← Kembali ke Blog
🇬🇧Inggris

Bahasa Paling Mudah Dipelajari untuk Penutur Bahasa Inggris: Peringkat Praktis 2026

Oleh SandorDiperbarui: 23 Maret 202612 mnt baca

Jawaban cepat

Bagi kebanyakan penutur bahasa Inggris, bahasa yang paling mudah dipelajari adalah Belanda, Norwegia, Swedia, Denmark, dan Spanyol, karena berbagi kosakata, pola tata bahasa, dan bunyi yang familiar. Pilihan terbaik tergantung tujuanmu: cepat bisa ngobrol, untuk traveling, nilai karier, atau akses media, karena kemudahan bukan cuma soal tata bahasa, tapi juga paparan dan motivasi.

Bahasa yang paling mudah dipelajari bagi penutur bahasa Inggris biasanya adalah Belanda dan bahasa Skandinavia daratan (Norwegia, Swedia, dan Denmark), lalu disusul dekat oleh Spanyol dan bahasa Eropa Barat lain, karena mereka berbagi akar kosakata, struktur kalimat yang familiar, dan banyak bunyi yang mirip dengan bahasa Inggris. Namun, jalur tercepat Anda adalah bahasa yang benar-benar bisa Anda dengar setiap hari, lewat teman, pekerjaan, perjalanan, atau hiburan.

Bahasa IndonesiaBahasa InggrisPelafalanTingkat Kesopanan
Pilihan paling mudahDutch, Norwegian, SwedishDUTCH, nor-WEE-jun, SWEE-dishcasual
Juga sangat mudah dipelajariDanish, Spanish, PortugueseDAY-nish, SPAN-ish, POR-chuh-geezcasual
Lebih mudah dari yang terlihat (untuk membaca)Italian, Frenchih-TAL-yun, FRENCHcasual
Sering terasa 'mudah' karena paparanGermanJER-muncasual

Apa arti "mudah" sebenarnya bagi penutur bahasa Inggris

"Mudah" bukan satu hal. Ini adalah kumpulan faktor yang mengurangi hambatan atau memperbanyak latihan.

Berikut empat faktor yang paling penting dalam kehidupan nyata.

Kemiripan dengan bahasa Inggris (kemiripan keluarga)

Bahasa Inggris adalah bahasa Jermanik dengan lapisan kosakata Roman yang sangat besar. Ini memberi Anda dua "jembatan" ke bahasa lain: struktur Jermanik dan kata-kata Roman.

Belanda dan Norwegia mendapat manfaat dari keduanya, itulah sebabnya keduanya sering terasa langsung familiar.

Konsistensi pelafalan dan ejaan

Sebuah bahasa bisa punya tata bahasa yang sederhana, tetapi tetap terasa sulit jika Anda tidak bisa mendengar batas kata dengan andal atau memetakan bunyi ke ejaan.

Spanyol adalah contoh klasik bahasa yang terasa "adil": begitu Anda mempelajari sistem bunyinya, membaca nyaring jadi bisa diprediksi.

Sistem tulisan dan hambatan saat mengetik

Jika Anda sudah bisa membaca aksaranya, Anda bisa mulai mengonsumsi konten sejak hari pertama. Ini mempercepat pembelajaran.

Ini salah satu alasan banyak penutur bahasa Inggris berkembang lebih cepat dalam bahasa Eropa dibanding bahasa dengan aksara baru.

Volume input dan umpan balik

Akselerator terbesar adalah paparan. Semakin banyak jam Anda mendengar bahasa itu, semakin cepat otak Anda membangun pola otomatis.

"Kita memperoleh bahasa hanya dengan satu cara: ketika kita memahami pesan, dengan kata lain, ketika kita menerima input yang dapat dipahami."

Stephen D. Krashen, linguist dan penulis The Input Hypothesis (1985)

Ini juga alasan dialog film dan TV bisa sangat kuat: Anda mendapat input berulang yang kontekstual, dengan emosi, tensi, dan ritme alami.

Jika Anda sedang membangun kefasihan bahasa Inggris itu sendiri, pasangkan panduan ini dengan blok dasar yang praktis seperti angka dalam bahasa Inggris dan bulan dalam bahasa Inggris, lalu tambahkan latihan mendengarkan nyata setiap hari.

Peringkat praktis: bahasa termudah untuk penutur bahasa Inggris

Tidak ada peringkat yang universal, tetapi polanya stabil. U.S. Foreign Service Institute (FSI) mengelompokkan bahasa berdasarkan berapa jam kelas yang biasanya dibutuhkan diplomat penutur bahasa Inggris untuk mencapai kemahiran kerja profesional.

Kelompok "termudah" versi FSI (sering disebut Kategori I) kira-kira 600 sampai 750 jam kelas, ini patokan yang berguna, bukan jaminan.

Di bawah ini adalah peringkat yang menggabungkan kemiripan, pelafalan, dan pengalaman umum pelajar.

1) Belanda

Belanda sering menjadi bahasa "besar" yang paling dekat dengan bahasa Inggris dalam rasa sehari-hari. Ia berbagi kosakata inti Jermanik, urutan kata yang mirip, dan banyak kata serapan yang mirip.

Bahasa Belanda juga digunakan luas di Belanda dan Belgia, dan sebagian besar penutur Belanda punya kemampuan bahasa Inggris yang kuat, ini bisa jadi pedang bermata dua: mudah mendapat bantuan, tetapi lebih sulit memaksa diri untuk berbicara Belanda.

Mengapa Belanda terasa mudah

  • Banyak kata yang mudah dikenali (kosakata tipe house, water, hand)
  • Sistem verba lebih sederhana dibanding banyak bahasa Roman
  • Alfabet dan tanda baca yang familiar

Kesulitan yang tersembunyi

Pelafalan Belanda punya beberapa bunyi yang jarang dipakai pelajar berbahasa Inggris, terutama bunyi "g" dan "ch" yang terdengar dari tenggorokan. Anda tetap bisa dipahami dengan aksen, tetapi kemampuan mendengar butuh waktu.

💡 Buat bahasa Belanda cepat terasa lebih mudah

Mulai dari membaca dan subtitle, lalu beralih ke klip pendek tanpa subtitle. Bahasa Belanda sangat mudah dibaca sejak awal, dan kemenangan awal itu menjaga motivasi tetap tinggi saat telinga Anda menyusul.

2) Norwegia (Bokmål)

Norwegia adalah bahasa dengan "imbalan tinggi" bagi penutur bahasa Inggris. Tata bahasanya ringan, kosakatanya sering transparan, dan pelafalannya biasanya lebih jelas daripada Denmark.

Populasi Norwegia kecil, tetapi bahasanya adalah gerbang: belajar Norwegia membuat Swedia dan Denmark lebih mudah dikenali nanti.

Mengapa Norwegia terasa mudah

  • Konjugasi verba terbatas, lebih sedikit bentuk yang perlu dihafal
  • Banyak kata serapan yang mirip dengan bahasa Inggris dan Jerman
  • Bentuk lisan lebih jelas daripada yang dibayangkan banyak pelajar

Kesulitan yang tersembunyi

Norwegia punya aksen nada (perbedaan melodi yang bisa membedakan kata). Pemula bisa mengabaikannya dulu, tetapi kemampuan mendengar tingkat lanjut terbantu jika mulai peka.

3) Swedia

Swedia dekat dengan Norwegia dalam struktur dan kosakata, dan jejak medianya besar dibanding ukuran populasinya.

Pelafalan Swedia umumnya bisa dipelajari, tetapi ia punya kontras vokal yang awalnya terasa halus.

Mengapa Swedia terasa mudah

  • Tata bahasa mirip Norwegia
  • Banyak TV, musik, dan podcast yang mudah diakses
  • Pola kalimat yang bisa diprediksi

Kesulitan yang tersembunyi

Perbedaan vokal yang "kecil" itu penting. Pasangan minimal bisa menjebak Anda saat mendengar, jadi latihan pelafalan sejak awal sangat membantu.

4) Denmark

Denmark mudah secara struktur bagi penutur bahasa Inggris, tetapi secara fonetik bisa berat. Pelajar sering berkata: membaca mudah, mendengar sulit.

Ketidakcocokan ini bisa membuat frustrasi jika Anda menilai progres hanya dari pemahaman.

Mengapa Denmark terasa mudah di atas kertas

  • Kosakata yang familiar dan tata bahasa sederhana
  • Struktur kalimat yang pendek dan efisien

Kesulitan yang tersembunyi

Denmark banyak mengurangi bunyi dalam percakapan santai. Banyak konsonan melembut atau hilang, dan kata-kata bisa menyatu.

⚠️ Jika Anda memilih Denmark, rencanakan waktu mendengar ekstra

Denmark tetap pilihan yang bagus, tetapi harapkan kemampuan mendengar tertinggal dari membaca. Gunakan klip pendek yang bisa diulang, dan shadowing (mengulang segera setelah penutur) untuk menutup jarak.

5) Spanyol

Spanyol adalah salah satu "bahasa asing pertama" terbaik bagi penutur bahasa Inggris karena berguna secara global dan mudah dipelajari secara mekanis.

Ethnologue memperkirakan bahasa Spanyol memiliki sekitar 486 juta penutur asli di seluruh dunia (2024), ditambah banyak penutur bahasa kedua. Skala itu berarti konten, tutor, dan partner percakapan tidak ada habisnya.

Mengapa Spanyol terasa mudah

  • Pemetaan ejaan ke bunyi yang konsisten
  • Ritme suku kata yang jelas
  • Peluang paparan besar di AS, Inggris, dan online

Kesulitan yang tersembunyi

Konjugasi verba lebih kompleks daripada bahasa Skandinavia. Kabar baiknya, polanya teratur, dan verba yang sering dipakai muncul terus dalam dialog nyata.

Jika Spanyol ada di daftar Anda, Anda mungkin juga suka gambaran umum bahasa Spanyol untuk melihat seperti apa "kefasihan" di berbagai level.

6) Portugis (terutama Portugis Brasil)

Portugis berbagi banyak hal dengan Spanyol dalam kosakata dan tata bahasa, dan output budaya Brasil sangat besar.

Bagi penutur bahasa Inggris, Portugis sering terasa "dekat dengan Spanyol" saat membaca, tetapi pelafalan adalah rintangan utama.

Mengapa Portugis terasa mudah

  • Banyak kata serapan Roman yang sudah dikenal bahasa Inggris (lewat Latin dan Prancis)
  • Tata bahasa mirip Spanyol

Kesulitan yang tersembunyi

Vokal sengau dan vokal yang direduksi bisa membuat mendengar jadi menantang. Portugis Brasil cenderung lebih jelas bagi banyak pelajar dibanding Portugis Eropa, tetapi keduanya bisa dipelajari dengan latihan mendengar yang terarah.

7) Italia

Italia ramah dalam pelafalan dan punya ritme yang jelas. Banyak pelajar merasa puas karena Anda bisa terdengar "cukup bagus" relatif cepat.

Budaya media dan musik Italia juga memudahkan membangun kebiasaan harian.

Mengapa Italia terasa mudah

  • Pelafalan konsisten dan ekspresif
  • Banyak kata pinjaman yang familiar dalam bahasa Inggris (terutama makanan dan seni)

Kesulitan yang tersembunyi

Bentuk verba dan pronomina klitik bisa terasa teknis di tahap lanjut. Anda tetap bisa berkomunikasi dengan baik sebelum menguasainya.

8) Prancis

Prancis sangat berguna secara global, dan kontennya sangat banyak. Ethnologue memperkirakan sekitar 80 juta penutur asli (2024), dan dunia Frankofon yang lebih luas mencakup banyak benua.

Prancis sering lebih mudah untuk membaca daripada untuk mendengar di awal.

Mengapa Prancis bisa terasa mudah

  • Bahasa Inggris berbagi banyak kosakata yang berasal dari Prancis
  • Tulisan formal bisa dipelajari dengan belajar yang konsisten

Kesulitan yang tersembunyi

Prancis lisan memadatkan dan menghubungkan kata. Huruf yang tidak dibaca dan liaison membuat apa yang Anda lihat tidak selalu sama dengan apa yang Anda dengar.

Jika Anda suka belajar lewat dialog, Prancis cocok untuk latihan berbasis klip karena adegan yang diulang melatih telinga Anda dengan cepat.

9) Jerman

Jerman tidak selalu diberi label "termudah", tetapi sering lebih mudah daripada yang ditakuti pelajar. Secara historis ia dekat dengan bahasa Inggris, dan logika sistemnya terasa memuaskan begitu Anda melihat polanya.

Kesulitan utama Jerman adalah gender gramatikal dan penandaan kasus, terutama pada artikel.

Mengapa Jerman bisa lebih mudah dari perkiraan

  • Banyak kata serapan yang mirip dengan bahasa Inggris
  • Kata majemuk membuat kosakata bisa ditebak setelah Anda tahu bagiannya

Kesulitan yang tersembunyi

Kasus memengaruhi artikel dan akhiran kata sifat, yang bisa terasa seperti "matematika tambahan". Anda bisa berbicara efektif dengan akhiran yang tidak sempurna, tetapi akurasi butuh waktu.

Untuk melihat struktur lebih dalam, baca panduan konjugasi verba bahasa Jerman.

Daftar "mudah, tapi...": bahasa yang bergantung pada tujuan Anda

Beberapa bahasa secara objektif bisa dipelajari, tetapi menjadi "mudah" atau "sulit" tergantung apa yang ingin Anda lakukan dengannya.

Jika tujuan Anda adalah percakapan cepat untuk perjalanan

Spanyol dan Italia sering menang karena pelafalannya mudah didekati dan frasa yang Anda butuhkan berulang terus.

Anda bisa mencapai A2 fungsional dengan cepat, terutama jika fokus pada mendengar dan frasa tetap.

Jika tujuan Anda adalah membaca dan konten internet

Belanda, Swedia, dan Jerman bisa sangat memuaskan karena Anda bisa mulai membaca lebih awal dan membangun kosakata lewat konteks.

Ini adalah jalur "saya bisa paham banyak, tapi berbicara lambat", dan itu normal.

Jika tujuan Anda adalah nilai karier

"Mudah" seharusnya juga mencakup peluang. Spanyol, Prancis, dan Jerman sering memberi nilai profesional lebih besar daripada bahasa yang lebih kecil, tergantung industri dan lokasi Anda.

Bahasa yang sedikit lebih sulit tetapi dipakai setiap hari di pekerjaan bisa menjadi lebih mudah dalam praktik.

Cara memilih bahasa termudah Anda berbasis data

Alih-alih bertanya "Bahasa mana yang paling mudah?", tanyakan "Bahasa mana yang benar-benar akan saya latih?"

Gunakan daftar periksa ini untuk memilih bahasa yang akan Anda jalani sampai tuntas.

Langkah 1: Pilih mesin paparan Anda

Pilih satu sumber utama input harian:

  • Serial TV yang akan Anda tonton ulang
  • Podcast yang sanggup Anda dengarkan setiap hari
  • Teman, pasangan, atau komunitas yang bisa Anda ajak bicara mingguan
  • Kebutuhan kerja yang tidak bisa Anda hindari

Ini lebih penting daripada bagan tata bahasa.

Langkah 2: Perkirakan waktu Anda menuju B1

CEFR B1 adalah tonggak yang praktis: Anda bisa menangani situasi sehari-hari dan mengikuti poin utama dari ujaran yang jelas.

Patokan FSI 600 sampai 750 jam kelas untuk bahasa yang "lebih mudah" adalah tolok ukur profesional. Jika Anda belajar 45 menit per hari, 5 hari per minggu, itu sekitar 195 jam per tahun, jadi B1 bisa realistis dalam 12 sampai 24 bulan tergantung intensitas dan latihan berbicara.

Langkah 3: Pilih "toleransi pelafalan" Anda

Jujurlah tentang apa yang membuat Anda frustrasi:

  • Jika mendengar yang tidak jelas membuat Anda menyerah, hindari Denmark dulu.
  • Jika tabel tata bahasa membuat Anda menyerah, hindari konjugasi berat di awal, atau belajar lewat frasa dulu.
  • Jika Anda benci ambiguitas, pilih bahasa dengan ejaan konsisten seperti Spanyol atau Italia.

🌍 Wawasan budaya yang memengaruhi 'mudah'

Di banyak negara Eropa Utara, orang cepat beralih ke bahasa Inggris untuk membantu. Ini bisa memperlambat perkembangan berbicara Anda. Sebaliknya, dalam banyak konteks berbahasa Spanyol, orang akan tetap berbicara Spanyol dengan Anda, yang bisa terasa lebih sulit saat itu juga, tetapi mempercepat progres dalam jangka panjang.

Mengapa penutur bahasa Inggris sering meremehkan "jarak"

Bahasa Inggris terasa familiar bagi banyak pelajar karena ada di mana-mana. Ini bisa mengaburkan arti "mudah" saat arahnya dibalik.

Ethnologue memperkirakan bahasa Inggris memiliki sekitar 380 juta penutur asli (2024), dan berfungsi sebagai lingua franca global di sangat banyak negara dan institusi. Jangkauan global itu berarti Anda bisa mendapat paparan besar, yang membuat bahasa Inggris "mudah" ditemui, meski pelafalan dan ejaannya tidak teratur.

Jika Anda belajar bahasa Inggris secara khusus, jangan samakan "saya melihatnya di mana-mana" dengan "saya akan otomatis bisa berbicara dengan baik". Anda tetap butuh latihan mendengar yang terstruktur dan pengulangan.

Untuk bahasa Inggris yang praktis dan nyata, bangun kenyamanan dengan ragam informal lewat slang bahasa Inggris modern, dan pelajari apa yang sebaiknya tidak Anda tiru dari dialog yang provokatif lewat panduan kata makian bahasa Inggris.

Jebakan umum saat memilih bahasa yang "mudah"

Jebakan 1: Memilih murni berdasarkan kemiripan

Kemiripan membantu, tetapi motivasi menang. Bahasa yang "lebih sulit" tetapi Anda sukai bisa mengalahkan bahasa yang "mudah" tetapi tidak pernah Anda pakai.

Pilih bahasa dengan media yang benar-benar akan Anda konsumsi.

Jebakan 2: Terlalu mengoptimalkan kesederhanaan tata bahasa

Tata bahasa hanya satu bagian. Kesulitan mendengar bisa mendominasi pengalaman Anda.

Denmark adalah contoh klasik: tata bahasa sederhana, mendengar sulit di awal.

Jebakan 3: Mengabaikan hambatan sosial

Jika Anda merasa malu saat berbicara, Anda akan lebih jarang berlatih. Pilih konteks di mana Anda bisa berbicara tanpa tekanan, seperti tutor, pertukaran bahasa, atau mengulang kalimat dari klip.

Bagaimana Wordy membuat "bahasa mudah" jadi lebih mudah lagi

Belajar lewat klip pendek film dan TV mengurangi hambatan terbesar: memahami ujaran alami dengan kecepatan normal.

Anda mendapat paparan berulang pada frasa yang sama dalam konteks realistis, dan itulah yang membangun otomatisasi.

Jika Anda ingin membandingkan pendekatan, ulasan aplikasi belajar bahasa terbaik kami menjelaskan alat mana yang paling cocok untuk tata bahasa, berbicara, dan mendengar.

Rencana sederhana 4 minggu (berlaku untuk bahasa "mudah" apa pun)

Minggu 1: Bunyi dan frasa bertahan hidup

Fokus pada pelafalan dan 50 kata paling umum yang terus Anda dengar. Tujuan Anda adalah mengenali, bukan sempurna.

Lakukan 10 menit mendengar terfokus, lalu ulangi dengan suara keras selama 5 menit.

Minggu 2: Bangun kebiasaan input harian

Tambahkan 20 sampai 30 menit input yang bisa dipahami setiap hari. Gunakan subtitle dulu, lalu hilangkan untuk segmen pendek.

Catat frasa yang bisa Anda pakai ulang, bukan kosakata langka.

Minggu 3: Mulai berbicara dalam situasi terkontrol

Lakukan dua sesi berbicara singkat (10 sampai 20 menit). Gunakan skrip: perkenalkan diri, ceritakan hari Anda, ajukan pertanyaan sederhana.

Berbicara terkontrol mencegah rasa "saya mendadak blank".

Minggu 4: Naikkan kesulitan sedikit

Tambahkan ujaran yang lebih cepat, slang, atau aksen baru. Pertahankan sumber konten yang sama agar Anda tidak terus mengulang dari nol.

Konsistensi mengalahkan hal baru.

🌍 Perspektif terakhir tentang 'mudah'

Bahasa yang paling mudah sering kali adalah bahasa yang memberi Anda identitas sosial yang Anda nikmati. Jika belajar Norwegia membuat Anda merasa terhubung dengan suatu tempat, atau Spanyol menghubungkan Anda dengan keluarga, Anda akan lebih sering berlatih, dan bahasa itu akan menjadi lebih mudah karena Anda menjadikannya bagian dari hidup Anda.

Jika Anda ingin terus membangun bahasa Inggris praktis sambil mempelajari bahasa baru apa pun, mulai dari dasar yang Anda pakai setiap hari, seperti bulan dalam bahasa Inggris dan angka dalam bahasa Inggris, lalu tambahkan latihan dialog nyata dari klip.

Pertanyaan yang sering diajukan

Bahasa apa yang paling mudah dipelajari untuk penutur bahasa Inggris?
Belanda dan Norwegia sering jadi pilihan termudah untuk mulai, karena masih satu rumpun dengan bahasa Inggris dan tata bahasanya relatif sederhana. Dalam praktiknya, bahasa yang paling mudah adalah yang sering kamu dengar dan pakai, jadi akses ke media, teman, atau perjalanan sama pentingnya dengan kemiripan.
Apakah bahasa Spanyol lebih mudah daripada bahasa Prancis untuk penutur bahasa Inggris?
Spanyol biasanya lebih mudah untuk pemula karena ejaan dan pelafalannya lebih konsisten, dan bentuk kata kerja lebih mudah ditebak setelah paham polanya. Prancis sering terasa lebih sulit di awal karena banyak huruf tidak dibaca dan ucapan yang cepat menyambung. Dalam jangka panjang, keduanya bisa dikuasai dengan latihan mendengar rutin.
Berapa lama penutur bahasa Inggris belajar bahasa yang mudah?
U.S. Foreign Service Institute memperkirakan sekitar 600 sampai 750 jam kelas untuk mencapai kemahiran kerja profesional pada bahasa yang dekat seperti Spanyol, Prancis, Belanda, atau Swedia. Waktu nyata bisa berbeda, tetapi mendengar setiap hari plus latihan berbicara biasanya lebih mempercepat daripada menambah latihan tata bahasa.
Apakah bahasa Skandinavia saling dimengerti, dan apakah itu membuatnya lebih mudah?
Norwegia, Swedia, dan Denmark punya banyak kosakata dan struktur yang mirip, jadi belajar satu bisa membantu mengenali yang lain. Namun, pelafalan Denmark bisa menantang, dan pemahaman lisan tetap butuh latihan terarah. Saling mengerti ini paling membantu untuk membaca dan percakapan dasar.
Apa yang membuat sebuah bahasa 'mudah' selain tata bahasa?
Kemudahan dipengaruhi paparan, motivasi, dan umpan balik. Kalau kamu bisa menonton acara, mengikuti kreator, atau ngobrol dengan teman dalam bahasa itu, kamu mendapat input berkualitas dan koreksi lebih cepat. Sistem tulisan, pelafalan, dan rasa percaya diri saat berbicara juga sangat menentukan.

Sumber & Referensi

  1. Foreign Service Institute, Tingkat Kesulitan Belajar Bahasa untuk Penutur Bahasa Inggris, Diakses 2026
  2. Ethnologue (SIL International), Ethnologue: Languages of the World, edisi ke-27, 2024
  3. Council of Europe, Common European Framework of Reference for Languages (CEFR), Companion Volume, 2020
  4. Crystal, D. The Cambridge Encyclopedia of the English Language (edisi ke-3), Cambridge University Press, 2019
  5. Krashen, S. The Input Hypothesis: Issues and Implications, Longman, 1985

Mulai belajar dengan Wordy

Tonton klip film asli dan tambah kosakata sambil jalan. Gratis untuk diunduh.

Unduh di App StoreDapatkan di Google PlayTersedia di Chrome Web Store

Panduan bahasa lainnya