← Kembali ke Blog
🇫🇷Prancis

Warna dalam Bahasa Prancis: 30+ Kosakata Penting dengan Pelafalan dan Tata Bahasa

Oleh Sandor20 Februari 20269 mnt baca

Jawaban cepat

Warna paling penting dalam bahasa Prancis adalah rouge (merah), bleu (biru), jaune (kuning), vert (hijau), blanc (putih), dan noir (hitam). Aturan tata bahasa utamanya: sebagian besar kata sifat warna menyesuaikan gender dan jumlah dengan nomina yang diterangkan (un chat noir, une robe noire), tetapi warna yang berasal dari nomina (seperti orange, marron, dan bordeaux) bersifat invariable dan tidak pernah berubah bentuk.

Kosakata warna dalam bahasa Prancis jauh lebih dari sekadar daftar kata untuk dihafal. Warna dalam bahasa Prancis punya aturan tata bahasa yang sering menjebak bahkan pelajar tingkat menengah: kesesuaian gender, pengecualian yang tidak berubah bentuk, dan pengubah nuansa yang mengubah cara kesesuaian bekerja sepenuhnya. Menguasai les couleurs berarti memahami aturan ini, bukan hanya kata-katanya.

Dengan sekitar 321 juta penutur di seluruh dunia menurut laporan 2024 Organisation internationale de la Francophonie, bahasa Prancis adalah bahasa kelima yang paling banyak digunakan di dunia dan menjadi bahasa resmi di 29 negara di lima benua. Baik Anda mendeskripsikan lukisan di Musée d'Orsay, berbelanja pakaian di Paris, atau sekadar membicarakan cuaca, kata warna muncul terus dalam bahasa Prancis sehari-hari.

"Terminologi warna dalam bahasa Prancis mencerminkan berabad-abad pertukaran budaya, dari 'azur' yang berasal dari bahasa Arab hingga 'écarlate' dari Persia hingga 'vermillon' dari Italia. Leksikon warna bahasa Prancis adalah sejarah mini tentang jalur perdagangan dan gerakan seni."

(David Crystal, The Cambridge Encyclopedia of Language, Cambridge University Press)

Panduan ini membahas 30+ kata warna bahasa Prancis yang dikelompokkan per kategori, lengkap dengan pelafalan, aturan kesesuaian tata bahasa, pengubah nuansa, idiom budaya, dan perbedaan unik yang benar-benar dibuat penutur asli. Untuk latihan interaktif dengan konten bahasa Prancis nyata, kunjungi halaman belajar bahasa Prancis.


Referensi Cepat: Warna Penting dalam Bahasa Prancis

Ini adalah warna yang paling sering Anda temui dalam bahasa Prancis sehari-hari. Perhatikan kolom catatan, kolom ini menandai warna yang mengikuti aturan kesesuaian standar dan yang tidak berubah bentuk.

💡 Aturan Tidak Berubah Bentuk

Warna yang berasal dari kata benda (orange buahnya, marron kastanye, bordeaux anggurnya, turquoise batu permatanya) tidak pernah berubah bentuk untuk gender atau jumlah. Ini salah satu aturan tata bahasa terpenting dalam kosakata warna bahasa Prancis. Jika ragu apakah sebuah warna tidak berubah bentuk, tanyakan pada diri Anda: "Apakah kata ini juga menamai sebuah benda?" Jika ya, kemungkinan besar bentuknya tidak berubah.


Warna Primer: Rouge, Bleu, Jaune

Tiga warna primer termasuk kata sifat pertama yang ditemui banyak pelajar bahasa Prancis. Masing-masing punya pola kesesuaian yang sedikit berbeda.

Rouge

Rouge adalah salah satu kata sifat warna paling sederhana dalam bahasa Prancis. Bentuk tunggalnya hanya satu untuk nomina maskulin dan feminin, lalu menambah -s untuk jamak.

  • un manteau rouge (mantel merah, maskulin)
  • une robe rouge (gaun merah, feminin)
  • des fleurs rouges (bunga merah, jamak)

Kata rouge muncul di banyak aspek budaya Prancis. Penutur bahasa Prancis mengatakan le tapis rouge (karpet merah) dan Moulin Rouge yang terkenal secara harfiah berarti "Kincir Merah." Dalam istilah anggur, un rouge saja bisa berarti "anggur merah," dan un verre de rouge, s'il vous plaît terdengar sangat wajar di kafe Prancis mana pun.

Bleu

Bleu mengikuti aturan kesesuaian standar dengan bentuk feminin bleue dan bentuk jamak bleus / bleues. -e tambahan pada bentuk feminin tidak dibaca, jadi pelafalannya tetap sama.

  • le ciel bleu (langit biru, maskulin)
  • la mer bleue (laut biru, feminin)
  • les yeux bleus (mata biru, jamak maskulin)

Bahasa Prancis memakai bleu dalam konteks kuliner yang bisa mengejutkan penutur bahasa Indonesia. steak bleu dimasak lebih mentah daripada rare, hanya disear sebentar, bagian dalamnya masih dingin. Le bleu juga sebutan untuk keju biru, dan un bleu dalam bahasa santai berarti memar. Ungkapan terkenal un cordon bleu (pita biru) merujuk pada koki ahli, berasal dari pita biru yang dipakai para ksatria Ordo Roh Kudus.

Jaune

Jaune punya bentuk yang sama untuk tunggal maskulin dan feminin, lalu menambah -s untuk jamak. Kesesuaiannya mudah, tetapi punya makna budaya yang tidak terduga.

  • un mur jaune (dinding kuning)
  • une fleur jaune (bunga kuning)
  • des feuilles jaunes (daun kuning)

Ungkapan rire jaune (tertawa kuning) berarti memaksakan tawa palsu saat Anda sebenarnya kesal atau tidak nyaman. Ungkapan ini berasal dari abad ke-15 dan masih umum dalam bahasa Prancis modern. gilet jaune (rompi kuning) mendapat makna politik yang kuat selama gerakan protes 2018-2019 di Prancis.


Warna Sekunder: Vert, Orange, Violet

Vert

Vert adalah salah satu warna yang berubah jelas antara bentuk maskulin dan feminin. Bentuk feminin verte menambahkan bunyi -t yang terdengar di akhir.

  • un feu vert (lampu hijau, maskulin, "vehr")
  • une pomme verte (apel hijau, feminin, "vehrt")
  • des légumes verts (sayuran hijau, jamak maskulin)

Académie française mencatat bahwa vert sudah dipakai secara metaforis sejak abad ke-12 dengan arti "bertenaga" atau "tajam." Orang tua yang disebut encore vert (masih hijau) berarti masih energik. volée de bois vert (hujanan kayu hijau) berarti serangan verbal yang keras. Dan se mettre au vert (menempatkan diri di hijau) berarti kabur ke pedesaan.

Orange

Orange adalah warna tidak berubah bentuk yang paling penting untuk diingat. Karena berasal dari kata benda une orange (buahnya), bentuknya tidak pernah berubah, tidak ada bentuk feminin, tidak ada kesesuaian jamak.

  • un sac orange (tas oranye, maskulin)
  • une écharpe orange (syal oranye, feminin)
  • des chaussures orange (sepatu oranye, jamak, tanpa -s!)

Aturan ini mengejutkan banyak pelajar yang mengira bentuk jamaknya oranges. Kamus Le Petit Robert secara jelas menandai orange sebagai tidak berubah bentuk saat dipakai sebagai kata sifat warna. Satu-satunya situasi oranges dengan -s adalah saat merujuk pada beberapa buah: deux oranges (dua jeruk).

Violet

Violet mengikuti kesesuaian biasa: maskulin violet, feminin violette, dengan jamak violets dan violettes. Bentuk feminin menambah satu suku kata pada pelafalan.

  • un tissu violet (kain ungu, "vee-oh-LEH")
  • une fleur violette (bunga ungu, "vee-oh-LEHT")

Kata violette juga berfungsi sebagai nomina yang berarti bunga violet, dan ini juga nama depan yang umum di Prancis. La violette de Toulouse (violet Toulouse) adalah simbol daerah yang terkenal dan perisa yang dipakai dalam permen, minuman keras, dan parfum di seluruh Prancis barat daya.


Warna Netral: Blanc, Noir, Gris, Brun, Marron

Blanc

Blanc punya salah satu perubahan maskulin-feminin yang paling khas di antara kata sifat warna. Bentuk maskulin blanc (blahn) menjadi bentuk feminin blanche (blahnsh), dengan akhiran yang benar-benar berbeda.

  • du vin blanc (anggur putih, maskulin)
  • une page blanche (halaman kosong atau putih, feminin)
  • des draps blancs (seprai putih, jamak maskulin)

Frasa carte blanche (kartu putih, artinya kebebasan penuh untuk bertindak) dipinjam langsung ke bahasa Indonesia lewat penggunaan internasional. nuit blanche (malam putih) adalah malam tanpa tidur, dan juga nama festival seni semalam suntuk tahunan di Paris dan kota Prancis lain.

Noir

Noir mengikuti kesesuaian standar: noir / noire / noirs / noires. Bentuk feminin menambah -e yang tidak dibaca.

  • le chat noir (kucing hitam, maskulin)
  • la nuit noire (malam gelap, feminin)
  • les olives noires (zaitun hitam, jamak feminin)

Film noir dan roman noir (novel kriminal) adalah genre seni Prancis yang memengaruhi budaya global. Ungkapan broyer du noir (menggiling hitam) berarti depresi atau terus memikirkan hal gelap. Le marché noir (pasar gelap) dan l'humour noir (humor gelap) berfungsi mirip dengan padanannya dalam bahasa Indonesia.

Gris

Gris mengikuti kesesuaian biasa: gris / grise / gris / grises. Bentuk maskulin tunggal dan jamak sama, hanya konteks dan artikelnya yang menunjukkan jumlah.

  • un temps gris (cuaca abu-abu, maskulin)
  • une souris grise (tikus abu-abu, feminin)
  • des cheveux gris (rambut abu-abu, jamak maskulin)

Pembicaraan cuaca dalam bahasa Prancis sering memakai gris. ciel gris (langit abu-abu) adalah deskripsi standar untuk hari mendung, yang mendominasi Prancis utara sepanjang tahun. Ungkapan faire grise mine (membuat wajah abu-abu) berarti terlihat tidak senang atau menyambut seseorang dengan dingin.

Brun vs. Marron

Perbedaan ini adalah salah satu aspek kosakata warna bahasa Prancis yang paling spesifik secara budaya. Jika Anda memakainya dengan benar, orang akan melihat Anda teliti.

Brun menggambarkan rambut, kulit, rona wajah, dan kadang bir. Kata ini menyesuaikan gender dan jumlah: brun / brune / bruns / brunes.

  • une femme brune (perempuan berambut cokelat)
  • les cheveux bruns (rambut cokelat)
  • une bière brune (bir gelap)

Marron menggambarkan benda, pakaian, dan semua yang bukan rambut atau kulit. Kata ini tidak berubah bentuk dan tidak pernah berubah.

  • des chaussures marron (sepatu cokelat, tanpa -s!)
  • un sac marron (tas cokelat)
  • des yeux marron (mata cokelat, satu pengecualian saat marron dipakai untuk tubuh)

Istilah ketiga, châtain, dipakai khusus untuk rambut cokelat muda atau warna kastanye: des cheveux châtains. Memakai marron untuk rambut terdengar aneh bagi telinga Prancis, mirip seperti mengatakan seseorang punya "rambut warna cokelat batangan" dalam bahasa Indonesia.

🌍 Mata Cokelat: Pengecualian Marron

Walau brun biasanya dipakai untuk ciri tubuh, les yeux marron (mata cokelat) adalah ungkapan standar, bukan les yeux bruns. Ini salah satu konteks terkait tubuh yang lebih memilih marron. Menariknya, marron tetap tidak berubah bentuk bahkan di sini: des yeux marron (bukan marrons). Kamus Le Petit Robert menegaskan pemakaian ini sebagai standar.


Warna Tambahan: Rose, Bordeaux, Turquoise, Beige

Rose

Rose mengikuti kesesuaian biasa walau berasal dari kata benda bunga. Ini salah satu kasus langka saat warna dari kata benda tetap menyesuaikan: rose / rose / roses.

  • un mur rose (dinding merah muda)
  • une chemise rose (kemeja merah muda)
  • des joues roses (pipi kemerahan)

Ungkapan voir la vie en rose (melihat hidup dalam merah muda) berarti memandang dunia dengan optimis. Frasa ini diabadikan oleh lagu legendaris Édith Piaf tahun 1946 "La Vie en rose," yang tetap menjadi salah satu lagu Prancis paling dikenal di dunia.

Bordeaux

Bordeaux (bor-DOH) menggambarkan warna merah anggur tua atau burgundy. Karena ini nama kota dan istilah anggur, bentuknya tidak berubah.

  • une veste bordeaux (jaket burgundy)
  • des rideaux bordeaux (tirai burgundy)

Turquoise

Turquoise (toor-KWAHZ) tidak berubah bentuk, berasal dari batu permata yang dulu sampai ke Eropa lewat Turki (kata ini secara harfiah berarti "Turki").

  • une mer turquoise (laut pirus)
  • des yeux turquoise (mata pirus)

Tata Bahasa: Aturan Kesesuaian Gender

Kesesuaian kata sifat warna adalah salah satu topik tata bahasa yang membedakan pelajar menengah dari pelajar mahir. Berikut sistem lengkapnya.

Warna reguler menyesuaikan gender dan jumlah dengan nomina:

Maskulin tunggalFeminin tunggalMaskulin jamakFeminin jamak
bleubleuebleusbleues
noirnoirenoirsnoires
vertvertevertsvertes
grisgrisegrisgrises
violetviolettevioletsviolettes
brunbrunebrunsbrunes

Kasus khusus, blanc: blanc / blanche / blancs / blanches. Bentuk feminin tidak beraturan.

Warna dengan bentuk sama (maskulin = feminin): rouge, jaune, rose, beige. Ini hanya menambah -s untuk jamak.

Warna tidak berubah bentuk (tidak pernah berubah): orange, marron, bordeaux, turquoise, crème, corail, saumon, kaki.

⚠️ Warna Majemuk Selalu Tidak Berubah Bentuk

Saat sebuah warna dimodifikasi oleh kata lain, seluruh ungkapan menjadi tidak berubah bentuk, tanpa kesesuaian sama sekali. Ini berlaku untuk pengubah nuansa (bleu clair, vert foncé), warna majemuk (bleu-vert, gris-bleu), dan pengubah berbasis nomina (rouge cerise, vert pomme). Contoh: des yeux bleu clair (bukan bleus clairs), des robes bleu-vert (bukan bleues-vertes).


Nuansa dan Pengubah: Clair, Foncé, Vif, Pâle

Bahasa Prancis memakai serangkaian pengubah yang diletakkan setelah kata warna untuk menjelaskan nuansa. Jika Anda menguasai empat kata ini, Anda bisa mendeskripsikan hampir semua nuansa dalam bahasa Prancis.

Aturan tata bahasa yang krusial: saat sebuah warna diikuti pengubah, seluruh ungkapan menjadi tidak berubah bentuk. Anda mengatakan une robe bleu foncé (gaun biru tua), bukan bleue foncée. Ini berlaku bahkan saat warna dasarnya biasanya menyesuaikan. Académie française menegaskan aturan ini dalam kamus edisi ke-9.

Kosakata nuansa tambahan yang sering dipakai penutur bahasa Prancis:

  • bleu marine (biru navy, tidak berubah bentuk, dari la marine)
  • bleu ciel (biru langit, tidak berubah bentuk)
  • vert pomme (hijau apel, tidak berubah bentuk)
  • rouge cerise (merah ceri, tidak berubah bentuk)
  • blanc cassé (putih gading atau off-white, tidak berubah bentuk)
  • gris perle (abu-abu mutiara, tidak berubah bentuk)

Idiom Warna: Ungkapan yang Benar-benar Dipakai Penutur Bahasa Prancis

Bahasa Prancis sangat kaya dengan idiom berbasis warna. Ungkapan ini sering muncul dalam percakapan dan di film dan acara TV berbahasa Prancis. Memahaminya penting agar Anda paham lebih dari sekadar bahasa Prancis buku teks.

Merah (Rouge):

  • Voir rouge (melihat merah): menjadi sangat marah, kehilangan kendali
  • Être dans le rouge (berada di merah): mengalami masalah keuangan atau saldo minus
  • Le fil rouge (benang merah): tema berulang atau benang penghubung

Hijau (Vert):

  • Être vert de jalousie (hijau karena cemburu): maknanya sama persis dengan idiom dalam bahasa Indonesia
  • Se mettre au vert (menempatkan diri di hijau): pergi ke pedesaan untuk beristirahat
  • Donner le feu vert (memberi lampu hijau): memberi izin, sama seperti dalam bahasa Indonesia

Biru (Bleu):

  • Avoir une peur bleue (punya takut biru): sangat ketakutan
  • Un cordon bleu (pita biru): koki ahli atau juru masak yang hebat
  • Un bleu (yang biru): memar, atau slang untuk pemula total

Kuning (Jaune):

  • Rire jaune (tertawa kuning): memaksakan tawa palsu yang tidak nyaman
  • Le maillot jaune (kaus kuning): kaus pemimpin di Tour de France

Hitam (Noir):

  • Broyer du noir (menggiling hitam): depresi, memikirkan hal gelap terus
  • Un roman noir (novel hitam): novel kriminal atau noir
  • Travail au noir (kerja hitam): kerja tanpa laporan atau kerja ilegal

Putih (Blanc):

  • Carte blanche (kartu putih): kebebasan penuh untuk bertindak
  • Une nuit blanche (malam putih): malam tanpa tidur
  • Être blanc comme un linge (putih seperti kain): sangat pucat karena kaget atau takut

"Idiom warna dalam bahasa Prancis menunjukkan asosiasi budaya yang dalam dan jarang sejalan dengan padanan dalam bahasa Indonesia. Walau kedua bahasa sama-sama punya 'melihat merah' untuk marah, bahasa Prancis secara unik mengaitkan biru dengan takut dan kuning dengan tawa terpaksa, hubungan yang berakar pada teori humor abad pertengahan."

(Académie française, Dictionnaire, edisi ke-9)


Warna dalam Budaya Prancis: Seni, Bendera, dan Kuliner

Para Impresionis dan Warna

Hubungan Prancis dengan warna tidak bisa dipisahkan dari sejarah seninya. Gerakan Impresionisme, lahir di Paris pada 1860-an, merevolusi cara peradaban Barat membicarakan dan memandang warna. Claude Monet, Pierre-Auguste Renoir, dan Camille Pissarro membangun filosofi seni berdasarkan pengamatan bahwa warna berubah mengikuti cahaya, bahwa tumpukan jerami tidak sekadar jaune tetapi spektrum jaune pâle, orange doré, rose vif, dan violet foncé tergantung jamnya.

Warisan ini hidup dalam bahasa Prancis sehari-hari. Bahasa ini punya kosakata yang sangat kaya untuk nuansa warna, dan penutur bahasa Prancis cenderung lebih presisi soal nuansa daripada penutur bahasa Indonesia. Saat bahasa Indonesia mungkin mengatakan "biru muda," penutur bahasa Prancis lebih mungkin menyebut bleu ciel (biru langit), bleu lavande (biru lavender), atau bleu glacier (biru gletser).

Le Tricolore: Bendera Prancis

drapeau tricolore (bendera tiga warna), bleu, blanc, rouge, adalah salah satu bendera paling dikenal di dunia. Tiga warna ini mewakili kebebasan (biru), kesetaraan (putih), dan persaudaraan (merah), dan diadopsi pada Revolusi Prancis 1789. Anak-anak Prancis belajar melafalkan bleu, blanc, rouge sebagai frasa tetap, selalu dalam urutan itu.

Warna dalam Kuliner Prancis

Kata warna meresap ke kosakata kuliner Prancis:

  • Un steak bleu: dimasak sangat mentah (hampir hanya disear)
  • Le fromage bleu: keju biru
  • Un cordon bleu: daging berlapis tepung roti berisi (dan juga koki ahli)
  • La sauce blanche: saus putih (béchamel)
  • Les haricots verts: buncis (secara harfiah "kacang hijau")
  • Le vin rosé: anggur rosé (secara harfiah "anggur merah muda")

Variasi Regional: Prancis, Quebec, dan Afrika

Kosakata warna umumnya konsisten di dunia berbahasa Prancis, tetapi ada beberapa preferensi regional.

Di Quebec, penutur kadang memakai istilah warna yang dipengaruhi bahasa Inggris dalam konteks santai: checker le light vert alih-alih vérifier le feu vert. Namun, bahasa Prancis Québécois formal tetap memakai kosakata warna standar. Office québécois de la langue française secara aktif mendorong terminologi warna bahasa Prancis standar.

Di Afrika Barat dan Afrika Tengah, tempat bahasa Prancis dituturkan oleh lebih dari 140 juta orang menurut OIF, deskripsi warna bisa mengambil metafora dari bahasa lokal. Di beberapa wilayah, perbedaan brun/marron kurang kaku, dan penutur bisa memakai brun lebih luas untuk benda. Simbolisme warna juga bisa berbeda, putih melambangkan kemurnian di Prancis, tetapi terkait duka di beberapa budaya berbahasa Prancis di Afrika Barat.

Di Belgia, kosakata warna mengikuti konvensi bahasa Prancis standar, tetapi bahasa Prancis Belgia mempertahankan beberapa istilah warna kuno yang sudah jarang dipakai di Prancis, seperti blet (cokelat terlalu matang) yang lebih sering dipakai dalam bahasa lisan.


Latihan Warna dengan Konten Bahasa Prancis Nyata

Menghafal tabel warna memberi dasar yang kuat, tetapi bertemu les couleurs dalam ujaran bahasa Prancis autentik membuatnya melekat. Film, serial, dan dokumenter Prancis memakai kosakata warna terus, dari komentar mode hingga deskripsi makanan hingga ungkapan emosi.

Wordy memungkinkan Anda menonton konten bahasa Prancis dengan subtitle interaktif. Saat kata warna muncul dalam dialog, Anda bisa mengetuknya untuk melihat gender, bentuk kesesuaian, dan maknanya dalam konteks. Alih-alih hanya mempelajari bleu, bleue, dan bleus dari tabel, Anda menyerapnya secara alami seperti yang dipakai penutur asli.

Jelajahi blog kami untuk panduan bahasa Prancis lainnya, atau lihat film terbaik untuk belajar bahasa Prancis untuk rekomendasi tontonan yang membuat kosakata hidup dalam percakapan autentik.

Pertanyaan yang sering diajukan

Apa saja warna dasar dalam bahasa Prancis?
Warna dasar dalam bahasa Prancis adalah rouge (merah), bleu (biru), jaune (kuning), vert (hijau), orange (oranye), violet (ungu), blanc (putih), noir (hitam), gris (abu-abu), marron (cokelat), dan rose (merah muda). Masing-masing mengikuti aturan kesesuaian gender tertentu, tergantung apakah asalnya kata sifat atau nomina.
Kenapa kata 'orange' tidak berubah untuk gender dalam bahasa Prancis?
Orange bersifat invariable karena berasal dari nomina 'une orange' (buah jeruk). Dalam bahasa Prancis, warna yang berasal dari nomina (termasuk orange, marron, châtaigne, bordeaux, vin, dan turquoise) tidak pernah menyesuaikan gender atau jumlah. Jadi: 'une robe orange' dan 'des robes orange' tanpa perubahan.
Apa bedanya brun dan marron dalam bahasa Prancis?
Brun dipakai untuk rambut, kulit, dan rona wajah (une femme brune, les cheveux bruns) dan menyesuaikan gender. Marron dipakai untuk benda dan bersifat invariable (des chaussures marron, un sac marron). Istilah ketiga, châtain, khusus untuk rambut cokelat muda atau kastanye. Memakai marron untuk rambut atau brun untuk benda terdengar tidak alami.
Bagaimana cara mengatakan biru muda atau hijau tua dalam bahasa Prancis?
Tambahkan 'clair' (muda/terang) atau 'foncé' (tua/gelap) setelah warna: bleu clair (biru muda), vert foncé (hijau tua), rouge foncé (merah tua). Saat warna dimodifikasi oleh clair atau foncé, seluruh frasa menjadi invariable: 'des yeux bleu clair' (bukan 'bleus clairs'). Modifikator lain: vif (cerah) dan pâle (pucat).
Apa saja idiom warna dalam bahasa Prancis yang umum?
Idiom warna yang umum dalam bahasa Prancis antara lain 'voir rouge' (sangat marah), 'être vert de jalousie' (cemburu sekali), 'un cordon bleu' (koki hebat), 'rire jaune' (tertawa terpaksa), 'broyer du noir' (sedih atau depresi), dan 'avoir une peur bleue' (sangat ketakutan).
Kata sifat warna dalam bahasa Prancis diletakkan sebelum atau sesudah nomina?
Kata sifat warna hampir selalu diletakkan setelah nomina dalam bahasa Prancis: 'une voiture rouge' (mobil merah), 'le chat noir' (kucing hitam), 'une robe blanche' (gaun putih). Ini berbeda dari bahasa Inggris, yang menaruh warna sebelum nomina. Pengecualian biasanya hanya pada ungkapan tetap atau bahasa puitis.

Sumber & Referensi

  1. Académie française, Dictionnaire de l'Académie française, edisi ke-9
  2. Organisation internationale de la Francophonie (OIF), La langue française dans le monde, 2024
  3. Le Petit Robert, Dictionnaire alphabétique et analogique de la langue française
  4. Ethnologue: Languages of the World, edisi ke-27 (2024)
  5. Crystal, D., The Cambridge Encyclopedia of Language (Cambridge University Press)

Mulai belajar dengan Wordy

Tonton klip film asli dan tambah kosakata sambil jalan. Gratis untuk diunduh.

Unduh di App StoreDapatkan di Google PlayTersedia di Chrome Web Store

Panduan bahasa lainnya

Kosakata Warna Bahasa Prancis (Panduan 2026)