← Kembali ke Blog
🇯🇵Jepang

Cara Mengucapkan Selamat Malam dalam Bahasa Jepang: 16 Ungkapan untuk Setiap Situasi

Oleh Sandor6 Februari 20269 mnt baca

Jawaban cepat

Cara paling umum untuk mengucapkan selamat malam dalam bahasa Jepang adalah 'Oyasuminasai' (おやすみなさい, oh-yah-soo-mee-nah-sah-ee). Ungkapan ini cocok untuk situasi sopan dan semi formal. Untuk konteks santai dengan teman dan keluarga, bentuk singkat 'Oyasumi' (おやすみ) adalah yang paling lazim. Bahasa Jepang juga punya ungkapan pamit malam yang khas terkait budaya kerja, seperti 'Otsukaresama deshita' (お疲れ様でした), yang bisa berarti pamit sekaligus ucapan selamat malam di antara rekan kerja.

Lebih dari Sekadar Satu Frasa

Cara paling standar untuk mengatakan selamat malam dalam bahasa Jepang adalah Oyasuminasai (おやすみなさい, oh-yah-soo-mee-nah-sah-ee). Ungkapan ini cocok untuk banyak situasi sopan, dengan keluarga, kenalan, staf hotel, dan siapa pun yang ingin kamu hormati. Di antara teman dekat, bentuk singkat Oyasumi (おやすみ) adalah pilihan yang paling alami.

Namun, ungkapan selamat malam dalam bahasa Jepang jauh lebih dalam daripada satu frasa. Bahasa ini punya ungkapan khusus untuk pulang kantor malam hari, mendoakan tidur nyenyak, pamit dalam kelompok, mengirim pesan ke pasangan sebelum tidur, dan mengakui hari panjang dengan kerja bersama. Menurut Survei Bahasa Nasional 2023 dari Badan Urusan Kebudayaan, penutur bahasa Jepang aktif memakai ungkapan perpisahan berbeda, tergantung waktu, hubungan dengan lawan bicara, dan konteks pribadi atau profesional.

"Ungkapan perpisahan dalam bahasa Jepang bukan formalitas yang bisa saling menggantikan. Masing-masing menyandi makna sosial tertentu: penghargaan atas usaha, kepedulian pada kondisi, atau keintiman ikatan dekat."

(Seiichi Makino, A Dictionary of Basic Japanese Grammar, The Japan Times, 1986)

Panduan ini membahas 16 ungkapan selamat malam penting dalam bahasa Jepang, disusun berdasarkan tingkat formalitas dan konteks: bentuk sopan standar, frasa santai dan akrab, salam perpisahan di tempat kerja, ungkapan sebelum tidur dan romantis, serta singkatan untuk chat. Setiap bagian memuat tulisan Jepang, pelafalan romaji, dan konteks budaya agar kamu memakainya dengan tepat.


Referensi Cepat: Ungkapan Selamat Malam dalam Bahasa Jepang Sekilas


Ungkapan Selamat Malam Standar

Ini adalah frasa selamat malam inti yang perlu dikuasai setiap pelajar bahasa Jepang. Menurut survei Japan Foundation tahun 2021 tentang pendidikan bahasa Jepang di luar negeri, salam dan ungkapan perpisahan menjadi topik yang paling banyak dipelajari di antara 3.8 million orang yang belajar bahasa Jepang di seluruh dunia, dan ungkapan selamat malam termasuk yang pertama diajarkan.

おやすみなさい (Oyasuminasai)

Sopan

/oh-yah-soo-mee-nah-sah-ee/

Arti harfiah: Silakan beristirahat (perintah sopan)

おやすみなさい、お母さん。明日は早いんだ。

Selamat malam, Bu. Besok aku harus bangun pagi.

🌍

Ungkapan selamat malam sopan yang standar. Cocok untuk keluarga, kenalan, staf hotel, guru, dan siapa pun yang ingin kamu hormati. Aman untuk hampir semua situasi pamit malam di luar konteks kantor.

Oyasuminasai dibentuk dari kata kerja yasumu (beristirahat), dengan awalan kehormatan o- dan bentuk perintah sopan nasai. Secara harfiah, kamu mengatakan “silakan beristirahat” dengan cara yang hormat. Ini adalah frasa selamat malam default dalam bahasa Jepang, yang kamu pakai saat ragu frasa mana yang paling pas.

Berbeda dengan bahasa Indonesia, di mana “selamat malam” bisa dipakai luas, oyasuminasai berada pada tingkat kesopanan tertentu. Ungkapan ini cukup sopan untuk keluarga tuan rumah atau resepsionis hotel, tetapi di antara teman sangat dekat bisa terdengar agak kaku. Anggap saja setara dengan “selamat malam” yang hangat tapi tetap sopan, bukan “malam” yang santai.

おやすみ (Oyasumi)

Santai

/oh-yah-soo-mee/

Arti harfiah: Istirahat (santai)

おやすみ!また明日ね。

Selamat malam! Sampai besok.

🌍

Bentuk santai untuk teman, keluarga, teman sekelas, dan pasangan. Menghilangkan 'nasai' menandakan keakraban. Ini adalah selamat malam yang paling sering kamu dengar dalam keseharian di antara orang yang saling dekat.

Cukup hilangkan nasai dari oyasuminasai, maka kamu mendapat selamat malam versi santai. Ini mirip pola ohayou gozaimasu / ohayou pada salam pagi, bentuk yang lebih pendek menandakan kedekatan dan rasa nyaman. Jika kamu menonton anime atau drama Jepang, oyasumi adalah versi yang paling sering kamu dengar dalam adegan teman dan keluarga.

💡 Jalan Pintas Formalitas

Ada aturan sederhana di banyak ungkapan bahasa Jepang: makin pendek frasanya, makin santai. Oyasuminasai (sopan) menjadi Oyasumi (santai) menjadi Oyasu- (gaul). Pola ini berlaku untuk salam, pamitan, dan banyak frasa harian lain.

おやすみなさいませ (Oyasuminasaimase)

Sangat formal

/oh-yah-soo-mee-nah-sah-ee-mah-seh/

Arti harfiah: Silakan beristirahat (sangat sopan/kehormatan)

おやすみなさいませ。ごゆっくりお休みくださいませ。

Selamat malam, Bapak/Ibu. Silakan beristirahat dengan nyaman.

🌍

Tingkat formalitas tertinggi untuk selamat malam. Dipakai oleh staf hotel kepada tamu, pendamping ryokan (penginapan tradisional), dan situasi yang sangat formal. Kamu jarang mengucapkannya, tetapi kamu bisa mendengarnya dalam layanan Jepang kelas atas.

Bentuk sangat sopan ini menambahkan -mase pada oyasuminasai yang sudah sopan. Kamu akan menemukannya terutama dalam layanan keramahtamahan Jepang: pendamping ryokan yang mengucapkan selamat malam, petugas hotel mewah, atau lingkungan layanan premium. Ini mencerminkan konsep Jepang omotenashi (keramahtamahan tanpa pamrih), di mana penyedia layanan meninggikan tamu lewat bahasa.


Pamit Malam di Tempat Kerja

Budaya kerja Jepang punya rangkaian ungkapan malam yang khas. Menurut Survei Bahasa Nasional dari Badan Urusan Kebudayaan, lebih dari 90% pekerja kantor Jepang memakai pamitan khusus kantor, bukan frasa selamat malam umum, saat meninggalkan kantor. Ungkapan ini mengakui usaha bersama dan menjaga keharmonisan kerja.

お疲れ様でした (Otsukaresama deshita)

Sopan

/oh-tsoo-kah-reh-sah-mah deh-shtah/

Arti harfiah: Anda sudah lelah dengan terhormat (lampau)

お疲れ様でした!今日は本当に大変でしたね。

Kerja bagus hari ini! Hari ini benar-benar berat ya.

🌍

Pamitan standar di akhir hari kerja di Jepang. Mengakui usaha lawan bicara dan berfungsi sebagai 'sampai jumpa' sekaligus 'selamat malam' dalam konteks profesional. Bentuk lampau 'deshita' menandakan waktu kerja sudah selesai.

Otsukaresama deshita bisa dibilang frasa tempat kerja paling penting dalam bahasa Jepang. Jika oyasuminasai untuk selamat malam yang personal, ungkapan ini adalah pamitan malam di antara rekan kerja. Bentuk lampau (deshita alih-alih desu) menandakan “kerja hari ini sudah selesai,” perbedaan halus tapi bermakna. Kamu akan mendengarnya bergema di kantor-kantor Jepang setiap malam saat orang pulang.

🌍 Kenapa Bukan 'Oyasuminasai' di Kantor?

Mengatakan oyasuminasai kepada rekan kerja saat pulang terdengar aneh, karena seolah kamu menyuruh mereka tidur, itu terlalu personal untuk konteks kantor. Otsukaresama deshita adalah pilihan yang tepat secara budaya karena fokusnya pada pengakuan usaha kerja, bukan istirahat pribadi.

お先に失礼します (Osaki ni shitsurei shimasu)

Formal

/oh-sah-kee nee shee-tsoo-reh shee-mahs/

Arti harfiah: Saya akan tidak sopan karena pergi lebih dulu

お先に失礼します。お疲れ様でした。

Saya pulang duluan. Kerja bagus hari ini.

🌍

Diucapkan saat kamu meninggalkan kantor sebelum rekan lain selesai bekerja. Frasa ini adalah permintaan maaf atas kesan tidak sopan karena pergi saat yang lain masih tinggal. Sering dipasangkan dengan 'Otsukaresama deshita' dan mencerminkan nilai Jepang tentang harmoni kelompok yang kuat, di atas kenyamanan pribadi.

Frasa ini menunjukkan inti budaya kerja Jepang: pulang lebih dulu dari rekan kerja membawa sedikit rasa sungkan. Dengan mengatakan osaki ni shitsurei shimasu (secara harfiah “saya melakukan ketidaksopanan dengan pergi duluan”), kamu mengakui bahwa orang lain masih bekerja. Ini bukan rasa bersalah yang sungguhan. Ini adalah ritual sosial untuk menjaga kekompakan kelompok. Rekan yang masih tinggal biasanya menjawab dengan otsukaresama deshita.


Selamat Malam yang Santai dan Akrab

Ungkapan ini untuk teman dekat, teman sekelas, dan rekan sebaya. Nuansanya hangat dan akrab, jadi tidak cocok untuk situasi formal.

おやすみ〜 (Oyasumi~)

Santai

/oh-yah-soo-mee/

Arti harfiah: Selamat malam~ (dengan penekanan memanjang)

じゃ、おやすみ〜。明日も頑張ろうね。

Kalau begitu, selamat malam~. Besok kita semangat lagi ya.

🌍

Tanda gelombang (~) atau pemanjangan memberi nuansa lembut, akrab, kadang genit. Umum di pesan teks dan percakapan santai di antara teman dan pasangan. Tilde memberi rasa kata yang ditarik lembut, sehingga terasa hangat.

Tilde (~) di akhir, atau nami-dash dalam bahasa Jepang, menambah kesan bercanda dan lembut. Dalam bahasa Jepang lisan, ini muncul sebagai vokal akhir yang sedikit dipanjangkan. Dalam pesan teks dan chat online, tilde sangat umum di kalangan penutur muda. Ini melunakkan pamitan dan menambah kehangatan, bedanya seperti “malam” yang singkat dibanding “maaalam” yang manis.

また明日 (Mata ashita)

Santai

/mah-tah ah-shtah/

Arti harfiah: Bertemu lagi besok

楽しかったね。また明日!

Seru ya. Sampai besok!

🌍

Pamitan santai yang bisa dipakai malam hari atau kapan saja. Menandakan kamu akan bertemu besok, umum di antara teman sekelas, rekan kerja yang pulang bareng, dan teman. Sering digabung dengan 'Oyasumi' untuk pamitan malam yang lengkap.

Mata ashita adalah “sampai besok” versi bahasa Jepang, sederhana, hangat, dan menatap ke depan. Ini cocok dipasangkan dengan oyasumi untuk pamitan santai yang lengkap: Oyasumi! Mata ashita ne! (Selamat malam! Sampai besok ya!). Partikel ne di akhir memberi nuansa lembut dan meminta persetujuan, seperti “ya?” atau “oke?” dalam bahasa Indonesia.

じゃあね (Jaa ne)

Santai

/jah neh/

Arti harfiah: Kalau begitu (sampai jumpa)

もう遅いし、じゃあね。おやすみ。

Sudah malam, jadi, sampai nanti ya. Selamat malam.

🌍

Pamitan santai serbaguna yang bisa dipakai kapan saja, termasuk malam. Sering dipakai sebagai transisi sebelum 'Oyasumi' saat berpisah untuk tidur. Sangat alami di antara teman dan rekan sebaya.

Walau bukan khusus malam, jaa ne adalah “dadah” santai yang sering muncul sebelum oyasumi saat teman berpisah di malam hari. Ini membuka pamitan, lalu oyasumi menutupnya. Dalam anime dan film Jepang, struktur dua bagian ini (jaa ne lalu oyasumi) adalah salah satu pola pamitan malam paling umum. Panduan kami tentang film terbaik untuk belajar bahasa Jepang memuat judul-judul yang penuh percakapan alami seperti ini.


Ungkapan Sebelum Tidur dan Penuh Perhatian

Frasa ini melampaui “selamat malam” biasa dan menunjukkan kepedulian nyata pada istirahat dan kondisi orang lain. Ungkapan ini sangat umum di antara keluarga, teman dekat, dan pasangan.

いい夢を (Ii yume wo)

Santai

/ee yoo-meh woh/

Arti harfiah: Mimpi yang baik (untukmu)

おやすみ。いい夢を。

Selamat malam. Mimpi indah.

🌍

Padanan bahasa Jepang untuk 'mimpi indah.' Sering ditambahkan setelah 'Oyasumi' untuk menunjukkan kehangatan dan kasih sayang. Umum di antara pasangan dan teman dekat. Partikel 'wo' menyiratkan 'semoga kamu'; kalimat lengkapnya adalah 'Ii yume wo mite kudasai' (tolong lihat mimpi yang baik).

Ii yume wo adalah frasa yang dipendekkan, versi lengkapnya ii yume wo mite kudasai (tolong lihat mimpi yang baik). Bahasa Jepang memakai kata kerja miru (melihat) untuk mimpi, bukan “mengalami” atau “punya” seperti dalam bahasa Indonesia. Ini memberi nuansa yang lebih visual dan puitis, kamu mendoakan seseorang melihat gambaran indah saat tidur.

いい夢見てね (Ii yume mite ne)

Santai

/ee yoo-meh mee-teh neh/

Arti harfiah: Lihat mimpi yang baik ya, oke?

今日は楽しかったね。いい夢見てね!

Hari ini seru ya. Mimpi indah ya!

🌍

Versi yang lebih hangat dan lebih lengkap dari 'Ii yume wo.' Partikel akhir 'ne' menambah dorongan lembut. Sangat populer di pesan teks antara pasangan dan teman dekat. Nuansanya manis dan sedikit intim.

Bentuk yang lebih lengkap ini menambahkan kata kerja mite (lihat) dan partikel lembut ne, sehingga terasa lebih hangat dan personal daripada ii yume wo yang singkat. Ini tipe frasa yang kamu kirim ke pasangan sebelum tidur atau kamu ucapkan ke anak saat waktu tidur. Ne di akhir berfungsi seperti “ya?”, mengundang kedekatan.

ゆっくり休んで (Yukkuri yasunde)

Santai

/yook-koo-ree yah-soon-deh/

Arti harfiah: Istirahat pelan-pelan / Istirahat yang nyaman

最近忙しかったでしょう?ゆっくり休んでね。

Akhir-akhir ini kamu sibuk, kan? Istirahat yang baik ya.

🌍

Menunjukkan kepedulian tulus pada kondisi seseorang. Sering diucapkan kepada orang yang bekerja keras, sedang kurang sehat, atau terlihat lelah. Bobot emosinya lebih besar daripada 'Oyasumi', karena kamu menunjukkan kamu menyadari kelelahan mereka dan peduli pada pemulihannya.

Yukkuri berarti “pelan-pelan” atau “dengan santai,” dan yasunde adalah bentuk perintah santai dari yasumu (beristirahat). Jika digabung, maknanya “istirahat yang nyaman,” dan ini menunjukkan perhatian. Dalam budaya Jepang, menyadari seseorang lelah lalu mendorong mereka untuk istirahat adalah bentuk kepedulian yang bermakna. Kamu bisa mendengarnya di anime saat satu karakter khawatir karakter lain memaksakan diri.

もう寝るね (Mou neru ne)

Santai

/moh neh-roo neh/

Arti harfiah: Aku mau tidur sekarang ya, oke?

もう寝るね。おやすみ!

Aku mau tidur dulu ya. Selamat malam!

🌍

Pernyataan santai bahwa kamu akan tidur, sering dipakai dalam chat atau obrolan larut malam untuk menandai percakapan akan selesai. Alami dan umum di antara teman dan pasangan. 'Ne' melunakkannya menjadi pemberitahuan lembut, bukan memutus tiba-tiba.

Ini lebih seperti pengumuman sebelum tidur daripada pamitan: “Aku mau tidur sekarang.” Ini cocok untuk chat larut malam saat kamu ingin menandai obrolan akan berakhir tanpa terkesan memutus. Partikel ne penting di sini, tanpa itu, mou neru terdengar ketus. Dengan ne, ini menjadi pemberitahuan lembut yang mengundang balasan oyasumi.

体に気をつけてね (Karada ni ki wo tsukete ne)

Santai

/kah-rah-dah nee kee woh tsoo-keh-teh neh/

Arti harfiah: Tolong jaga badanmu ya, oke?

風邪が流行ってるから、体に気をつけてね。おやすみ。

Lagi banyak yang flu, jadi jaga diri ya. Selamat malam.

🌍

Menunjukkan kepedulian pada kesehatan fisik seseorang. Sering dipasangkan dengan 'Oyasumi' saat orang itu sedang kurang sehat, terlalu lelah bekerja, atau saat musim flu. Ini menunjukkan perhatian pribadi yang lebih dalam daripada frasa selamat malam standar.

Ungkapan ini melampaui selamat malam biasa dan menjadi kepedulian nyata pada kesehatan. Budaya Jepang sangat menghargai perhatian yang diekspresikan lewat hal praktis, dan menyuruh seseorang menjaga badan adalah cara yang sangat umum. Ini terasa sangat alami saat pergantian musim, musim flu, atau saat orang itu bilang sedang kurang enak badan.


Selamat Malam untuk Chat dan Dunia Digital

Penutur muda bahasa Jepang mengembangkan versi yang dipendekkan dan distilisasi untuk pesan teks, LINE (aplikasi pesan dominan di Jepang), dan media sosial.

おやすー (Oyasu-)

Bahasa gaul

/oh-yah-soo/

Arti harfiah: Malam (singkatan gaul)

おやすー!また明日ね〜

Malam! Sampai besok ya~

🌍

Singkatan chat yang populer di kalangan penutur muda bahasa Jepang. Memendekkan 'Oyasumi' lebih jauh lagi. Dipakai khusus dalam tulisan digital, kamu jarang mengucapkannya langsung. Umum di LINE, Twitter/X, dan di kalangan siswa SMA serta mahasiswa.

Seperti penutur bahasa Indonesia yang menyingkat “selamat malam” menjadi “malam” dalam chat, penutur bahasa Jepang memotong oyasumi menjadi oyasu-. Tanda garis panjang (ー) mewakili vokal yang dipanjangkan. Ini murni bahasa gaul digital, kamu tidak mengucapkannya saat bertemu langsung. Menurut riset NHK tentang tren bahasa, singkatan seperti ini makin umum dalam komunikasi digital di kalangan penutur bahasa Jepang di bawah 30 tahun.


Varian Regional dan Formal

おやすみやす (Oyasumiyasu)

Sopan

/oh-yah-soo-mee-yah-soo/

Arti harfiah: Silakan beristirahat (dialek Kansai/Kyoto)

ほな、おやすみやす。

Kalau begitu, selamat malam. (dialek Kyoto)

🌍

Varian dialek Kyoto atau Kansai dari 'Oyasuminasai.' Akhiran '-yasu' menggantikan '-nasai' dan khas gaya bicara Kyoto tradisional. Kamu akan mendengarnya di lingkungan lama Kyoto, bisnis tradisional, dan media yang berlatar wilayah Kansai. Nuansanya elegan dan sedikit kuno.

Dialek Kyoto (Kyo-kotoba) mengganti akhiran standar -nasai dengan -yasu, sehingga ungkapan selamat malam terdengar elegan dan tradisional. Ini tidak banyak dipakai di luar wilayah Kansai, tetapi kamu akan menemukannya di drama zaman, cerita berlatar Kyoto, dan dari warga Kyoto yang lebih tua. Ini mencerminkan sejarah panjang kota itu sebagai ibu kota kekaisaran Jepang dan pusat budaya.

それでは、おやすみなさい (Sore dewa, oyasuminasai)

Sopan

/soh-reh deh-wah oh-yah-soo-mee-nah-sah-ee/

Arti harfiah: Kalau begitu, silakan beristirahat

今日はありがとうございました。それでは、おやすみなさい。

Terima kasih untuk hari ini. Kalau begitu, selamat malam.

🌍

Pamitan lengkap dan rapi untuk menutup percakapan atau acara malam secara formal. 'Sore dewa' (kalau begitu) memberi transisi yang sopan. Umum di akhir kumpul malam, jamuan makan, dan percakapan telepon.

Menambahkan sore dewa (kalau begitu) sebelum oyasuminasai membuat pamitan terasa lebih terstruktur dan sengaja. Ini menandakan kamu benar-benar menutup interaksi, cocok untuk mengakhiri acara makan, telepon, atau rapat malam. Nuansanya memberi penutupan yang rapi, yang tidak selalu terasa jika hanya oyasuminasai saja.


Selamat Malam dalam Anime dan Media Jepang

Anime dan drama Jepang memberi gambaran cara ungkapan selamat malam dipakai dalam konteks alami. Adegan sebelum tidur sering muncul di banyak genre, dan pilihan ungkapan langsung menunjukkan hubungan antar karakter.

Dalam anime slice-of-life, anggota keluarga saling mengucapkan oyasumi atau oyasuminasai tergantung tingkat formalitas di rumah. Pola yang umum adalah anak mengatakan oyasuminasai kepada orang tua, lalu orang tua membalas dengan oyasumi. Anak memakai bentuk sopan ke atas, orang tua memakai bentuk santai ke bawah.

Anime romantis sering menampilkan ii yume wo atau ii yume mite ne dalam adegan emosional, saat karakter mendoakan mimpi indah menjadi momen rapuh dan lembut. Sementara itu, anime bertema kantor seperti Aggretsuko atau Servant x Service menampilkan otsukaresama deshita sebagai pamitan kantor yang universal.

Wordy memungkinkan kamu menonton adegan-adegan ini dengan subtitle interaktif. Ketuk ungkapan selamat malam apa pun untuk melihat romaji, arti, tingkat formalitas, dan konteks budaya secara real time. Ini cara tercepat untuk beralih dari pengetahuan buku ke pemahaman alami.


Cara Menjawab Selamat Malam dalam Bahasa Jepang

Menjawab dengan benar sama pentingnya dengan memulai. Respons selamat malam dalam bahasa Jepang mengikuti pola yang bisa diprediksi, berdasarkan formalitas.

Mereka BilangKamu BilangKonteks
おやすみなさい (Oyasuminasai)おやすみなさい (Oyasuminasai)Balas dengan bentuk sopan yang sama
おやすみ (Oyasumi)おやすみ (Oyasumi)Balas dengan bentuk santai yang sama
お疲れ様でした (Otsukaresama deshita)お疲れ様でした (Otsukaresama deshita)Balasan standar di tempat kerja
お先に失礼します (Osaki ni shitsurei shimasu)お疲れ様でした (Otsukaresama deshita)Akui mereka pulang duluan
いい夢を (Ii yume wo)ありがとう、おやすみ (Arigatou, oyasumi)Ucapkan terima kasih, lalu selamat malam
もう寝るね (Mou neru ne)おやすみ!(Oyasumi!)Tanggapi, lalu ucapkan selamat malam
ゆっくり休んで (Yukkuri yasunde)ありがとう。おやすみ (Arigatou. Oyasumi)Terima kasih atas perhatiannya

🌍 Prinsip Membalas dengan Mengulang

Seperti salam dalam bahasa Jepang, respons paling aman untuk ungkapan selamat malam sering kali adalah mengulang frasa yang sama. Ini tidak terdengar kaku dalam bahasa Jepang, ini respons yang diharapkan dan sopan. Pengecualian utamanya adalah Osaki ni shitsurei shimasu di kantor, balasan yang benar adalah Otsukaresama deshita, bukan mengulang.


Latihan dengan Konten Jepang Asli

Membaca tentang ungkapan selamat malam memberi kamu pengetahuan, tetapi mendengarnya diucapkan secara alami, dengan intonasi, ritme, dan emosi yang tepat, membuatnya melekat. Perbedaan antara oyasumi yang datar dan oyasumiii yang hangat hanya bisa kamu pelajari dengan mendengar penutur asli dalam konteks.

Wordy memungkinkan kamu menonton film Jepang, anime, dan acara dengan subtitle interaktif yang mengurai setiap frasa secara real time. Ketuk ungkapan selamat malam apa pun untuk melihat artinya, romaji, tingkat formalitas, dan catatan budaya. Alih-alih menghafal dari daftar, kamu menyerap frasa ini dari percakapan yang autentik.

Untuk konten bahasa Jepang lainnya, jelajahi blog kami untuk panduan dari salam sampai film terbaik untuk belajar bahasa Jepang. Mulai latihan dengan konten asli di halaman belajar bahasa Jepang kami hari ini.

Pertanyaan yang sering diajukan

Apa bedanya 'Oyasuminasai' dan 'Oyasumi'?
'Oyasuminasai' (おやすみなさい) adalah bentuk sopan, cocok untuk rekan kerja, orang asing, orang yang lebih tua, atau siapa pun yang ingin Anda hormati. 'Oyasumi' (おやすみ) adalah bentuk santai untuk teman dekat, keluarga, dan pasangan. Bedanya mirip 'Ohayou gozaimasu' vs 'Ohayou', tanpa akhiran sopan jadi informal.
Apakah mengatakan 'Oyasumi' itu kasar dalam bahasa Jepang?
Tidak, 'Oyasumi' tidak kasar, tetapi sifatnya santai. Memakainya kepada atasan, klien, atau orang yang jauh lebih tua bisa dianggap tidak tepat. Dengan teman, keluarga, dan orang sebaya, ungkapan ini terdengar natural dan hangat. Jika ragu, pakai 'Oyasuminasai' agar aman.
Kenapa rekan kerja Jepang bilang 'Otsukaresama deshita' bukan selamat malam?
'Otsukaresama deshita' (お疲れ様でした) secara harfiah mengakui bahwa seseorang sudah lelah setelah bekerja keras. Dalam budaya kerja Jepang, ini adalah salam pamit standar saat pulang dari kantor. Ungkapan ini lebih dipilih daripada 'Oyasuminasai' karena menyampaikan apresiasi atas usaha bersama, nilai penting di tempat kerja Jepang.
Cara bilang selamat malam ke pacar dalam bahasa Jepang gimana?
Bentuk santai seperti 'Oyasumi' (おやすみ) dan versi manja 'Oyasumi~' (おやすみ〜) sering dipakai. Anda bisa menambah kesan manis dengan 'Ii yume wo' (いい夢を, mimpi indah) atau 'Ii yume mite ne' (いい夢見てね, semoga mimpi bagus ya). Di chat, 'Oyasumiii' juga umum sebagai tanda sayang.
Kalau di anime, biasanya karakter bilang apa untuk selamat malam?
Di anime, Anda bisa mendengar semuanya: 'Oyasuminasai' untuk suasana keluarga atau sopan, 'Oyasumi' di antara teman, dan variasi manja seperti 'Oyasumi~' di genre slice of life. Adegan dramatis kadang memakai 'Yukkuri yasunde' (ゆっくり休んで, istirahat yang baik) untuk menunjukkan perhatian.
Apakah 'Konbanwa' bisa dipakai untuk bilang selamat malam dalam bahasa Jepang?
Tidak. 'Konbanwa' (こんばんは) artinya 'selamat malam' dalam konteks sapaan saat bertemu di malam hari, jadi fungsinya seperti halo, bukan pamit. Mengucapkan 'Konbanwa' saat berpisah untuk tidur itu keliru. Gunakan 'Oyasuminasai' atau 'Oyasumi' saat pamit di akhir malam.

Sumber & Referensi

  1. Makino, S. & Tsutsui, M. (1986). 'A Dictionary of Basic Japanese Grammar.' The Japan Times.
  2. NHK World-Japan, Pelajaran Bahasa Jepang: Salam dan Ungkapan Sehari-hari
  3. Agency for Cultural Affairs, Japan, Survei Bahasa Nasional (2023)
  4. The Japan Foundation, Laporan Survei Pendidikan Bahasa Jepang di Luar Negeri (2021)

Mulai belajar dengan Wordy

Tonton klip film asli dan tambah kosakata sambil jalan. Gratis untuk diunduh.

Unduh di App StoreDapatkan di Google PlayTersedia di Chrome Web Store

Panduan bahasa lainnya

Cara Mengucapkan Selamat Malam dalam Bahasa Jepang (Panduan 2026)