Jawaban cepat
Delapan kata tanya penting dalam bahasa Prancis adalah Qui? (Siapa?), Que/Quoi? (Apa?), Où? (Di mana?), Quand? (Kapan?), Pourquoi? (Mengapa?), Comment? (Bagaimana?), Quel/Quelle? (Yang mana/Apa?), dan Combien? (Berapa banyak/berapa). Bahasa Prancis punya tiga cara membentuk pertanyaan: intonasi naik (santai), est-ce que (standar), dan inversi subjek-kata kerja (formal). Memilih struktur yang tepat sama pentingnya dengan memilih kata yang tepat.
Mengajukan pertanyaan dalam bahasa Prancis membutuhkan dua keterampilan: mengetahui kata tanya yang tepat dan memilih struktur kalimat yang tepat. Delapan kata tanya penting dalam bahasa Prancis adalah Qui (siapa), Que/Quoi (apa), Où (di mana), Quand (kapan), Pourquoi (mengapa), Comment (bagaimana), Quel/Quelle (yang mana/apa), dan Combien (berapa banyak/berapa). Berbeda dengan bahasa Indonesia, bahasa Prancis punya tiga cara berbeda untuk membentuk pertanyaan dengan kata-kata ini, dan pilihanmu langsung menunjukkan tingkat formalitas.
Dengan lebih dari 321 juta penutur di seluruh dunia menurut laporan 2024 Organisation internationale de la Francophonie, bahasa Prancis digunakan di 29 negara di lima benua. Entah kamu sedang memesan di kafe di Lyon, mencari jalan di metro Montreal, atau membahas filsafat di Dakar, kata tanya adalah bahan dasar setiap percakapan. Riset linguistik terapan secara konsisten menunjukkan bahwa menguasai struktur interogatif sejak awal mempercepat kelancaran, karena pertanyaan mendorong interaksi.
"Bentuk interogatif adalah mesin pemerolehan percakapan. Pelajar yang menguasai struktur pertanyaan sejak awal menciptakan lebih banyak peluang untuk input autentik, yang mempercepat setiap aspek lain dari perkembangan bahasa."
(David Crystal, The Cambridge Encyclopedia of Language, Cambridge University Press)
Panduan ini membahas setiap kata tanya bahasa Prancis dengan pelafalan, aturan tata bahasa, contoh pemakaian, dan perbedaan penting antara tiga struktur pembentukan pertanyaan. Untuk latihan interaktif dengan konten Prancis asli, kunjungi halaman belajar bahasa Prancis kami.
Referensi Cepat: Kata Tanya Bahasa Prancis
Ini adalah delapan kata tanya yang akan kamu pakai di hampir setiap percakapan bahasa Prancis. Kolom catatan menyoroti poin tata bahasa penting dan kesalahan yang sering terjadi.
Qui ?
Qui berarti "siapa" dan termasuk kata tanya bahasa Prancis yang paling mudah. Bentuknya tidak berubah, baik untuk gender, jumlah, maupun saat berfungsi sebagai subjek atau objek.
Sebagai subjek (siapa yang melakukan tindakan), qui langsung diikuti verba:
- Qui parle ? = Siapa yang sedang bicara?
- Qui veut du café ? = Siapa yang mau kopi?
- Qui a gagné ? = Siapa yang menang?
Sebagai objek (siapa yang menerima tindakan), qui digabung dengan est-ce que atau memicu inversi:
- Qui est-ce que tu connais ici ? = Kamu kenal siapa di sini?
- Qui cherchez-vous ? = Anda mencari siapa? (formal)
- Tu connais qui ? = Kamu kenal siapa? (kasual, qui di akhir)
Setelah preposisi, qui tetap tidak berubah: Avec qui tu sors ? (Kamu pergi dengan siapa?), Pour qui est ce cadeau ? (Hadiah ini untuk siapa?). French Grammar and Usage karya Hawkins dan Towell mencatat bahwa qui setelah preposisi adalah salah satu dari sedikit struktur interogatif yang bekerja sama di tiga ragam formalitas.
Que ? / Quoi ?
Bahasa Prancis punya tiga cara untuk mengatakan "apa", dan memilih yang salah adalah salah satu kesalahan paling umum. Perbedaannya soal posisi, bukan makna, ketiganya berarti hal yang sama.
Que muncul di awal kalimat, sebelum verba atau est-ce que:
- Que fais-tu ? = Kamu sedang apa? (formal/inversi)
- Qu'est-ce que tu fais ? = Kamu sedang apa? (standar)
- Que se passe-t-il ? = Apa yang sedang terjadi? (formal)
Perhatikan bahwa que berkontraksi menjadi qu' sebelum vokal: Qu'est-ce que..., Qu'avez-vous dit ?
Quoi muncul di akhir kalimat atau setelah preposisi:
- Tu fais quoi ? = Kamu sedang apa? (kasual)
- C'est quoi, ça ? = Itu apa? (kasual)
- De quoi tu parles ? = Kamu ngomongin apa?
- À quoi tu penses ? = Kamu sedang memikirkan apa?
Qu'est-ce que adalah bentuk tengah yang paling aman dan bisa dipakai hampir di semua konteks. Secara harfiah artinya "apa itu yang" (que + est-ce que), dan ini bentuk yang biasanya diajarkan dulu. Dalam bahasa Prancis lisan, ada bentuk yang lebih panjang untuk penekanan, yaitu qu'est-ce que c'est que (apa sih itu sebenarnya): Qu'est-ce que c'est que ce bruit ? (Sebenarnya suara apa itu?).
Menurut data korpus CNRTL, qu'est-ce que jauh lebih sering muncul dalam transkripsi percakapan dibanding que dengan inversi atau quoi di akhir, jadi ini pilihan default paling aman untuk pelajar.
Où ?
Où berarti "di mana" dan memakai aksen grave (ù) yang membedakannya dari ou (artinya "atau"). Aksen ini tidak mengubah pelafalan (keduanya diucapkan "oo"), tetapi wajib dalam tulisan.
- Où est la gare ? = Di mana stasiun kereta?
- Où habites-tu ? = Kamu tinggal di mana? (formal)
- Tu habites où ? = Kamu tinggal di mana? (kasual)
- Où est-ce que je peux trouver une pharmacie ? = Di mana saya bisa menemukan apotek?
D'où (dari mana) menambahkan unsur arah:
- D'où viens-tu ? = Kamu berasal dari mana?
- D'où est-ce que tu viens ? = Kamu dari mana? (standar)
- Tu viens d'où ? = Kamu dari mana? (kasual)
Où juga bisa berfungsi sebagai pronomina relatif yang berarti "di mana" atau "ketika" dalam kalimat pernyataan: la ville où je suis né (kota tempat saya lahir), le jour où nous nous sommes rencontrés (hari ketika kami bertemu). Fungsi ganda ini membuat où sangat serbaguna dalam bahasa Prancis.
Quand ?
Quand berarti "kapan". Huruf -d di akhir benar-benar tidak dibaca saat berdiri sendiri (diucapkan "kahn"), tetapi dalam ragam formal bisa muncul bunyi liaison -t sebelum vokal: Quand est-ce que bisa terdengar seperti "kahn-tess-kuh."
- Quand est-ce que tu arrives ? = Kamu datang kapan?
- Tu arrives quand ? = Kamu datang kapan? (kasual)
- Quand part le train ? = Kereta berangkat kapan?
- Depuis quand tu habites ici ? = Sejak kapan kamu tinggal di sini?
Kesalahan umum adalah mencampur quand dengan combien de temps (berapa lama). Quand menanyakan titik waktu, sedangkan combien de temps menanyakan durasi:
- Quand est-ce que le film commence ? = Filmnya mulai kapan? (titik waktu)
- Combien de temps dure le film ? = Filmnya berdurasi berapa lama? (durasi)
Pourquoi ?
Pourquoi berarti "mengapa" dan biasanya dijawab dengan parce que (karena) atau car (sebab/karena, sedikit lebih formal). Ini gabungan dari pour (untuk) + quoi (apa), secara harfiah "untuk apa."
- Pourquoi tu pleures ? = Kenapa kamu menangis? (kasual)
- Pourquoi est-ce que le magasin est fermé ? = Kenapa tokonya tutup?
- Pourquoi fait-il si froid ? = Kenapa dingin sekali? (formal)
Perbedaan penting: pourquoi (satu kata) berarti "mengapa", sedangkan pour quoi (dua kata) berarti "untuk apa" atau "untuk tujuan apa":
- Pourquoi tu travailles ? = Kenapa kamu bekerja? (alasan/penyebab)
- Pour quoi tu travailles ? = Kamu bekerja untuk apa/untuk tujuan apa? (tujuan)
Dalam percakapan sehari-hari, perbedaan ini sering kabur, dan banyak penutur asli memakai pourquoi untuk keduanya. Tetapi dalam tulisan dan konteks formal, Académie française mempertahankan perbedaannya. Jawaban untuk pourquoi adalah parce que (karena, menunjukkan sebab), sedangkan jawaban untuk pour quoi adalah pour + nomina (untuk, menunjukkan tujuan).
Comment ?
Comment berarti "bagaimana" dan sering jadi kata tanya pertama yang ditemui pelajar, biasanya lewat frasa Comment tu t'appelles ? (Siapa namamu?, harfiah "Bagaimana kamu memanggil dirimu?").
- Comment ça va ? = Apa kabar? / Gimana kabarnya?
- Comment est-ce qu'on dit ça en français ? = Bagaimana cara mengatakan itu dalam bahasa Prancis?
- Comment tu as fait ça ? = Kamu melakukan itu bagaimana? (kasual)
- Comment s'appelle-t-il ? = Siapa nama dia? (formal)
Pemakaian informal sebagai "apa?": Saat dipakai sendirian sebagai seruan, Comment ? berfungsi seperti "Apa?" atau "Maaf?" dalam bahasa Indonesia. Ini umum dalam bahasa Prancis lisan dan dianggap lebih sopan daripada Quoi ? dalam fungsi yang sama:
- Seseorang mengatakan sesuatu yang kamu tidak dengar. Kamu menjawab: Comment ? (Maaf? / Apa tadi?)
- Bandingkan dengan: Quoi ? (Apa?! Terdengar ketus atau bahkan kasar.)
Comment juga muncul dalam beberapa ungkapan tetap: Comment se fait-il que... (Bagaimana bisa...), N'importe comment (sembarangan / asal-asalan), dan bentuk sastra comment donc ! (seruan kaget).
Quel ? / Quelle ? / Quels ? / Quelles ?
Quel adalah satu-satunya kata tanya bahasa Prancis yang berubah bentuk untuk menyesuaikan gender dan jumlah nomina yang diterangkannya. Aturan ini tidak ada dalam bahasa Indonesia, dan sering menjebak pelajar di semua tingkat.
Keempat bentuk ini diucapkan sama ("kehl"), jadi kesesuaian hanya terlihat dalam tulisan. Tetapi ini sangat penting dalam tulisan, bentuk yang salah jelas menandakan penutur non-native.
- Quel est ton numéro ? = Berapa nomormu? (maskulin)
- Quelle est ta couleur préférée ? = Apa warna favoritmu? (feminin)
- Quels sont les horaires ? = Jam/jadwalnya apa? (maskulin jamak)
- Quelles sont vos disponibilités ? = Kapan Anda tersedia? (feminin jamak)
Quel juga muncul dalam seruan: Quel beau temps ! (Cuacanya bagus sekali!), Quelle surprise ! (Kejutan sekali!), Quels idiots ! (Bodoh sekali mereka!). Dalam kasus ini tidak ada tanda tanya, dan kata yang sama bergeser dari fungsi interogatif ke eksklamatif.
Combien ?
Combien berarti "berapa" atau "berapa banyak" dan selalu diikuti de (bukan des atau du) saat berada sebelum nomina. Ini aturan yang sering terlupa.
- Combien ça coûte ? = Berapa harganya?
- Combien de langues tu parles ? = Kamu bisa berapa bahasa?
- Combien de temps ça prend ? = Butuh berapa lama?
- Tu as combien de frères et sœurs ? = Kamu punya berapa saudara kandung? (kasual)
De setelah combien menggantikan artikel apa pun. Kamu mengatakan Combien de personnes ? (Berapa orang?), bukan Combien des personnes.
Combien sendiri, tanpa de, menanyakan harga atau jumlah secara umum: C'est combien ? (Berapa harganya?), Il y en a combien ? (Ada berapa?). Bentuk singkat ini sangat umum di toko, restoran, dan pasar di semua negara berbahasa Prancis.
💡 Tiga Cara Mengajukan Pertanyaan dalam Bahasa Prancis
Bahasa Prancis punya tiga struktur pertanyaan, masing-masing menunjukkan tingkat formalitas yang berbeda. Kamu bisa menggabungkan kata tanya apa pun dengan salah satu dari tiga struktur ini:
1. Intonasi naik (casual, bahasa Prancis lisan): Cukup naikkan intonasi di akhir pernyataan. Tidak perlu mengubah urutan kata. Tu viens ? (Kamu ikut?) / Tu habites où ? (Kamu tinggal di mana?)
2. Est-ce que (standar, bisa dipakai di mana saja): Tambahkan est-ce que setelah kata tanya (atau di awal untuk pertanyaan ya/tidak). Urutan kata tetap normal. Où est-ce que tu habites ? (Kamu tinggal di mana?) / Est-ce que tu viens ? (Kamu ikut?)
3. Inversi subjek-verba (formal, kebanyakan tulisan): Tukar posisi subjek dan verba, dihubungkan dengan tanda hubung. -t- disisipkan di antara dua vokal untuk pelafalan. Où habites-tu ? (Kamu tinggal di mana?) / Viens-tu ? (Kamu ikut?) / Aime-t-il le chocolat ? (Apakah dia suka cokelat?)
Menurut French Grammar and Usage karya Hawkins dan Towell, inversi mencakup kurang dari 15% pertanyaan dalam bahasa Prancis lisan. Kebanyakan penutur asli memilih est-ce que atau intonasi. Namun, inversi dominan dalam tulisan formal, jurnalisme, dan sastra.
🌍 Formalitas Itu Penting: Pertanyaan yang Sama, Tiga Cara
Tingkat formalitas yang kamu pilih menunjukkan kepekaan sosialmu. Ini satu pertanyaan, "Kamu sedang apa?", dalam tiga tingkat:
- Kasual: Tu fais quoi ? (di antara teman, keluarga, rekan sebaya)
- Standar: Qu'est-ce que tu fais ? (default aman, sopan tapi santai)
- Formal: Que faites-vous ? (inversi + vous, dipakai dengan orang asing, orang lebih tua, konteks profesional)
Memakai tu dengan inversi (Que fais-tu ?) terdengar agak canggung dalam kehidupan nyata. Ini benar secara tata bahasa, tetapi jarang secara sosial. Penutur asli biasanya memasangkan tu dengan struktur kasual dan vous dengan struktur formal. Mencampur ragam (struktur kasual + vous, atau struktur formal + tu) bisa terdengar tidak alami, walau secara teknis benar.
Latihan dengan Film dan TV Berbahasa Prancis
Menonton film dan serial Prancis adalah salah satu cara terbaik untuk menginternalisasi struktur pertanyaan, karena kamu mendengarnya dalam konteks alami dengan intonasi penutur asli. Perhatikan bagaimana karakter berpindah antara tiga bentuk pertanyaan, tergantung mereka berbicara dengan siapa. Seorang karakter bisa memakai Tu fais quoi ? dengan teman dan Que désirez-vous ? dengan orang asing dalam adegan yang sama.
Lihat panduan kami tentang film terbaik untuk belajar bahasa Prancis untuk rekomendasi pilihan. Kamu juga bisa menjelajahi lebih banyak kosakata dan frasa bahasa Prancis di halaman belajar bahasa Prancis kami dan melihat semua artikel pembelajaran bahasa di blog Wordy.
Pertanyaan yang sering diajukan
Apa saja kata tanya utama dalam bahasa Prancis?
Apa bedanya Que dan Quoi dalam bahasa Prancis?
Apa saja tiga cara bertanya dalam bahasa Prancis?
Bagaimana perubahan Quel untuk gender dan jumlah dalam bahasa Prancis?
Apakah Comment berarti 'bagaimana' atau 'apa' dalam bahasa Prancis?
Apa arti harfiah est-ce que dalam bahasa Prancis?
Sumber & Referensi
- Académie française, Dictionnaire de l'Académie française, edisi ke-9
- Hawkins, R. & Towell, R., French Grammar and Usage (Routledge)
- Organisation internationale de la Francophonie (OIF), La langue française dans le monde, 2024
- Crystal, D., The Cambridge Encyclopedia of Language (Cambridge University Press)
- Centre National de Ressources Textuelles et Lexicales (CNRTL)
Mulai belajar dengan Wordy
Tonton klip film asli dan tambah kosakata sambil jalan. Gratis untuk diunduh.

