Jawaban cepat
Hewan yang paling umum dalam bahasa Jerman adalah der Hund (anjing), die Katze (kucing), das Pferd (kuda), der Vogel (burung), dan der Fisch (ikan). Setiap kata benda hewan dalam bahasa Jerman punya gender gramatikal yang harus dihafal, tidak ada aturan yang benar-benar bisa diandalkan. Bahasa Jerman juga membentuk nama hewan majemuk yang sangat deskriptif: Schildkröte (katak-perisai = kura-kura), Faultier (hewan-malas = kungkang), Waschbär (beruang-cuci = rakun), dan Stachelschwein (babi-duri = landak).
Nama hewan paling penting dalam bahasa Jerman adalah der Hund (anjing), die Katze (kucing), das Pferd (kuda), der Vogel (burung), dan der Fisch (ikan). Dengan lima kata ini dan beberapa lusin lainnya, kamu bisa membicarakan hewan peliharaan, satwa liar, dan alam di seluruh Jerman, Austria, dan Swiss. Kalau kamu mencari "animals in german" untuk perjalanan, belajar, atau percakapan, panduan ini mencakup semua yang kamu butuhkan.
Bahasa Jerman dituturkan oleh sekitar 134 juta orang di seluruh dunia menurut data Ethnologue 2024, sehingga menjadi bahasa ibu yang paling banyak dituturkan di Uni Eropa. Kosakata hewan itu dasar untuk pelajar di semua tingkat, dari memahami papan informasi di Kebun Binatang Berlin (kebun binatang tertua di Jerman, didirikan pada 1844) sampai membaca cerita anak karya Brothers Grimm, yang sering menampilkan hewan sebagai tokoh utama. Hal yang membuat kosakata hewan dalam bahasa Jerman terasa menyenangkan adalah sistem kata majemuknya: kura-kura adalah Schildkröte (shield-toad), kukang adalah Faultier (lazy-animal), dan rakun adalah Waschbär (wash-bear). Kata majemuk yang transparan ini membuat kata-katanya terasa hidup, dan sering lebih mudah diingat daripada padanan dalam bahasa Indonesia.
"Sistem kata majemuk produktif dalam bahasa Jerman tidak ada yang lebih bermain-main daripada pada kosakata hewannya. Kata seperti Schildkröte, Stachelschwein, dan Faultier menunjukkan bahasa yang menamai makhluk dengan mendeskripsikannya, sehingga setiap nomina menjadi potret mini."
(Institut für Deutsche Sprache, Mannheim)
Panduan ini membahas 50+ nama hewan dalam bahasa Jerman yang disusun per kategori, lengkap dengan pelafalan, gender gramatikal, dunia menarik kata majemuk untuk hewan, dan idiom hewan yang dipakai orang Jerman setiap hari.
Hewan Peliharaan (Haustiere)
Jerman adalah salah satu negara paling ramah hewan peliharaan di Eropa. Menurut Industrieverband Heimtierbedarf, ada lebih dari 34 juta hewan peliharaan di rumah tangga Jerman, dan kucing (Katzen) lebih banyak daripada anjing (Hunde). Kata Haustier (house-animal) adalah istilah umum untuk hewan peliharaan. Perhatikan bahwa Meerschweinchen (marmut) secara harfiah berarti "little sea pig", di mana Meer (sea) kemungkinan merujuk pada asal hewan ini dari luar negeri, dan Schweinchen adalah bentuk kecil dari Schwein (pig) karena suara melengkingnya.
Hewan Ternak (Nutztiere)
Hewan ternak sering muncul dalam budaya dan idiom bahasa Jerman. Gugus konsonan awal pf- pada Pferd adalah salah satu bunyi tersulit bagi penutur bahasa Indonesia: kedua bibir menutup untuk bunyi "p", lalu langsung lepas menjadi bunyi "f". Latih dengan mengucapkan "p" lalu segera "f" tanpa jeda, seperti "pf".
Bahasa Jerman membedakan hewan ternak jantan dan betina dengan kata yang berbeda: der Stier atau der Bulle (banteng) vs. die Kuh (sapi betina), der Hahn (ayam jantan) vs. die Henne (ayam betina), der Eber (babi hutan jantan) vs. die Sau (babi betina). Nama hewan yang umum (das Huhn untuk ayam, das Schwein untuk babi) biasanya bergender netral.
Hewan Liar (Wildtiere)
Beberapa hewan liar ini punya makna khusus di wilayah berbahasa Jerman. Bär (beruang) adalah simbol Berlin. Nama kota ini mungkin berasal dari kata Slavia untuk rawa, tetapi warga Berlin mengadopsi beruang sebagai hewan heraldik mereka sejak berabad-abad lalu. Kamu akan menemukan patung beruang, logo beruang, dan Berliner Bär di mana-mana di ibu kota.
Wolf telah kembali ke Jerman setelah diburu sampai punah pada abad ke-19. Sejak 2000, kawanan serigala terbentuk lagi, terutama di Sachsen dan Brandenburg, dan memicu debat publik yang intens. Rothirsch (red deer, harfiah "red stag") adalah mamalia darat asli terbesar di Jerman, dan Wildschweine (babi hutan) begitu umum di pinggiran Berlin sampai sering masuk berita malam.
🌍 Nomina Lemah (schwache Nomen)
Beberapa nomina hewan adalah "nomina lemah", mereka menambahkan -n atau -en di semua kasus kecuali nominatif tunggal. Der Löwe menjadi den Löwen (akusatif), dem Löwen (datif), des Löwen (genitif). Hal yang sama berlaku untuk der Bär, der Affe, der Hase (hare), dan der Elefant. Lupa akhiran -n adalah salah satu kesalahan paling umum pada pelajar bahasa Jerman, jadi selalu hafalkan nomina hewan mana yang termasuk nomina lemah.
Hewan Laut (Meerestiere)
Nama majemuk sangat menonjol di kategori ini. Seehund (anjing laut) secara harfiah berarti "sea-dog", dan setelah kamu melihat wajah anjing laut yang berkumis, namanya terasa masuk akal. Tintenfisch (cumi-cumi) adalah "ink-fish", dinamai dari tinta gelap yang disemprotkan hewan ini. Qualle (ubur-ubur) punya kombinasi Qu khas bahasa Jerman, yang selalu diucapkan "kv", bukan "kw" seperti dalam bahasa Indonesia.
Pesisir Laut Utara dan Laut Baltik di Jerman menjadi habitat Seehunde (harbor seals), Kegelrobben (grey seals), dan Schweinswale (harbour porpoises, harfiah "pig-whales"). Laut Wadden, situs Warisan Dunia UNESCO yang dibagi dengan Belanda dan Denmark, adalah salah satu habitat laut terpenting di Eropa.
Burung (Vögel)
Adler (elang) punya makna budaya yang sangat besar di dunia berbahasa Jerman. Bundesadler (federal eagle) menjadi lambang nasional resmi Jerman sejak berdirinya Republik Federal pada 1949, melanjutkan tradisi yang sudah ada sejak Kekaisaran Romawi Suci. Kamu akan melihat elang pada koin euro Jerman, gedung pemerintah, ruang sidang Bundestag, dan dokumen resmi. Tim nasional sepak bola Jerman memakai elang pada lambangnya.
Storch (bangau) adalah burung lain yang sangat disayangi secara budaya. Bangau putih bersarang di atap rumah di pedesaan Jerman, dan menurut folklor Jerman, bangau mengantarkan bayi. Kepercayaan ini begitu luas sampai Klapperstorch (clattering stork) menjadi eufemisme umum untuk menjelaskan dari mana bayi berasal.
Serangga dan Makhluk Kecil (Insekten und Kleintiere)
Schmetterling (kupu-kupu) adalah salah satu kata yang terdengar paling indah dalam bahasa Jerman. Asalnya masih diperdebatkan, tetapi Duden mengaitkannya dengan kata dialek Schmetten (cream), mungkin karena kupu-kupu dipercaya mencuri cream, atau karena warna kuning mentega pada spesies yang umum. Kata bahasa Indonesia "kupu-kupu" tidak punya kaitan etimologi rakyat seperti itu.
Marienkäfer (kepik) secara harfiah berarti "Mary's beetle", dinamai dari Perawan Maria. Warna merah serangga ini dikaitkan dengan jubah Maria dalam Kekristenan abad pertengahan. Pola penamaan religius ini ada di banyak bahasa Eropa. Orang Prancis menyebutnya coccinelle tetapi juga bête à bon Dieu (God's creature).
Perhatikan bahwa kebanyakan serangga dan makhluk kecil dalam bahasa Jerman bergender feminin (die Biene, die Ameise, die Spinne, die Fliege, die Mücke, die Schnecke). Ini salah satu dari sedikit pola gender yang agak bisa diprediksi dalam kosakata hewan bahasa Jerman.
Nama Hewan Majemuk: Taman Bermain Kata dalam Bahasa Jerman
Sistem kata majemuk bahasa Jerman paling kreatif dan menghibur saat dipakai untuk nama hewan. Saat bahasa Indonesia sering memakai kata yang sudah mapan, bahasa Jerman membangun nama deskriptif dari kata sehari-hari. Berikut contoh terbaiknya:
Kata majemuk ini bukan hanya lucu, tetapi juga sangat membantu untuk menghafal. Saat kamu tahu Schild berarti "shield" dan Kröte berarti "toad", Schildkröte jadi sulit dilupakan. Logika yang sama berlaku untuk semuanya: Faultier secara harfiah adalah "lazy animal", dan itu memang kukang. Stinktier adalah "stink animal", dan kamu tidak akan tertukar dengan hewan lain.
Waschbär (rakun) layak disebut khusus karena rakun sudah menjadi masalah ekologi nyata di Jerman. Awalnya diperkenalkan dari Amerika Utara pada 1934, populasinya meledak menjadi lebih dari satu juta menurut IUCN. Sekarang mereka adalah mamalia invasif paling sukses di Jerman, dan kata Waschbär sering muncul dalam laporan berita tentang pengelolaan satwa liar.
🌍 Mengapa Kata Majemuk Bahasa Jerman Efektif
Menurut David Crystal dalam The Cambridge Encyclopedia of Language, sistem pemajemukan bahasa Jerman termasuk yang paling produktif di antara bahasa dunia. Aturannya sederhana: unsur terakhir menentukan gender dan perilaku gramatikal, sedangkan unsur sebelumnya memodifikasi makna. Jadi Schildkröte bergender feminin (die) karena Kröte feminin, terlepas dari gender Schild jika berdiri sendiri. Prinsip ini berlaku untuk semua nama hewan majemuk.
Gender Gramatikal: Tantangan Utama
⚠️ Kamu Harus Menghafal Artikelnya
Setiap nomina bahasa Jerman punya gender gramatikal (maskulin der, feminin die, atau netral das), dan tidak ada aturan yang benar-benar andal untuk menebak gender hewan. Der Hund (anjing) maskulin, die Katze (kucing) feminin, dan das Pferd (kuda) netral. Bahkan hewan yang mirip bisa punya gender berbeda: der Hai (hiu) maskulin tetapi die Qualle (ubur-ubur) feminin. Selalu pelajari artikel bersama nominanya: jangan hanya "Hund", selalu "der Hund."
Beberapa pola longgar bisa membantu, walau ada pengecualian:
- Akhiran -ling cenderung maskulin: der Schmetterling (kupu-kupu), der Sperling (sparrow)
- Akhiran -e sering feminin: die Katze, die Schlange (ular), die Biene, die Ameise, tetapi tidak selalu: der Hase (hare), der Löwe (lion), der Affe (monkey) adalah nomina lemah maskulin
- Bentuk kecil -chen dan -lein selalu netral: das Kaninchen (kelinci), das Kätzchen (kitten), das Hündchen (little dog), bahkan saat kata dasarnya punya gender berbeda
Goethe-Institut merekomendasikan mempelajari setiap nomina sebagai satu paket bersama artikelnya sejak awal. Sistem flashcard yang menampilkan "Hund" tanpa "der" justru merugikan perkembangan bahasa Jerman kamu.
Idiom Hewan (Tierische Redewendungen)
Penutur bahasa Jerman sering memakai idiom hewan dalam percakapan sehari-hari. Memahami ungkapan ini adalah tanda kuat kemampuan tingkat menengah sampai mahir.
Schwein haben (to be lucky) adalah salah satu idiom bahasa Jerman yang paling umum. Asalnya dari turnamen abad pertengahan, ketika peserta dengan performa terburuk mendapat babi sebagai hadiah penghiburan. Jadi "having pig" awalnya berarti menang tanpa pantas, lalu maknanya melunak selama berabad-abad menjadi sekadar "beruntung".
Einen Kater haben (to have a hangover) kemungkinan berasal dari kata Katarrh (catarrh, nasal inflammation), yang dipelesetkan secara humor menjadi Kater (tomcat) dalam slang mahasiswa abad ke-19. Kaitan antara tomcat yang menyedihkan dan pagi setelah minum yang menyedihkan melekat, dan sekarang Kater adalah kata gaul standar untuk hangover di semua negara berbahasa Jerman.
Latihan dengan Konten Jerman Asli
Kosakata hewan muncul di banyak bagian budaya Jerman, dari dongeng Brothers Grimm (Die Bremer Stadtmusikanten, tentang keledai, anjing, kucing, dan ayam jantan yang membentuk band) sampai dokumenter satwa liar modern di televisi publik. Kebun Binatang Berlin dan Tierpark termasuk yang terbesar di dunia, dan mengunjunginya dengan panduan audio berbahasa Jerman adalah cara yang bagus untuk berlatih.
Dokumenter alam berbahasa Jerman sangat kaya kosakata hewan. Lihat panduan kami tentang film terbaik untuk belajar bahasa Jerman untuk rekomendasi film dan TV yang akan memperlihatkan bahasa Jerman alami dalam konteks, termasuk program alam.
Wordy membantu kamu berlatih kosakata bahasa Jerman sambil menonton konten Jerman asli dengan subtitle interaktif. Ketuk nama hewan apa pun di dialog untuk melihat artinya, pelafalan, gender gramatikal, dan bentuk jamaknya. Jelajahi blog kami untuk panduan kosakata bahasa Jerman lainnya, atau kunjungi halaman belajar bahasa Jerman untuk mulai membangun Wortschatz (vocabulary) kamu hari ini.
Pertanyaan yang sering diajukan
Apa saja nama hewan yang paling umum dalam bahasa Jerman?
Bagaimana cara kerja nama hewan majemuk dalam bahasa Jerman?
Apakah kata benda hewan dalam bahasa Jerman punya gender gramatikal?
Apa hewan nasional Jerman?
Idiom bahasa Jerman apa yang memakai nama hewan?
Bagaimana membentuk bentuk jamak kata benda hewan dalam bahasa Jerman?
Sumber & Referensi
- Duden, Die deutsche Rechtschreibung, edisi ke-28 (2024)
- Goethe-Institut, sumber belajar bahasa dan budaya Jerman
- Crystal, D., The Cambridge Encyclopedia of Language (Cambridge University Press)
- IUCN Red List of Threatened Species, penilaian fauna Eropa
- Institut für Deutsche Sprache (IDS), Mannheim, pembentukan kata dalam bahasa Jerman
Mulai belajar dengan Wordy
Tonton klip film asli dan tambah kosakata sambil jalan. Gratis untuk diunduh.

