Peribahasa dan Ungkapan Bahasa Inggris: 45 Klasik, Arti, dan Kapan Memakainya
Jawaban cepat
Peribahasa dan ungkapan bahasa Inggris adalah kalimat pendek yang mudah diingat untuk menyampaikan kebijaksanaan umum, seperti 'Actions speak louder than words' dan 'Better late than never.' Panduan ini membahas 45 contoh yang sering dipakai, lengkap dengan pelafalan, arti, serta kapan terdengar natural vs canggung, supaya kamu bisa mengenalinya di film dan memakainya dengan percaya diri.
Peribahasa dan ungkapan dalam bahasa Inggris adalah kalimat pendek yang dikenal luas untuk menyampaikan kebijaksanaan umum. Cara tercepat untuk mempelajarinya adalah fokus pada yang benar-benar sering Anda dengar dalam percakapan modern, lalu berlatih memakainya di situasi yang tepat.
Peribahasa penting karena merangkum satu pendapat utuh menjadi satu kalimat yang sudah akrab. Dalam percakapan nyata, peribahasa sering jadi jalan pintas sosial, Anda memberi sinyal bahwa saran Anda itu umum, bukan kritik pribadi.
Bahasa Inggris juga bahasa global, dan itu membuat ungkapannya menyebar jauh melampaui penutur asli. Ethnologue memperkirakan sekitar 1,5 miliar penutur bahasa Inggris di seluruh dunia jika termasuk pengguna L2 (Ethnologue, edisi ke-27, 2024), jadi Anda akan mendengar banyak peribahasa ini di tempat kerja internasional, bukan hanya di AS atau Inggris.
Jika Anda suka belajar lewat dialog nyata, peribahasa sering muncul dalam adegan konflik, pidato penyemangat, dan pertengkaran keluarga. Itu sebabnya latihan menyimak lewat film sangat efektif, lihat daftar film terbaik untuk belajar bahasa Inggris untuk ide.
Apa yang termasuk peribahasa (dan apa yang tidak)
Peribahasa biasanya berupa pernyataan lengkap yang memberi nasihat atau kebenaran umum. Bunyi kalimatnya sering terasa abadi, bahkan saat dipakai di konteks yang sangat modern.
Idiom berbeda karena idiom adalah frasa yang maknanya tidak harfiah, dan biasanya butuh kalimat di sekelilingnya. Bagian idiom di Cambridge Dictionary bisa jadi rujukan yang bagus untuk melihat bagaimana bahasa Inggris mengelompokkan kategori ini (Cambridge Dictionary, diakses 2026).
Ungkapan adalah label yang lebih luas. Ada ungkapan yang berupa peribahasa, ada yang idiom, dan ada juga yang sekadar kalimat umum yang sering diulang orang.
Dalam kajian peribahasa, buku pegangan Wolfgang Mieder adalah rujukan standar tentang bagaimana peribahasa bekerja sebagai pengetahuan budaya. Buku klasik Archer Taylor membahas bagaimana peribahasa menyebar dan mengapa sulit didefinisikan dengan tegas, dan itu persis yang dirasakan pelajar saat menemukannya dalam tuturan nyata.
Cara memakai peribahasa tanpa terdengar tidak natural
Kebanyakan pelajar membuat salah satu dari dua kesalahan: memakai peribahasa terlalu harfiah, atau memakainya terlalu formal. Peribahasa bukan latihan tata bahasa, ini adalah langkah sosial.
Pakai untuk merangkum, bukan untuk pamer
Penutur asli sering memakai peribahasa di akhir cerita untuk menutupnya. Jika Anda membuka dengan peribahasa, itu bisa terdengar seperti pidato.
Pola yang natural adalah: situasi dulu, peribahasa kemudian. Anda jelaskan apa yang terjadi, lalu Anda sampaikan intinya.
Perhatikan nada: tulus, lucu, atau ironis
Banyak peribahasa dipakai dengan tulus dalam konteks mengasuh anak, melatih, atau membimbing. Kalimat yang sama bisa dipakai secara ironis di antara teman.
Kalau Anda tidak yakin, sampaikan dengan ringan dan tambahkan pelembut seperti “I guess” atau “kind of.” Itu membuatnya terdengar kurang seperti menggurui.
Tahu kapan peribahasa jadi terdengar kasar
Beberapa kalimat pada dasarnya seperti memarahi. “I told you so” adalah yang paling jelas, tapi “You made your bed, now lie in it” juga bisa terdengar keras.
Kalau Anda ingin alternatif yang lebih aman, Anda bisa menjelaskan idenya tanpa peribahasa. Itu sering lebih sopan dalam bahasa Inggris profesional.
💡 Tes cepat untuk terdengar 'natural'
Jika Anda bisa membayangkan karakter mengucapkannya dalam adegan pertengkaran film atau rapat kantor, biasanya aman. Jika terdengar seperti kalimat dari kue keberuntungan, simpan untuk tulisan atau humor.
45 peribahasa dan ungkapan bahasa Inggris yang benar-benar akan Anda dengar
Pelafalan di bawah memakai acuan General American yang jelas. Tekanan ditunjukkan dengan HURUF KAPITAL.
Actions speak louder than words
Pelafalan: AK-shunz speek LOW-der than wurdz
Arti: Apa yang Anda lakukan lebih penting daripada apa yang Anda katakan.
Gunakan saat seseorang banyak berjanji tapi tidak menepati. Ini umum dalam obrolan hubungan dan akuntabilitas di tempat kerja.
Contoh: “He keeps saying he’ll change, but actions speak louder than words.”
The early bird catches the worm
Pelafalan: thee ER-lee burd KATCH-iz thuh wurm
Arti: Memulai lebih awal memberi Anda keuntungan.
Ini umum dalam konteks sekolah, olahraga, dan produktivitas. Ini juga bisa dipakai bercanda saat seseorang bangun terlalu pagi.
Contoh: “I got the best seats because I arrived at 6 AM. Early bird.”
Better late than never
Pelafalan: BED-er LAYT than NEV-er
Arti: Melakukan sesuatu terlambat tetap lebih baik daripada tidak sama sekali.
Ini salah satu peribahasa paling aman untuk pelajar karena nadanya ramah. Ini sering muncul saat seseorang minta maaf karena terlambat.
Contoh: “Sorry I’m finally replying. Better late than never.”
Practice makes perfect
Pelafalan: PRAK-tiss mayks PUR-fekt
Arti: Pengulangan meningkatkan kemampuan.
Anda akan mendengarnya dari guru, pelatih, dan siapa pun yang memberi semangat. Dalam tuturan modern, orang kadang mengatakannya sambil tersenyum karena tidak ada yang benar-benar sempurna.
Contoh: “Keep going. Practice makes perfect.”
Don’t judge a book by its cover
Pelafalan: dohnt JUHJ uh book by its KUV-er
Arti: Jangan menilai hanya dari penampilan.
Ini umum saat seseorang mengejutkan Anda, baik secara positif maupun negatif. Ini juga dipakai dalam obrolan rekrutmen dan kencan.
Contoh: “I thought she was unfriendly, but she’s actually great. Don’t judge a book by its cover.”
Two heads are better than one
Pelafalan: too hedz ar BED-er than wun
Arti: Bekerja bersama membantu memecahkan masalah.
Ini sangat umum di tempat kerja. Ini juga bisa jadi cara sopan untuk minta bantuan.
Contoh: “Can you look at this with me? Two heads are better than one.”
Where there’s a will, there’s a way
Pelafalan: wair thairz uh wil, thairz uh way
Arti: Tekad akan menemukan jalan.
Ini bisa terdengar memotivasi, kadang agak intens. Paling pas untuk memberi semangat, bukan untuk basa-basi santai.
Contoh: “We’ll figure it out. Where there’s a will, there’s a way.”
When in Rome, do as the Romans do
Pelafalan: wen in ROHM, doo az thuh ROH-munz doo
Arti: Ikuti kebiasaan setempat.
Ini berguna untuk perjalanan dan situasi lintas budaya. Ini juga bisa dipakai untuk budaya kantor: “This is how we do things here.”
Contoh: “I don’t usually eat that, but when in Rome.”
The grass is always greener on the other side
Pelafalan: thuh gras iz AWL-wayz GREE-ner on thee UTH-er syd
Arti: Pilihan lain terlihat lebih baik daripada situasi Anda sendiri.
Ini umum dalam obrolan hubungan, pekerjaan, dan media sosial. Biasanya tersirat bahwa Anda sebaiknya menghargai apa yang Anda punya.
Contoh: “You think his job is easier, but the grass is always greener.”
You can’t have your cake and eat it too
Pelafalan: yoo kant hav yur kayk and eet it too
Arti: Anda tidak bisa mempertahankan dua keuntungan yang saling bertentangan.
Ini umum dalam perdebatan soal kompromi. Ini bisa terdengar tajam, jadi pakai dengan hati-hati.
Contoh: “You can’t have your cake and eat it too, pick one.”
Don’t put all your eggs in one basket
Pelafalan: dohnt put awl yur egz in wun BAS-kit
Arti: Jangan mempertaruhkan semuanya pada satu rencana.
Ini dipakai dalam keuangan, saran karier, dan perencanaan. Ini juga umum dalam obrolan investasi.
Contoh: “Apply to more than one school. Don’t put all your eggs in one basket.”
A picture is worth a thousand words
Pelafalan: uh PIK-cher iz wurth uh THOW-zund wurdz
Arti: Gambar bisa menyampaikan lebih banyak daripada penjelasan panjang.
Ini umum dalam presentasi, desain, dan media sosial. Ini juga dipakai saat seseorang menunjukkan bukti.
Contoh: “Just show them the screenshot. A picture is worth a thousand words.”
If it ain’t broke, don’t fix it
Pelafalan: if it AYNT brohk, dohnt FIKS it
Arti: Jangan mengubah sesuatu yang sudah berjalan.
Ini terdengar informal karena “ain’t,” tapi sangat umum. Ini cocok untuk konteks teknik, proses kerja, dan keputusan di kantor.
Contoh: “The system works. If it ain’t broke, don’t fix it.”
Honesty is the best policy
Pelafalan: AHN-uh-stee iz thuh best PAH-luh-see
Arti: Berkata jujur biasanya pilihan terbaik.
Ini umum dalam konteks mengasuh anak dan nasihat moral. Dalam percakapan orang dewasa, ini bisa terdengar agak formal, jadi nada bicara penting.
Contoh: “Just tell her what happened. Honesty is the best policy.”
Look before you leap
Pelafalan: look bih-FOR yoo leep
Arti: Pikir dulu sebelum bertindak.
Ini peringatan yang lembut. Ini umum saat seseorang membuat keputusan besar terlalu cepat.
Contoh: “Before you quit, look before you leap.”
The apple doesn’t fall far from the tree
Pelafalan: thee AP-uhl DUZ-unt fawl far frum thuh tree
Arti: Anak sering mirip orang tuanya.
Ini umum dalam obrolan keluarga. Ini bisa jadi pujian atau sindiran, tergantung konteks.
Contoh: “He’s stubborn like his dad. Apple doesn’t fall far from the tree.”
You reap what you sow
Pelafalan: yoo reep wut yoo soh
Arti: Tindakan Anda punya konsekuensi.
Ini bisa terdengar serius, bahkan menggurui. Ini umum dalam cerita tentang karma, usaha, atau akibat.
Contoh: “He cheated and got caught. You reap what you sow.”
Every cloud has a silver lining
Pelafalan: EV-ree klowd haz uh SIL-ver LY-ning
Arti: Ada hal baik di dalam situasi buruk.
Ini terdengar suportif, tapi bisa terasa meremehkan kalau seseorang benar-benar sedih. Pakai saat orangnya sudah siap menerima optimisme.
Contoh: “Losing that job pushed me to a better one. Silver lining.”
Rome wasn’t built in a day
Pelafalan: ROHM WUZ-unt bilt in uh day
Arti: Hasil besar butuh waktu.
Ini umum dalam membangun keterampilan dan proyek jangka panjang. Ini cocok untuk konteks belajar.
Contoh: “Your English is improving. Rome wasn’t built in a day.”
A watched pot never boils
Pelafalan: uh WAHCHT pot NEV-er boylz
Arti: Waktu terasa lebih lambat saat Anda menunggu dan terus memikirkannya.
Ini dipakai saat seseorang tidak sabaran. Ini lebih umum dalam gaya bicara lama, tapi masih dipahami.
Contoh: “Stop refreshing the email. A watched pot never boils.”
Don’t count your chickens before they hatch
Pelafalan: dohnt kownt yur CHIK-inz bih-FOR thay hatch
Arti: Jangan menganggap sukses terlalu cepat.
Ini umum dalam perencanaan dan obrolan uang. Ini bisa jadi nasihat yang ramah.
Contoh: “Wait for the contract to be signed. Don’t count your chickens.”
Too many cooks spoil the broth
Pelafalan: too MEN-ee kooks spoyl thuh broth
Arti: Terlalu banyak orang terlibat bisa merusak proyek.
Ini umum dalam keluhan kerja tim. Ini bisa jadi cara sopan untuk menyarankan lebih sedikit pengambil keputusan.
Contoh: “We have eight people editing. Too many cooks.”
The squeaky wheel gets the grease
Pelafalan: thuh SKWEE-kee weel gets thuh grees
Arti: Orang yang paling banyak mengeluh akan mendapat perhatian.
Ini umum dalam politik kantor dan layanan pelanggan. Ini bisa bernada sinis, tidak selalu positif.
Contoh: “He got the refund because he kept calling. Squeaky wheel.”
Don’t bite the hand that feeds you
Pelafalan: dohnt byt thuh hand that feedz yoo
Arti: Jangan menyakiti orang yang mendukung Anda.
Ini dipakai dalam keluarga, pekerjaan, dan politik. Ini bisa terdengar seperti peringatan.
Contoh: “Careful insulting your boss. Don’t bite the hand that feeds you.”
Birds of a feather flock together
Pelafalan: burdz uhv uh FETH-er flahk tuh-GETH-er
Arti: Orang yang mirip cenderung berkumpul bersama.
Ini umum saat membahas kelompok pertemanan. Ini bisa terdengar menghakimi, jadi hati-hati.
Contoh: “All his friends are into the same stuff. Birds of a feather.”
Beggars can’t be choosers
Pelafalan: BEG-erz kant bee CHOO-zerz
Arti: Kalau Anda butuh bantuan, Anda tidak bisa menuntut pilihan yang sempurna.
Ini bisa terdengar kasar. Ini sering dipakai bercanda di antara teman, tapi bisa menyinggung dalam situasi serius.
Contoh: “It’s free pizza. Beggars can’t be choosers.”
Don’t cry over spilled milk
Pelafalan: dohnt kry OH-ver spild milk
Arti: Jangan buang energi untuk hal yang tidak bisa diubah.
Ini umum sebagai penghiburan setelah kesalahan. Ini juga bisa dipakai untuk mendorong seseorang agar lanjut.
Contoh: “We missed the flight. Don’t cry over spilled milk.”
The best things in life are free
Pelafalan: thuh best thingz in lyf ar free
Arti: Pengalaman paling berharga tidak dibeli.
Ini umum dalam obrolan romantis atau reflektif. Ini juga muncul di lagu dan iklan.
Contoh: “The beach day cost nothing. Best things in life are free.”
Absence makes the heart grow fonder
Pelafalan: AB-sens mayks thuh hart groh FON-der
Arti: Berjauhan bisa membuat rasa sayang bertambah.
Ini umum dalam hubungan jarak jauh dan perjalanan. Ini bisa tulus atau menggoda.
Contoh: “I missed you this week. Absence makes the heart grow fonder.”
You can’t judge a man until you’ve walked a mile in his shoes
Pelafalan: yoo kant JUHJ uh man un-TIL yoov wawkt uh myl in hiz shooz
Arti: Jangan menghakimi tanpa memahami pengalaman seseorang.
Ini dipakai dalam obrolan tentang empati. Ini bisa terdengar agak formal, tapi banyak orang memahaminya.
Contoh: “Before you criticize her, walk a mile in her shoes.”
A chain is only as strong as its weakest link
Pelafalan: uh chayn iz OHN-lee az strong az its WEE-kest link
Arti: Satu bagian yang lemah bisa merusak seluruh sistem.
Ini umum dalam tim, keamanan, dan operasional. Ini juga sering muncul dalam komentar olahraga.
Contoh: “Our customer support is the weakest link.”
The devil is in the details
Pelafalan: thuh DEV-uhl iz in thuh DEE-taylz
Arti: Detail kecil bisa menimbulkan masalah besar.
Ini umum dalam kontrak, perencanaan, dan teknik. Ini peribahasa yang sangat natural di tempat kerja.
Contoh: “The idea is good, but the devil is in the details.”
No pain, no gain
Pelafalan: noh payn, noh gayn
Arti: Perbaikan butuh usaha dan rasa tidak nyaman.
Ini umum dalam budaya kebugaran. Ini juga bisa dipakai bercanda soal belajar.
Contoh: “Grammar drills today. No pain, no gain.”
You can lead a horse to water, but you can’t make it drink
Pelafalan: yoo kan leed uh hors tuh WAW-ter, but yoo kant mayk it dringk
Arti: Anda bisa menawarkan bantuan, tapi tidak bisa memaksa orang menerimanya.
Ini umum dalam pengasuhan dan manajemen. Ini sering diucapkan dengan nada lelah.
Contoh: “I gave him resources, but he won’t study. Horse to water.”
If you want something done right, do it yourself
Pelafalan: if yoo wahnt SUM-thing dun ryt, doo it yur-SELF
Arti: Orang lain mungkin tidak melakukannya sesuai standar Anda.
Ini bisa terdengar mengontrol. Ini umum dalam komedi dan adegan frustrasi.
Contoh: “I’ll just edit it. If you want it done right.”
There’s no such thing as a free lunch
Pelafalan: thairz noh such thing az uh free luhnch
Arti: Semua hal ada biayanya, meski tersembunyi.
Ini umum dalam obrolan bisnis dan ekonomi. Ini bisa terdengar serius dan dewasa.
Contoh: “That app is free because they sell your data. No free lunch.”
Money doesn’t grow on trees
Pelafalan: MUHN-ee DUZ-unt groh on treez
Arti: Uang itu terbatas.
Ini kalimat klasik dari orang tua. Ini bisa terdengar memarahi kalau diucapkan dengan tajam.
Contoh: “We can’t buy everything. Money doesn’t grow on trees.”
The customer is always right
Pelafalan: thuh KUS-tuh-mer iz AWL-wayz ryt
Arti: Preferensi pelanggan seharusnya memandu layanan.
Ini dikenal luas, tapi sering diperdebatkan. Dalam tuturan modern, orang kadang mengatakannya secara sarkastik.
Contoh: “He’s being unreasonable, but you know, customer is always right.”
The pen is mightier than the sword
Pelafalan: thuh pen iz MY-tee-er than thuh sord
Arti: Kata-kata dan gagasan bisa lebih kuat daripada kekerasan.
Ini lebih formal dan bernuansa sastra. Anda akan melihatnya dalam pidato, esai, dan obrolan politik.
Contoh: “Journalism matters. The pen is mightier.”
Necessity is the mother of invention
Pelafalan: nuh-SES-uh-tee iz thuh MUH-thur uhv in-VEN-shun
Arti: Kebutuhan mendorong orang menciptakan solusi.
Ini umum dalam obrolan teknologi dan startup. Ini juga muncul dalam dokumenter.
Contoh: “We built a workaround fast. Necessity is the mother of invention.”
All that glitters is not gold
Pelafalan: awl that GLIT-erz iz not gohld
Arti: Hal yang menarik tidak selalu berharga atau baik.
Ini umum sebagai peringatan tentang penipuan atau gaya hidup yang mencolok. Ini bisa terdengar puitis.
Contoh: “That deal looks amazing, but all that glitters is not gold.”
The road to hell is paved with good intentions
Pelafalan: thuh rohd tuh hel iz payvd with good in-TEN-shunz
Arti: Niat baik saja tidak cukup, tindakan yang menentukan.
Ini dipakai dalam debat moral dan pertengkaran. Ini bisa terasa berat, jadi waktu penyampaiannya penting.
Contoh: “He meant well, but the result was awful. Good intentions.”
What goes around comes around
Pelafalan: wut gohz uh-ROWND kumz uh-ROWND
Arti: Tindakan akan kembali pada Anda, baik atau buruk.
Ini terasa modern, dan umum di budaya pop. Ini sering dipakai seperti “karma.”
Contoh: “She helped everyone, and now people help her back.”
Time is money
Pelafalan: tym iz MUHN-ee
Arti: Waktu itu berharga dan tidak boleh disia-siakan.
Ini umum dalam obrolan bisnis. Ini bisa terdengar blak-blakan dalam hubungan pribadi.
Contoh: “Let’s keep this meeting short. Time is money.”
Don’t burn bridges
Pelafalan: dohnt burn BRIJ-iz
Arti: Jangan merusak hubungan yang mungkin Anda butuhkan nanti.
Ini sangat umum dalam saran karier. Ini juga umum setelah putus hubungan.
Contoh: “Quit politely. Don’t burn bridges.”
Let sleeping dogs lie
Pelafalan: let SLEE-ping dawgs ly
Arti: Jangan mengungkit konflik lama.
Ini umum dalam drama keluarga dan sejarah di tempat kerja. Ini kalimat yang sangat natural dalam adegan konflik.
Contoh: “Don’t bring up the old argument. Let sleeping dogs lie.”
Curiosity killed the cat
Pelafalan: kyur-ee-AH-suh-tee kild thuh kat
Arti: Terlalu ingin tahu bisa membuat Anda kena masalah.
Ini umum sebagai peringatan yang bercanda. Ini sering dikatakan ke anak-anak, tapi orang dewasa juga memakainya.
Contoh: “Why are you reading his texts? Curiosity killed the cat.”
The truth will out
Pelafalan: thuh trooth wil owt
Arti: Kebenaran pada akhirnya akan terungkap.
Ini lebih bernuansa sastra dan kurang umum dalam percakapan santai, tapi Anda akan melihatnya di buku dan obrolan bergaya ruang sidang.
Contoh: “He can hide it for now, but the truth will out.”
Mengapa peribahasa sering muncul di film dan TV
Penulis skenario suka peribahasa karena bisa melakukan tiga hal sekaligus: menunjukkan karakter, merangkum konflik, dan terdengar akrab. Bos yang keras mungkin berkata “If it ain’t broke, don’t fix it,” sementara teman yang suportif mungkin berkata “Better late than never.”
Peribahasa juga membantu ritme cerita. Dalam adegan singkat, satu peribahasa bisa menggantikan penjelasan panjang.
Kalau Anda ingin melatih telinga untuk kalimat-kalimat ini, pakai klip pendek dan putar ulang sampai Anda bisa menebak peribahasanya sebelum muncul. Itu pendekatan menyimak dulu yang sama seperti yang kami sarankan di cara belajar bahasa lewat film.
Masalah umum pelajar (dan perbaikan cepat)
Masalah 1: mencampur peribahasa dengan slang
Peribahasa adalah “kebijaksanaan bersama,” slang adalah “identitas kelompok.” Mencampurnya bisa terdengar aneh, seperti berpindah dari pidato formal ke meme.
Kalau Anda ingin bahasa Inggris informal yang modern, pelajari slang secara terpisah, lihat panduan slang bahasa Inggris. Kalau Anda ingin bahasa yang lebih keras, pisahkan juga, lihat kata makian bahasa Inggris.
Masalah 2: memakainya terlalu sering
Satu peribahasa dalam percakapan bisa terdengar natural. Tiga peribahasa bisa terdengar seperti Anda sedang tampil.
Target yang bagus adalah satu peribahasa per cerita, bukan satu peribahasa per kalimat.
Masalah 3: memilih momen emosi yang salah
“Every cloud has a silver lining” bisa menghibur, tapi juga bisa terasa meremehkan kalau seseorang sedang berduka atau marah. Di momen seperti itu, empati yang sederhana lebih baik daripada kebijaksanaan.
⚠️ Kewaspadaan di tempat kerja
Dalam konteks profesional, peribahasa bisa terdengar seperti Anda menghakimi seseorang. Kalau Anda memakainya, lunakkan: 'Maybe' + peribahasa, atau 'I guess' + peribahasa, dan jaga nada tetap ramah.
Rutinitas latihan sederhana yang efektif
Pilih lima peribahasa dari daftar yang sesuai dengan hidup Anda: kerja, sekolah, hubungan, kebugaran, perjalanan. Tulis satu situasi nyata untuk tiap peribahasa yang cocok.
Lalu dengarkan di media. Saat Anda mendengar satu, jeda dan ulangi dengan ritme yang sama.
Untuk latihan menyimak yang lebih terstruktur, gabungkan ini dengan rencana kosakata inti, daftar 100 kata bahasa Inggris paling umum membantu Anda menguasai dasar frekuensi tinggi yang menjadi bahan peribahasa.
Kapan Anda sebaiknya menghindari peribahasa sepenuhnya
Hindari peribahasa dalam permintaan maaf yang sensitif, evaluasi kinerja, atau konflik serius. Di momen seperti itu, bahasa yang langsung lebih jelas dan lebih baik.
Hindari juga jika Anda tidak yakin pendengar berbagi referensi budaya yang sama. Dalam bahasa Inggris internasional, banyak orang paham peribahasa umum, tapi tidak semuanya.
Inti terakhir
Pelajari peribahasa sebagai alat sosial, bukan sebagai “kosakata tingkat lanjut.” Mulai dari set kecil, pelajari situasi yang memicunya, dan Anda akan mengenalinya di mana-mana, terutama di film dan TV.
Kalau Anda ingin lebih banyak masukan bahasa Inggris dari dunia nyata, jelajahi pusat belajar bahasa Inggris dan buat daftar berjalan tentang peribahasa yang Anda tangkap dari adegan yang Anda tonton ulang.
Pertanyaan yang sering diajukan
Apa bedanya peribahasa dan idiom?
Apakah penutur asli masih memakai peribahasa dalam bahasa Inggris sehari-hari?
Peribahasa bahasa Inggris apa yang paling umum untuk dipelajari dulu?
Apakah peribahasa bisa terdengar kasar atau pasif-agresif?
Bagaimana cara belajar peribahasa dari film dan TV tanpa menghafal daftar?
Sumber & Referensi
- Ethnologue, edisi ke-27, 2024
- Oxford English Dictionary, OED Online (diakses 2026)
- Cambridge Dictionary, Idioms and Phrases (diakses 2026)
- Mieder, Wolfgang, Proverbs: A Handbook, Greenwood Press
- Archer Taylor, The Proverb, Harvard University Press
Mulai belajar dengan Wordy
Tonton klip film asli dan tambah kosakata sambil jalan. Gratis untuk diunduh.

