Isyarat nonverbal ini sangat melekat dalam komunikasi Italia.
Apakah 'Dai!' dianggap kasar dalam bahasa Italia?
'Dai!' (ayo dong!) tidak dianggap kasar jika dipakai di antara teman atau keluarga. Fungsinya sebagai dorongan santai atau cara bercanda untuk membujuk seseorang. Namun, memakainya kepada orang asing atau dalam situasi formal kurang tepat. Anggap saja setara dengan 'ah, ayo dong, tolong!'

Sumber & Referensi

  1. Treccani, Kosakata bahasa Italia online (treccani.it)
  2. Societร  Dante Alighieri, Bahasa Italia di dunia, laporan 2024
  3. Ethnologue: Languages of the World, edisi ke-27 (2024), entri bahasa Italia
  4. Wierzbicka, A., Pragmatik Lintas Budaya: Semantik Interaksi Manusia (Mouton de Gruyter, 2003)
  5. Brown, P. & Levinson, S., Kesantunan: Beberapa Universal dalam Penggunaan Bahasa (Cambridge University Press)

Mulai belajar dengan Wordy

Tonton klip film asli dan tambah kosakata sambil jalan. Gratis untuk diunduh.

Unduh di App StoreDapatkan di Google PlayTersedia di Chrome Web Store

Panduan bahasa lainnya