← Kembali ke Blog
🇩🇪Jerman

Warna dalam Bahasa Jerman: 30+ Farben dengan Pelafalan, Tata Bahasa, dan Makna Budaya

Oleh Sandor20 Februari 20269 mnt baca

Jawaban cepat

Warna dasar dalam bahasa Jerman adalah Rot (merah), Blau (biru), Gelb (kuning), Grün (hijau), Orange (oranye), Lila (ungu), Weiß (putih), Schwarz (hitam), Grau (abu-abu), dan Braun (cokelat). Semuanya ditulis kapital saat menjadi nomina (das Rot) dan huruf kecil saat menjadi kata sifat (der rote Ball). Tantangan utamanya adalah deklinasi kata sifat. Akhiran warna dalam bahasa Jerman berubah sesuai gender, kasus, dan jenis artikel.

Warna paling penting dalam bahasa Jerman adalah Rot (merah), Blau (biru), Gelb (kuning), Grün (hijau), Weiß (putih), dan Schwarz (hitam). Dengan enam kata ini plus beberapa warna sekunder, kamu bisa mendeskripsikan hampir semua yang kamu lihat dalam kehidupan sehari-hari di Jerman, Austria, dan Swiss.

Menurut data Ethnologue 2024, bahasa Jerman dituturkan oleh sekitar 134 juta orang di seluruh dunia. Ini menjadikannya bahasa ibu yang paling banyak dituturkan di Uni Eropa. Warna termasuk kosakata pertama yang dibutuhkan setiap pelajar, dari mendeskripsikan pakaian saat belanja di München, sampai memahami rambu lalu lintas di Autobahn, sampai membahas seni di galeri Berlin yang tak terhitung. Dan tidak seperti banyak bahasa, bahasa Jerman membentuk warna menjadi kata majemuk yang menarik seperti himmelblau (biru langit), schneeweiß (putih salju), dan pechschwarz (hitam pekat).

"Istilah warna dalam bahasa-bahasa Jermanik menunjukkan pengodean budaya dan lingkungan yang dalam. Sistem pemajemukan produktif dalam bahasa Jerman memungkinkan penutur membuat deskripsi warna yang tepat dan kuat, yang dalam bahasa lain butuh beberapa kata."

(Institut für Deutsche Sprache, Mannheim)

Panduan ini membahas 30+ warna bahasa Jerman dengan pelafalan, tata bahasa penting tentang deklinasi kata sifat, kata warna majemuk, makna budaya dari Bauhaus sampai bendera, dan idiom bahasa Jerman yang paling berwarna.


Semua Warna Sekilas

Beberapa catatan pelafalan: diftong au dalam Blau, Grau, dan Braun terdengar seperti "au" dalam bahasa Indonesia, misalnya pada kata "pulau". Bunyi ü dalam Grün dan Türkis tidak punya padanan langsung dalam bahasa Indonesia: bulatkan bibir seperti mengucapkan "u", tetapi coba ucapkan "i". Huruf ß dalam Weiß adalah Eszett, yang mewakili bunyi "ss" yang tajam.


Warna Primer: Rot, Blau, Gelb

Tiga warna primer ini penting untuk percakapan sehari-hari dan tradisi seni Jerman yang kaya.

Rot

Rot (roht) mencakup spektrum penuh dari merah terang sampai merah tua. Sebagai kata benda, ini berjenis netral: das Rot. Kata ini berasal dari bahasa Jerman Hulu Kuno rōt, dan berkerabat dengan kata Indonesia "merah" hanya pada tingkat makna, bukan asal kata.

Merah sangat melekat dalam budaya Jerman. Dongeng Rotkäppchen (Little Red Riding Hood) berasal dari kumpulan Brothers Grimm. Rotwein (anggur merah) adalah kategori anggur terpopuler kedua di Jerman setelah anggur putih. Dan frasa den roten Faden verlieren (kehilangan benang merah) berarti kehilangan alur argumen, sebuah metafora yang dipinjam dari mitologi Yunani.

Blau

Blau (blau, rhymes with "cow") adalah salah satu warna yang paling sarat makna budaya dalam bahasa Jerman. Sebagai kata benda: das Blau. Kata ini berasal dari bahasa Jerman Hulu Kuno blāo.

Gerakan seni Der Blaue Reiter (The Blue Rider), didirikan di München pada 1911 oleh Wassily Kandinsky dan Franz Marc, menjadikan biru simbol spiritualitas dan kebebasan artistik dalam Ekspresionisme Jerman. Kandinsky percaya biru adalah warna paling spiritual, yang mewakili kedalaman dan ketakterhinggaan.

🌍 Der Blaue Reiter

Der Blaue Reiter bukan sekadar kelompok seni. Ini adalah sebuah filosofi. Kandinsky dan Marc percaya warna memiliki kualitas spiritual bawaan. Biru mewakili yang surgawi dan transenden, sedangkan kuning mewakili yang duniawi dan agresif. Almanak mereka tahun 1912 menjadi salah satu dokumen paling berpengaruh dalam sejarah seni modern. Kamu bisa melihat karya aslinya di galeri Lenbachhaus di München.

Gelb

Gelb (gelp) berarti kuning. Sebagai kata benda: das Gelb. Kata ini berasal dari bahasa Jerman Hulu Kuno gelo.

Dalam konteks lalu lintas, Gelb sangat penting: lampu lalu lintas di Jerman memakai sistem standar merah-kuning-hijau, tetapi orang Jerman mengatakan die Ampel ist gelb (lampu lalu lintasnya kuning), bukan "oranye" seperti yang kadang dipakai di beberapa negara. Gelbe Seiten (Yellow Pages) dulu sangat umum di rumah-rumah sebelum era digital.


Warna Sekunder: Grün, Orange, Lila

Grün

Grün (grewn) berarti hijau. Sebagai kata benda: das Grün. Umlaut ü itu penting, tanpa itu, Grun tidak ada sebagai kata bahasa Jerman. Grün berbagi akar Proto-Jermanik grōniz dengan kata-kata hijau di bahasa-bahasa Jermanik lain.

Gerakan lingkungan di Jerman memberi Grün makna politik. Die Grünen (The Greens) menjadi partai politik besar pada 1980-an, dan kata grün kini membawa konotasi ekologis yang kuat. Kata majemuk Grünfläche (ruang hijau) muncul di peta kota dan dokumen perencanaan kota di seluruh negeri.

Orange

Orange (oh-RAHN-zhuh) mempertahankan pelafalan Prancis dalam bahasa Jerman, ini tidak diindonesiakan. Sebagai kata benda: das Orange. Karena asalnya asing, orange termasuk kata sifat warna yang "tidak dideklinasi" dalam tata bahasa ketat: ein orange Hemd (kemeja oranye) tanpa akhiran kata sifat. Namun, dalam bahasa Jerman lisan, banyak orang tetap menambahkan akhiran: ein oranges Hemd. Duden mengakui bentuk deklinasi yang kolokial ini.

Lila

Lila (LEE-lah) berarti ungu atau lilac. Kata ini masuk ke bahasa Jerman lewat bahasa Prancis dari bahasa Arab līlak (bunga lilac). Seperti orange, lila secara tradisional menolak deklinasi: ein lila Kleid (gaun ungu). Alternatif yang lebih formal dan bisa dideklinasi penuh adalah violett (vee-oh-LET): ein violettes Kleid.

💡 Lila vs. Violett vs. Purpur

Bahasa Jerman punya tiga kata untuk spektrum ungu. Lila adalah kata sehari-hari yang paling sering dipakai orang Jerman, mencakup dari ungu muda sampai ungu tua. Violett lebih formal dan lebih presisi, lebih dekat ke "violet." Purpur (POOR-poor) merujuk khusus pada ungu kemerahan yang pekat dan biasanya muncul dalam konteks sastra atau sejarah, sebagai warna jubah kerajaan dan busana para kardinal.


Warna Netral: Weiß, Schwarz, Grau, Braun

Weiß

Weiß (vice) berarti putih. Sebagai kata benda: das Weiß. Huruf ß (Eszett) mengikuti vokal panjang ei dan mewakili bunyi "ss" tak bersuara. Perhatikan bahwa Weiß dengan huruf W besar adalah warna, sedangkan weiß (huruf kecil) juga bisa berarti "tahu" (dari wissen), tetapi konteks selalu membuat maknanya jelas.

Kata majemuk Weißwurst (sosis putih) adalah sarapan khas Bayern, biasanya dimakan sebelum siang. Weißbier (bir gandum) adalah produk Bayern terkenal lainnya. Dan Schneewittchen (secara harfiah "Snow White") adalah kontribusi Brothers Grimm lainnya untuk kosakata budaya Jerman.

Schwarz

Schwarz (shvarts) berarti hitam. Sebagai kata benda: das Schwarz. Gugus konsonan schw- sangat khas bahasa Jerman, jadi penutur bahasa Indonesia perlu melatih bunyi "shv".

Schwarz muncul dalam banyak kata majemuk: Schwarzbrot (roti gandum hitam yang gelap, makanan pokok di Jerman), Schwarzwald (Hutan Hitam), Schwarzarbeit (kerja ilegal yang tidak dilaporkan, harfiah "kerja hitam"), dan Schwarzfahrer (penumpang tanpa tiket di transportasi umum, harfiah "pengendara hitam"). Schwarzwald di barat daya Jerman memberi nama pada Schwarzwälder Kirschtorte (kue Black Forest) yang terkenal.

Grau

Grau (rhymes with "cow") berarti abu-abu. Sebagai kata benda: das Grau. Reputasi Jerman tentang langit kelabu tercermin dalam bahasa: Grauer Himmel (langit abu-abu) hampir seperti klise prakiraan cuaca dari Oktober sampai Maret, terutama di Jerman utara.

Braun

Braun (rhymes with "crown") berarti cokelat. Sebagai kata benda: das Braun.

Perlu kamu ketahui bahwa braun membawa konotasi sejarah yang sensitif dalam bahasa Jerman. Istilah Braunhemden (kemeja cokelat) merujuk pada pasukan paramiliter SA pada era Nazi, dan braun kadang masih dipakai secara metaforis untuk merujuk ideologi sayap kanan ekstrem. Namun, dalam konteks sehari-hari tentang warna, braun sepenuhnya netral.


Warna Tambahan: Rosa, Türkis, Gold, Silber

Rosa

Rosa (ROH-zah) berarti merah muda. Seperti lila dan orange, ini adalah warna berasal asing yang secara tradisional tidak dideklinasi: ein rosa Kleid (gaun merah muda). Bentuk deklinasi kolokial ein rosanes Kleid ada, tetapi dianggap informal oleh Duden.

Türkis

Türkis (tewr-KEES) berarti pirus. Kata ini berasal dari bahasa Prancis turquoise (batu Turki), merujuk pada jalur perdagangan batu permata itu melalui Turki. Tidak seperti rosa dan lila, türkis bisa memakai akhiran kata sifat standar tanpa terdengar aneh: ein türkises Meer (laut berwarna pirus).

Gold and Silber

Gold (golt) dan Silber (ZIL-ber) berfungsi sebagai kata benda dan kata sifat warna. Sebagai warna, bentuk kata sifat golden (GOL-den) dan silbern (ZIL-bern) lebih umum: ein goldener Ring (cincin emas), silbernes Haar (rambut perak).

Gold punya status khusus dalam simbol nasional Jerman: benderanya secara resmi Schwarz-Rot-Gold, bukan Schwarz-Rot-Gelb.


Tata Bahasa: Deklinasi Kata Sifat untuk Warna

Di bagian ini, warna bahasa Jerman paling sering menantang pelajar. Dalam bahasa Indonesia, "merah" tidak berubah bentuk. Dalam bahasa Jerman, rot bisa menjadi rote, roter, rotes, rotem, atau roten tergantung konteks tata bahasanya.

Pemakaian Predikatif (Tanpa Akhiran)

Saat warna mengikuti kata kerja sein (to be), warnanya tidak memakai akhiran:

  • Der Himmel ist blau. (Langit berwarna biru.)
  • Die Blume ist rot. (Bunganya merah.)
  • Das Auto ist grün. (Mobilnya hijau.)

Ini pemakaian paling sederhana, dan warna tetap dalam bentuk dasarnya.

Pemakaian Atributif (Wajib Pakai Akhiran)

Saat warna muncul sebelum kata benda, warna harus memakai akhiran kata sifat. Akhirannya bergantung pada tiga hal: gender kata benda, kasus (nominatif, akusatif, datif, genitif), dan apakah memakai artikel definit, artikel indefinit, atau tanpa artikel.

💡 Aturan Pintas

Saat tidak ada artikel definit, akhiran kata sifat meniru artikel definit yang seharusnya ada: der menjadi -er, die menjadi -e, das menjadi -es. Jadi: roter Wein (der Wein), rote Milch (die Milch), rotes Bier (das Bier). Pola "deklinasi kuat" ini mencakup sebagian besar situasi tanpa artikel.


Warna Majemuk: Kreativitas Bahasa Jerman

Sistem kata majemuk bahasa Jerman paling menonjol saat membahas warna. Saat bahasa Indonesia biasanya memakai dua kata ("biru tua") atau frasa, bahasa Jerman menyatukan semuanya menjadi satu kata majemuk yang rapi.

Terang dan Gelap

Tambahkan hell- (terang) atau dunkel- (gelap) sebagai prefiks:

Warna Majemuk yang Puitis

Kata majemuk ini memakai kata benda untuk membuat deskripsi warna yang hidup dan kaya imaji. Orang memakainya dalam sastra, deskripsi produk, mode, dan percakapan sehari-hari.

Kata majemuk ini adalah salah satu fitur paling ekspresif dalam bahasa Jerman. Satu kata seperti Himmelblau membangkitkan biru khas langit cerah, lebih hangat dan lebih muda daripada Marineblau (biru navy), dan lebih terang daripada Dunkelblau (biru tua). Ketepatan ini adalah salah satu alasan bahasa Jerman dikenal sangat presisi.


Bendera Jerman: Schwarz-Rot-Gold

Tiga garis horizontal pada bendera nasional Jerman (Schwarz, Rot, dan Gold) membawa makna sejarah yang dalam. Kombinasi ini secara resmi disebut Schwarz-Rot-Gold, dan penggunaan Gold alih-alih Gelb itu penting. Bendera ini mewakili tradisi demokrasi, bukan sekadar skema warna.

Warna-warna ini ditelusuri ke Lützowsches Freikorps (Lützow Free Corps), tentara relawan yang melawan pendudukan Napoleon pada 1813. Seragam mereka berwarna hitam dengan lapisan merah dan kancing emas, karena itu satu-satunya warna yang tersedia untuk pasukan relawan dari latar sosial campuran, sebab kain hitam bisa diwarnai dari pakaian sipil apa pun. Warna-warna ini menjadi simbol persatuan Jerman dan aspirasi demokratis pada masa Vormärz dan revolusi 1848.

🌍 Schwarz-Rot-Gold vs. Schwarz-Weiß-Rot

Perdebatan warna mencerminkan ideologi politik selama lebih dari satu abad. Schwarz-Rot-Gold mewakili demokrasi dan persatuan (Republik Weimar, Republik Federal). Schwarz-Weiß-Rot (hitam-putih-merah) mewakili Kekaisaran Jerman yang didominasi Prusia. Bendera saat ini memulihkan Schwarz-Rot-Gold setelah 1949, dan secara jelas mengaitkan demokrasi baru dengan tradisi 1848.


Idiom dan Ungkapan Warna

Bahasa Jerman punya banyak idiom berbasis warna. Ungkapan ini sering muncul dalam percakapan, dan memahaminya adalah tanda kefasihan tingkat lanjut.

Asal-usul blau machen masih diperdebatkan di kalangan ahli bahasa. Kamus etimologi DWDS mencatat teori yang paling diterima: ini berasal dari proses pewarnaan tekstil historis. Pada hari Senin, kain yang direndam indigo dibiarkan teroksidasi dan berubah biru di udara terbuka, sehingga para pencelup tidak punya pekerjaan. Karena itu, "membuat biru" menjadi sinonim untuk mengambil libur tanpa izin. Penjelasan ini sudah didokumentasikan sejak abad ke-17.

Grün hinter den Ohren mirip dengan ungkapan bahasa Indonesia "masih hijau", tetapi memakai gambaran "hijau di belakang telinga". Imajinya adalah anak hewan yang baru lahir, yang masih memiliki semburat kehijauan di belakang telinga dari cairan ketuban. Kedua idiom berarti "muda dan tidak berpengalaman", tetapi versi bahasa Jerman jauh lebih umum dalam percakapan sehari-hari.

"Idiom warna dalam bahasa Jerman menunjukkan berabad-abad sejarah budaya yang dipadatkan menjadi frasa sehari-hari. Bertahannya blau machen selama lima abad menunjukkan betapa kuatnya tradisi kerajinan membentuk bahasa."

(Goethe-Institut, Redensarten und ihre Geschichte)


Bauhaus dan Teori Warna Jerman

Kontribusi Jerman pada teori warna modern sangat besar. Johannes Itten, pengajar Swiss-Jerman di sekolah Bauhaus di Weimar, mengembangkan roda warna terkenal dan kursus teori warnanya pada 1920-an. Bukunya Kunst der Farbe (The Art of Color, 1961) tetap menjadi teks dasar dalam pendidikan desain di seluruh dunia.

Di Bauhaus, warna bukan sekadar dekorasi, warna bersifat struktural. Kandinsky memasangkan warna dengan bentuk geometri: kuning untuk segitiga, merah untuk persegi, biru untuk lingkaran. Pendekatan sistematis terhadap warna ini memengaruhi arsitektur, desain industri, tipografi, dan iklan sepanjang abad ke-20.

Para Ekspresionis Jerman, terutama kelompok Der Blaue Reiter di München dan Die Brücke (The Bridge) di Dresden, memakai warna sebagai bahasa emosi, bukan deskripsi representasional. Franz Marc melukis kuda berwarna biru dan kuning, karena ia percaya setiap warna membawa makna spiritual. Ernst Ludwig Kirchner memakai hijau dan merah muda yang saling bertabrakan untuk menyampaikan kecemasan kehidupan kota modern. Memahami asosiasi ini menambah literasi budaya saat membahas seni dalam bahasa Jerman.


Latihan dengan Konten Jerman Asli

Warna muncul di mana-mana dalam kehidupan sehari-hari di Jerman, dari belanja pakaian (Haben Sie das in Rot?, "Apakah ada yang warna merah?") sampai mendeskripsikan cuaca (Der Himmel ist grau, "Langitnya abu-abu") sampai membicarakan tim olahraga (Die Mannschaft in den gelben Trikots, "Tim dengan jersey kuning"). Kefasihan yang alami berarti kamu menemui kata-kata ini dalam konteks, bukan hanya menghafal tabel.

Film Jerman sangat kaya dengan penggunaan warna yang sengaja dirancang. Dari bayangan ekspresionis Fritz Lang sampai palet warna pekat sinema Jerman modern, kosakata warna membuat pengalaman menontonmu lebih bermakna. Lihat panduan kami tentang film terbaik untuk belajar bahasa Jerman untuk rekomendasi lintas genre dan tingkat kesulitan.

Wordy membantu kamu berlatih kosakata bahasa Jerman dalam konteks nyata dengan menonton konten Jerman dengan subtitle interaktif. Saat kata warna muncul dalam dialog, kamu bisa mengetuknya untuk melihat arti, pelafalan, gender, dan pola deklinasinya. Jelajahi blog kami untuk panduan belajar bahasa Jerman lainnya, atau kunjungi halaman belajar bahasa Jerman untuk mulai membangun kosakatamu hari ini.

Pertanyaan yang sering diajukan

Apa saja warna dasar dalam bahasa Jerman?
Warna dasar dalam bahasa Jerman: Rot (merah), Blau (biru), Gelb (kuning), Grün (hijau), Orange (oranye), Lila (ungu), Weiß (putih), Schwarz (hitam), Grau (abu-abu), dan Braun (cokelat). Rosa berarti pink, sedangkan Violett adalah kata yang lebih formal untuk ungu atau violet.
Bagaimana cara deklinasi kata sifat warna dalam bahasa Jerman?
Kata sifat warna dalam bahasa Jerman berubah akhiran sesuai artikel, gender, kasus, dan jumlah. Setelah der/die/das, tambahkan -e di nominatif: der rote Ball, die rote Blume, das rote Auto. Setelah ein/eine, maskulin nominatif memakai -er: ein roter Ball. Tanpa artikel: roter Wein. Setelah sein tidak ada akhiran: Der Ball ist rot.
Bagaimana membentuk warna majemuk dalam bahasa Jerman?
Bahasa Jerman sangat sering memakai kata warna majemuk. Tambahkan dunkel- untuk gelap (dunkelblau = biru tua) dan hell- untuk terang (hellgrün = hijau muda). Bentuk puitis memakai nomina: himmelblau, feuerrot, schneeweiß, pechschwarz. Bentuk majemuk ini ditulis jadi satu kata tanpa tanda hubung.
Apa arti warna pada bendera Jerman?
Warna bendera Jerman, Schwarz, Rot, Gold (hitam, merah, emas) melambangkan gerakan demokrasi abad ke-19. Asalnya dikaitkan dengan seragam Lützow Free Corps yang melawan Napoleon pada 1813: seragam hitam, lis merah, dan kancing emas. Kombinasi ini lalu menjadi simbol persatuan dan kebebasan Jerman.
Apa arti 'blau machen' dalam bahasa Jerman?
'Blau machen' secara harfiah berarti 'membuat biru', tetapi sebagai idiom artinya bolos kerja atau sekolah tanpa izin. Ungkapan ini diduga berasal dari proses pewarnaan kain dulu, kain direndam indigo pada hari Senin lalu dibiarkan teroksidasi, menjadi biru, sehingga pekerja punya hari senggang. Idiom lain: 'grün hinter den Ohren sein' dan 'ins Schwarze treffen'.
Kenapa beberapa warna bahasa Jerman tidak dideklinasi, seperti 'lila' dan 'orange'?
Warna serapan dari bahasa lain, lila (dari Arab/Prancis), orange (Prancis), rosa (Latin/Italia), dan beige (Prancis), secara tradisional cenderung tidak dideklinasi dalam bahasa Jerman. Secara baku, 'ein lila Kleid' benar tanpa akhiran. Namun dalam bahasa sehari-hari, banyak penutur menambahkan akhiran: 'ein lilanes Kleid'. Duden kini mengakui keduanya.

Sumber & Referensi

  1. Duden, Die deutsche Rechtschreibung, edisi ke-28 (2024)
  2. Goethe-Institut, sumber belajar bahasa dan budaya Jerman
  3. DWDS (Digitales Wörterbuch der deutschen Sprache), entri etimologi
  4. Institut für Deutsche Sprache (IDS), Mannheim, tata bahasa Jerman
  5. Ethnologue: Languages of the World, edisi ke-27 (2024)

Mulai belajar dengan Wordy

Tonton klip film asli dan tambah kosakata sambil jalan. Gratis untuk diunduh.

Unduh di App StoreDapatkan di Google PlayTersedia di Chrome Web Store

Panduan bahasa lainnya

Warna dalam Bahasa Jerman, panduan Farben (2026)