Cara Mengucapkan Maaf dalam Bahasa Korea: Panduan Tingkat Tutur untuk Permintaan Maaf Korea
Jawaban cepat
Cara paling umum untuk mengatakan maaf dalam bahasa Korea adalah '죄송합니다' (Joesonghamnida) untuk situasi formal dan '미안합니다' (Mianhamnida) untuk tutur sopan standar. Perbedaan utamanya: 죄송 (joesong) secara harfiah berarti 'saya telah berbuat dosa' dan menunjukkan kerendahan hati yang dalam, sedangkan 미안 (mian) berarti 'saya merasa tidak enak/maaf' dan lebih ringan serta personal. Memilih yang keliru sesuai situasi bisa menimbulkan gesekan sosial yang nyata.
Jawaban Singkat
Cara paling umum untuk mengatakan maaf dalam bahasa Korea adalah 죄송합니다 (Joesonghamnida) untuk permintaan maaf formal dan 미안합니다 (Mianhamnida) untuk permintaan maaf sopan standar. Pilihan di antara keduanya bergantung pada kepada siapa kamu meminta maaf, seberapa serius situasinya, dan hubunganmu dengan lawan bicara.
Bahasa Korea dituturkan oleh lebih dari 80 juta orang di seluruh dunia, terutama di Korea Selatan dan Korea Utara, menurut data Ethnologue 2024. Yang membuat permintaan maaf dalam bahasa Korea unik adalah, bahasa ini punya dua kata dasar yang benar-benar berbeda untuk "maaf", masing-masing dengan bobot emosi, asal-usul, dan ekspektasi sosial yang berbeda. Memakai yang salah di konteks yang salah bukan sekadar canggung, itu bisa dianggap tidak sopan.
"Dalam bahasa Korea, permintaan maaf bukan sekadar ungkapan penyesalan, itu adalah tindakan sosial yang secara jelas menempatkan status penutur relatif terhadap pendengar. Pilihan bentuk permintaan maaf mengodekan kerendahan hati, tingkat formalitas, dan tingkat keparahan pelanggaran yang dirasakan."
(Brown & Levinson, Politeness: Some Universals in Language Usage, Cambridge University Press, 1987; Ho-min Sohn, The Korean Language, Cambridge University Press)
Panduan ini membahas 15+ cara mengatakan maaf dalam bahasa Korea yang disusun berdasarkan tingkat tutur dan situasi: permintaan maaf formal, permintaan maaf sopan standar, permintaan maaf santai, dan ungkapan "permisi". Masing-masing mencakup Hangul, romanisasi, panduan pelafalan, contoh kalimat, dan konteks budaya, supaya kamu selalu tahu bentuk mana yang harus dipakai.
Referensi Cepat: Frasa Permintaan Maaf Bahasa Korea Sekilas
Memahami 죄송 vs. 미안: Perbedaan Intinya
Sebelum membahas frasa satu per satu, kamu perlu paham perbedaan dua akar kata "maaf" dalam bahasa Korea. Keduanya tidak bisa saling menggantikan.
| Fitur | 죄송 (Joesong) | 미안 (Mian) |
|---|---|---|
| Asal | Sino-Korea (aksara Tionghoa 罪悚) | Korea asli |
| Arti harfiah | "Saya telah berbuat dosa dan gemetar" | "Saya merasa tidak enak/tidak nyaman" |
| Bobot emosi | Berat, sangat merendahkan diri | Lebih ringan, personal, empatik |
| Dipakai untuk | Orang yang lebih tua, atasan, orang asing, konteks formal | Teman, rekan sebaya, pelanggaran ringan |
| Ragam tutur | Secara bawaan rendah hati (겸양어) | Netral (formalitas datang dari akhiran kata kerja) |
Menurut National Institute of Korean Language (국립국어원), 죄송 mengandung karakter Sino-Korea 죄 (罪) yang berarti "dosa" atau "kejahatan", dan 송 (悚) yang berarti "gemetar karena takut". Saat kamu mengatakan 죄송합니다, kamu secara harfiah menyatakan bahwa kamu melakukan kesalahan yang begitu berat sampai kamu gemetar. Kerendahan hati yang sudah melekat ini membuatnya jadi pilihan default untuk situasi yang melibatkan orang dengan status sosial lebih tinggi.
Sebaliknya, 미안 adalah kata Korea asli yang berarti "Saya merasa tidak enak tentang apa yang terjadi." Ini menyampaikan penyesalan pribadi tanpa merendahkan diri sedalam 죄송. Di antara teman sebaya, 미안 terasa lebih hangat dan lebih tulus, tetapi kepada orang yang lebih tua, ini bisa terasa kurang.
🌍 Bobot Permintaan Maaf dalam Budaya Korea
Budaya Korea sangat menghargai tindakan meminta maaf itu sendiri. Permintaan maaf yang tepat (kata yang tepat, tingkat tutur yang tepat, disertai membungkuk yang tepat) bisa memperbaiki hubungan yang sulit dipulihkan dalam budaya yang lebih individualistis. Sebaliknya, permintaan maaf yang dianggap kurang rendah hati (memakai 미안 saat yang diharapkan adalah 죄송) bisa memperparah pelanggaran, bukan menyelesaikannya.
Permintaan Maaf Formal (죄송, Ragam Rendah Hati)
Permintaan maaf ini memakai akar 죄송 dan cocok untuk orang yang lebih tua, atasan, orang asing, lingkungan profesional, dan pelanggaran serius. Jika ragu, 죄송합니다 selalu pilihan paling aman.
죄송합니다
/Joe-song-ham-ni-da/
Arti harfiah: Saya telah berbuat dosa dan gemetar (formal)
“늦어서 정말 죄송합니다, 부장님.”
Saya benar-benar minta maaf karena terlambat, Pak/Bu Direktur.
Permintaan maaf formal andalan untuk hampir semua situasi yang melibatkan orang yang lebih tua, berpangkat lebih tinggi, atau belum akrab. Selalu aman, tidak pernah berlebihan. Biasanya disertai membungkuk, makin dalam bungkuknya, makin tulus permintaan maafnya.
Ini adalah frasa permintaan maaf paling penting dalam bahasa Korea. Akhiran -ㅂ니다 menempatkannya pada tingkat tutur formal (격식체, gyeokshikche), sehingga cocok untuk urusan bisnis, interaksi publik, dan percakapan dengan siapa pun yang perlu dihormati.
Survei tahun 2023 oleh National Institute of Korean Language menemukan bahwa 죄송합니다 tetap menjadi ungkapan permintaan maaf yang paling sering dipakai dalam komunikasi kantor berbahasa Korea, jauh mengungguli bentuk lain. Kerendahan hati yang sudah melekat membuatnya tidak mungkin dipakai "terlalu sering", tidak ada orang Korea yang akan menilaimu buruk karena memilih 죄송합니다.
죄송해요
/Joe-song-hae-yo/
Arti harfiah: Saya telah berbuat dosa dan gemetar (sopan)
“아, 죄송해요. 제가 실수했어요.”
Oh, maaf. Saya melakukan kesalahan.
Versi sopan dari 죄송합니다. Tetap memakai akar rendah hati 죄송, tetapi memakai akhiran -요, bukan -ㅂ니다 yang formal. Cocok untuk interaksi sopan sehari-hari saat formal penuh terasa kaku.
Bentuk ini mempertahankan bobot rendah hati dari 죄송, tetapi menurunkan tingkat formalitas dengan akhiran -요 (yo). Ini ideal untuk situasi seperti tidak sengaja menyenggol orang di kafe atau membuat kesalahan kecil di depan kenalan. Seperti dijelaskan Yeon dan Brown dalam Korean: A Comprehensive Grammar (Routledge, 2011), tingkat sopan (-요) mencakup sebagian besar percakapan bahasa Korea sehari-hari.
사과드립니다
/Sa-gwa-deu-rim-ni-da/
Arti harfiah: Saya menyampaikan permintaan maaf (sangat formal, rendah hati)
“이번 사태에 대해 깊이 사과드립니다.”
Saya minta maaf sedalam-dalamnya atas insiden ini.
Permintaan maaf paling formal dalam bahasa Korea. Memakai kata kerja rendah hati 드리다 (memberi/menyampaikan dengan rendah hati). Dipakai untuk permintaan maaf publik, pernyataan perusahaan, konferensi pers, dan pelanggaran pribadi yang sangat serius.
Kamu akan melihat ungkapan ini di konferensi pers perusahaan, permintaan maaf pemerintah, dan pernyataan publik. Kata kerja 드리다 (deurida) adalah bentuk rendah hati dari 주다 (juda, "memberi"), jadi frasa ini secara harfiah berarti "Saya dengan rendah hati menyampaikan permintaan maaf." Dalam percakapan sehari-hari, ini terdengar sangat berlebihan, jadi pakai hanya untuk situasi yang benar-benar serius.
Permintaan Maaf Sopan Standar (미안, Ragam Personal)
Permintaan maaf ini memakai akar 미안 dan terasa lebih hangat serta personal. Ini cocok untuk situasi sehari-hari dengan teman sebaya, kenalan, dan pelanggaran ringan. Menambahkan akhiran kata kerja formal (-ㅂ니다 atau -요) membuatnya cocok untuk konteks sopan.
미안합니다
/Mi-an-ham-ni-da/
Arti harfiah: Saya merasa tidak enak/maaf (formal)
“미안합니다, 제가 잘못 알고 있었어요.”
Maaf, saya salah paham.
Tingkat tutur formal dengan akar 미안. Tidak serendah hati 죄송합니다, tetapi tetap sopan. Cocok untuk situasi semi-formal, dengan kenalan yang lebih tua, atau saat pelanggarannya sedang. Sebagian penutur memakainya bergantian dengan 죄송합니다, meski ada yang menekankan perbedaannya.
미안합니다 berada di posisi tengah. Akhiran formal (-ㅂ니다) mengangkatnya di atas ragam santai, tetapi akar 미안 membuatnya tidak sampai pada kerendahan hati yang dalam seperti 죄송합니다. Ini cocok untuk situasi sedang, misalnya meminta maaf kepada tetangga, menyampaikan penyesalan kepada rekan kerja yang cukup akrab, atau mengakui kesalahan yang tidak terlalu berat.
미안해요
/Mi-an-hae-yo/
Arti harfiah: Saya minta maaf (sopan)
“미안해요, 깜빡 잊어버렸어요.”
Maaf, saya benar-benar lupa.
Permintaan maaf 미안 tingkat sopan. Bentuk paling umum dalam percakapan sopan sehari-hari di antara kenalan dan situasi santai tapi tetap hormat. Frasa andalan K-drama, kamu akan sering sekali mendengarnya.
Ini adalah permintaan maaf andalan untuk situasi sopan sehari-hari. Kamu lupa membalas pesan, tidak sengaja mengambil kursi orang, perlu membatalkan rencana, 미안해요 bisa dipakai untuk semuanya. Akhiran -요 membuatnya tetap sopan tanpa terasa seberat ragam formal.
Penggemar K-drama akan langsung mengenali bentuk ini. Ini muncul di hampir setiap drama Korea, sering dalam adegan emosional saat karakter menyampaikan penyesalan pribadi. Untuk dialog Korea yang lebih autentik dalam konteks, lihat panduan kami tentang film dan drama Korea terbaik.
Permintaan Maaf Santai (반말 Banmal)
Bentuk-bentuk ini menghilangkan akhiran sopan dan hanya boleh dipakai dengan teman dekat yang seumuran atau lebih muda. Memakai permintaan maaf santai kepada orang yang salah adalah kesalahan sosial yang nyata dalam budaya Korea.
미안해
/Mi-an-hae/
Arti harfiah: Saya minta maaf (santai)
“미안해, 내가 늦었지? 길이 막혔어.”
Maaf, aku telat, ya? Macet.
Permintaan maaf santai untuk teman dekat dan orang yang lebih muda darimu. Salah satu frasa Korea yang paling dikenal secara global berkat K-drama dan K-pop. Jangan pernah dipakai kepada orang yang lebih tua atau atasan, itu akan dianggap tidak sopan.
Berkat penyebaran hiburan Korea secara global, 미안해 (mianhae) menjadi salah satu kata Korea yang paling dikenal secara internasional. Lirik BTS, adegan pengakuan di K-drama, dan variety show membuatnya akrab bagi jutaan penutur non-Korea. Namun di Korea, pemakaiannya sangat diatur oleh hierarki usia. Mengatakan 미안해 kepada bos atau orang yang lebih tua mirip seperti memanggil hakim dengan "bro."
미안
/Mi-an/
Arti harfiah: Maaf (singkatan)
“아 미안, 안 봤어.”
Oh maaf, aku tidak lihat.
Bentuk permintaan maaf yang paling disingkat. Sangat santai, dipakai dalam chat cepat dan di antara teman yang sangat dekat. Menghilangkan akhiran kata kerja sepenuhnya membuatnya terdengar enteng dan sekilas.
Lebih singkat lagi daripada 미안해, bentuk ini menyisakan akar katanya saja. Ini umum di pesan KakaoTalk dan pertukaran kata cepat antar teman dekat. Justru karena singkat, ini menyiratkan pelanggarannya kecil, kamu tidak akan memakai hanya 미안 untuk hal yang serius.
쏘리
/Sso-ri/
Arti harfiah: Maaf (dari bahasa Inggris)
“아 쏘리쏘리~ 내가 살게.”
Oh maaf maaf~ aku yang traktir.
Konglish yang dipinjam dari kata bahasa Inggris 'sorry.' Dipakai dengan nada bercanda di kalangan anak muda Korea. Bentuk ganda '쏘리쏘리' dipopulerkan oleh lagu hit Super Junior tahun 2009 'Sorry Sorry.' Tidak cocok untuk permintaan maaf yang tulus atau serius.
쏘리 adalah contoh jelas Konglish, kata dari bahasa Inggris yang diadaptasi ke pelafalan dan pemakaian bahasa Korea. Di kalangan anak muda Korea, nuansanya bercanda dan ringan. Mengatakan 쏘리 saat menyenggol teman atau lupa detail kecil itu umum. Tetapi memakainya untuk hal yang butuh penyesalan sungguh-sungguh akan terdengar meremehkan dan tidak tulus.
💡 K-pop Membuatnya Terkenal
Lagu hit besar Super Junior tahun 2009 "Sorry Sorry" (쏘리 쏘리) mengukuhkan bentuk Konglish ini dalam budaya pop global. Refrain yang berulang membuat 쏘리 menjadi salah satu kata Korea pertama yang dipelajari banyak penggemar internasional, meski ini hanya mewakili sisi paling santai dari spektrum permintaan maaf bahasa Korea.
Ungkapan "Permisi"
Bahasa Korea punya frasa berbeda untuk situasi ketika penutur bahasa Indonesia akan mengatakan "permisi": menyela seseorang, menyelip lewat, atau menarik perhatian orang asing.
실례합니다
/Shil-lye-ham-ni-da/
Arti harfiah: Saya sedang bersikap tidak sopan
“실례합니다, 지금 시간이 어떻게 되십니까?”
Permisi, sekarang jam berapa?
Dipakai sebelum menyela seseorang, masuk ruangan, atau mendekati orang asing secara formal. Berfungsi sebagai pra-permintaan maaf, kamu mengakui ketidaksopanan karena menyela sebelum itu terjadi. Umum di lingkungan bisnis dan dengan orang asing.
실례합니다 menarik dari sisi struktur. Kata 실례 (sillye) berarti "ketidaksopanan" atau "pelanggaran etiket", jadi frasa ini secara harfiah menyatakan "Saya sedang melakukan tindakan tidak sopan." Dengan menyebut pelanggaran itu di awal, penutur menunjukkan kesadaran norma sosial, yang justru membuat interupsi terasa sopan. King Sejong Institute mencantumkannya sebagai frasa penting untuk pelajar yang beraktivitas di lingkungan profesional berbahasa Korea.
잠시만요
/Jam-si-man-yo/
Arti harfiah: Tunggu sebentar, ya
“잠시만요, 제가 확인해 볼게요.”
Tunggu sebentar, ya. Saya cek dulu.
Dipakai saat kamu perlu orang lain menunggu sebentar, misalnya menerima telepon, mengecek informasi, atau menjeda percakapan. Juga bisa dipakai saat menyelip lewat di kereta bawah tanah atau tempat ramai.
Ini frasa serbaguna yang bisa berarti "permisi, sebentar" dan juga cara sopan untuk lewat di kerumunan. Di subway Seoul saat jam sibuk, mengatakan 잠시만요 dengan lembut saat melewati penumpang yang padat adalah etiket yang umum.
저기요
/Jeo-gi-yo/
Arti harfiah: Di sana (sopan)
“저기요, 주문할게요!”
Permisi, saya mau pesan!
Cara standar untuk menarik perhatian orang asing, terutama di restoran dan toko. Secara harfiah berarti 'di sana', kamu menunjuk orang yang kamu butuhkan. Memanggil 저기요 di restoran Korea untuk memesan itu normal dan memang diharapkan.
Kalau kamu berkunjung ke restoran mana pun di Korea Selatan, kamu akan butuh frasa ini. Budaya makan di Korea tidak mengandalkan pelayan yang datang mengecek berkala. Pelanggan memanggil pelayan saat sudah siap. Mengucapkan 저기요 dengan jelas (atau menekan bel meja, yang makin umum di restoran modern) adalah cara standar. Ini tidak dianggap kasar, justru diharapkan.
Cara Menanggapi Permintaan Maaf dalam Bahasa Korea
Tahu cara menerima permintaan maaf sama pentingnya dengan tahu cara mengucapkannya. Berikut respons yang paling umum.
| Mereka bilang | Kamu bilang | Catatan |
|---|---|---|
| 죄송합니다 | 괜찮습니다 (Gwaenchansseumnida) | "Tidak apa-apa" (formal) |
| 미안해요 | 괜찮아요 (Gwaenchanayo) | "Tidak apa-apa" (sopan) |
| 미안해 | 괜찮아 (Gwaenchana) | "Tidak apa-apa" (santai) |
| 죄송합니다 | 아닙니다 (Animnida) | "Tidak sama sekali" (formal, menolak perlunya minta maaf) |
| 미안해요 | 아니에요 (Anieyo) | "Tidak kok" (sopan, mengecilkan pelanggaran) |
| 미안해 | 아니야 (Aniya) | "Ah tidak apa-apa" (santai) |
| Any serious apology | 신경 쓰지 마세요 (Singyeong sseuji maseyo) | "Jangan dipikirkan" (sopan dan menenangkan) |
💡 Seni Mengecilkan Masalah dalam Budaya Korea
Saat menerima permintaan maaf dalam bahasa Korea, ekspektasi budayanya adalah mengecilkan pelanggaran. Mengatakan 괜찮아요 (tidak apa-apa) atau 아니에요 (tidak kok), meski kamu masih kesal, menjaga harmoni sosial (화합, hwahap). Menunjukkan dendam secara jelas atau menolak permintaan maaf secara langsung dianggap kesalahan sosial yang serius dalam budaya Korea.
Frasa Lanjutan: Menguatkan Permintaan Maafmu
Permintaan maaf dalam bahasa Korea sering tidak berdiri sendiri. Menambahkan frasa lanjutan menunjukkan ketulusan dan membuatnya terasa lengkap.
| Korea | Romanisasi | Arti | Kapan dipakai |
|---|---|---|---|
| 제 잘못이에요 | Je jalmosieyo | Ini salah saya | Menerima tanggung jawab |
| 다시는 안 그럴게요 | Dasineun an geureolgeyo | Saya tidak akan mengulanginya | Berjanji berubah |
| 할 말이 없습니다 | Hal mari eopseumnida | Saya tidak punya kata-kata | Penyesalan mendalam, situasi serius |
| 용서해 주세요 | Yongseo hae juseyo | Tolong maafkan saya | Meminta maaf secara eksplisit |
| 정말 죄송합니다 | Jeongmal joesonghamnida | Saya benar-benar minta maaf | Menguatkan permintaan maaf formal |
🌍 Membungkuk Saat Meminta Maaf
Dalam budaya Korea, permintaan maaf lisan hampir selalu disertai bungkuk. Untuk permintaan maaf santai antar teman, anggukan kecil sudah cukup. Untuk permintaan maaf sopan, bungkuk 30 derajat menunjukkan penyesalan yang tulus. Untuk permintaan maaf formal yang serius, bungkuk dalam 45 sampai 90 derajat menunjukkan kamu bertanggung jawab penuh. Dalam permintaan maaf publik yang ekstrem (skandal perusahaan, kontroversi politik) kamu bisa melihat 큰절 (keunjeol), bungkuk berlutut sampai dahi menyentuh lantai. Gestur fisik ini dianggap tidak terpisahkan dari kata-katanya.
Latihan dengan Konten Korea Asli
Membaca tentang frasa permintaan maaf membantu pemahaman, tetapi mendengarnya dalam tuturan Korea yang alami membuatnya jadi refleks. Drama Korea adalah sumber yang sangat bagus: My Mister untuk permintaan maaf formal yang menyentuh antara karakter dengan hubungan sosial yang kompleks, Crash Landing on You untuk kontras pola tutur Korea Utara dan Korea Selatan, dan Vincenzo untuk dialog ragam formal yang tajam dalam konteks hukum dan bisnis.
Wordy memungkinkan kamu menonton film dan acara Korea dengan subtitle interaktif, lalu mengetuk frasa permintaan maaf apa pun untuk melihat artinya, tingkat tutur, dan konteks budayanya secara real time. Alih-alih menghafal frasa dari daftar, kamu menyerapnya dari percakapan autentik dengan intonasi alami dan bahasa tubuh yang melengkapi permintaan maaf dalam budaya Korea.
Untuk konten Korea lainnya, jelajahi blog kami untuk panduan termasuk film terbaik untuk belajar bahasa Korea. Kamu juga bisa mengunjungi halaman belajar bahasa Korea untuk mulai latihan hari ini.
Pertanyaan yang sering diajukan
Apa bedanya 죄송합니다 dan 미안합니다?
Bolehkah memakai 미안해 kepada orang yang lebih tua?
Bagaimana orang Korea meminta maaf secara fisik?
Apa arti 쏘리 (ssori) dalam bahasa Korea?
Bagaimana cara mengatakan 'permisi' dalam bahasa Korea?
Sumber & Referensi
- National Institute of Korean Language (국립국어원), Kamus Standar Bahasa Korea
- King Sejong Institute Foundation, Pedoman Pendidikan Bahasa Korea (2024)
- Ethnologue: Languages of the World, entri bahasa Korea (2024)
- Brown, P. & Levinson, S. (1987). 'Politeness: Some Universals in Language Usage.' Cambridge University Press.
- Yeon, J. & Brown, L. (2011). 'Korean: A Comprehensive Grammar.' Routledge.
Mulai belajar dengan Wordy
Tonton klip film asli dan tambah kosakata sambil jalan. Gratis untuk diunduh.

